PART 12

Hallo semuanya! Terimakasih banyak ya udah mau klik novel ini, semoga kalian suka! Happy reading❤️🌼

°°°°°°°°°°

Tak lama ada pelayan yang datang menghampiri meja mereka, "Pak Devian, ini cappucino latte yang Bapak pesan," ucapnya

"Mana bill-nya?" tanya Devian

Pelayan itu pun menyodorkan nampan kecil yang di atasnya sudah terdapat kertas yang berisikan harga dari minuman itu. Saat sudah melihatnya, Devian langsung mengeluarkan uang sebesar 35 ribu dan memberikannya kepada pelayan itu.

"Makasih ya Pak," ucapnya

"Sama-sama."

Pelayan itu pun pergi.

"Nih buat kamu," ucap Devian sambil menyodorkan cappucino latte itu kepada Amanda

Amanda sangat terkejut dengan hal itu, "Bu-buat saya, Pak?" tanyanya

Devian pun menganggukan kepalanya, "Biar badan kamu hangat, di luar lagi ujan soalnya," ucapnya

"HAHHHHH? KESAMBET APA SIH NIH ORANG?!"

Amanda sangat terkejut dengan perilaku yang Devian berikan untuknya

"Bu Amanda, kenapa? Kok diam?" tanyanya

"BU?! BIASANYA DIA GAK PERNAH PANGGIL GUE PAKE BU?!"

Devian sangat bingung melihat tingkah Amanda, mengapa ia diam? fikir Devian. Ia pun melambaikan tangannya di depan wajah Amanda, "Hallooo.." ucapnya

"I-iya Pak iya? Kenapa?" tanya Amanda

"Kamu kok diem? Kenapa? Lagi sakit?" tanya Devian balik

"Ngg-ngga Pak ngga, saya cuma ngantuk aja," jawab Amanda

"Ya udah diminum ya cappucino lattenya, semoga gak ngantuk lagi biar kerjanya semangat," suruh Devian

"Iya Pak, makasih banyak ya, Bapak ternyata baik juga sama saya," ucap Amanda lalu ia mengambil minuman yang sudah dibelikan oleh Devian tadi

"Saya baik juga karena ada alasannya. Kamu itu selalu bikin masalah di perusahaan saya, makanya saya beliin kamu kopi biar gak ngantuk pas kerja. Karena saya gak mau kamu nimbulin masalah baru," ucap Devian lalu ia pergi meninggalkan Amanda begitu saya

"WHAAAATTTT???????"

Amaanda sangat kesal dengan ucapan Devian, ingin rasanya ia memukul perut Devian sekencang mungkin.

"Hah?! Fix dia emang gak bakalan baik sama gue!!!" ucap Amanda dalam hati

Ia pun bangun dari duduknya dan mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari coffee shop itu. Namun, saat sudah berada di depan pintu, tiba-tiba ada pelayan yang memanggil Amanda.

"Bu Amanda!"

Amanda pun menoleh, ia melihat pelayan itu berjalan ke arah Amanda sambil membawa 1 gelas cappucino latte yang tadi.

"Ini Bu minumannya ketinggalan," ucapnya

"Buat Mba aja, itu belum saya minum kok," ucap Amanda lalu ia segera pergi dari coffee shop itu

Amanda berjalan menuju ke kantornya dengan perasaan yang sangat kesal, bagaimana bisa sepagi ini sudah ada orang yang membuatnya kesal seperti itu? Bisa saja! Karena orang itu adalah Devian.

"Amanda!" Ada yang memanggil Amanda, ia pun menoleh

"Ehh Bu Angel, selamat pagi Bu," ucap Amanda dengan lesu

"Ada apa? Kok pagi-pagi udah lesu gitu?" tanyanya

Amanda menggelengkan kepalanya.

"Ihh kamu kenapa, Nda? Cerita dong sama saya," pinta Angel

"Nanti aja ya Bu kalo udah di atas, saya harus cepet-cepet nih mau anterin ini," ucap Amanda sambil mengangkat paper bag

"Kamu gak ikutin suruhan saya ya?" tanya Angel, mereka pun mulai melangkahkan kakinya lagi

"Maaf ya Bu Angel, bukannya saya gak mau. Karena saya sudah hampir terbiasa dengan hal seperti ini, saya jadi refleks tadi pagi setelah parkir mobil langsung ke coffee shop buat beli makanan ini semua," jelas Amanda

"Astaga Nda, please, saya mohon sama kamu, sudahi Nda. Saya gak mau kamu capek karena sesuatu yang bukan tugas kamu," ucap Angel

"Iya Bu Angel, maaf yaa."

