Membuat Kontrak

Wanita itu sedikit heran, ia mengamati raut wajah ke dua laki-laki di depannya itu. "Untuk apa Duke Arland meminta Dokter memeriksanya. Dia baik-baik saja." ujar Bibi Isla. Ia sempat berfikir tidak biasanya kedua laki-laki itu memperhatikan Viola. Biasanya mereka tidak peduli, tidak mau tau dan yang jelas tidak memperdulikannya. Mau luka, mau sakit pun mereka mengabaikannya.

"Benar, biarkan saja. Mungkin dia tidak apa-apa." ujar Duke Arland. Ia melirik ke arah Duke Cristin setelah pria paruh baya itu pergi. "Bagaimana? apa kamu sudah menemukan Abella?"

"Tidak Duke, aku sudah mencari wilayah ku. Tapi tidak ada tanda-tanda Abella berada di wilayah ku." tuturnya dengan menunduk lesu. "Aku khawatir dengan keadaanya. Sudah Tiga Bulan dia tidak di temukan. Ini semua salah ku." Sesalnya.

"Ini bukan salah mu Duke Cristin, yang salah itu adalah Dia. Ibunya saja seperti itu apa lagi anaknya."

Seketika Duke Arland mengingat Ibu dari Viola. Ada rasa kasihan di hatinya, ia tidak pernah menganggap wanita itu ada. Bahkan dia tidak segan menampar pipinya saat melakukan kesalahan sekecil pun. Istrinya, selalu menenangkannya dan meyakinkannya agar berbuat adil. Namun hatinya berkata lain, ia sangat membenci wanita itu. Untuk pertama kalinya dia melihat istri tercintanya menangis.

"Ibu macam apa yang meninggalkan anaknya. Seharusnya dia membawanya. Tentunya Duke Cristin dan Abella sudah menikah."

"Sudahlah Bibi aku tidak ingin membahasnya. Sebaiknya Bibi pergi saja. Apa lagi Bibi harus banyak istirahat." ujar Duke Arland yang mengingat kondisi kesehatan Bibinya.

"Baiklah, jika ada perkembangan dengan pencarian kalian, beritau Bibi." ucap Bibi Isla berlalu pergi.

Kedua laki-laki itu pun hanya menghela nafas. Tidak ada niat mengeluarkan kata sedikit pun.

Sementara di sisi lain.

Viola berdiri di balkom kamarnya. Ia melihat ke bawah, seorang wanita masuk ke dalam kereta. Tetapi sebelum masuk, wanita itu menoleh ke arahnya. Mengisyaratkan bahwa dia tidak akan pernah melepaskannya. Sepertinya wanita itu tau, jika ada seseorang yang menatapnya.

"Hah, rambut putih itu sudah pergi." ujarnya lalu memejamkan kedua matanya.

"Nyonya," Flora tersenyum, ia merasakan damai saat melihat wajah Viola. Dalam hatinya, ia memuji kecantikan Viola yang sama persis dengan majikannya dulu.

Bertahanlah Nyonya, sebentar lagi. Nyonya akan bertemu dengannya batinnya

"Flora apa yang harus aku lakukan, aku tidak ingin di sini. Aku ingin pergi, hah." Viola menatap ke arah langit. Ia ingin bebas layaknya burung yang terbang bebas.

"Flora, aku ingin bertemu dengan seseorang." Viola kembali mengingat jika pemilik tubuh sebelumnya pernah di cintai seseorang.

"Maksud Nyonya?"

"Marquess," Viola menoleh, ia melihat wajah Flora yang terkejut. Sudah lama ia tidak pernah bertemu dengan Marquess setelah pernikahannya. Karena pemilik tubuh sebelumnya tidak ingin membuat Duke Cristin malu.

"Nyonya, jika Nyonya bertemu dengannya. Sudah pasti ada Duke Cristin memarahi Nyonya." ujar Flora saat mengingat Duke Cristin memarahinya lantaran hanya bertemu sebagai teman.

"Untuk itu lah, aku akan memikirkan caranya." Viola tersenyum, ia menunjuk keningnya dengan jarinya berulang-ulang sambil bersendekap. Ia harus memikirkan caranya, terikat dalam sebuah pernikahan. Namun ingin bebas.

