...happy reading beloved readers...
🎵
🎵
🎵
Pesawat yang membawa Devania telah mendarat dengan sempurna dibandar udara kota C, kemudian Devania berjalan keluar dengan menenteng tas kecil yang berisi pakaian yang akan dipakai pada acara sebentar malam. Devania memang hanya membawa beberapa baju karena keesokan harinya akan kembali ke kota D untuk mempersiapkan diri kembali bekerja.
Setelah mendapatkan taksi, Devania segera memberitahukan hotel tujuannya sesuai dengan pesan Farah. Ya Farah dan Devania akan tinggal bersama selama mereka di kota C. Tak lama kemudian Devania tiba di hotel yang dimaksud dan Farah telah menunggunya di lobby bersama dengan seorang pria yang lumayan tampan berambut cepak. Siapa lagi kalo bukan sang kekasih hatinya Farah.
"Vania,,,,". Teriak Farah ketika melihat Devania memasuki lobby hotel .
"Hai,,,aku baru mau telpon ". Balas Devania tersenyum setelah berdiri di depan Farah
"Oh ya Van,,,,kenalin bang Rendy ". Ucap Farah memperkenalkan kekasihnya
"Rendy,,,,"
"Vania,,,,".
"Van,,,nih kunci kamarnya, kamu istirahat dulu aku sama bang Rendy mau jalan ada urusan penting ". Ucap Farah kemudian berlalu dengan Rendy
Devania hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya kemudian berjalan kekamar sesuai dengan nomor yang tertera pada kunci yang diberikan oleh Farah. Mereka menginap di hotel yang standar mengirit pengeluaran dan juga hanya sehari. Sayang uangnya jika harus memilih hotel bintang lima.
Sementara itu Farah dan Rendy tiba di bandara untuk menjemput atasannya sekaligus sahabatnya. Tak lama kemudian nampaklah pria tampan dengan mata elang miliknya yang mampu membuat kaum hawa menelan liurnya. Dengan baju berwarna biru dengan celana jeans senada tak lupa sepatu kets dengan ransel dipundaknya memberikan kesan santai.
Rendy melambaikan tangannya ketika mata mereka bertemu. Farah yang melihat arah pandangan Rendy terdiam karena ternyata orang yang dimaksud oleh kekasihnya tak lain dan tak bukan adalah Komandan Rendy.
"Kok tiba-tiba minta dijemput, bro,,,,,bukannya Ariel tugas di kota ini ????" Tanya Rendy santai. Seperti inilah jika mereka tidak sedang berada dilingkungan kantor.
"Katanya dia ada rapat mendadak dengan Kapolda. Kamu anterin aku kerumah dinasnya aja ". Jawab Arya memberi perintah.
"Kenapa gak nginap bareng kami aja, bro,,,,,biar entar malam bisa ikut keacara reuni kampus Harapan Kita, siapatau aja pak Komandan ketemu jodoh ". Kata Rendy bercanda
"Mbak Farah alumni Universitas Harapan Kita ???? Berarti satu kampus dengan Devania ??? ". Tanya Arya antusias tak peduli dengan candaan sahabatnya sekaligus bawahannya
"Siap, betul komandan ". Jawab Farah tersenyum
"Devania itu orang yang sama kan yang tadi ??? ". Timpal Rendy dan dijawab dengan anggukan pelan oleh Farah. Anggukan yang hampir tak terlihat namun bagi mata Arya sangat jelas terlihat.
Kemudian mereka menaiki mobil yang Rendy bawa dengan Farah duduk didepan sedangkan Arya duduk dikursi belakang. Untuk sesaat suasana sunyi hingga tiba diperempatan yang akan menuju ke rumah dinas Ariel.
"Aku nginap di hotel kalian ". Kata Arya tiba-tiba dan Rendy langsung menginjak rem secara mendadak
Cekiiiiiit (kira-kira gitu bunyi remnya 🤣🤣🤣)
"Astaga, ndan,, untung jalanan gak ramai. Jangan mentang-mentang adiknya kasatlantas disini terus mau seenaknya melanggar ". Omel Rendy tak peduli jika dia berbicara pada atasannya
Plaaaaak
"Aku adalah Komandanmu asal kamu lupa ". Balas Arya gemas seraya memukul kepala Rendy.
Farah hanya menatap datar kedua pria dewasa namun kelakuan seperti anak-anak. Sangat berbeda jika mereka memakai seragam kebanggaannya. Ternyata tentara bisa juga bercanda. Seperti itulah pemikiran Farah melihat keduanya.
Akhirnya mereka tiba di hotel tempat mereka menginap. Arya mengikuti langkah pasangan didepannya memasuki lobby hotel.
"Mau tidur sendiri atau sekamar denganku ????" Tanya Rendy setelah mereka tiba didepan resepsionis.
"Sama kamu aja ". Jawab Arya singkat
Mereka bertiga kemudian berjalan kearah kamar mereka yang posisinya berhadapan. Arya lalu mengabari adiknya jika menginap di hotel bersama Rendy dan menyuruh sang adik untuk menemuinya di hotel.
Tiba didepan kamar masing-masing yang letaknya berhadapan, Farah lalu mengetuk pintu kamar dan tak lama kemudian pintu kamar terbuka tampak Devania dengan rambut acak-acakan karena baru bangun tidur. Arya yang melihat tampilan Devania yang berantakan tersenyum. Devania kembali memutar badannya menuju tempat tidur tanpa memperhatikan jika didepan kamarnya ada sepasang mata elang yang menatapnya.
'Syukurlah jika Devania tak menyadari kehadiran pak Arya '. Batin Farah sambil mengelus dadanya mengucap syukur.
🎶🎶🎶🎶🎶🎶
Alhamdulillah,,,,,selesai up serasa melunasi utang ☺☺☺
Selamat menikmati dan jangan lupa dukungannya agar othor semakin semangat up tiap hari dan khusus untuk bulan Ramadhan, othor up_nya setelah shalat subuh ya,,,,,
Selamat menjalankan ibadah puasa
Salam hangat dari dunia halu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Mama lilik Lilik
sebentar malam maksudnya gimana ya thor gak ngeh saya nya,maaf ya,semangat🙏
2024-03-18
1
Siti Aminah
bnyk jln menuju roma si Abang Arya nih....
2024-02-14
0
Helpy Arifien
kalo kukuruyuk itu bunyi ayam😂😂😂😂
2022-12-27
0