Hallo semuanya! Terimakasih banyak ya udah mau klik & baca novel ini, semoga kalian suka! Happy reading❤️🌼
°°°°°°°°°°
Setelah selesai mandi, Amanda langsung menuju ke kamar Poppy untuk bermain-main dengan keponakannya.
Tokk... Tokk.. Tokk...
"Kak Poppyyy.... Nauraaa.. Main yukkk," ucap Amanda dari depan pintu
"Masuk Nda," saut Emir
Naura pun membuka pintu kamar itu, "Eeeh Kak Emir udah pulang," ucapnya
"Udah donggg, Poppy lagi mandi tuhh," ucap Emir
"Ya udah Kak aku mau main sama Naura," ucap Amanda, "Dede Naura, Onty bakal kangen banget nih sama kamu nantii," lanjutnya sambil menciumi pipi keponakannya itu
"Gak ada Onty Nda, gak berisik ya Ra," saut Poppy yang baru saja keluar dari kamar mandi
"Hati-hati kangen lohh," saut Amanda
"Sorry laaaa yaw."
Amanda pun mengobrol dengan Poppy dan Emir sambil sesekali bercanda dengan keponakannya, Naura. Mereka mengobrol sampai waktu sudah menuju untuk menyiapkan makan malam, dan Amanda pun akhirnya melupakan pekerjaan kantornya.
Tokk... Tokk... Tokk..
Bunda mengetuk pintu kamar Poppy dan membukanya, "Ih ngerumpi gak ajak-ajak Bunda," ucapnya
"Sorry Bun hehehe," saut Amanda dan Poppy
"Bantuin Bunda siapin makan malem yuk," ajaknya
"Woke Bun."
"Nda, gendong Naura nih," suruh Poppy
"Oke." Amanda pun menggendong Naura, namun tiba-tiba.....
Preeetttt..........
Naura mengeluarkan gas dan buang air besar. Amanda, Poppy, Bunda, dan Emir yang mendengar itu pun langsung tertawa lalu menutup hidung. Bagaimana dengan Naura? Ia malah tertawa.
"Ya ampun ini bayi kaya orang gede aja ya, masa ngeledek sih abis kentut malah ketawa! Mana bau banget lagi," ucap Amanda sambil meletakan Naura kembali ke kasur
"Sowli Onty Nda," ucap Poppy
"Udah yuk Nda, biar Mamanya aja yang urusin," ajak Bunda sambil menarik tangan Amanda untuk keluar dari kamar Poppy
"Ayo ah," saut Amanda diakhiri dengan tawanya
Amanda dan Bunda pun turun ke lantai bawah, lalu mereka menyiapkan makan malam di dapur sembari mengobrol juga dengan Ayahnya. Tak lama, Poppy, Emir, dan Naura turun menghampiri mereka yang ada di dapur.
"Hey, ada yang abis ee nih yaa?" ledek Ayah
"Iyaa nih, suaranya kaya bom lagi," saut Emir
Mereka semua pun tertawa.
"Poppy bantuin Bunda sama Amanda dulu, mau nyiapin makanan," ucap Poppy
"Sini Naura sama aku aja," ucap Emir sembari mengambil alih Naura dari gendongan Poppy
Poppy pun memberikannya kepada Emir, lalu mulai membantu Amanda dan Bunda. Setelah makanannya siap, mereka langsung makan malam bersama.
Keluarga Amanda tidak pernah sekalipun melewatkan makan malam bersama, terkecuali saat ada salah satu dari mereka yang sedang pergi.
"Amanda, yang mau dibawa udah lengkap?" tanya Ayah disela-sela waktu makan
"Udah Ayah, udah beress," jawab Amanda
"Obat-obatan udah?" tanya Ayah lagi
"Udah Ayah, aman pokoknya," saut Amanda
"Siapp mantap."
Setelah selesai makan, Amanda langsung izin untuk ke kamarnya, karena ia baru ingat dengan beberapa perkerjaan dari kantornya yang belum terselesaikan.
"Amanda izin langsung ke kamar ya Bun, maaf gak bisa bantu beresin semuanya, soalnya Amanda baru inget ada kerjaan kantor yang belum selesai," ucapnya
"Ya udah sana, tidurnya jangan malem-malem ya. Besok berangkat jam berapa?" tanya Bunda
"Jam 3 pagi dari rumah, soalnya pesawatnya take off jam setengah 6," jawab Amanda
"Besok sama gue aja Nda, gue anterin ke Bandara," ucap Emir
"Gapapa, Kak?" tanya Amanda
"Santai ajaaa," jawab Emir
"Sama Bunda juga deh, Bunda anterin kamu juga," saut Bunda
"Ya udah Amanda ke atas dulu yaaa byeeee." Amanda pun berlari menuju kamarnya.
Saat sudah di kamar, ia langsung menyalakan laptopnya dan mulai mengerjakan pekerjaannya.
Pekerjaan Amanda sesungguhnya masih banyak yang belum terselesaikan, karena kemarin-kemarin ia selalu disuruh-suruh oleh karyawan seniornya, maka dari itu ada beberapa pekerjannya yang masih terpending.
"Kenapa bisa ketiduran sih ya tadi siang. Seharusnya kalo gak ketiduran, gue jadi bisa tidur cepet nih," ucap Amanda, "Mana besok berangkat pagi-pagi buta lagi," lanjutnya
Walaupun mengeluh, Amanda terus mengerjakan pekerjaannya dengan sangat teliti, ia tidak mau membuat kesalahan lagi seperti kejadian beberapa saat yang lalu.
