"Pagi Mom, Dad!" sapa Rolland kemudian mencium pipi kedua orangtuanya.
Grizelle tersenyum.
"Pagi juga sayang. Roti?" tawar Grizelle sambil mengangkat dua keping roti.
Rolland menarik nafas kemudian mengangguk. Wajahnya yang tadi terlihat cerah langsung berubah murung ketika melihat ibunya mengoleskan selai ke atas roti. Ya, saat masih kecil dulu dia dan Rose selalu berebut selai coklat. Dan sekarang, Rolland seakan truma setiap kali melihat makanan yang berwarna sama seperti kesukaan mereka. Itu membuat dadanya terasa sesak.
"Itu hanya coklat, Land. Kenapa kau terlihat begitu ketakutan seperti akan di lempar dari dalam pesawat?" ledek Dante seraya menepuk bahu adiknya.
"Ck, jangan mengolokku, Kak. Aku sedang tidak ingin di becandai" sahut Rolland berdecak.
Dante terkekeh. Dia lalu menyapa orangtua Rolland sebelum akhirnya duduk di kursi untuk ikut sarapan.
"Oh iya Land, aku ingin melaporkan sesuatu yang penting padamu" ucap Dante saat dia teringat dengan sesuatu yang semalam dia temukan.
Grizelle dan Drax langsung menatap penasaran kearah Dante. Sementara Rolland, pria itu hanya diam saja sambil memandangi roti di atas piring. Dia tak tertarik untuk menyimak laporan penting yang ingin di sampaikan oleh saudaranya.
"Sayang, Kakakmu ingin bicara" tegur Grizelle.
"Aku mendengarkan,"
Drax mengelus bahu istrinya lembut. Dia lalu menggelengkan kepala, memberi tanda agar tidak mengganggu putra mereka dulu. Drax sangat paham, putranya akan selalu bersikap seperti ini tiap kali hal-hal yang berhubungan dengan Rose tidak sengaja tersentuh. Dan istrinya baru saja melakukan hal tersebut.
"Semalam ada seorang hacker yang membobol keamanan perusahaan. Akan tetapi ada yang aneh dengan orang itu, Land!" lapor Dante sambil mengunyah makanan.
Kali ini Rolland terpancing menanggapi laporan kakaknya. Dia menatap dengan seksama sebelum akhirnya pergi mengambil laptop miliknya yang berada di ruang baca.
"Apa yang dilakukan oleh orang itu, Dan?" tanya Drax penasaran.
"Paman, dia sama sekali tak melakukan apa-apa pada perusahaan. Dia hanya memeriksa datanya Adamar saja. Aneh kan?" jawab Dante dengan raut wajah keheranan.
"Memeriksa datanya Adamar? Apa kau yakin dia tidak melakukan hal lain lagi yang bisa membahayakan perusahaan?" cecar Grizelle mulai khawatir.
"Tidak, Bi. Datanya sangat rahasia, aku sama sekali tak dapat menembusnya. Dan nama yang berhasil di tinggalkannya juga sangat aneh. Mr.X, sangat misterius bukan?.
Tak lama kemudian Rolland datang sambil membawa laptopnya. Dia lalu mulai membuka akses keamanan perusahaan yang semalam telah di bobol oleh seseorang.
"Mr.X, siapa dia Kak?" tanya Rolland dengan kening berkerut ketika dia berhasil menemukan id si hacker.
"Itu dia yang aku pusingkan sejak semalam. Namanya sangat misterius, dan yang paling mengherankan adalah dia yang hanya memeriksa data-data milik Adam saja. Tidakkah menurutmu ini sangat aneh, Land? Atau jangan-jangan dia adalah musuh yang memang sengaja ingin mengetahui semua keterlibatan Adam dalam pembangunan mega proyek kita?" jawab Dante.
Rolland diam tak menyahut. Jari-jarinya terus bergerak lincah di atas tombol laptop, mencoba untuk memeriksa lebih jauh lagi siapa pemilik id Mr.X yang misterius ini.
"Siall!" umpat Rolland yang membuat semua orang kaget.
"Land, ada apa?" tanya Drax saat menyadari ada yang tidak beres.
"Data miliknya di kunci dengan sandi yang sangat berbelit, Dad. Sepertinya orang ini sangat tidak mau identitasnya di ketahui oleh orang lain" jawab Rolland setengah frustasi.
"Jangan di teruskan. Daddy khawatir dia malah akan menyerang balik ke perusahaan jika kau terus mencoba membobol data miliknya. Kalau Mr.X ini tidak melakukan hal yang membahayakan, maka biarkan saja. Mungkin dia adalah mata-mata yang di kirim oleh keluarga Adamar untuk memantau bisnisnya di negara ini!" cegah Drax mengantisipasi keadaan terburuk.
"Drax, apa tidak apa-apa kalau kita membiarkan orang itu begitu saja? Bagaimana kalau ternyata dia memiliki tujuan lain dengan pura-pura memeriksa datanya Adamar? Mega proyek yang sedang di jalankan oleh Rolland dan Adamar tidak main-main, Drax. Keuntungan yang akan di dapat oleh mereka bisa berpuluh-puluh kali lipat. Kau jangan menganggap remeh situasi ini, kau harus ikut mencari tahu siapa Mr.X itu!" timpal Grizelle sembari menatap tajam ke arah suaminya.
