KESAL

Hangatnya sinar sang mentari yang masuk melalui sela - sela kaca jendelanya yang tidak tertutup tirai membuat gadis cantik yang masih setia di dalam selimut tersebut terbangun.

Perlahan - lahan dia mulai membuka matanya dan merasakan cahaya silau mengenai wajahnya.

" Bangun putri tidur....", ucap Adrian sambil membuka tirai jendela kamar Siska.

" Adrian...biarkan aku istirahat sebentar lagi ", renggek Siska sambil menutup mukanya dengan selimut.

" Hey...ini sudah siang. Ayo cepat bangun dan bereskan semua barang - barang itu " , ucap Adrian sambil menarik selimut yang dipakai Siska.

Dengan muka cemberut dan rambut acak - acakan gadis tersebut duduk bersila diatas ranjangnya masih dengan mata terpejam.

Adrian yang melihat kelakuan sepupunya tersebut hanya bisa tersenyum.

Kemudian muncul niat iseng dalam dirinya.

Cup....

Dikecupnya pipi Siska dengan lembut.

Gadis cantik itu spontan langsung melotot merasakan pipinya tersentuh sesuatu yang kenyal, lembut dan hangat.

" Apa yang kamu lakukan...", ucap Siska sebal.

Kemudian dia segera memukul sepupunya itu dengan bantal yang ada disampingnya.

Adrian yang tidak mau kalahpun balas memukul Siska dengan bantal yang ada dibelakangnya.

Akhirnya perang bantalpun terjadi, kamar yang semula rapi kini sudah berantakan.

Bahkan bulu - bulu yang ada didalam bantal berhamburan keluar karena robek oleh pukulan mereka yang mengenai ujung ranjang.

Adelia yang hendak pergi kedalam kamarnya untuk memaggil suaminya agar sarapan terhenti sebentar saat mendengar suara berisik dari kamar Siska.

Muka Adelia merah padam menahan amarah saat melihat kamar putrinya tersebut sudah berantakan akibat perbuatan anak dan keponakannya.

" Hentikan !!!...", teriak Adelia dengan wajah garang.

" Kalian ini seperti bocah saja. Cepat bereskan...", ucapnya marah.

" Setelah selesai cepat turun makan...", ucapnya sambil berlalu meninggalkan Siska dan Adrian yang sempat terdiam akibat bentakan Adelia.

Kemudian mereka segera membersihkan kamar yang sudah mirip seperti kapal pecah tersebut sambil tertawa.

sudah cukup lama mereka tidak berulah yang bisa membuat Adelia naik darah seperti tadi.

Setelah semua bersih dan rapi, mereka berdua segera turun untuk sarapan sebelum Adelia marah kembali.

Pagi itu mereka berlima sarapan bersama dengan gembira.

Sudah lama sekali mereka tidak makan bersama seperti ini dengan sang nenek.

Setelah selesai sarapan mereka berlima berkumpul di taman samping rumah sambil mengelar tikar dan menikmati indahnya bunga - bunga yang bermekaran ditaman, suara gemiricik air mancur di kolam dan hangatnya sinar mentari pagi yang menyehatkan.

" Nenek disini agak lama ya.Siska masih kangen ", ucapnya manja.

" Tapi nenek masih harus mengurus kebun disana sayang...", ucap Riana lembut.

" Kan ada pekerja yang mengurusi ", ucap Siska kecewa.

Melihat raut kekecewaan diwajah cucu semata wayangnya, Riana hanya bisa tersenyum lembut dan memberikan pengertian kepada gadis yang merebahkan kepalanya dipangkuannya tersebut sambil mengelus lembut kepala Siska.

" Sebentar lagi musim panen. Jika kamu masih kangen, menginaplah ditempat nenek ", ucap Riana sambil tersenyum.

" Kalau itu aku tidak bisa memastikan nek, masalahnya pekerjaanku dikantor juga lagi banyak " , ucap Siska sedih.

" Kalau begitu lain kali saja. Kalau senggang ajak sekalian Adrian kesana, bukannya sudah lama Adrian tidak pernah kerumah nenek ", ucap Riana sambil melirik tajam Adrian.

" Maaf nek, kalau Adrian masih belum ada waktu main kesana " , ucap Adrian merasa bersalah.

Selama dirinya datang dari luar negeri dan menetap di rumah Siska, Adrian memang belum sekalipun berkunjung ke rumah Riana.

Karena banyaknya peristiwa yang terjadi disini membuatnya harus fokus untuk menyelesaikan semua urusan yang ada, terutama membantu om Frans dan Siska.