Angel sebenarnya sangat kesal dengan Amanda, tapi ia tidak bisa marah karena itu bukan haknya.

Saat sudah berada di lantai 17, lantai dimana ruangannya berada, Amanda langsung membagikan makanan itu di tiap-tiap meja karyawan.

"Pak, ini ya donat coklatnya."

"Selamat pagi Ibu Tsania, ya ampun cantiknya. Ini ya pesanannya."

"Mba Erren, ini pesanannya."

"Tumben kamu gak kesiangan lagi?" tanya salah satu karyawan di sana

"Hehehe iya Bu, biar bisa beliin sarapan," jawab Amanda

"Bagus deh kalo gitu," ucapnya lalu pergi

"Sama-sama Bu," gumam Amanda lalu tertawa kecil

Setelah selesai membagikan makanannya itu, ia langsung menghampiri meja Angel untuk menceritakan apa yang sudah dia alami tadi pagi.

"Bu Angel, udah sibuk belum?" tanya Amanda

"Belum, kenapa? Mau cerita ya?" ledek Angel

Amanda pun menganggukan kepalanya, lalu ia menarik kursi kosong dan duduk di samping Angel. Amanda mulai menceritakan semuanya dari awal sampai akhir.

"Jadi gitu Bu Angel, aneh di awal doang. Akhirnya sama aja, sama-sama ngeselin," ucap Amanda diakhir ceritanya

"Dia itu gak pernah bersikap baik sama para karyawannya, Nda. Dia itu cuma baik sama orang yang dia sayang, contohnya itu Mama dan pacarnya. Bucin ya?" ucap Angel diakhiri dengan tawanya

"Dia kayanya mau ngelamar pacarnya pas di Singapore nanti deh, Bu. Tadi saya denger dia ngobrol sama orang lewat telfon, ngomongin lamaran gitu. Masa gak modal banget ya, mau ngelamar cewe tapi nebeng sama acara perusahaan," ucap Amanda

"Oiya? Hahahaha sekalian Nda biar uangnya hemat, bisa buat tabungan nikah."

Mereka pun terus mengobrol, hingga satu persatu kayawan berdatangan. Waktu juga sudah menunjukan pukul 8 pagi, itu tandanya jam kantor sudah di mulai dan mereka sudah harus bekerja.

"Bu Angel, saya ke meja kerja saya dulu ya," ucap Amanda

"Oke, semangat, Nda!" ucap Angel

"Siap Bu."

Saat sudah sampai di meja kerjanya, Amanda langsung membuka laptopnya untuk bekerja. Ia bekerja sebaik dan secepat mungkin agar hari ini ia tidak lembur lagi seperti kemarin.

Setelah 3 jam Amanda duduk dan menatap layar laptopnya, ia merasa bingung dan aneh. Kenapa?

"Kok tumben ya gak ada yang nyuruh gue? Mereka juga dari tadi foto copy, print, jilid, semuanya sendiri," tanya Amanda pada dirinya sendiri, "Pancing ah," lanjutnya

Amanda segera bangun dari duduknya, ia berpura-pura untuk membuang sampah. Ia melangkahkan kakinya dengan perlahan, agar semua karyawan yang ada di sana dapat melihatnya. Namun bagaimana hasilnya? Nihil. Memang, ada beberapa karyawan yang melihat Amanda, tapi mereka sama sekali tidak meminta bantuan kepadanya. Bahkan, ada satu karyawan yang berpas-pasan dengan Amanda, karyawan itu juga ingin membuang sampah, tapi ia sama sekali tidak meminta tolong pada Amanda.

"Ih kenapa sih?!" kesal Amanda

Tiba-tiba saja ada Angel yang mencolek pundak Amanda, "Kenapa sih, Bu? Kok marah-marah kaya gitu?" ledeknya

"Bu Angel, masa dari tadi belum ada yang minta tolong sama saya. Saya jadi aneh," bisik Amanda

Angel pun tertawa, "Kamu ih, bukan bersyukur malah merasa aneh. Ini dunia kerja kamu yang sesungguhnya, Nda!" ucapnya

"Masa iya?" tanya Amanda bingung

"Iyaaaaa, udah ah jangan mikirin yang aneh-aneh. Jalanin aja, enak kan?" tanya Angel

"Enak sih Bu," saut Amanda

"Jam kerja malah ngobrol."

