Hallo semuanya! Terimakasih banyak ya udah mau klik & baca novel ini, semoga kalian suka! Happy reading❤️🌼
°°°°°°°°°°
Perjalanan Jakarta - Singapore memakan waktu sekitar 1 jam 45 menit. Karena masih terlalu pagi dan masih merasakan kantuk yang teramat sangat, Amanda pun tertidur di pesawat. Saat sedang tertidur, Amanda bermimpi kalau ia harus menikah dengan Devian setelah Devian berhasil memperkosanya. Ya, mimpi Amanda kali ini seperti sinetron, bersambung, setelah mimpinya yang terjadi di rumah beberapa hari yang lalu.
Amanda mengigau, "Saya gak mau nikah sama Bapak," ucapnya dengan nada yang sangat pelan
Badannya berkeringat dan juga gemetar sangat hebat. Kelvin yang merasa ada keanehan dengan Amanda pun langsung mengelus pipi Amanda dengan maksud untuk membangunkannya.
"Nda, kamu kenapa? Ayo bangun," ucap Kelvin
"Saya gak mau," saut Amanda, posisinya masih sedang mengigau
"Gak mau apa, Nda? Ayo bangunn," ucap Kelvin, kali ini ia sudah menepuk-nepuk pipi Amanda dengan pelan
Amanda pun tersadar, nafasnya sangat berat dan tidak beraturan.
"Kenapa, Nda? Kamu mimpi apa?" tanya Kelvin
"Ngg-ngga Pak gapapa," jawab Amanda
Kelvin pun memberikan minum kepada Amanda, "Minum dulu Nda," suruhnya
"Makasih ya Pak."
Amanda pun meminum minuman yang sudah diberikan oleh Kelvin. Setelah itu ia melirik ke arah Devian, ia sangat terkejut kalau ternyata Devian sedang memperhatikannya dengan wajah yang sangat datar.
Amanda yang merasa ketahuan kalau ia sedang melirik ke arah Devian pun langsung bersembunyi di belakang lengan Kelvin. Kelvin saat itu merasa bingung, mengapa tiba-tiba Amanda bersembunyi seperti ini? Apa yang sedang ia takutkan.
"Nda, kenapa sih kamu tuh? Takut? Takut kenapa?" tanya Kelvin
"Saya takut soalnya tadi Pak Devian ngeliatin saya serem banget Pak," jawab Amanda
Kelvin pun menoleh ke arah Devian, lalu ia mengerutkan dahinya, "Pak Devian ngeliatin kamu? Itu dia lagi tidur loh," ucapnya
Amanda pun melihat ke arah Devian lagi, dan benar saja apa kata Kelvin, Devian sedang tertidur.
"Iya, kan? Pak Devian lagi tidur," ucap Kelvin
"Tapi tadi saya liat dia lagi ngeliatin saya Pak, terus tatapannya tajem gitu," ucap Amanda
"Emang kamu buat salah apa sama dia?" tanya Kelvin
"Saya sih buat salah terus Pak sama dia," jawab Amanda
Kelvin pun tertawa kecil, "Ada-ada aja. Kamu lanjut tidur lagi gih, masih lama loh perjalanannya," suruhnya
"Iya Pak," ucap Amanda
Amanda mencoba untuk melirik sekali lagi ke arah Devian, untuk memastikannya. Namun memang benar, Devian saat itu benar-benar sedang tertidur.
"Aduh, kenapa mimpi gue bisa nyambung kaya gitu ya? Gue takut banget deh, mana dari tadi gue segala iri sama hubungan mereka berdua. Kalo mimpi gue beneran kejadian gimana?" tanya Amanda pada dirinya sendiri, "Ahhh gak mungkin! Gilaa lo ya Nda fikirannya kemana-mana!" lanjutnya
1 jam kemudian mereka sudah sampai di Singapore, di sana mereka disediakan mini bus. Tujuan pertama mereka adalah ke salah satu restoran, karena mereka akan bersarapan di sana. Setelah selesai bersarapan, barulah mereka menuju ke resort tempat mereka menginap.
Resort mereka berada di atas pantai, hal ini yang menjadikan semuanya berbeda. Amanda sangat senang dengan semua itu, terlebih lagi ia akan tidur sendiri di dalamnya. Bagaimana dengan Kelvin? Karena ia tidak mungkin tidur satu kamar dengan Amanda, makan perusahaan memberikan kompensasi kepada Kelvin, jadi ia tetap bisa mendapatkan kamarnya sendiri.
"Aaaaa seru banget!!! Bisa liat hiu lewat!" ucap Amanda
"Norak!" celetuk Devian lalu ia berjalan mendahului Amanda
"Sirik!" saut Amanda
Devian pun membalikan badannya, lalu ia ingin berjalan ke arah Amanda, namun Olivia mencegahnya. Amanda merasa menang akan hal itu, ia pun menjulurkan lidahnya dengan maksud meledek Devian.
"Kamu udah berani ya sama saya?" tanya Devian
"Sayang udah ah, kamu gak malu itu banyak karyawan kamu yang ngeliatin loh," bisik Olivia
Devian mendengus kesal, lalu ia melanjutkan langkahnya.
Amanda pun berjalan menuju ke kamar resortnya, dibantu oleh Kelvin, ia yang membawakan koper Amanda. Sebenarnya Amanda sudah menyanggupi kalau ia bisa membawa kopernya sendiri, namun Kelvin tetap bersikeras untuk membantu Amanda.
