BAB. 7

...happy reading beloved readers ...

Tahap akhir kehidupan kampus bagi mahasiswa dan mahasiswi semester akhir merupakan tahapan yang paling penting dan mendebarkan terutama yang tengah berjuang dihadapan dosen penguji yang tak akan berbelas kasih pada mereka.

Kini giliran Devania yang berjuang mempertahankan hasil penelitian yang dituangkan dalam bentuk skripsi,  suatu keberuntungan yang dimiliki oleh Devania adalah dianugerahi otak yang cerdas sehingga berbagai sanggahan yang diberikan oleh dosen pengujinya berhasil dipatahkan dengan baik.

Tak harus menghabiskan waktu yang lama bagi Devania untuk mengakhiri perjuangannya dengan sukses dalam ruangan yang lumayan luas dan sejuk namun cukup menyesakkan bagi yang tidak menyiapkan diri dengan baik.

"Selamat Devania,,,,,bapak ingin agar kamu ikut bergabung dengan bekerja di kantor advokat yang bapak pimpin " pak Subagja langsung menawarkan pekerjaan pada Devania.

Pak Subagja merupakan salah satu dosen senior yang juga mendirikan kantor Advokat di kota D,  kota dimana Devania berasal.

"Yang bener pak,,,," Devania antusias mendengar tawaran pekerjaan pak Subagja yang terkenal bertangan dingin .

"Kirimkan saja ke email bapak setelah kamu wisuda " kata pak Subagja kemudian meninggalkan ruangan mengikuti rekan dosennya yang terlebih dahulu meninggalkan ruangan ujian tersebut

'Alhamdulillah ya Allah,,,terima kasih atas berkahMu,,,,aku harus menghubungi ibu ' batin Devania tersenyum lebar 

"Selamat ya Van,,,,,,semoga besok aku juga sukses ujiannya " ucap Farah sambil memeluk sahabatnya

"Thanks Farah,,,,,insya allah kamu pasti bisa " kata Devania membalas pelukan hangat sahabatnya.

"Bentar ya,  Far,,,,,aku telpon ibu dulu " lanjut Devania kemudian menekan nomor Melva

drrrrttt drrrrttt

"Assalamualaikum bu,,,,," Salam Devania ketika panggilannya tersambung

"Waalaikumsalam,,,,gimana ujiannya nak,,,," tanya Melva setelah membalas salam putri tunggalnya

"Alhamdulillah sukses berkat doa ibu,,  terimakasih ya bu " jawab Devania dengan gembira

"Maaf bu,  Vania akan bergabung dengan teman-teman yang lain,  nanti Vania kabarin lagi bu ". lanjut Devania kemudian mematikan sambungan selulernya.

Devania dan sahabat sekaligus teman kost nya kemudian berjalan ke arah kantin untuk sekedar mengisi perutnya yang mendadak meminta diisi.

Tiba dikantin keduanya kemudian memesan menu andalan ibu kantin, nasi goreng favorit plus jus jeruk. Lima menit menunggu akhirnya makanan yang dipesan oleh Devania dan Farah diantar kemeja mereka.

"Terima kasih mbak,,,," ucap Devania dan dibalas senyuman oleh anak ibu kantin.

"Van,,gimana pernikahan kakak sepupumu,,,,," tanya Farah disela-sela mengunyah makanannya

Uhuk uhuk uhuk 

Vania tersedak tak menyangka sahabatnya akan bertanya dan mengingatkan kembali peristiwa yang paling ingin dilupakannya .

"Kacau Far,,,,,bahkan aku yang tak tau persoalan harus menjadi tumbalnya " jawab Devania kesal

"Maksudnya????" Farah penasaran dengan wajah sahabatnya yang berubah kesal

"Habiskan dulu makanannya terus kita pulang dan akan aku ceritakan semuanya " ujar Vania tak ingin merusak moodnya dihari bahagianya.

Mereka lalu menikmati makanannya tanpa bersuara hingga tuntas,  hanya suara tawa para mahasiswa dan mahasiswi yang terdengar bercanda sambil menikmati makanannya.  Kebahagiaan dunia kampus yang sebentar lagi akan mereka tinggalkan.

Selesai mengisi perutnya,  Farah dan Devania berjalan berdampingan keluar dari area kampus dan menuju kostan mereka yang tidak jauh dari kampus untuk menghemat biaya.  Keduanya anak perantauan dan bukan berasal dari kalangan atas meskipun mereka juga berasal dari kalangan bawah.  Farah dan Devania sama-sama kuliah dikampus bergengsi dengan memanfaatkan beasiswa.

Tiba di kostan,  Farah tidak langsung kekamarnya melainkan mengikuti Devania yang berjalan masuk kedalam kamarnya karena ingin mendengar cerita Devania. Farah dengan segala kekepoannya dan Devania dengan keceriaannya menjadikan mereka sahabat sejak memasuki kehidupan dunia kampus.

Devania kemudian menceritakan semuanya tanpa ada yang terlewat,  Farah hanya bisa menganga tak percaya dengan cerita sahabatnya.

"Gila,,,,,aku kira cerita istri pengganti hanya ada pada cerita novel tapi ternyata dikehidupan nyata juga ada,,," kata Farah setelah berhasil menguasai keterkejutannya.

"Jadi sekarang kamu beneran janda  ????!!!!!" lanjut Farah seakan tak percaya

"Yah seperti itulah,,,, ,dalam sehari aku mendapatkan dua status,,,,,," balas Devania pasrah

"Mantan suamimu kerja dimana???? aku ingin mencari dan memukulnya,,,,gak punya perasaan banget jadi orang, udah ditolongin bukannya terimakasih malah membuang orang yang menolongnya " omel Farah tak terima.

"Aku gak tau Far,,,,,,liatnya aja pas ijab qabul ". balas Devania membuat Farah lagi-lagi cengo

"Udahlah Far,,,,,kembali aja ke kamarmu,  aku ingin menikmati kemerdekaanku dari dunia kampus.  Dan persiapkan dirimu buat ujian besok ,,,,,semoga sukses ". lanjut Devania seraya mendorong Farah keluar dari kamarnya.

Setelah Farah keluar dari kamarnya,  Devania kemudian membersihkan dirinya dan berganti baju lalu berbaring mengistirahatkan tubuhnya yang merasa sangat kelelahan setelah melewati beberapa peristiwa yang kesemuanya menyedot pikirannya.

Karena kelelahan lahir batin,  akhirnya Devania terlelap mengarungi dunia mimpi yang indah semoga semua mimpinya suatu saat menjadi kenyataan.

🎶🎶🎶🎶🎶🎶

Terima kasih yang sudah bersusah payah memberi dukungan pada author

salam hangat dari negeri dongeng

Terpopuler

Comments

Nur hikmah

Nur hikmah

g sbr mrka nnti ktmu lgi.......uuuh

2022-02-17

0

Rahma

Rahma

salut sama vania...

2021-10-03

0

Eila Asyikin

Eila Asyikin

janda dara ko

2021-10-01

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!