BAB. 13

...happy reading beloved readers...

Sejak pertemuan antara Devania dan Arya Wiguna beberapa hari lalu,  entah disengaja atau memang kebetulan pertemuan demi pertemuan selalu terjadi membuat Devania merasa kurang nyaman hingga terpikir olehnya untuk beralih profesi menjalani dosen.

"Far,,,,,gimana menurut kamu jika aku menjadi tenaga pengajar aja,,,". Devania meminta pendapat sahabatnya

"Kamu gak sedang ada masalah kan ???? Tumben tiba-tiba mau jadi dosen disaat karir udah mulai menunjukkan hasilnya ". Farah yang mengenal Devania dengan baik merasa curiga dengan perubahan sahabatnya yang tiba-tiba ingin beralih profesi

"Aku hanya jenuh aja sepanjang hari berada dikantor,,,,jika boleh kita tukaran,  aku yang mengurus klien ". Kata Devania membujuk Farah

"Aku sih gak masalah,,,,malah senang karena setiap hari bisa melihat para tentara,,,,,,hehehehe " . Kata Farah tersenyum  membayangkan tentara ganteng dan macho.

"Sebaiknya aku bicarakan sama pak Subagja ". Putus Devania tak menghiraukan perkataan Farah yang selalu ngelantur dan selalu menghubungkan setiap pembicaraannya dengan tentara.

Devania segera menghampiri ruangan pak Subagja yang tak jauh dari ruangannya dan Farah. Setelah berdiri di depan pintu ruangan pak Subagja,  Devania menarik napas dalam-dalam kemudian mengetuk pintu tersebut.

Tok tok tok

Ceklek

"Masuk aja Vania,,,," pak Subagja mempersilahkan Devania masuk sambil terus memperhatikan laptopnya

"Apa saya mengganggu,  pak????" Tanya Devania sedikit gugup

"Tentu saja tidak,  ada sesuatu yang penting  ????" Balik tanya pak Subagja dengan wajah serius.

"Gini pak,  saya dan Farah ingin bertukar posisi,  soalnya saya mulai jenuh jika terus berada dikantor sedangkan Farah jenuh karena harus selalu berada di pengadilan".  Jawab Devania to the point

Pak Subagja menatap wajah Devania dengan teliti dengan mengerutkan alisnya karena sepengetahuannya seorang Devania tak pernah mengenal kata jenuh jika menyangkut masalah hukum.

"Bukannya bapak gak ingin kamu bertukar tempat dengan Farah,  hanya saja kamu lebih cocok menjadi pemateri pada seminar-seminar". Ucap pak Subagja

"Minggu depan kantor kita ada kerjasama dengan kodam dan pihak-pihak yang terkait untuk mengadakan seminar tentang hukum dan bapak ingin kamu yang jadi pembicaranya sedangkan Farah sebagai moderatornya ". Lanjut pak Subagja membuat Devania semakin frustasi

'Astaga pak,,,orang yang ingin kuhindari malahan kalian bekerja sama, sepertinya aku harus lanjut S2 deh agar alasanku diterima oleh pak Subagja ' batin Devania bermonolog

"Gimana,, ,,kamu siap kan????" Tanya pak Subagja memutuskan lamunan Devania

"Iya pak,,,,,saya pasti siap ". Jawab Devania tersenyum paksa

"Kalo gitu saya permisi pak,  maaf mengganggu waktu bapak " pamit Devania sopan sebelum meninggalkan ruangan pak Subagja.

Dengan langkah gontai Devania kembali ke ruangannya dan melewati beberapa pegawai yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Tiba diruangannya langsung disambut dengan Farah yang sedang tersenyum lebar.

"Gimana,,,,,gimana,,,,,apa kata pak bos ". Tanya Farah antusias

"Minggu depan kita harus mengisi acara seminar yang diselenggarakan oleh kantor depan ". Jawab Devania malas

"Maksudnya  ????" Tanya Farah tak mengerti karena biasanya jika ada seminar dirinya tak dilibatkan

"Kamu jadi moderator nya dan aku pembicaranya ". Jawab Devania tak bersemangat

"Wah kesempatan emas nih  buat menarik perhatian sang komandan,,,,,aku harus tampil maksimal ". Tekad Farah bersemangat.

"Aku tuh gak habis pikir dengan kamu,  Far,,,,,lain waktu kamu bela-belain ngecengin para tentara itu,  sekarang kamu malah tergila-gila sama komandannya". Devania semakin tak mengerti dengan jalan pikiran sahabatnya.

"Apa karena pengaruh pengen nikah secepatnya  ???? atau kamu merasa terlalu tua tapi belum punya pacar  ????". Lanjut Devania menebak asal saking kesalnya melihat tingkah Farah.

"Daripada kamu bingung,  mending kita makan siang dikantin depan kali aja ada tentara yang tertarik sama kamu " kata Farah sambil tersenyum melihat kekesalan yang tercetak jelas pada wajah cantik sahabatnya.

"Amit-amit,,,,,aku makan siang di cafe kamu makannya dikantin depan aja dan semoga kamu cepat dapat jodoh tentara impianmu " balas Devania meninggalkan Farah.

Devania kemudian keluar dan melajukan mobilnya bergabung dengan pengendara lain membelah jalan raya menuju kafe bergaya Klasik dengan menu makanan khas Indonesia

🍄🍄🍄🍄🍄🍄

segitu dulu up_nya,,,,,,moon maaf, bukannya othor pelit tapi bulan puasa up siang-siang, halunya othor terbatas 🤣🤣🤣

selamat menikmati dan jangan lupa dukungannya karena dukungan para readers membuat kehaluan othor meningkat 🤭🤭🤭🤭

salam hangat selalu dari othor receh ini dan selamat menunaikan ibadah puasa

Terpopuler

Comments

Siti Aminah

Siti Aminah

paling itu semua sengaja atas campur tangan ayahny Arya

2024-02-13

0

Nur hikmah

Nur hikmah

kty devania g mrh n dendam ko sering ktmu arya jd frustasi

2022-02-17

0

Widiex Ibue Ayesha

Widiex Ibue Ayesha

lanjuuttt

2021-09-09

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!