Cinta yang dulu sudah hilang

#Selamat membaca, semoga hari ini lancar aktivitasnya. Seluruh keluarganya di berikan kesehatan dan rezeki lancar 😊

"Untuk apa dia kesini? untuk apa pula dia mengeluarkan tanduknya?" Cerocos Viola kesal. Ia melipatkan kedua tangan di dadanya, menyandarkan tubuhnya ke pohon dan membuang muka.

"Pergi," Perkataan Duke Cristin membuat para bangsawan menunduk hormat dan pergi. Mereka tidak akan mengusik raja singa di depannya. Para bangsawan itu pun melihat ke arah Viola, berharap akan ada lain waktu bertemu kembali.

Hem

Sekelibat hawa dingin ke arah para bangsawan. Mereka pun langsung pergi dengan wajah ketakutan.

"Pulanglah," Duke Cristin melihat sekelilingnya. Ia tidak akan memarahi Viola di depan umum.

"Kenapa? mau marah," Viola menghela nafas, ia pergi melewati Duke Cristin, namun Duke Cristin menggenggam tangannya.

"Ikut aku,"

Lagi-lagi Viola hanya mendengus kesal. Ia seperti seorang istri yang ketahuan selingkuh. Viola tidak menanggapi pikiran dan hatinya yang bermonolog jika dirinya selingkuh. Dan suatu saat nanti dia juga akan pergi dari kediaman Duke.

Sepenjang perjalanan, Viola menopang dagunya melihat ke arah luar jendela. Pohon rindang yang berjajar rapi, kicauan burung di batang pohon. Semilir Angin yang membuat dedaunan bergerak.

"Untuk apa kamu datang kesini? menggangu saja," ujar Viola tanpa melihat ke arahnya.

"Apa aku salah menjemput istri ku?"

"Istri? semenjak kapan aku menjadi istri Yang Mulia Duke yang terhormat? aku rasa tidak pernah,"

"Jadilah, seperti dulu Duke. Aku lebih suka yang dulu, tidak di perhatikan atau pun sok peduli." sambung Viola, menatap benci ke arahnya.

"Mau suka atau tidak suka. Aku peduli karena aku seorang Duke. Sudah sepantasnya aku mengingatkan seorang Duchess, maksudnya kehormatan bangsawan seorang Duchess." Hati Duke Cristin meronta, ia tidak ingin mengatakan seperti itu, tetapi pikirannya mengatakan tidak ingin terlihat peduli atau perhatian. Ia tidak ingin di katakan mencintai Viola.

"Ck, aku salah mengira. Cepat atau lambat aku juga akan pergi. Alangkah baiknya aku menyiapkan suami lebih dulu."

"Viola." Bentak Duke Cristin, dadanya terasa sesak. Viola akan mencari suami pengganti untuk dirinya.

Viola menyunggingkan sudut bibirnya. "Ada yang salah, aku rasa tidak."

Tanpa terasa kereta itu telah berhenti di depan kediaman Duke. Viola turun, ia menarik gaunnya ke atas. Memperlebar langkah kakinya. Sesampainya di ruang tamu, Viola melihat ke arah Duke Arland dan Duchess Eliana yang langsung berdiri saat melihat ke datangannya.

"Duchess." Duchess Eliana menuju ke arahnya. Ia memeluk Viola begitu erat, mengusap surai hitam itu dengan penuh kasih sayang.

"Jangan melakukannya lagi, kamu membuat Ibu khawatir Duchess."

"Maaf Ibu," Viola terdiam, ia merasakan kasih sayang yang tulus dari Ibunya itu.

Viola melihat ke arah Duke Cristin lalu berganti ke arah Duke Arland. Kedua laki-laki itu siap menceramahi dirinya. Malas untuk berdebat, Viola melepaskan pelukannya. Saat hendak melangkahkan kakinya, suara Duke Cristin menghentikannya.

"Aku harap kamu tidak melakukannya lagi Duchess. Aku tidak ingin ada rumor yang tidak sedap datang pada ku."

"Memangnya kenapa Duke Cristin?" tanya Duke Arland.

"Dia menggoda para bangsawan."

"Viola," bentak Duke Arland. Tidak seharusnya seorang bangsawan menjatuhkan harga dirinya. Jika ada rumor yang tidak sedap, keluarganya juga akan menanggung malu, tetapi bukan hal itu yang mengganjal di hatinya. Ia hanya memikirkan tentang Viola. Tidak ingin melihatnya di kucilkan oleh wanita bangsawan. Demi Viola saat ini, dengan sepenuh hati dia akan membelanya.

"Aku lelah." Viola membalikkan badannya, ia mengatupkan kedua tangannya di depan dahinya dengan kepala menunduk. "Aku mohon, jadilah seperti dulu. Tidak usah memperdulikan apa yang aku lakukan. Dan untuk menggoda para lelaki, aku tidak menggodanya. Justru mereka yang datang sendiri pada ku. Dan aku sebagai istri yang di ceraikan. Aku hanya ingin mencari penggantinya." ujar Viola kemudian hendak pergi.

"Viola !"

"Jangan membentak ku." Viola langsung menoleh ke arah mereka.

