KEMBALINYA ADRIAN

Malam itu, setelah cukup lama menghindari kontak dengan sepupunya, akhirnya Adrian memutuskan untuk kembali kerumah Siska.

Suasana rumah yang sangat sepi menyambut kedatangannya. Setelah berkeliling mencari penghuni rumah, akhirnya Adrian melihat tantenya duduk seorang diri di teras samping sambil menatap kosong kearah depan.

Dalam diam, Adelia mencerna semua perkataan ibundanya tempo hari pada saat dirinya dan suami berkunjung kesana.

Meski sudah cukup lama dikubur akhirnya masalah tersebut muncul kembali kepermukaan.

Sesuatu hal yang sama sekali tidak Adelia harapkan, terutama untuk saat ini.

Hati wanita paruh baya tersebut berkecamuk antara ingin membuka kisah tersebut dan membuat putrinya menghadapi kenyataan dan melawan traumanya.

Ataukah mengubur semuanya, seperti yang telah dia dan keluarganya lakukan selama ini agar putri semata wayangnya itu bisa hidup dengan tenang.

Tanpa ada bayang - bayang dari masa lalu yang ditakutkan akan menguncang kembali hatinya.

Setelah cukup lama duduk dan mengamati Adelia, Adrian yang sudah cemas dan penasaran tentang apa yang dipikirkan oleh tantenya itu mulai membuka suara.

" Tante...", sapa Adrian.

" Eh...Adrian....kapan datang ?" , tanya Adelia sedikit terkejut melihat keponakannya sudah duduk disampingnya.

" Sekitar lima menit yang lalu " , ucap Adrian tersenyum.

" Tante ada masalah ? " , tanya Adrian cemas.

" Kulihat dari tadi tante melamun. Sampai - sampai aku sudah ada disebelah, tante tidak sadar ", ucapnya lagi sambil menatap tajam tantenya yang terlihat sedikit kebingungan.

" Tante hanya sedikit binggung saja Adrian " , ucap Adelia sedih.

" Ada apa tante...Adrian siap menjadi pendengar jika ada yang ingin tante ungkapkan ", ucap Adrian lembut.

Setelah mengambil nafas yang cukup dalam beberapakali dan melihat wajah keponakannya yang cukup menenangkan, akhirnya Adelia mulai menceritakan apa yang menjadi ganjalan hatinya kepada keponakannya itu.

Tentang bagaimana Siska kecil mengalami kecelakaan. Siapa saja yang terlibat dalam insiden dan betapa trauma putrinya itu pasca kecelakaan.

Serta kedatangan teman masa kecil putrinya beberapa waktu lalu di rumah Riana untuk mendengar rincian kejadian yang telah berlangsung tiga belas tahun yang lalu.

Adrian yang mendengar cerita dari tantenya sedikit terkejut, karena selama ini yang dia tahu bahwa Siska sempat hilang ingatan akibat kecelakaan yang dialaminya sewaktu kecil.

Dia sama sekali tidak mengetahui bahwa ada trauma yang dialami oleh sepupunya setelah insiden itu terjadi.

Mungkin kasusnya hampir sama dengan yang dialaminya, tapi bedanya orang yang bersama Siska tersebut masih hidup.

Beda dengan dirinya yang melihat langsung jasad sahabatnya terbujur kaku dengan bersimbah darah didepannya.

Mungkin karena kesamaan hal tersebutlah dirinya dan Siska bisa sangat dekat seperti sekarang.

Bahkan mereka bisa merasakan rasa sedih dan bahagia antara yang satu dengan yang lain.

Kedekatan tersebut terbina sejak mereka sama - sama menjalani terapi diluar negeri.

Saat itu Adrian yang berusaha menghilangkan traumanya pasca insiden kematian sahabatnya.

Sedangkan Siska menjalani pemulihan kesehatan dan pengembalian ingatannya pasca kecelakaan yang dialaminya.

Meski ingatan yang hadir tidak semuanya utuh, namun dia sudah bisa lebih baik berkat terapi yang dijalankannya serta adanya dukungan dari keluarga dan Adrian yang selalau ada disampingnya.

Adrian dan Siska yang sama - sama menjalani terapi, sama - sama saling menguatkan dan saling dukung agar bisa segera sembuh dan menjalani kehidupan normal seperti sedia kala.

Setelah diam dan mencerna semua cerita yang tantenya ungkapkan, akhirnya Adrian mulai bersuara untuk menjawab rasa penasaran yang ada di hatinya.

