...happy reading beloved readers ...
Arya mengerutkan alisnya bingung ketika menyebut kan nama wanita yang dinikahinya mendadak berubah tanpa konfirmasi terlebih dahulu namun untuk menjaga nama baik keluarganya dia tetap melanjutkan prosesi ijab qabul hingga selesai.
Seluruh perasaannya tercetak jelas pada wajah dan tatapannya secara bergantian kepada papanya dan Doni Kusuma yang diyakininya sebagai sumber dari masalah ini. Menikahi wanita yang tidak dikenalnya membuat harga dirinya meronta dan terluka.
Soni Akbar Wiguna tak terpengaruh dengan tatapan tajam putra sulungnya, maklumlah sebagai seorang jenderal yang telah terlebih dahulu memasuki dunia militer, hanya membalasnya dengan senyum lebar dan kedipan mata hingga membuat seorang Arya Wiguna hanya bisa menelan kembali amarahnya.
Kata SAH dari para saksi memutuskan tatapan tajamnya pada papanya yang masih saja tersenyum lebar dan kemudian menanda tangani berkas yang sodorkan oleh bak penghulu.
Sementara itu didalam kamar pengantin, Devania membeku mendengar kata SAH yang berarti statusnya telah berubah menjadi istri dari pria asing.
Air matanya tak bisa dibendung hingga membasahi wajah cantiknya. Bukan tangis bahagia melainkan tangis yang meratapi nasibnya menjadi istri pengganti dari kakak sepupunya yang dengan tega menghilang entah kemana.
'kak Lona, aku gak akan pernah bisa memaafkan dirimu kali ini apapun alasanmu,,hiks hiks hiks,,,haruskah masa depanku berakhir dengan mengenakan seperti ini ???? menikahi pria asing . Sungguh tragis nasibku hiks hiks hiks ' batin Devania terus menangis.
"Sayang,,,,semuanya akan baik-baik saja, mama jamin,,,ayo keluar waktunya untuk bertemu dengan suamimu " ajak Bella menarik lembut tangan Devania sambil tersenyum hangat
"Hapus air matamu nak,,,,gak enak sama kerabat suamimu " ujar Melva kemudian menuntun anak semata wayangnya keluar kamar bersama dengan Bella
Meskipun tak rela melihat anaknya menjadi istri pengganti bagi ponakannya namun demi kebaikan Doni Kusuma yang tak lain adalah kakaknya yang sudah banyak membantunya, Melva hanya bisa berdoa semoga anaknya bahagia dengan pengorbanan yang telah dilakukannya. Mungkin inilah takdir anak semata wayangnya.
Semua mata tertuju pada sosok gadis tinggi semampai dengan kulit putih bagaikan mutiara, mata bulat bercahaya dengan iris mata coklat dihiasi bulu mata lentik hidung bangir dan bibir tipis sungguh mahakarya yang hampir karena kesempurnaan hanya milik sang Pencipta.
'cantik,,,' batin Arya
Sesaat Arya terpukau dengan kecantikan wanita yang resmi menjadi istrinya meskipun tak saling mengenal namun ikatan suci nan sakral telah mengikat keduanya
Tiba didepan Arya yang sedang menatapnya tajam dan melihat jejak airmata dipipinya yang mulus menandakan jika Devania terpaksa melakukan pernikahan ini, Devania yang merasa jengah dengan tatapan tajam Arya pun membalas dengan melempar tatapan hal yang sama , tak ada yang mau mengalah.
Bisa dipastikan kehidupan mereka akan seperti apa nantinya , hanya othor yang bisa mengendalikan keduanya. (Hahahaha,,,othor tertawa jahat)
Mereka kemudian saling memakaikan cincin pernikahan yang sebelumnya kedua cincin itu ditukar oleh Bella makanya cincin tersebut tidak ada nama masing-masing, lalu dengan setengah hati Devania mencium punggung tangan suaminya dan dibalas dengan kecupan ringan pada dahi Devania. Semua bertepuk tangan dan tersenyum bahagia.