Namun, saat sedang mengerjakan pekerjaannya, tiba-tiba saja handphone Amanda berdering, ia pun segera mengambilnya.
"Pak Elwin? Aduh jangan-jangan dia minta data ini secepetnya lagi," ucap Amanda
Ia pun menekan tombol hijau di layar handphonenya.
"Hallo Pak Elwin, selamat malam," ucap Amanda
"Hallo Nda, selamat malam. Saya mau minta tolong kamu untuk kirimkan berkas studi meeting kita sama perusahaan Pak Carlos ya," pintanya
"Hmm... Iya Pak iya, ini sedang saya periksa lagi berkas dan datanya karena saya takut ada yang salah," ucap Amanda berbohong, padahal Amanda baru menyelesaikan setengahnya
"Oke, saya tunggu sampai jam 9 malam ya Nda," ucap Pak Elwin
Amanda pun melihat jam yang ada di dinding kamarnya, "I-iya Pak siap akan saya kirim secepatnya ke e-mail Bapak," ucapnya
"Oke terimakasih," ucap Pak Elwin
"Sama-sama Pak."
Amanda pun mematikan telfonnya, "Sekarang udah setengah 8 lagi! Semoga 1 setengah jam cukup!" ucapnya
Amanda terus saja mengerjakan pekerjaannya itu dengan baik, sampai-sampai waktu sudah menunjukan pukul 20.55, syukurnya pekerjaan Amanda itu sudah selesai dan sudah siap untuk dikirimkan ke Pak Elwin.
"Akhirnyaaaa, tinggal dikirim" ucap Amanda lalu mengirim laporan itu ke e-mail Pak Elwin
Amanda menghembuskan nafasnya dengan kasar, "Akhirnya selesai juga! Udah ah mau tidur," ucapnya
Ia pun mematikan laptopnya, lalu melangkahkan kakinya untuk buang air kecil dan mencuci wajahnya. Setelah itu ia merebahkan badannya di kasur dan tertidur.
°°
Pukul 2.45 pagi Amanda masih berada di alam bawah sadar mimpinya, padahal seharusnya 15 menit lagi ia sudah harus on the way ke bandara.
Tokk... Tokkk... Tokk...
"Nda, udah siap belum?" tanya Bunda dari depan pintu kamar Amanda
Tidak ada jawaban dari Amanda, Bunda pun membuka pintu kamar Amanda. Betapa terkejutnya Bunda saat melihat Amanda masih saja tertidur dengan nyenyak sambil memeluk guling kesayangannya.
"Amandaa!! Ya ampun ini udah jam berapa coba," ucap Bunda sambil menggoyang-goyangkan badan Amanda
"Ihh Bundaaa.. Apa sih? Amanda masih ngantuk banget," rengeknya
"Hey bangun! Ini udah jam 2.45 loh! Katanya jam 3 mau on the way ke bandara?!" omel Bunda
Amana pun langsung membelalakan matanya, "Bunda!! Amanda kesiangan," ucapnya
"Mandi cepetan!" suruh Bunda
Amanda segera berlari ke kamar mandi.
"Ini koper udah lengkap semua belum? Bunda mau suruh Emir biar dibawa ke bawah," tanya Bunda
"Udah Bun. Tapi yang tas jangan diturunin dulu," saut Amanda
"Aduhh emang dasar ya anak ini," gumam Bunda
Bunda pun meminta tolong Emir untuk membawakan koper Amanda ke lantai bawah. Sementara Amanda mandi secepat mungkin.
Setelah mandi, Amanda langsung memakai bajunya, ia sama sekali tidak make-up apalagi mencatok rambutnya. Ia fikir lebih baik memakai masker dan menguncir rambutnya saja dari pada ia harus terlambat sampai di bandara.
Pukul 3.15 Amanda sudah siap, ia segera menyelempangkan tas sling bagnya dan berlari ke lantai bawah. Di lantai bawah juga semua orang sudah siap, termasuk Naura, ntah mengapa bayi itu terbangun pada saat jam masih sepagi itu.
"Nda, cepet tuh, Emir udah siap di mobil," suruh Poppy
"I-iya-iya, Bunda mana?" tanya Amanda
"Di dapur," jawab Poppy, karena mereka sedang ada di ruang tamu
Amanda pun berlari ke dapur, "Bunda, Amanda udah siap," ucapnya
"Ya udah ayo, pamitan dulu sama yang lain," suruh Bunda
"Oke."
Amanda pun menyalimi Ayah, dan juga Poppy.
"Ayah, Kak Poppy. Amanda berangkat yaa," ucap Amanda sembari menyalimi Ayah dan Kakaknya
"Dompet udah, Nda? KTP? Semuanya udah lengkap?" tanya Ayah
"Udah Ayah, mudah-mudahan gak ada yang ketinggalan," jawab Amanda
"Ya sudah hati-hati yaaa," ucap Ayah
"Iya Ayah." Amanda pun berlari keluar rumah
°°°°°°°°°°
Alhamdulillah part 16 selesai! Terimakasih sudah mau baca sampai kalimat terakhir❤️ Aku juga mau minta tolong untuk like, comment, dan juga vote yah! Biar aku tambah semangat buat lanjutin ceritanya❤️
...Facebook : Kinderjoy Estrin...
...Instagram : kinderjoy_estrin...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Riska
terakhir baca 2021 udah sampe tamat, sekarang mau baca lagi😭🤣btw jangan lupa mampir ya di karya novelku🥰
2025-01-03
0
Yuda Nugraha
meskipun sudah tamat aku saja mengulangnya kmbali
2021-08-21
1
busu risda
amanda nich tpe orgnya nyntai kyknya.
2021-08-17
0