Ibu

Deg

Wanita di depannya langsung membalikkan badannya. Nafasnya mulai naik turun, matanya berkaca-kaca. Dia langsung berlari, lalu berhenti tepat di depannya itu. Dia menggerakkan kedua tangannya, meraih kedua pipi Viola.

"Putri ku." Air matanya mengalir deras, ia memeluk Viola begitu erat, sangat erat. Rasa rindu yang selama ini ia tahan. Kini telah terbayarkan. Putri yang selama ini, ia tangisi. Kini berada tepat di depannya itu.

"Ibu merindukan mu, Nak." Liliana melihat ke wajah Viola yang di iringi air mata. Ia kembali memeluknya.

"Ibu, kamu kemana saja. Bawa aku bersama dengan mu. Viola ingin ikut dengan mu, Viola tidak ingin di sini," Viola menumpahkan semua rasa di hatinya itu. Rasa sesak yang selama ini ia tahan.

"Bersabar lah sayang, Ibu janji akan membawa mu pergi. Tapi untuk sementara Ibu akan membawa Abella. Setelah itu Ibu akan membawa mu. Ibu tidak bisa membawa mu selama Abella di temukan." ujar Liliana.

Dia yakin, keluarga Duke tidak akan membiarkan Viola pergi begitu saja selama Abella belum di temukan. Maka dari itu, dia memutuskan mencari Abella secepat mungkin. Lalu membawanya dan menukar dengan putrinya itu.

Dan pada saat itu juga, dia akan meminta cerai untuk dirinya dan untuk putrinya. Kelak hidup mereka akan bebas sepenuhnya dari Duke dan memulai kehidupan yang baru.

"Aku mengerti Ibu, aku selalu berdoa Abella cepat di temukan. Aku ingin ikut mencari, tetapi aku tidak tau harus mencari kemana."

Lilliana mengusap lembut rambutnya. Ia merasa bersalah telah meninggalkan Viola begitu lama. Sampai ia takut untuk bertemu dengan putrinya itu. Dan kali ini dia akan berusaha mencari Abella.

"Tenanglah sayang, Ibu akan mencari Abella. Ibu akan mengusahakannya, Nak."

Lilliana melepaskan pelukannya, ia meraih tangan Viola. "Dan pada saat itu, Ibu akan membawanya ke hadapan mereka lalu Ibu akan memintanya melepaskan mu." ujar Lilliana dengan tekad dan keyakinan yang kuat.

Sementara kedua pelayannya, hanya menangis terisak-isak melihat keharmonisan kedua orang itu. Menumpahkan segala kerinduan mereka.

Flora dan Mira pun saling memandang, lalu mengangguk. Mereka memilih pergi, memberikan ruang kepada Anak dan Ibu itu.

Viola dan Lilliana duduk di kasur itu tanpa melepaskan tangan mereka. "Ceritakan semuanya Ibu, aku ingin mendengarkannya."

Lilliana mengangguk, ia kemudian menceritakan semuanya membuat Viola semakin terisak. "Maafkan Ibu yang meninggalkan mu, tapi bukan maksud Ibu tidak menyayangi mu. Ibu melakukan semua ini demi dirimu Nak." ujar Lilliana tersenyum sambil mengeluarkan air matanya.

Viola begitu tersentuh, wanita yang dulu hanya diam, menunduk. Kini mendonggakkan wajahnya. Seakan wanita itu telah terlahir kembali. Memancarkan aura ketegasan dan keberanian.

"Ibu sudah memikirkannya matang-matang. Ibu akan meminta cerai pada Ayah dan juga Ibu ingin kamu meminta cerai pada Yang Mulia Duke tepat saat kita mengembalikan Abella. Maka dari itu, doakan Ibu supaya cepat menemukan Abella lebih dulu. Kita harus keluar dari neraka indah itu dan memulai hidup baru." ujarnya.