Drax langsung menggenggam tangan istrinya dengan lembut. Dia kemudian menganggukkan kepala sambil tersenyum.
"Baik Nyonya Osmond. Perintah akan segera di jalankan,"
"Kau ini" sahut Grizelle terkekeh mendengar candaan suaminya.
Dante dan Rolland sama-sama tersenyum melihat keromantisan kedua orangtua mereka. Satu pemandangan yang sangat menyegarkan mata.
"Paman, Bibi, berhentilah bermesraan di hadapan kami berdua. Tolong hargai perasaan pria di sampingku yang tidak memiliki pasangan ini" ledek Dante sembari menghabiskan sarapannya.
"Bicara apa kau, Kak. Memangnya kau sendiri memiliki pasangan? Tidak kan?" protes Rolland seraya menutup laptop. "Sama-sama menjadi pria kesepian itu jangan saling mengejek, Kak. Tidak baik."
"Tidak baik apanya. Aku mana pernah kesepian, di sekelilingku selalu ada banyak wanita berdatangan memohon untuk menjadi kekasihku. Sedangkan kau, hanya ada satu wanita yang sejak dulu terus mengikutimu."
"Jangan sebut nama wanita itu di hadapanku, Kak. Aku muak,"
Grizelle dan Drax tertawa melihat respon putra mereka setiap kali keberadaan Brenda di singgung. Sebenarnya gadis itu sangatlah lucu, baik dan juga periang. Akan tetapi entah kenapa putra mereka tak pernah mau membuka hati untuknya. Padahal baik Grizelle mau pun Drax tidak ada yang menolak jika Brenda menjadi menantu di Keluarga Osmond. Karena gadis itu memiliki kriteria yang di inginkan oleh mereka.
"Muak dan menginginkan itu bedanya hanya setipis kertas, Land. Sama seperti benci dan cinta. Sekarang mungkin kau menganggap Brenda tak berarti apa pun, tapi nanti bisa saja kau mendadak tergila-gila padanya saat ada pria lain yang menginginkan wanita itu. Percayalah pada kakakmu ini Land, kakakmu ini sudah sangat berpengalaman!" ucap Dante membanggakan diri.
Rolland mencibir melihat kepercaya-dirian kakaknya. Sudah tak heran kalau kakaknya ini begitu paham tentang perasaan wanita, karena kesehariannya memang selalu di kelilingi oleh wanita-wanita yang haus akan kemewahan. Sebenarnya Rolland itu tak pernah membenci Brenda, dia hanya menolak untuk menerima kehadirannya sebelum Rose berhasil di temukan. Rolland ingin menjaga hati untuk adiknya, dia merasa tidak berhak untuk hidup bahagia sementara adiknya, dia tidak tahu menjalani kehidupan yang seperti apa di luar sana.
"Sudah-sudah jangan bertengkar!" lerai Grizelle seraya menggelengkan kepala. "Sudah seperti anjing dan kucing saja setiap kali membahas tentang wanita. Dan kau Dante, jangan pernah bermain api kalau tidak ingin terbakar. Segera pilih salah satu dari semua wanita simpananmu kemudian resmikan dia sebagai istrimu. Wanita itu harus di hargai, Dante. Jangan menggantung perasaan mereka. Itu tidak baik!.
Dante mengulum senyum. Dia sama sekali tidak tertarik untuk menjalin hubungan serius dengan para wanita itu. Dante tak siap jika harus membangun rumah tangga dengan salah satu di antara mereka. Dia trauma.
"Land, nanti kau jangan lupa tanyakan pada Adamar apakah dia mengenal Mr.X atau tidak. Dengan membobol keamanan perusahaan yang sebegini ketat itu menandakan kalau orang itu bukan orang sembarangan. Seperti apa kata Mommy-mu tadi, kita tidak boleh membiarkannya begitu saja!" pesan Drax sambil melirik kearah istrinya.
"Baik Dad. Nanti aku akan menanyakan hal itu pada Adam. Yah, semoga saja orang itu memang tidak memiliki niat jahat ke perusahaan atau pun pada bisnis kami berdua,"
"Semoga saja,"
Setelah itu mereka semua segera menyelesaikan sarapan pagi mereka. Kemudian satu-persatu mulai beranjak pergi untuk melakukan rutinitas harian masing-masing. Meninggalkan Grizelle yang termenung memikirkan keberadaan putrinya yang tak kunjung kembali setelah sekian lama.
'Rose, kau di mana Nak? Mommy sangat merindukanmu, sayang. Cepat kembali ya, semua orang menunggumu.'
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
...🌹Jangan lupa vote, like, dan comment...
...ya gengss 🔪🔪🔪...
...🌹Ig: rifani_nini...
...🌹Fb: Rifani...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 280 Episodes
Comments
Kar Mila
dante itu anak nya soraya sama pablo
2022-10-28
1
Sri Astuti
Rose penasaran dgn id suaminya
2022-09-09
0
Otin Frankenstein Jr.
bntar LG mom
2022-08-07
0