" Apa tante ingat nama anak kecil itu?" , tanya Adrian penasaran.

" Kalau nggak salah namanya Ke...keenan siapa gitu..." , ucap Adelia berusaha mengingat.

" Keenan...", ucap Adrian penasaran.

" Nama ini sepertinya tidak asing bagiku...", batin Adrian berusaha mengingat - ingat.

" Kalau dia sudah menemui nenek, maka tidak lama lagi kemungkinan besar dia akan segera menemui Siska. Tapi tante belum siap menceritakan semuanya kepada Siska saat ini. Apalagi setelah masalah Tedy, tante tidak berani mengungkit sesuatu yang bisa membuatnya sedih " , ucap Adelia dengan mata mulai berkaca - kaca.

Adrian cukup paham akan kegalauan hati yang dialami oleh tantenya itu.

Dengan sabar dia berusaha untuk menenangkan tantenya yang masih terlihat kalut itu.

Digenggamnya dengan lembut kedua tangan Adelia agar tantenya itu kuat menghadapi semuanya.

Adrian sangat paham dengan perasaan yang sedang dirasakan tantenya saat ini .

Karena dia sendiri juga ikut merasakan kemarahan, kesedihan, dan kekecewaan yang dialami oleh sepupu dan keluarganya akibat perbuatan Tedy kepada mereka.

Tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali, kali ini Adrian benar - benar harus mencari secara detail semua hal yang berkaitan dengan Keenan, teman masa kecil Siska yang mengalami kecelakaan bersamanya dulu.

" Kali ini aku harus mencari informasi sedetail mungkin. Aku tidak mau kalau sampai Siska kembali terluka seperti waktu itu ", batin Adrian sedih .

Siska yang baru datang segera berlari kecil menuju teras samping rumah saat terdengar suara seseorang yang sangat dia rindukan berada disana.

Meski sedikit terkejut dengan kehadiran Adrian malam itu, namun dirinya juga tidak bisa menyembunyikan rasa rindu yang selama ini dipendamnya.

Setelah mengecup pipi sang mama dengan lembut, Siska segera menghambur kedalam pelukan Adrian seperti yang selama ini dilakukannya ketika cukup lama tidak bertemu dengan sepupunya itu.

Rasa hangat dan nyaman, itulah yang dirasakannya setiap kali berada dalam pelukan sepupunya itu.

Adrian yang sempat terkejut akhirnya bisa tersenyum manis dan langsung mengacak - acak rambut Siska yang berada dipelukannya.

" Kamu akan tinggal disini kan...tidak pergi lagi kan...", tanya Siska dengan puppy eyes nya.

" Kali ini aku akan tetap disini, menemanimu dan menjagamu " , ucap Adrian sambil membelai lembut pipi sepupunya itu.

Siska yang melihat sikap sepupunya sudah kembali seperti dulu lagi tersenyum bahagia.

Dihirupnya dalam - dalam aroma tubuh Adrian yang selama ini dirindukannya. Aroma musk yang maskulin dan menenangkan.

" Tetaplah seperti ini dan jangan pernah berubah " , batin Siska tenang.

Adelia yng melihat sikap manja putrinya terhadap keponakannya itu hanya bisa tersenyum bahagia.

" Semoga putriku nanti bisa mendapatkan laki - laki yang bisa mengerti dan menyayanginya seperti Adrian ", batin Adelia bahagia melihat kedua orang yang sangat disayanginya bersama.

Kemudian dari balik pintu, salah satu pembantu di rumah Fransisco datang untuk memberitahukan bahwa makam malam telah siap.

Dan mereka bertiga telah ditunggu Fransisco diruang makan.

Tidak memerlukan waktu yang lama, mereka bertiga segera beranjak pergi keruang makan sebelum Fransisco marah.

Meski Fransisco selama ini selalu slow dan penuh pengertian dalam segala hal. Tapi kalau untuk urusan makan dia selalu disiplin.

Karena baginya makanan adalah sumber energi bagi manusia agar bisa lebih produktif dan terjaga kesehatannya. Untuk itu dia akan sangat marah jika seseorang menyepelekan urusan makan.