"Iya Ibu, aku juga memiliki rencana ingin membuka sebuah bisnis. Sekiranya aku memiliki banyak uang. Padahal niatnya dulu aku mencari uang untuk mencari kakak. Ibu kan tau sendiri, zaman sekarang tidak ada yang gratis." ujar Viola membuat Lilliana tertawa lepas.

"Kamu lucu sayang," Lilliana mencubit pelan pucuk hidungnya. Ia tak menyangka, putrinya yang dulunya penakut ternyata sudah berubah seiring umurnya yang bertambah dewasa.

"Dan sekarang, bisnis butik ini menjadi milik mu. Kamu hanya perlu mengurusnya saja."

"Aku ingin berbisnis nasi goreng ala chef Viola."

"Makanan apa itu?" tanya Lilliana keheranan.

"Ada donk, nanti Viola akan membuatkannya untuk Ibu." Viola terkekeh kecil, ia kembali memeluk Lilliana.

"Ibu akan menunggunya sayang. Masalah bisnis itu kamu tidak perlu khawatir. Di sebelah toko Ibu ada toko yang di jual dan Ibu sudah membelinya dua hari yang lalu. Niat Ibu ingin memperluas butik Ibu, tapi sekarang karena kamu ingin berbisnis. Ibu akan memberikannya." jelas Lilliana, ia mengecup begitu dalam kening Viola.

"Iya Ibu,"

Kedua wanita itu pun mengobrol sampai larut malam. Bercanda bersama, tanpa memikirkan seseorang yang tengah resah menunggu kedatangan Viola.

Terpopuler

Comments

Zulvianti

Zulvianti

abella sialan

2022-03-02

0

Neyna Ziy

Neyna Ziy

Krn berulang kali bahas mslh nasi goreng Disini....aku langsung ke dapur dan buat nasi goreng jg sambil nglanjutin baca cerita ini WeHehehe ..lezatt thorr ..gk kalah Ama buatan viola

2022-02-12

0

Nawa 01

Nawa 01

yang grasukin viola jiwa orang indo kayak e, doyan nasi goreng.