"Akhirnya sampe juga," ucap Kelvin, "Kamar kamu sama kamar saya jauh Nda, saya nomor 103," lanjutnya
"Oiyaa hehehe gapapa Pak, yang penting nanti Bapak harus mau temenin saya jalan-jalan disekitar pantai ya!" ucap Amanda
"Oke siapp," ucap Kelvin
Amanda pun membuka pintu kamarnya itu, lalu mereka masuk ke dalamnya.
"Waaaa bagus banget! Aaaa seneng deh bisa menang undian itu," ucap Amanda
Kelvin pun tersenyum, lalu ia menaruh koper Amanda di bagian pojok kamar, "Nda, koper kamu saya letakin disini ya," ucapnya
"Iya, makasih ya Pak Kelvin," ucap Amanda
"Sama-sama," saut Kelvin, "Hmm.. Nda, nanti sore sibuk gak?" tanyanya
"Ngga dong Pak, kenapa?" tanya Amanda balik
"Saya mau ajak kamu keliling pantai, sama mau ajak kamu beli es krim. Katanya disekitar sini ada toko es krim yang enak," jawab Kelvin
"Ohh iya Pak boleehh kok, sekalian liat sunset," ucap Amanda
"Nah boleh tuh idenya. Ya udah nanti kita jalan sekitar jam setengah 7 aja ya," ucap Kelvin
"Oke Pak," ucap Amanda
"Oke, see you." Kelvin pun berjalan keluar dari kamar Amanda
Sementara Amanda sendiri langsung melihat-lihat seisi kamar itu, ia juga berselfie ria. Setelah selesai, Amanda langsung tidur-tiduran di atas kasur sambil memainkan handphonenya, ia mengedit beberapa foto yang sudah ia ambil untuk di upload pada beberapa sosial medianya.
Saat sedang memainkan handphonenya, tiba-tiba saja Amanda kembali merasakan kantuk yang luar biasa, padahal tadi selama di pesawat ia tertidur cukup pulas, bahkan sangat lama. Akhirnya, Amanda pun memutuskan untuk tidur.
°°
Saat waktu sudah menunjukan pukul 12 siang, ada yang mengetuk pintu kamar Amanda, Amanda yang merasa terusik pun bangun dari tidurnya dan berjalan menuju pintu untuk melihat siapa yang sudah membangunkannya itu.
"Pak Devian?" ucap Amanda kaget, karena saat itu ia hanya menggunakan tank top saja
Devian sendiri langsung menutup matanya dan membalikan badannya, sementara Amanda berusaha menutupi badannya dengan tangan.
"Kamu ngapain sih kok cuma pake baju kaya gitu?!" tanya Devian
"Maaf Pak, tadi saya lagi tidur," jawab Amanda
"Ya-ya udah, tapi saya minta tolong kamu untuk kirimkan berkas data 32 ke e-mail saya sekarang," ucapnya
"Tapi kan sekarang lagi li---"
"Lagi liburan?" Devian memotong ucapan Amanda
"Saya gak bawa laptop Pak," ucap Amanda
Devian menghembuskan nafasnya kasar, "Ya udah," ucapnya lalu pergi begitu saja
Amanda segera menutup pintu kamarnya, lalu ia memegang dadanya, "Gilaa! Gue deg-degan banget deh, kenapa sih tuh orang pake ke kamar gue segala?! Gue juga lupa kalo gue cuma pake tank top!" ucapnya
Drrtt... Drrtt...
Handphone Amanda yang berada di atas kasur berdering, ia segera mengangkatnya karena itu telfon dari Kelvin.
"Hallo Pak Kelvin," ucap Amanda
"Nda, siap-siap ya kita makan siang," ucap Kelvin
Amanda langsung melihat jam yang ada di handphonenya, "Oiya Pak oke hehehe terimakasih ya," ucapnya
"Oke."
Mereka pun memutuskan telfon itu, lalu Amanda segera ke kamar mandi untuk cuci muka dan memoleskan sedikit make-up ke wajahnya.
Mereka akan makan siang bersama di pinggir pantai, tentunya dengan beberapa menu yang pastinya seafood, kesukaan Amanda. Amanda sangat merasa beruntung bisa pergi kesini, apa lagi secara gratis. Sebenarnya Amanda sudah sering ke Singapore, apa lagi saat kecil, karena Ayah sering meeting dengan beberapa perusahaan di luar neger. Lantas, apa yang membuat Amanda sangat senang? Yap, karena gratis. (author juga mau huhuhu)
°°
Seharian itu Amanda lewati dengan hanya tidur-tiduran di kasur sembari melihat pantai yang berada tepat di depannya. Ia juga sempat beberapa kali berfoto dan berganti pakaian untuk keperluan fotonya.
Sampai-sampai waktu sudah menunjukan jam setengah 7 malam, Amanda sudah siap untuk mengelilingi pantai sampai waktu sunset tiba dan memakan es krim bersama Kelvin. Waktu sunset atau matahari terbenam di Singapore ini terjadi saat sudah di atas jam 7 malam, sangat berbeda bukan dengan di Indonesia?
°°°°°°°°°°
Alhamdulillah part 18 selesai! Terimakasih sudah mau baca sampai kalimat terakhir❤️ Aku juga mau minta tolong untuk like, comment, dan juga vote yah! Biar aku tambah semangat buat lanjutin ceritanya❤️
...Facebook : Kinderjoy Estrin...
...Instagram : kinderjoy_estrin...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
busu risda
jgn2 devian ada hti sma amanda.
2021-08-17
0
Siti Fatimah Hikam
akhir cerita nya gimana
2021-07-18
1
Zafrena Adibah Amaliah
aku juga seneng kalo yg gratis2 😍😍😍
2021-07-07
0