Hallo semuanya! Terimakasih banyak ya udah mau klik novel ini, semoga kalian suka! Happy reading❤️🌼
°°°°°°°°°°
Amanda pun mulai menceritakannya pada Angel.
"Tadi pagi kan saya bilang kalo Pak Devian mau ngelamar pacarnya pas di Singapore, terus saya juga bilang kalo dia itu gak modal karena nebeng sama acara perusahaan. Tapi kayanya saya salah paham deh tentang hal itu, soalnya ternyata donatur terbesar di event itu ya dia, 80/100% dana yang dibutuhin itu dia yang biayain," jelas Amanda
"Oiya? Sebesar itu? 2 tahun yang lalu cuma 50% loh," saut Angel
"Ihh Bu Angel kok gak bilang ke saya sih? Saya gak enak udah berprasangka buruk sama dia," ucap Amanda
"Heheheh sorry Nda," ucap Angel, "Oiya saya juga mau cerita! Ini tentang kamu," lanjutnya
"Tentang saya? Apa Bu?" tanya Amanda
"Tadi saya nanya ke salah satu karyawan, kenapa kok gak ada yang minta tolong lagi sama kamu hari ini, biasanya kan mereka mau buang sampah aja minta tolong kamu yaa. Dan kamu tau Nda jawabannya apa? Mereka bilang kalo mereka itu dilarang sama Pak Devian!" jelas Angel
Amanda membelalakan matanya, "Hah?! Pak Devian? Ngapain yaa dia sampe nyuruh kaya gitu ke karyawan yang lain?" tanyanya
"Saya gak tau Nda, pokoknya karyawan itu bilang kalo Pak Devian nyuruh mereka buat berhenti suruh-suruh kamu di kantor," jawab Angel
"Ihh ada apa sih ya dia? Ah tapi pasti ujung-ujungnya bikin kesel Bu, kaya tadi pagi. Saya udah tersanjung banget sama sikap dia, eh akhirnya gitu," ucap Amanda
"Kalo Pak Devian bikin kesel, Pak Kelvin gimana?" ledeknya sambil menaik turunkan alisnya
"Bu Angel tau?!" tanya Amanda panik
"Tau dongg, Pak Kelvin yang kasih tau saya. Cerita dong Nda," pinta Angel
"Ihh saya malu ah," ucap Amanda
"Cerita aja sih, masa sama saya malu-malu," ucap Angel
Akhirnya, Amanda pun menceritakan semuanya kepada Angel.
"Yaa kemarin setelah dia temenin saja ngerjain deadline, dia ngajak saya makan Bu," ucap Amanda malu-malu
"Cieeee, kayanya dia suka sama kamu deh Nda," ucap Angel
"Ahhh apa sih Bu Angel, mana mungkin?" ucap Amanda, "Saya mah gak ada apa-apanya," lanjutnya
"Nda, kamu cantik! Baik, penurut, ramah, ah semuanya lengkap deh ada di kamu," ucap Angel
"Mulai deh malaikat satu ini, mulai memujiii," ucap Amanda
"Ihhh gak gitu. Kamu denger ya Nda, saya itu kalo ngomong sesuai fakta! Nyata," ucap Angel
"Iya deh iyaaa."
Mereka berdua pun melanjutkan obralan mereka dengan obrolan yang lain. Tak lama, semua makanan yang mereka pesan sudah datang, meja makan mereka sudah penuh, hampir saja tidak ada sedikit lapak di sana.
"Selamat makaannn Amandaa," ucap Angel lalu memasukan sushi itu ke dalam mulutnya
"Selamat makan Bu Angel," saut Amanda
Mereka pun memakan makanan itu, tidak ada 1 jam, semua makanan mereka sudah habis, tak tersisa 1 potong sushi sama sekali.
"Kenyang," ucap Amanda
"Enak ya Nda kalo gratis," ucap Angel
"Banget!"
Mereka pun tertawa, lalu mengobrol sebentar untuk menurunkan makanan yang ada di perut.
"Kalo ternyata Pak Kelvin suka sama kamu gimana, Nda?" tanya Angel di akhir kalimatnya
"Gak mungkin Bu Angel, percaya deh sama saya," jawab Amanda
"Heeyyy, mana ada cowo yang rela temenin kamu ngerjain pekerjaan kantor, bahkan setelahnya kamu diajak makan bahkan dibayarin, tapi dia gak suka sama kamu?" tanya Angel lagi
"Aduhh saya malu ah Bu," ucap Amanda
"Ih segala malu-malu. By the way, kamu udah tau mau ajak siapa buat temenin kamu di Singapore?" tanya Angel
"Belum Bu, Bunda saya gak mau, kalo Kakak saya gak bisa karena dia punya bayi," saut Amanda
"Pas! Ajak aja Pak Kelvin," ucap Angel to the point
"Maunya sih gitu, tapi saya malu," ucap Amanda
"No, Nda! Gak boleh malu, kamu harus percaya diri, ajak Pak Kelvin ya! Biar di sana kamu juga ada temen ngobrol Nda," ucap Angel
"Ya udah iya nanti saya fikirin lagi ya Bu."
Setelah mereka rasa makanan yang masuk ke perutnya sudah turun, mereka memutuskan untuk kembali ke kantor.
Saat berjalan kembali menuju kantor, Angel melihat Kelvin sedang berjalan sendirian, ia pun memberi tahu Amanda dan menyuruhnya untuk menghampiri Kelvin dan membicarakan tentang apa yang sudah mereka obrolkan tadi.