2021-07-07

1

lihat semua
Episodes
1 Berpindah tubuh
2 Pertemuan pertama
3 tidak sudi
4 menolak
5 Membuat Kontrak
6 menyukainya bukan mencintainya
7 selagi hati ku masih baik
8 Amarah Ferland
9 pertengkaran dengan Ferland
10 Amarah Duchess Eliana
11 Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12 sosok yang hilang
13 jadilah seperti dulu
14 Terkejut
15 kemarahan yang mulia Duke
16 Cinta yang dulu sudah hilang
17 Jangan sampai mencintai ku
18 Bercerai
19 Ibu
20 Tidak ingin terlibat
21 Mengungkit
22 Terobati masih membekas
23 Dia
24 Akulah hanya pengganti
25 Sebuah Misteri
26 Dia lebih bahagia
27 Apa kamu masih mencintainya
28 Merawatnya
29 Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30 khawatir
31 Membenci mu
32 Obat pencegah kehamilan
33 Tanpa sengaja
34 Lilli
35 Ferland
36 Dia masih milikku
37 Janji yang melukai
38 Hidup ini memiliki misteri
39 Keputusan ku
40 Sapu tangan
41 Jangan mempertanyakan perasaan
42 Perjanjian
43 Kesedihan Duke Cristin
44 Kepahitan Malam Pertama
45 Kedatangan Baroness Lilliana
46 Tidak Merestui
47 Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48 Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49 Abella
50 Kembalinya Abella
51 Nona Abella
52 Mengurung
53 Kebenaran yang terungkap
54 Berbicaralah pada diri mu sendiri
55 Kepergian mu
56 Kesedihan Duke Arland
57 Usaha Ferland dan Duke Cristin
58 Siapa yang pantas
59 Terimalah Dia
60 Meyakinkan
61 Mengusirnya
62 Mengabaikannya
63 Beda Ibu
64 Memohon
65 Mengungkapkan
66 Kebenaran
67 Pergi
68 Harapan Abella pada Duke Cristin
69 Mendorong
70 Wanita ku
71 Di bawah sana
72 Ancaman Duke Cristin
73 Berpura-pura
74 Kamu istri ku
75 hanya miliknya seorang
76 posisi seperti ini
77 Baroness Lilliana
78 Rasa sayang Duke Cristin
79 Ancaman Duke Arland
80 Hubungan yang sudah putus
81 Berkelahi
82 Berusaha Mencintai
83 Kedatangan Lusia
84 Berpura-pura
85 Menjemput Baroness Lilliana
86 Sialan !
87 Pertemuan dengan Marquess Ramon
88 Lagi-lagi Viola
89 Malam Yang Indah
90 Kekesalan Abella
91 Perdebatan Viola dan Lusia
92 Hampir keguguran
93 Kepergian Viola
94 Kepergian Abella
95 Apa kita pantas menjadi orang tua?
96 END
97 Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98 Ekstra Part
99 Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Berpindah tubuh
2
Pertemuan pertama
3
tidak sudi
4
menolak
5
Membuat Kontrak
6
menyukainya bukan mencintainya
7
selagi hati ku masih baik
8
Amarah Ferland
9
pertengkaran dengan Ferland
10
Amarah Duchess Eliana
11
Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12
sosok yang hilang
13
jadilah seperti dulu
14
Terkejut
15
kemarahan yang mulia Duke
16
Cinta yang dulu sudah hilang
17
Jangan sampai mencintai ku
18
Bercerai
19
Ibu
20
Tidak ingin terlibat
21
Mengungkit
22
Terobati masih membekas
23
Dia
24
Akulah hanya pengganti
25
Sebuah Misteri
26
Dia lebih bahagia
27
Apa kamu masih mencintainya
28
Merawatnya
29
Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30
khawatir
31
Membenci mu
32
Obat pencegah kehamilan
33
Tanpa sengaja
34
Lilli
35
Ferland
36
Dia masih milikku
37
Janji yang melukai
38
Hidup ini memiliki misteri
39
Keputusan ku
40
Sapu tangan
41
Jangan mempertanyakan perasaan
42
Perjanjian
43
Kesedihan Duke Cristin
44
Kepahitan Malam Pertama
45
Kedatangan Baroness Lilliana
46
Tidak Merestui
47
Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48
Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49
Abella
50
Kembalinya Abella
51
Nona Abella
52
Mengurung
53
Kebenaran yang terungkap
54
Berbicaralah pada diri mu sendiri
55
Kepergian mu
56
Kesedihan Duke Arland
57
Usaha Ferland dan Duke Cristin
58
Siapa yang pantas
59
Terimalah Dia
60
Meyakinkan
61
Mengusirnya
62
Mengabaikannya
63
Beda Ibu
64
Memohon
65
Mengungkapkan
66
Kebenaran
67
Pergi
68
Harapan Abella pada Duke Cristin
69
Mendorong
70
Wanita ku
71
Di bawah sana
72
Ancaman Duke Cristin
73
Berpura-pura
74
Kamu istri ku
75
hanya miliknya seorang
76
posisi seperti ini
77
Baroness Lilliana
78
Rasa sayang Duke Cristin
79
Ancaman Duke Arland
80
Hubungan yang sudah putus
81
Berkelahi
82
Berusaha Mencintai
83
Kedatangan Lusia
84
Berpura-pura
85
Menjemput Baroness Lilliana
86
Sialan !
87
Pertemuan dengan Marquess Ramon
88
Lagi-lagi Viola
89
Malam Yang Indah
90
Kekesalan Abella
91
Perdebatan Viola dan Lusia
92
Hampir keguguran
93
Kepergian Viola
94
Kepergian Abella
95
Apa kita pantas menjadi orang tua?
96
END
97
Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98
Ekstra Part
99
Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!