"Apa aku harus melakukannya?"

"Apa Nyonya?" tanya Flora penasaran.

"Membuat perjanjian. Dengan begitu dia tidak bisa melarang ku dan tentunya harus menguntungkan diri ku."

"Cepat ambilkan kertas dan kuas. Aku akan menulis sesuatu." Viola menganggukkan kepalanya, ide kali ini pasti menguntungkan dirinya. Ia tidak ingin hidupnya di rugikan seperti pemilik tubuh sebelumnya.

"Ba-baik Nyonya." ujar Flora melaksanakan perintah sang junjungannya.

Viola mengambil alat tulis yang di sodorkan oleh Flora, ia duduk menarik satu nafas lalu menulis sesuai pikirannya.

Pihak pertama tidak boleh ikut campur tentang kehidupan pribadi Pihak kedua. Sama halnya dengan Pihak kedua yang tidak akan ikut campur kehidupan pribadi Pihak pertama.

Dilarang tidur bersama apa pun kondisinya.

Pihak pertama di larang keras menyentuh pihak kedua se ujung kuku sekali pun.

Pihak pertama tidak boleh meminta harta pihak kedua jika pihak kedua kaya.

Setelah resmi bercerai, Pihak pertama dan pihak kedua akan memutuskan hubungan bahkan tidak akan saling mengenal satu sama lainnya.

Duke Cristin. Viola

Viola mentandatangani surat itu dengan senyum yang mengembang. Ia yakin dengan perjanjian ini. Hidupnya akan aman dan tentram.

"Dimana Duke Cristin?" tanya Viola.

"Tuan pasti ada di ruang kerja bersama dengan Duke Arland Nyonya."

"Rukun banget mereka." Viola beranjak berdiri. "Ayo antarkan aku kesana." ujarnya.

Sesampainya di ruangan Duke Cristin. Kesatria Duke Cristin memberitaukan kedatangannya. Butuh beberapa menit Viola menunggu di luar pintu. Ia sangat gugup. Semoga rencananya berhasil dan di setujui oleh Duke Cristin. Lagi pula tidak ada yang perlu di khawatirkan dirinya, Duke Cristin pastinya akan langsung menyetujuinya.

"Silahkan Nyonya." ujar Kesatria itu membungkuk hormat. Viola pun mengangkat wajahnya, dia bukanlah Viola yang dulu, yang menunduk di depan mereka.

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

semoga Viola bisa mendapatkan keadilan..