"Nda, Pak Kelvin tuh. Samperin sana, sekalian omongin apa yang udah kita bicarain tadi," suruh Angel
"Bu, gak sekarang juga kalii. Saya malu, soalnya saya masih mau fikirin lagi obrolan kita yang tadi," ucap Amanda
"Ah kelamaan!" ucap Angel, "Pak Kelvin!" lanjut Angel, ia berteriak
Kelvin pun menghentikan langkahnya, lalu ia membalikan badannya untuk mencari tahu siapa yang sudah memanggilnya. Saat Kelvin sudah tau siapa yang memanggilnya, ia pun segera berjalan menghampiri Amanda dan Angel.
"Bu Angel ihh saya malu," bisik Amanda
"Shuutt tenang!"
"Kalian dari mana?" tanya Kelvin saat ia sudah berada tepat di depan Amanda dan Angel
"Ini Pak, kita abis makan siang. Pak Kelvin sendiri dari mana?" tanya Angel balik
"Saya juga abis makan siang," jawabnya
"Ohh gitu ya Pak," ucap Angel, "Oiya Pak Kelvin, ada yang mau Amanda omongin nih. Saya permisi duluan yaa, byeeeee," lanjutnya lalu ia berlari pergi begitu saja
"Bu Angel!" teriak Amanda
Angel membalikan badannya, ia hanya melambaikan tangannya dan melakukam kiss bye pada Amanda.
"Aduhhh Bu Angell," ucap Amanda dalam hati
"Kenapa, Nda?" tanya Kelvin
"Pak, Bapak mau gak jadi partner saya ke Singapore?" tanya Amanda to the point, karena ia sudah tidak tahu akan memulai pembicaraan dari mana
"Kamu gak salah mau ajak saya?" tanya Kelvin
"Ngga kok Pak, abisnya saya bingung mau ajak siapa lagi. Saya udah ajak Bu Angel, tapi dia gak bisa. Jadinya saya fikir ajak Bapak aja," jawab Amanda
"Mama atau Kakak kamu gimana? Kenapa kamu gak ajak mereka?" tanya Kelvin lagi
"Hmm... Kakak saya punya bayi, dan Bunda saya gak mungkin tinggalin Kakak saya," jawab Amanda, "Pak Kelvin gak mau ya?" lanjutnya
"Emangnya gapapa nih kalo saya ikut?" tanya Kelvin, ia meyakinkan Amanda
"Gapapa kok Pak, sekalian temenin saya di Singapore. Saya kan karyawan baru, jadi belum banyak karyawan lain yang saya kenal," jelas Amanda
"Ohhh okeey, makasih yaa," ucap Kelvin
"Harusnya saya yang bilang makasih Pak," ucap Amanda
Kelvin pun tersenyum, lalu ia mengajak Amanda untuk kembali masuk ke dalam kantor.
"Akhirnya gue bisa ke Singapore gratis," ucap Kelvin dalam hati
Merekapun berjalan bersama untuk kembali masuk ke dalam kantornya. Saat sudah berada di lobby, Amanda melihat Devian, ia pun berinisiatif untuk menanyakan tentang apa yang sudah dibicarakan oleh Angel tadi.
"Pak Kelvin, saya mau ke Pak Devian dulu ya. Ada sesuatu yang harus saya tanyakan," ucap Amanda
"Oh gitu ya? Oke," ucap Kelvin diakhiri dengan senyumnya
"Permisi, Pak. Saya duluan ya," ucap Amanda
"Okeee."
Amanda langsung melangkahkan kakinya untuk menuju ke Devian, ia berjalan cukup kencang.
"Pak Devian!" panggil Amanda
Devian pun menghentikan langkahnya, lalu menoleh ke Amanda dengan tatapan yang sangat datar.
"Pak Devian," ucap Amanda lagi saat sudah berada di depan Devian
"Ada perlu apa?" tanyan Devian
"Bapak sibuk gak?" tanya Amanda balik
Devian mengerutkan dahinya, "Maksud kamu apa? Bertanya hal yang tidak penting seperti itu kepada saya," ucapnya
"Hmm.. Saya mau tanya Pak," ucap Amanda
Devian melihat jam mahal yang melingkar di tangan kirinya, "Cepat," ucapnya
"Ba-bapak kenapa suruh karyawan yang lain untuk gak minta tolong sama saya?" tanya Amanda to the point
"Sama cuma gak mau kamu kecapean aja," jawab Devian
"Tapi saya gak masalah kok Pak, saya ikhlas ngejalanin semuanya," ucap Amanda
"Kamu sudah saya kasih kenyamanan aja masih protes?" tanya Devian
"Ngg-ngga Pak bukannya kaya gitu," ucap Amanda, "Makasih ya Pak sebelumnya," lanjutnya
"Saya baik juga karena ada alasannya. Kamu itu selalu bikin masalah di perusahaan saya dengan segala tingkah yang kamu perbuat, makanya saya suruh karyawan yang lain untuk berhenti meminta tolong kepada kamu. Karena saya gak mau kamu telat atau mengacaukan pekerjaan kamu yang akan menjadi dampak buruk bagi perusahaan," ucap Devian lalu ia pergi begitu saja
°°°°°°°°°°
Alhamdulillah part 14 selesai! Terimakasih sudah mau baca sampai kalimat terakhir❤️ Aku juga mau minta tolong untuk like, comment, dan juga vote yah! Biar aku tambah semangat buat lanjutin ceritanya❤️
...Facebook : Kinderjoy Estrin...
...Instagram : kinderjoy_estrin...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 318 Episodes
Comments
Bunga Biru
😂😂😂mercon ganteng
2021-08-28
0
❤️Rizka Aulia ❤️
devian punya mulut pedas seperti bon cabe
2021-08-12
0
Aqiyu
wah pak bos ternyata perhatian juga ma Manda
2021-06-20
0