Tiba-tiba saja ada yang menegur Amanda dan Angel, mereka pun segera membalikan badan untuk melihat siapa yang sudah menegurnya itu.

"Ehhh Pak Elwin hehehe gak ngobrol kok," ucap Angel

"Masaaaa?" ledek Elwin

"Benelan Pak, ciyus," saut Amanda sambil mengangkat jarinya menjadi seperti huruf V

Mereka bertiga pun tertawa.

"Bagus ya, jam kerja bukannya kerja malah ngumpul terus ketawa-ketawa."

Deg! Amanda, Angel, dan Elwin langsung menghentikan tawa mereka.

"Ma-maaf ya Pak Devian," ucap Angel

"Pak Elwin, tadi saya suruh apa?" tanya Devian

"I-iya Pak, ini saya mau panggil Bu Amanda kok," jawab Elwin

"Oke saya tunggu secepatnya," ucap Devian lalu ia pergi begitu saja

°°°°°°°°°°

Alhamdulillah part 12 selesai! Terimakasih sudah mau baca sampai kalimat terakhir❤️ Aku juga mau minta tolong untuk like, comment, dan juga vote yah! Biar aku tambah semangat buat lanjutin ceritanya❤️

...Facebook : Kinderjoy Estrin...

...Instagram : kinderjoy_estrin...