Satu persatu kerabat dari keduanya mengucapkan selamat menempuh hidup baru dan dibalas dengan senyum terpaksa dari kedua mempelai.
"Kita harus bicara setelah ini ". kata Arya dengan datar dan dingin, aura mengintimidasi sangat terasa oleh Devania
"Pastinya,,," balas Devania tak kalah dinginnya
'hmmm menarik,,,,,dia tidak terpengaruh ' batin Arya sinis
'aku bukan gadis cengeng seperti yang dinovel-novel,,,," batin Devania mencibir
"Kalian boleh istirahat dikamar nak,,,,acaranya udah selesai " kata Zafirah dengan nada lembut
"Maaf tante,,,,tapi kami akan langsung ke rumah istirahat soalnya dua hari lagi saya akan bertugas untuk waktu yang agak lama " kata Arya sopan dan apa adanya
"Tapi saya lapar,,,,," timpal Devania kemudian berjalan ke meja dan segera bergabung dengan para kerabat yang sedang menikmati prasmanan yang telah disiapkan tanpa memperdulikan pria yang berstatus suaminya
Arya hanya menatap datar punggung wanita asing yang baru saja dinikahinya semakin menjauh dan berbaur dengan tante dan omnya.
'wanita tidak sopan wajahnya aja yang cantik tapi kelakuan minus,,,,wanita tak berpendidikan ' batin Arya meremehkan
Sesaat Devania menikmati kebersamaan dengan keluarga suaminya sambil tertawa bahagia. Itulah salah satu kelebihan seorang Devania yang gampang bergaul dan disenangi oleh orang-orang karena keramahannya tanpa membeda-bedakan.
"Gimana sayang,,kamu udah siap berangkat ???? kata Arya kalian langsung ke apartemen,,," tanya Bella lembut
"Vania ikut aja tante,,,," jawab Devania tersenyum manis
'aku akan mengikuti permainan pria ini, aku siap apapun yang akan terjadi ' batin Devania mantap
"Panggil mama dong seperti halnya Arya, kan Vania sudah jadi mantu mama " Bella meralat panggilan Vania padanya.
"Tapi baju gantimu gimana nak,,,,kan kopermu masih di rumah " timpal Melva
"Tenang aja bu,,,,Vania bisa pake baju kak Lona,,,,toh dia yang membuatku berada pada posisi seperti ini " balas Devania berusaha menahan air matanya.
"Lima menit saya akan mengambil baju ganti " lanjut Devania kemudian melesat secepatnya masuk kedalam kamar Wilona dan mengambil baju seperlunya karena Devania sendiri meragukan pernikahan yang baru saja terjadi. Tak lupa Devania memasukkan dompet kecil yang tadi dibawanya dalam tas tangan dan ponselnya.
Menit berikutnya Devania telah siap dengan tas kecil ditangannya lebih mirip orang yang akan berangkat kuliah daripada akan menginap dirumah suaminya. Meskipun seharusnya pengantin baru tersebut harus menginap dirumah pengantin wanita namun karena alasan Arya akan bertugas maka para orangtua memaklumi.
"Hati-hati dijalan nak,,,," kata Melva sambil mengurai pelukannya
"Jangan khawatir bu,,,,aku baik-baik saja " balas Devania menenangkan ibunya
"Jangan lupakan urusanmu kuliahmu nak,,," kembali Melva mengingatkan Devania
"Insya Allah bu, semua pasti selesai tepat waktu " Devania kembali meyakinkan ibunya dengan senyum semanis mungkin
Setelah berpamitan, kedua suami istri yang tidak saling kenal itu kini berada didalam mobil yang disupiri oleh salah satu supir Sony Akbar Wiguna dan bergabung dijalan raya berjibaku dengan kendaraan yang lain, menuju apartemen Arya.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
To be continue
salam dari negri khayalan
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Muawanah
lanjut bc aahhh😁
2024-12-27
0
PANJUL MAN
lanjut
2024-03-27
1
Siti Aminah
sepertiny menarik cerita ny
2024-02-13
0