Sementara itu di kediaman Wisnudharta Keenan yang mulai semalam terus memandangi ponselnya tanpa bisa berbuat apa - apa hanya bisa menghela nafas dengan kesal.

Ingin rasanya dia menghubungi Siska dan menanyakan bagaimana tanggapannya tentang kedatangan keluarganya semalam dan hadiah yang mereka berikan padanya.

Meski sebenarnya dia sudah sangat tahu jawaban apa yang akan keluar dari mulut gadis itu, tapi dirinya tetap semangat menghubungi karena setidaknya bisa mendengar suara gadis yang telah dinantinya selama ini.

Tapi karena perintah Devian dan maminya akhirnya dia berusaha untuk menahan diri agar tidak melakukan apapun sampai gadis tersebut yang berinisiatif menghubunginya terlebih dahulu.

" Jika harus menunggu Siska menghubungi lebih dulu, kurasa sampai kiamat aku tidak akan bisa mendengar suaranya " , batin Keenan kesal.

Archhh.....

Diacak - acakanya rambutnya dengan kasar, hanya memikirkannya saja membuat Keenan merasa frustasi.

Dia benar - benar belum sanggup untuk menjauh sebentar dengan Siska.

Rosalie yang mendengar suara teriakan anaknya tersebut langsung menuju kamar Keenan.

Dilihatnya anak semata wayangnya tersebut sedang duduk diujung ranjang dengan muka kusut dan rambut yang acak - acakan.

" Sabarlah sebentar...", ucap Rosalie lembut.

" Bukannya dulu selama tiga belas tahun kamu kuat menahannya, kenapa sekarang hanya menuggu sebentar saja kamu tidak bisa tahan..." , ucap Rosalie berusaha menguatkan.

" Mami janji akan mengupayakan apapun agar Siska bisa jadi istrimu " , ucap Rosalie menenangkan.

Diusapnya dengan lembut kepala anak semata wayangnya tersebut sambil membenahi rambutnya yang terlihat berantakan.

Bagaimanapun ini semua adalah kesalahan dirinya dan Bagus yang telah memisahkan anaknya dengan Siska dan lari dari tanggung jawab yang semestinya mereka tanggung.

Dan sekarang, dia berjanji akan menebus semuanya dan mengembalikan kepercayaan keluarga Fransisco kepada dirinya dan suaminya, meski hal tersebut sulit adanya.

Melihat Keenan seperti ini hati Rosalie sangat sakit, dia sama sekali tidak menyadari akibat keegoisan mereka telah berdampak besar bagi psikologis anaknya seperti ini.

Siska yang sudah kembali kedalam kamarnya menghela nafas panjang melihat tumpukan barang - barang yang berada diujung kamar.

" Mau aku apakan semua barang ini...", batinnya kesal.

" Jika hanya kunjungan biasa kamu mendapatkan barang sebanyak ini, bagaimana nantinya jika mereka melamarmu. Bisa - bisa rumah ini penuh dengan hantaran dari mereka " , ucap Adrian tersenyum mengejek.

Melihat ejekan yang keluar dari mulut sepupunya itu, Siska semakin sebal dibuatnya.

" Bik....taruh semua barang ini digudang ", ucap Siska marah.

Pembantu yang dipanggilanya pun lari terburu - buru menuju kekamar anak majikannya itu.

" Semuanya non..", ucap pembantunya terkejut.

" Semuanya...cepat bereskan " , ucapnya tajam.

Kemudian dia segera mengajak Adrian keluar dari dalam kamarnya dan pergi membeli camilan di minimarket dekat rumah untuk menghilangkan rasa kesalnya.

" Apa kamu tidak berencana untuk membuka satupun barang pemberian mereka ", ucap Adrian penasaran.

" Tidak.... Masih untung barang tersebut aku taruh di gudang bukan aku buang ", ucap Siska cuek

Kemudian dia segera melangkah masuk kedalam minimarket dan membeli semua apa yang dia inginkan.

Adrian hanya mengikuti langkah sepupunya tersebut dari belakang sambil geleng - geleng kepala.

Meski dia tidak cukup senang dengan keluarga Wisnudharta, tapi dirinya juga merasa kasian kepada mereka karena tampaknya usahanya untuk dekat dan membuka hati gadis tersebut akan sangat sulit, meski Siska sudah memaafkan mereka.