Terpopuler

Comments

Yota-chan

Yota-chan

iya ih Bu, aku juga Gedeg banget Manda gitu

2021-12-13

0

Ikbal Hafiz

Ikbal Hafiz

cius🤣🤣🤣🤣

2021-08-14

1

syafridawati

syafridawati

nyicil baca lagi ya say

2021-07-26

0

lihat semua
Episodes
1 PART 1
2 PART 2
3 PART 3
4 PART 4
5 PART 5
6 PART 6
7 PART 7
8 PART 8
9 PART 9
10 PART 10
11 PART 11
12 PART 12
13 PART 13
14 PART 14
15 PART 15
16 PART 16
17 PART 17
18 PART 18
19 PART 19
20 PART 20
21 PART 21
22 PART 22
23 PART 23
24 PART 24
25 PART 25
26 PART 26
27 PART 27
28 PART 28
29 PART 29
30 PART 30
31 PART 31
32 PART 32
33 PART 33
34 PART 34
35 PART 35
36 PART 36
37 PART 37
38 PART 38
39 PART 39
40 PART 40
41 PART 41
42 PART 42
43 PART 43
44 PART 44
45 PART 45
46 PART 46
47 PART 47
48 PART 48
49 PART 49
50 PART 50
51 PART 51
52 PART 52
53 PART 53
54 PART 54
55 PART 55
56 PART 56
57 PART 57
58 PART 58
59 PART 59
60 PART 60
61 PART 61
62 PART 62
63 PART 63
64 PART 64
65 PART 65
66 PART 66
67 PART 67
68 PART 68
69 PART 69
70 PART 70
71 PART 71
72 PART 72
73 PART 73
74 PART 74
75 PART 75
76 PART 76
77 PART 77
78 PART 78
79 PART 79
80 PART 80
81 PART 81
82 PART 82
83 PART 83
84 PART 84
85 PART 85
86 PART 86
87 PART 87
88 PART 88
89 PART 89
90 PART 90
91 PART 91
92 PART 92
93 PART 93
94 PART 94
95 PART 95
96 PART 96
97 PART 97
98 PART 98
99 PART 99
100 PART 100
101 PART 101
102 PART 102
103 PART 103
104 PART 104
105 PART 105
106 PART 106
107 PART 107
108 PART 108
109 PART 109
110 PART 110
111 PART 111
112 PART 112
113 PART 113
114 PART 114
115 PART 115
116 PART 116
117 PART 117
118 PART 118
119 PART 119
120 PART 120
121 PART 121
122 PART 122
123 PART 123
124 PART 124
125 PART 125
126 PART 126
127 PART 127
128 PART 128
129 PART 129
130 PART 130
131 PART 131
132 PART 132
133 PART 133
134 PART 134
135 PART 135
136 PART 136
137 PART 137
138 PART 138
139 PART 139
140 PART 140
141 PART 141
142 PART 142
143 PART 143
144 PART 144
145 PART 145
146 PART 146
147 PART 147
148 PART 148
149 PART 149
150 PART 150
151 PART 151
152 PART 152
153 PART 153
154 PART 154
155 PART 155
156 PART 156
157 PART 157
158 PART 158
159 PART 159
160 PART 160
161 PART 161
162 PART 162
163 PART 163
164 PART 164
165 PART 165
166 PART 166
167 PART 167
168 PART 168
169 PART 169
170 PART 170
171 PART 171
172 PART 172
173 PART 173
174 PART 174
175 PART 175
176 PART 176
177 PART 177
178 PART 178
179 PART 179
180 PART 180
181 PART 181
182 PART 182
183 PART 183
184 PART 184
185 PART 185
186 PART 186
187 PART 187
188 PART 188
189 PART 189
190 PART 190
191 PART 191
192 PART 192
193 PART 193
194 PART 194
195 PART 195
196 PART 196
197 PART 197
198 PART 198
199 PART 199
200 PART 200
201 PART 201
202 PART 202
203 PART 203
204 PART 204
205 PART 205
206 PART 206
207 PART 207
208 PART 208
209 PART 209
210 PART 210
211 PART 211
212 PART 212
213 PART 213
214 PART 214
215 PART 215
216 PART 216
217 PART 217
218 PART 218
219 PART 219
220 PART 220
221 PART 221
222 PART 222
223 PART 223
224 PART 224
225 PART 225
226 PART 226
227 PART 227
228 PART 228
229 PART 229
230 PART 230
231 PART 231
232 PART 232
233 PART 233
234 PART 234
235 PART 235
236 PART 236
237 PART 237
238 PART 238
239 PART 239
240 PART 240
241 PART 241
242 PART 242
243 PART 243
244 PART 244
245 PART 245
246 PART 246
247 PART 247
248 PART 248
249 PART 249
250 PART 250
251 PART 251
252 PART 252
253 PART 253
254 PART 254
255 PART 255
256 PART 256
257 PART 257
258 PART 258
259 PART 259
260 PART 260
261 PART 261
262 PART 262
263 PART 263
264 PART 264
265 PART 265
266 PART 266
267 PART 267
268 PART 268
269 PART 269
270 PART 270
271 PART 271
272 PART 272
273 PART 273
274 PART 274
275 PART 275
276 PART 276
277 PART 277
278 PART 278
279 PART 279
280 PART 280
281 PART 281
282 PART 282
283 PART 283
284 PART 284
285 PART 285
286 PART 286
287 PART 287
288 PART 288
289 PART 289
290 PART 290
291 PART 291
292 PART 292
293 PART 293
294 PART 294
295 PART 295
296 PART 296
297 PART 297
298 PART 298
299 PART 299
300 PART 300
301 PART 301
302 PART 302
303 PART 303
304 PART 304
305 PART 305
306 PART 306
307 PART 307
308 PART 308
309 PART 309
310 PART 310
311 PART 311
312 PART 312
313 PART 313
314 PART 314
315 PART 315
316 PART 316
317 PART 317
318 PART 318 (TAMAT)
Episodes