2024-02-03

2

𝕗 𝕚 𝕚

𝕗 𝕚 𝕚

👍

2023-10-19

0

Lina Lina

Lina Lina

astagfirullah thor bawaannya kenapa pengen nyekek tuh lelaki tua ya gerem banget

2023-05-04

0

lihat semua
Episodes
1 Berpindah tubuh
2 Pertemuan pertama
3 tidak sudi
4 menolak
5 Membuat Kontrak
6 menyukainya bukan mencintainya
7 selagi hati ku masih baik
8 Amarah Ferland
9 pertengkaran dengan Ferland
10 Amarah Duchess Eliana
11 Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12 sosok yang hilang
13 jadilah seperti dulu
14 Terkejut
15 kemarahan yang mulia Duke
16 Cinta yang dulu sudah hilang
17 Jangan sampai mencintai ku
18 Bercerai
19 Ibu
20 Tidak ingin terlibat
21 Mengungkit
22 Terobati masih membekas
23 Dia
24 Akulah hanya pengganti
25 Sebuah Misteri
26 Dia lebih bahagia
27 Apa kamu masih mencintainya
28 Merawatnya
29 Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30 khawatir
31 Membenci mu
32 Obat pencegah kehamilan
33 Tanpa sengaja
34 Lilli
35 Ferland
36 Dia masih milikku
37 Janji yang melukai
38 Hidup ini memiliki misteri
39 Keputusan ku
40 Sapu tangan
41 Jangan mempertanyakan perasaan
42 Perjanjian
43 Kesedihan Duke Cristin
44 Kepahitan Malam Pertama
45 Kedatangan Baroness Lilliana
46 Tidak Merestui
47 Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48 Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49 Abella
50 Kembalinya Abella
51 Nona Abella
52 Mengurung
53 Kebenaran yang terungkap
54 Berbicaralah pada diri mu sendiri
55 Kepergian mu
56 Kesedihan Duke Arland
57 Usaha Ferland dan Duke Cristin
58 Siapa yang pantas
59 Terimalah Dia
60 Meyakinkan
61 Mengusirnya
62 Mengabaikannya
63 Beda Ibu
64 Memohon
65 Mengungkapkan
66 Kebenaran
67 Pergi
68 Harapan Abella pada Duke Cristin
69 Mendorong
70 Wanita ku
71 Di bawah sana
72 Ancaman Duke Cristin
73 Berpura-pura
74 Kamu istri ku
75 hanya miliknya seorang
76 posisi seperti ini
77 Baroness Lilliana
78 Rasa sayang Duke Cristin
79 Ancaman Duke Arland
80 Hubungan yang sudah putus
81 Berkelahi
82 Berusaha Mencintai
83 Kedatangan Lusia
84 Berpura-pura
85 Menjemput Baroness Lilliana
86 Sialan !
87 Pertemuan dengan Marquess Ramon
88 Lagi-lagi Viola
89 Malam Yang Indah
90 Kekesalan Abella
91 Perdebatan Viola dan Lusia
92 Hampir keguguran
93 Kepergian Viola
94 Kepergian Abella
95 Apa kita pantas menjadi orang tua?
96 END
97 Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98 Ekstra Part
99 Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Berpindah tubuh
2
Pertemuan pertama
3
tidak sudi
4
menolak
5
Membuat Kontrak
6
menyukainya bukan mencintainya
7
selagi hati ku masih baik
8
Amarah Ferland
9
pertengkaran dengan Ferland
10
Amarah Duchess Eliana
11
Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12
sosok yang hilang
13
jadilah seperti dulu
14
Terkejut
15
kemarahan yang mulia Duke
16
Cinta yang dulu sudah hilang
17
Jangan sampai mencintai ku
18
Bercerai
19
Ibu
20
Tidak ingin terlibat
21
Mengungkit
22
Terobati masih membekas
23
Dia
24
Akulah hanya pengganti
25
Sebuah Misteri
26
Dia lebih bahagia
27
Apa kamu masih mencintainya
28
Merawatnya
29
Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30
khawatir
31
Membenci mu
32
Obat pencegah kehamilan
33
Tanpa sengaja
34
Lilli
35
Ferland
36
Dia masih milikku
37
Janji yang melukai
38
Hidup ini memiliki misteri
39
Keputusan ku
40
Sapu tangan
41
Jangan mempertanyakan perasaan
42
Perjanjian
43
Kesedihan Duke Cristin
44
Kepahitan Malam Pertama
45
Kedatangan Baroness Lilliana
46
Tidak Merestui
47
Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48
Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49
Abella
50
Kembalinya Abella
51
Nona Abella
52
Mengurung
53
Kebenaran yang terungkap
54
Berbicaralah pada diri mu sendiri
55
Kepergian mu
56
Kesedihan Duke Arland
57
Usaha Ferland dan Duke Cristin
58
Siapa yang pantas
59
Terimalah Dia
60
Meyakinkan
61
Mengusirnya
62
Mengabaikannya
63
Beda Ibu
64
Memohon
65
Mengungkapkan
66
Kebenaran
67
Pergi
68
Harapan Abella pada Duke Cristin
69
Mendorong
70
Wanita ku
71
Di bawah sana
72
Ancaman Duke Cristin
73
Berpura-pura
74
Kamu istri ku
75
hanya miliknya seorang
76
posisi seperti ini
77
Baroness Lilliana
78
Rasa sayang Duke Cristin
79
Ancaman Duke Arland
80
Hubungan yang sudah putus
81
Berkelahi
82
Berusaha Mencintai
83
Kedatangan Lusia
84
Berpura-pura
85
Menjemput Baroness Lilliana
86
Sialan !
87
Pertemuan dengan Marquess Ramon
88
Lagi-lagi Viola
89
Malam Yang Indah
90
Kekesalan Abella
91
Perdebatan Viola dan Lusia
92
Hampir keguguran
93
Kepergian Viola
94
Kepergian Abella
95
Apa kita pantas menjadi orang tua?
96
END
97
Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98
Ekstra Part
99
Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!