Hallo semuanya! Terimakasih banyak ya udah mau klik & baca novel ini, semoga kalian suka! Happy reading❤️🌼
°°°°°°°°°°
Amanda pun menjelaskannya kepada Ayah Bunda.
"Jadi ginii, setiap 2 tahun sekali kantor Amanda itu selalu ngadain undian untuk pergi liburan ke luar negeri dalam rangka anniversary kantor, Yah, Bun. Setiap divisi pasti diundi buat nentuin siapa pemenangnya, terus ternyata pemenang tahun ini di divisi yang Amanda tempatin ya Amanda sendiri. Seneng banget deh rasanya bisa jalan-jalan gratis, walaupun cuma ke Singapore sih," jelasnya
"Kalo di perusahaan Ayah ke Jerman Nda," saut Ayah
"Shutt Ayah," ucap Bunda
"Iya sih ke Jerman, lebih jauh dan lebih mewah. Tapi Amanda mau dapetin itu semua dari hasil kerja Amanda sendiri," ucapnya
"Ayah jangan didengerin," bisik Bunda
"Nda, Bunda kamu bilang apa?" tanya Ayah
"Hmm.. Bunda minta diajak Yah hehehe boleh Bun ikut aja yuk! Satu orang boleh ajak 1 partnernya. Dari pada Amanda sendiri, mending Amanda sama Bunda," jawab Amanda
"Nda! Kok jadi kemana-mana sih? Bunda kan gak bilang kaya gitu," ucap Bunda, "Lagian ya, Bunda mana bisa ikut kamu? Poppy gimana? Bunda mana tega tinggalin dia sendiri untuk urus Naura?" lanjutnya
"Iya juga yaa..."
Amanda sangat bingung, siapa yang mau dia ajak?
"Ajak Poppy," ucapnya tiba-tiba, ia sedang berjalan di tangga sambil menggendong anaknya
"Terus Bunda yang suruh jagain Naura?" tanya Bunda
"Iya," saut Poppy
Mereka semua pun tertawa, kecuali Bunda.
"Enak aja kamu," ucap Bunda
"Ya udah, Poppy ajak Naura," ucap Poppy
"Eittttssss nooo! Masa Bunda ditinggal sendirian di rumah," ucap Bunda
"Bunda minta jalan-jalan dong sama Ayah," ucap Amanda
"Sibuuukkk." Bunda menyindir Ayah, karena Ayah akhir-akhir ini memang sedang sibuk-sibuknya
"Ampun Bang jagooo," saut Ayah
Mereka pun tertawa, lalu melanjutkan obrolannya sampai-sampai waktu sudah menunjukan pukul setengah 9 malam. Amanda izin untuk ke kamarnya, ia sudah sangat lelah, badannya juga sudah sangat lengket dan bau.
"Amanda ke kamar ya, mau tidur udah capek bangett," ucapnya
"Mandi dulu sih, dasar jorokkk," ucap Poppy
"Ya iyalah Bambang!" ucap Amanda, "Udah ah aku ke atas yaa, bubaaayyy," lanjutnya lalu melangkahkan kakinya untuk pergi ke kamar
Saat sudah berada di dalam kamarnya, Amanda langsung meletakan tasnya di atas kasur, lalu ia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi.
"Enak banget nih mandi pake air dingin, pasti berasa semua keringetnya jadi luntuuuur." Amanda langsung menyalakan shower di kamar mandinya
Setelah selesai mandi, Amanda merebahkan badannya di atas kasur sambil memainkan handphonenya. Tak lama, rasa kantuk datang menghampirinya, pelan tapi pasti, Amanda pun akhirnya sampai di alam mimpinya.
°°
Keesokan harinya, Amanda kembali menjalani hari-harinya seperti biasa. Ia bangun pagi agar bisa sampai di kantor tepat pada waktunya dan bisa membelikan sarapan untuk para seniornya. Ia juga menyempatkan waktunya untuk bersarapan terlebih dahulu dan bermain-main dengan keponakannya.
"Ayah, Bunda, Kak Poppy, Kak Emir. Amanda berangkat ke kantor ya," ucapnya sambil menyalimi orang tua dan Kakaknya itu
"Hati-hati ya Nda."
"Hati-hati Amanda."
"Hati-hati."
"Okey." Amanda pun langsung melangkahkan kakinya keluar dari rumah untuk menuju ke mobilnya
"Hari ini harus lebih baik! Pokoknya gak boleh ngeluh, ikhlas adalah kunci utama menuju ke suksesan! Hahaha semangat Amandaaa," ucap Amanda saat ia sudah berada di dalam mobil
Ia pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan menjalankannya.
Sesampainya di kantor, Amanda langsung memarikirkan mobilnya di parkiran, lalu ia menuju ke coffee shop untuk memesan makanan yang nantinya akan ia taruh di masing-masing meja seniornya.
"Selamat pagi Bu Amanda," ucap kasir
"Pagi Mba, saya pesen kaya biasa ya," pinta Amanda
Karena Amanda selalu memesan pesanan yang sama, dan kasir yang melayani Amanda juga selalu sama, maka dengan cara Amanda berkata "pesan seperti biasa" sudah membuat kasir itu mengerti dan paham.
Amanda menunggu pesanannya di meja sambil mendengarkan lagu menggunakan earphone dan bermain game.
