...happy reading beloved readers...
❤
❤
❤
Hari-hari terus berlalu, karier Devania sebagai advokat pun semakin cemerlang seiring dengan makin berkembang pula kantor Advokat Subagja & partner hingga Devania sering diundang untuk menjadi pemateri pada seminar dikampus ataupun diacara-acara yang bekerja sama dengan kantornya.
Setahun sudah Devania berkarier didunia pengadilan dan masalah hukum, Melva khawatir dengan keadaan putri tunggalnya yang tak juga memikirkan pasangan hidupnya. Bukannya Devania tidak memikirkan soal pasangan hidup hanya saja, diapun heran dengan pria yang berusaha menarik perhatiannya karena jika Devania mulai merespon perhatian yang pria itu berikan entah mengapa pria tersebut mundur teratur dan menghilang, seolah ada yang mengancamnya. Devania pun akhirnya pasrah dengan takdirnya.
Tiba dikantor, Devania kemudian keluar dari mobilnya agak jauh dari kantornya karena datangnya jam 07.30, kali ini Farah berangkat duluan karena Devania bangun kesiangan. Para pegawai sudah mulai beraktivitas dan kantor Kodam yang berhadapan dengan kantornya pun ramai dipenuhi oleh ibu-ibu persit.
"Far,,,,tumben kamu gak ngeceng depan kantor,,,padahal banyak tentara idolamu lho " ledek Devania karena Farah masih sibuk dengan laptopnya
"Jangan mulai deh, aku lagi mempelajari kasus klien, nih,,,kamu enak karena bagianmu jalan-jalan terus berdebat di pengadilan hanya sekali-sekali " sungut Farah tanpa mengalihkan pandangannya pada laptop didepannya
"Emang ada apa sih didepan, tumben ramai " Devania penasaran karena baru kali ini kantor Kodam sangat ramai
"Denger-denger sih mereka acara penyembuhan komandan baru " jawab Farah tetap tak mengalihkan pandangannya dari laptopnya.
Devania kemudian berjalan ke mejanya yang berdampingan dengan meja Farah tanpa berkata-kata karena Farah sepertinya tak ingin diganggu.
Masing-masing kemudian sibuk dengan pekerjaannya hingga tak terasa waktu istirahat, namun sebelum mereka meninggalkan ruangan, pak Subagja masuk dan mengajak semuanya untuk ikut ke kantor Kodam untuk bersantap siang bersama. Nah lho,,,,gak biasa kan kejadian kek gini (halunya othor sih ini mah 😂😂😂)
Ternyata bukan hanya kantor mereka yang diundang tapi semua kantor yang berdekatan dengan kantor Kodam , jadilah lapangan kantor tersebut padat dengan berbagai seragam. Semua mengagumi keramahan komandan baru tersebut karena ingin bersinergi dengan semua kalangan.
Devania dan Farah beserta yang lainnya menikmati makan siang, hingga suara berat menyapa pak Subagja yang duduknya tak jauh dari tempat duduk Farah dan Devania.
"Jangan sungkan-sungkan pak,,,,," suara berat itu menyapu gendang telinga Devania hingga membuatnya refleks mengangkat wajahnya untuk melihat sang empunya suara.
"Busyet,,,,,gagah bener,,,,aku sih mau banget jadi istrinya " kata Farah dengan mata berbinar
Devania memutar perlahan badannya menghindari komandan baru tersebut. Devania menarik napas lega karena pria itu tak terganggu dengan pergerakan Devania. Tanpa Devania ketahui bahwa mata elang pria itu sejak awal kedatangannya sudah mengenali dirinya.
Arya tersenyum tipis melihat Devania berada dihadapannya, namun pura-pura tak mengenalnya. Pucuk dicinta ulampun tiba.
'aku harus berterima kasih pada papa karena aku yakin semua ini pasti campur tangannya. Papa memang the best. Aku akan menebus kesalahanku dimasa lalu dengan mendapatkan hatimu ' batin Arya melirik Devania yang membelakanginya.
"Oh ya pak,,,,kantornya yang mana????" tanya Arya sengaja memperbesar suaranya
"Siap,,,,yang itu komandan, persis depan kantor anda " jawab pak Subagja ramah sambil menunjuk kantornya
"Pegawai bapak ikut semua kan??? " kembali Arya bertanya pada pak Subagja
"Siap betul komandan,,,,,tapi hanya mereka berdua yang duduk bersamaku " jawab pak Subagja tersenyum
"Devania , Farah,,,,,kenalkan komandan baru tetangga kantor kita " kata pak Subagja memberi kode agar mereka berjabat tangan
"Oh ya komandan,,,,mereka berdua ini lulusan terbaik di universitas Harapan Kita di kota C " lanjut pak Subagja ketika Farah dan Devania berjabat tangan dan menyebut nama mereka.
Dengan terpaksa Devania menyebut namanya dengan tersenyum paksa karena tidak ingin orang lain terutama Farah mengetahui kebenaran mereka.
Ingatan Devania mundur kembali pada kejadian satu tahun yang lalu, hanya mengingat saja tanpa rasa dendam dan amarah.
Devania segera menyelesaikan makan siangnya dan langsung pamit untuk kembali ke kantor.
🎶🎶🎶🎶🎶🎶
Selamat Berpuasa semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan Ramadhan dengan penuh berkah
salam hangat dari dunia khayal
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
mrsdohkyungsoo
sejauh ini sukaaa, akuhh kasi bunga deh😁
2024-07-12
1
Kenzi Kenzi
ulah papa sony neng... dgn kekuasannya
2024-03-30
1
Idahas
senjara mkn tuan ini mah
2024-02-19
0