Terpopuler

Comments

Ai

Ai

triple like untuk mu
playboy

2021-04-26

0

lihat semua
Episodes
1 PERJODOHAN
2 MEMBUKA DIRI
3 ANCAMAN
4 PENGKHIANATAN
5 KALUT
6 TERBONGKAR
7 CLUB
8 KEENAN
9 PENASARAN
10 KHILAF
11 CANGGUNG
12 CURIGA
13 PETUNJUK
14 KEBENARAN
15 KEMBALINYA ADRIAN
16 BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 1
17 BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 2
18 CEMAS
19 PERTEMUAN DUA KELUARGA
20 KESAL
21 BASKORO
22 PERMINTAAN
23 KEJUTAN
24 BERJALAN LANCAR
25 PERNIKAHAN
26 BERAKTIVITAS SEPERTI SEDIA KALA
27 PRASANGKA
28 MENCAIR
29 FAKTA BARU
30 WASPADA
31 KEGALAUAN KEENAN
32 TAKTIK
33 RENCANA ROSALIE
34 SEMAKIN DEKAT
35 MALU
36 HAMA
37 KEMBALINYA TASYA
38 KECEWA
39 JEBAKAN PART 1
40 JEBAKAN PART 2
41 JALAN BUNTU
42 MENGHILANGNYA SISKA
43 KALUT
44 TITIK TERANG
45 MISI PERTAMA
46 MISI KEDUA
47 AMBISI RYU
48 HAMIL
49 OPNAME
50 PERKELAHIAN
51 KEKECEWAAN YANG MENDALAM
52 BERUSAHA UNTUK MENGERTI
53 TERLAMBAT
54 TERPURUK
55 TERSADAR
56 MELARIKAN DIRI
57 PENYERANGAN
58 TERTANGKAPNYA BASKORO
59 VONIS
60 BALAS DENDAM BASKORO
61 PREMATUR
62 KABAR MENGEJUTKAN
63 HILANG INGATAN
64 PENCARIAN
65 MASA KECIL RAFELIO
66 AKSI RAFELIO
67 MELIHAT DARI JAUH
68 PERTEMUAN
69 SAHABAT SEJATI
70 SECUIL HARAPAN
71 MENGETAHUI FAKTA YANG ADA
72 PELUANG
73 PERTEMUAN YANG DICIPTAKAN
74 KEMBALINYA SEPENGGAL INGATAN YANG HILANG
75 MIMPI BURUK
76 KELAHIRAN ALEXA
77 TAKDIR
Episodes

Updated 77 Episodes

1
PERJODOHAN
2
MEMBUKA DIRI
3
ANCAMAN
4
PENGKHIANATAN
5
KALUT
6
TERBONGKAR
7
CLUB
8
KEENAN
9
PENASARAN
10
KHILAF
11
CANGGUNG
12
CURIGA
13
PETUNJUK
14
KEBENARAN
15
KEMBALINYA ADRIAN
16
BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 1
17
BERTEMAN DENGAN MASA LALU PART 2
18
CEMAS
19
PERTEMUAN DUA KELUARGA
20
KESAL
21
BASKORO
22
PERMINTAAN
23
KEJUTAN
24
BERJALAN LANCAR
25
PERNIKAHAN
26
BERAKTIVITAS SEPERTI SEDIA KALA
27
PRASANGKA
28
MENCAIR
29
FAKTA BARU
30
WASPADA
31
KEGALAUAN KEENAN
32
TAKTIK
33
RENCANA ROSALIE
34
SEMAKIN DEKAT
35
MALU
36
HAMA
37
KEMBALINYA TASYA
38
KECEWA
39
JEBAKAN PART 1
40
JEBAKAN PART 2
41
JALAN BUNTU
42
MENGHILANGNYA SISKA
43
KALUT
44
TITIK TERANG
45
MISI PERTAMA
46
MISI KEDUA
47
AMBISI RYU
48
HAMIL
49
OPNAME
50
PERKELAHIAN
51
KEKECEWAAN YANG MENDALAM
52
BERUSAHA UNTUK MENGERTI
53
TERLAMBAT
54
TERPURUK
55
TERSADAR
56
MELARIKAN DIRI
57
PENYERANGAN
58
TERTANGKAPNYA BASKORO
59
VONIS
60
BALAS DENDAM BASKORO
61
PREMATUR
62
KABAR MENGEJUTKAN
63
HILANG INGATAN
64
PENCARIAN
65
MASA KECIL RAFELIO
66
AKSI RAFELIO
67
MELIHAT DARI JAUH
68
PERTEMUAN
69
SAHABAT SEJATI
70
SECUIL HARAPAN
71
MENGETAHUI FAKTA YANG ADA
72
PELUANG
73
PERTEMUAN YANG DICIPTAKAN
74
KEMBALINYA SEPENGGAL INGATAN YANG HILANG
75
MIMPI BURUK
76
KELAHIRAN ALEXA
77
TAKDIR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!