Episodes
1 PERJODOHAN
2 MEMBUKA DIRI
3 ANCAMAN
4 PENGKHIANATAN
5 KALUT
6 TERBONGKAR
7 CLUB
8 KEENAN
9 PENASARAN
10 KHILAF
11 CANGGUNG
12 CURIGA
13 PETUNJUK
14 KEBENARAN
15 KEMBALINYA ADRIAN
16 BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 1
17 BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 2
18 CEMAS
19 PERTEMUAN DUA KELUARGA
20 KESAL
21 BASKORO
22 PERMINTAAN
23 KEJUTAN
24 BERJALAN LANCAR
25 PERNIKAHAN
26 BERAKTIVITAS SEPERTI SEDIA KALA
27 PRASANGKA
28 MENCAIR
29 FAKTA BARU
30 WASPADA
31 KEGALAUAN KEENAN
32 TAKTIK
33 RENCANA ROSALIE
34 SEMAKIN DEKAT
35 MALU
36 HAMA
37 KEMBALINYA TASYA
38 KECEWA
39 JEBAKAN PART 1
40 JEBAKAN PART 2
41 JALAN BUNTU
42 MENGHILANGNYA SISKA
43 KALUT
44 TITIK TERANG
45 MISI PERTAMA
46 MISI KEDUA
47 AMBISI RYU
48 HAMIL
49 OPNAME
50 PERKELAHIAN
51 KEKECEWAAN YANG MENDALAM
52 BERUSAHA UNTUK MENGERTI
53 TERLAMBAT
54 TERPURUK
55 TERSADAR
56 MELARIKAN DIRI
57 PENYERANGAN
58 TERTANGKAPNYA BASKORO
59 VONIS
60 BALAS DENDAM BASKORO
61 PREMATUR
62 KABAR MENGEJUTKAN
63 HILANG INGATAN
64 PENCARIAN
65 MASA KECIL RAFELIO
66 AKSI RAFELIO
67 MELIHAT DARI JAUH
68 PERTEMUAN
69 SAHABAT SEJATI
70 SECUIL HARAPAN
71 MENGETAHUI FAKTA YANG ADA
72 PELUANG
73 PERTEMUAN YANG DICIPTAKAN
74 KEMBALINYA SEPENGGAL INGATAN YANG HILANG
75 MIMPI BURUK
76 KELAHIRAN ALEXA
77 TAKDIR
Episodes

Updated 77 Episodes

1
PERJODOHAN
2
MEMBUKA DIRI
3
ANCAMAN
4
PENGKHIANATAN
5
KALUT
6
TERBONGKAR
7
CLUB
8
KEENAN
9
PENASARAN
10
KHILAF
11
CANGGUNG
12
CURIGA
13
PETUNJUK
14
KEBENARAN
15
KEMBALINYA ADRIAN
16
BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 1
17
BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 2
18
CEMAS
19
PERTEMUAN DUA KELUARGA
20
KESAL
21
BASKORO
22
PERMINTAAN
23
KEJUTAN
24
BERJALAN LANCAR
25
PERNIKAHAN
26
BERAKTIVITAS SEPERTI SEDIA KALA
27
PRASANGKA
28
MENCAIR
29
FAKTA BARU
30
WASPADA
31
KEGALAUAN KEENAN
32
TAKTIK
33
RENCANA ROSALIE
34
SEMAKIN DEKAT
35
MALU
36
HAMA
37
KEMBALINYA TASYA
38
KECEWA
39
JEBAKAN PART 1
40
JEBAKAN PART 2
41
JALAN BUNTU
42
MENGHILANGNYA SISKA
43
KALUT
44
TITIK TERANG
45
MISI PERTAMA
46
MISI KEDUA
47
AMBISI RYU
48
HAMIL
49
OPNAME
50
PERKELAHIAN
51
KEKECEWAAN YANG MENDALAM
52
BERUSAHA UNTUK MENGERTI
53
TERLAMBAT
54
TERPURUK
55
TERSADAR
56
MELARIKAN DIRI
57
PENYERANGAN
58
TERTANGKAPNYA BASKORO
59
VONIS
60
BALAS DENDAM BASKORO
61
PREMATUR
62
KABAR MENGEJUTKAN
63
HILANG INGATAN
64
PENCARIAN
65
MASA KECIL RAFELIO
66
AKSI RAFELIO
67
MELIHAT DARI JAUH
68
PERTEMUAN
69
SAHABAT SEJATI
70
SECUIL HARAPAN
71
MENGETAHUI FAKTA YANG ADA
72
PELUANG
73
PERTEMUAN YANG DICIPTAKAN
74
KEMBALINYA SEPENGGAL INGATAN YANG HILANG
75
MIMPI BURUK
76
KELAHIRAN ALEXA
77
TAKDIR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!