Saat sedang asik sendiri, tiba-tiba saja ada seseorang yang duduk di kursi yang berada tepat di depan Amanda. Amanda pun menaikan kepalanya, lalu betapa terkejutnya ia setelah tahu kalau orang yang duduk di depannya itu adalah Devian. Amanda pun langsung melepaskan earphone dari kedua telinganya.
"P-pak Devian. Selamat pagi Pak," ucap Amanda
Devian hanya merespon ucapan Amanda dengan mengangkat kedua alisnya lalu menyeruput kopi yang sudah ia pesan.
"Kenapa sih ya setelah gue mimpiin dia kemarin, gue selalu deg-degan setiap liat Pak Devian. Mana mimpinya kaya gitu lagi ih, terus dari kemarin gue bikin salah terus," ucap Amanda dalam hati, lalu ia menepuk-nepuk pipinya sendiri
Devian sangat bingung dengan tingkah Amanda, "Kamu kenapa sih? Stress? Sampe mukul-mukul pipi sendiri kaya gitu" ucapnya
"Hahh? Nggg-ngga Pak gapapa hehehe," ucap Amanda
"Aneh," gumam Devian
Drrtt.... Drrtt.....
Handphone Devian yang tergeletak di atas meja pun bergetar, tanda ada sebuah panggilan yang masuk, ia pun segera mengangkatnya.
"Hallo? ----- Oh iya, lamarannya nanti di Singapore sekalian acara perusahaan saya, semua acara dan kelengkapan juga sudah diatur oleh Mr. Bryan di sana ----- Oke terimakasih."
Itu lah kira-kira yang dapat Amanda dengar dari Devian dengan orang yang ada di seberang sana.
"Dia mau ngelamar pacarnya tapi sekalian pas acara perusahaan? Dasar gak modal," ucap Amanda dalam hati, lalu ia tertawa
Devian yang melihat Amanda sedang tertawa sendiri pun tambah bingung, "Ngapain kamu ketawa sendiri?" tanyanya
"Ngg-ngga Pak, ini ada vidio lucu di instagram," jawab Amanda berbohong
"Kamu ngetawain saya, kan? Ngaku aja," tanyanya lagi
"Ngga Pak, emangnya Bapak kenapa kok harus saya ketawain," saut Amanda
"Terserah." Devian pun kembali memainkan handphonenya
Tak lama, makanan yang di pesan Amanda pun sudah jadi, ada pelayan yang mengantarkannya ke meja karena tadi Amanda sudah membayarnya terlebih dahulu.
"Bu Amanda, ini ya pesanannya," ucapnya sembari menyodorkan paper bag ke Amanda
"Oke Makasih ya," ucap Amanda
"Sama-sama Bu." Pelayan itu pun pergi meninggalkan Amanda
"Hmm.. Pak Devian, saya duluan ya," ucap Amanda, lalu ia bangun dari duduknya
"Tunggu," ucap Devian
"Ada apa ya, Pak?" tanya Amanda
"Gak ada apa-apa," jawabnya
"Kalo gitu, saya duluan ya Pak," ucap Amanda
Namun, lagi dan lagi, Devian mencegahnya, "Duduk dulu," suruhnya
Amanda pun mengerutkan dahinya, ia sangat bingung dengan apa yang sedang dimaksud oleh Devian.
"Ada apa, Pak?" tanya Amanda lagi
"Gak ada apa-apa." Jawaban yang keluar dari mulut Devian masih saja sama seperti yang tadi
"Ta-tapi saya harus cepet-cepet ke ruangan saya untuk bagiin makanan ini ke karyawan yang lain Pak," ucap Amanda
"Setiap pagi kamu selalu kaya gini?" tanya Devian
Amanda menganggukan kepalanya.
"Bagus," saut Devian
"Bagus?! Gue kira lo mau ngebelain gue!" ucap Amanda dalam hati
"Bagus apa, Pak?" tanya Amanda
"Mba, saya pesen cappucino latte ya 1 lagi. Take away," ucap Devian kepada pelayan di sana, ia sama sekali tidak menjawab pertanyaan Amanda
"Baik Pak ditunggu ya," ucap pelayan itu
Bagaimana dengan Amanda? Ia sangat kesal, ia sangat tidak mengerti dengan apa yang sedang di maksud oleh Devian. Amanda hanya terdiam, ia duduk sambil melihat kesana kemari, sesekali ia juga melihat jam yang melingkar dengan manis di tangan kanannya.
"Aduh udah jam segini, pasti karyawan yang lain udah dateng dan udah nungguin sarapan mereka," ucap Amanda dalam hati
"Kamu kenapa? Gelisah banget," tanya Devian
"Hmm.. Ini Pak, saya takut kalau karyawan yang lain lagi nunggu makanan yang saya pesan ini," jawab Amanda
"Ohhhh."
Amanda membelalakan matanya, "Oh dia bilang?!"
°°°°°°°°°°
Alhamdulillah part 11 selesai! Terimakasih sudah mau baca sampai kalimat terakhir❤️ Aku juga mau minta tolong untuk like, comment, dan juga vote yah! Biar aku tambah semangat buat lanjutin ceritanya❤️
...Facebook : Kinderjoy Estrin...
...Instagram : kinderjoy_estrin...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Yota-chan
suruh mereka beli sendiri lah man
2021-12-13
0
Haryati Kurniawan
Tata bahasa nya di bagus in Thor 🙏
2021-07-29
0
Mutmainah
oh doank lu bosss
2021-07-20
3