Updated 318 Episodes

1
PART 1
2
PART 2
3
PART 3
4
PART 4
5
PART 5
6
PART 6
7
PART 7
8
PART 8
9
PART 9
10
PART 10
11
PART 11
12
PART 12
13
PART 13
14
PART 14
15
PART 15
16
PART 16
17
PART 17
18
PART 18
19
PART 19
20
PART 20
21
PART 21
22
PART 22
23
PART 23
24
PART 24
25
PART 25
26
PART 26
27
PART 27
28
PART 28
29
PART 29
30
PART 30
31
PART 31
32
PART 32
33
PART 33
34
PART 34
35
PART 35
36
PART 36
37
PART 37
38
PART 38
39
PART 39
40
PART 40
41
PART 41
42
PART 42
43
PART 43
44
PART 44
45
PART 45
46
PART 46
47
PART 47
48
PART 48
49
PART 49
50
PART 50
51
PART 51
52
PART 52
53
PART 53
54
PART 54
55
PART 55
56
PART 56
57
PART 57
58
PART 58
59
PART 59
60
PART 60
61
PART 61
62
PART 62
63
PART 63
64
PART 64
65
PART 65
66
PART 66
67
PART 67
68
PART 68
69
PART 69
70
PART 70
71
PART 71
72
PART 72
73
PART 73
74
PART 74
75
PART 75
76
PART 76
77
PART 77
78
PART 78
79
PART 79
80
PART 80
81
PART 81
82
PART 82
83
PART 83
84
PART 84
85
PART 85
86
PART 86
87
PART 87
88
PART 88
89
PART 89
90
PART 90
91
PART 91
92
PART 92
93
PART 93
94
PART 94
95
PART 95
96
PART 96
97
PART 97
98
PART 98
99
PART 99
100
PART 100
101
PART 101
102
PART 102
103
PART 103
104
PART 104
105
PART 105
106
PART 106
107
PART 107
108
PART 108
109
PART 109
110
PART 110
111
PART 111
112
PART 112
113
PART 113
114
PART 114
115
PART 115
116
PART 116
117
PART 117
118
PART 118
119
PART 119
120
PART 120
121
PART 121
122
PART 122
123
PART 123
124
PART 124
125
PART 125
126
PART 126
127
PART 127
128
PART 128
129
PART 129
130
PART 130
131
PART 131
132
PART 132
133
PART 133
134
PART 134
135
PART 135
136
PART 136
137
PART 137
138
PART 138
139
PART 139
140
PART 140
141
PART 141
142
PART 142
143
PART 143
144
PART 144
145
PART 145
146
PART 146
147
PART 147
148
PART 148
149
PART 149
150
PART 150
151
PART 151
152
PART 152
153
PART 153
154
PART 154
155
PART 155
156
PART 156
157
PART 157
158
PART 158
159
PART 159
160
PART 160
161
PART 161
162
PART 162
163
PART 163
164
PART 164
165
PART 165
166
PART 166
167
PART 167
168
PART 168
169
PART 169
170
PART 170
171
PART 171
172
PART 172
173
PART 173
174
PART 174
175
PART 175
176
PART 176
177
PART 177
178
PART 178
179
PART 179
180
PART 180
181
PART 181
182
PART 182
183
PART 183
184
PART 184
185
PART 185
186
PART 186
187
PART 187
188
PART 188
189
PART 189
190
PART 190
191
PART 191
192
PART 192
193
PART 193
194
PART 194
195
PART 195
196
PART 196
197
PART 197
198
PART 198
199
PART 199
200
PART 200
201
PART 201
202
PART 202
203
PART 203
204
PART 204
205
PART 205
206
PART 206
207
PART 207
208
PART 208
209
PART 209
210
PART 210
211
PART 211
212
PART 212
213
PART 213
214
PART 214
215
PART 215
216
PART 216
217
PART 217
218
PART 218
219
PART 219
220
PART 220
221
PART 221
222
PART 222
223
PART 223
224
PART 224
225
PART 225
226
PART 226
227
PART 227
228
PART 228
229
PART 229
230
PART 230
231
PART 231
232
PART 232
233
PART 233
234
PART 234
235
PART 235
236
PART 236
237
PART 237
238
PART 238
239
PART 239
240
PART 240
241
PART 241
242
PART 242
243
PART 243
244
PART 244
245
PART 245
246
PART 246
247
PART 247
248
PART 248
249
PART 249
250
PART 250
251
PART 251
252
PART 252
253
PART 253
254
PART 254
255
PART 255
256
PART 256
257
PART 257
258
PART 258
259
PART 259
260
PART 260
261
PART 261
262
PART 262
263
PART 263
264
PART 264
265
PART 265
266
PART 266
267
PART 267
268
PART 268
269
PART 269
270
PART 270
271
PART 271
272
PART 272
273
PART 273
274
PART 274
275
PART 275
276
PART 276
277
PART 277
278
PART 278
279
PART 279
280
PART 280
281
PART 281
282
PART 282
283
PART 283
284
PART 284
285
PART 285
286
PART 286
287
PART 287
288
PART 288
289
PART 289
290
PART 290
291
PART 291
292
PART 292
293
PART 293
294
PART 294
295
PART 295
296
PART 296
297
PART 297
298
PART 298
299
PART 299
300
PART 300
301
PART 301
302
PART 302
303
PART 303
304
PART 304
305
PART 305
306
PART 306
307
PART 307
308
PART 308
309
PART 309
310
PART 310
311
PART 311
312
PART 312
313
PART 313
314
PART 314
315
PART 315
316
PART 316
317
PART 317
318
PART 318 (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!