"Aku lelah berdebat dengan kalian. Memohon pun aku sudah bosan. Aku bukan putri mu Yang Mulia Duke Arland dan Aku juga bukan istri mu Yang Mulia Duke Cristin. Kata-kata itu sudah mendarah daging di tubuh ku. Jadi jangan memperlihatkan keperdulian kalian pada ku. Aku lebih suka kalian membenci ku, kalian membentak ku setiap hari, mengacuhkan ku, mengabaikan ku."

"Kamu putri ku Viola, darah ku mengalir di tubuh mu."

"Semenjak kapan?" Viola mengangguk, "Semenjak kapan?" ujar Viola dengan suara meninggi.

"Jangan pernah lupa dengan kata-kata mu, yang pernah kamu lontarkan pada ku." Viola mengentikan langkah kakinya.

"Cinta yang dulu sudah hilang, tidak ada lagi Viola yang mengharapkan cinta dari kalian. Tidak ada lagi Viola keluarga kalian. Viola yang dulu sudah mati dan mati." ujar Viola kembali melanjutkan langkah kakinya ke lantai atas.

Terpopuler

Comments

Nofarahin Mohd Kamel

Nofarahin Mohd Kamel

bagus viola... syabassss jadi wanita tangguh

2024-02-03

6

Lina Lina

Lina Lina

sudah puas kalian

2023-05-04

0

Lina Lina

Lina Lina

wkwkwkwk 😂😂😂 bagus viola cari yg lebih ganteng dari duke sialan itu

2023-05-04

0

lihat semua
Episodes
1 Berpindah tubuh
2 Pertemuan pertama
3 tidak sudi
4 menolak
5 Membuat Kontrak
6 menyukainya bukan mencintainya
7 selagi hati ku masih baik
8 Amarah Ferland
9 pertengkaran dengan Ferland
10 Amarah Duchess Eliana
11 Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12 sosok yang hilang
13 jadilah seperti dulu
14 Terkejut
15 kemarahan yang mulia Duke
16 Cinta yang dulu sudah hilang
17 Jangan sampai mencintai ku
18 Bercerai
19 Ibu
20 Tidak ingin terlibat
21 Mengungkit
22 Terobati masih membekas
23 Dia
24 Akulah hanya pengganti
25 Sebuah Misteri
26 Dia lebih bahagia
27 Apa kamu masih mencintainya
28 Merawatnya
29 Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30 khawatir
31 Membenci mu
32 Obat pencegah kehamilan
33 Tanpa sengaja
34 Lilli
35 Ferland
36 Dia masih milikku
37 Janji yang melukai
38 Hidup ini memiliki misteri
39 Keputusan ku
40 Sapu tangan
41 Jangan mempertanyakan perasaan
42 Perjanjian
43 Kesedihan Duke Cristin
44 Kepahitan Malam Pertama
45 Kedatangan Baroness Lilliana
46 Tidak Merestui
47 Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48 Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49 Abella
50 Kembalinya Abella
51 Nona Abella
52 Mengurung
53 Kebenaran yang terungkap
54 Berbicaralah pada diri mu sendiri
55 Kepergian mu
56 Kesedihan Duke Arland
57 Usaha Ferland dan Duke Cristin
58 Siapa yang pantas
59 Terimalah Dia
60 Meyakinkan
61 Mengusirnya
62 Mengabaikannya
63 Beda Ibu
64 Memohon
65 Mengungkapkan
66 Kebenaran
67 Pergi
68 Harapan Abella pada Duke Cristin
69 Mendorong
70 Wanita ku
71 Di bawah sana
72 Ancaman Duke Cristin
73 Berpura-pura
74 Kamu istri ku
75 hanya miliknya seorang
76 posisi seperti ini
77 Baroness Lilliana
78 Rasa sayang Duke Cristin
79 Ancaman Duke Arland
80 Hubungan yang sudah putus
81 Berkelahi
82 Berusaha Mencintai
83 Kedatangan Lusia
84 Berpura-pura
85 Menjemput Baroness Lilliana
86 Sialan !
87 Pertemuan dengan Marquess Ramon
88 Lagi-lagi Viola
89 Malam Yang Indah
90 Kekesalan Abella
91 Perdebatan Viola dan Lusia
92 Hampir keguguran
93 Kepergian Viola
94 Kepergian Abella
95 Apa kita pantas menjadi orang tua?
96 END
97 Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98 Ekstra Part
99 Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"
Episodes

Updated 99 Episodes

1
Berpindah tubuh
2
Pertemuan pertama
3
tidak sudi
4
menolak
5
Membuat Kontrak
6
menyukainya bukan mencintainya
7
selagi hati ku masih baik
8
Amarah Ferland
9
pertengkaran dengan Ferland
10
Amarah Duchess Eliana
11
Keluarga Baron Armand dan Baroness Aurora
12
sosok yang hilang
13
jadilah seperti dulu
14
Terkejut
15
kemarahan yang mulia Duke
16
Cinta yang dulu sudah hilang
17
Jangan sampai mencintai ku
18
Bercerai
19
Ibu
20
Tidak ingin terlibat
21
Mengungkit
22
Terobati masih membekas
23
Dia
24
Akulah hanya pengganti
25
Sebuah Misteri
26
Dia lebih bahagia
27
Apa kamu masih mencintainya
28
Merawatnya
29
Apa yang kita lihat, belum tentu kenyataannya
30
khawatir
31
Membenci mu
32
Obat pencegah kehamilan
33
Tanpa sengaja
34
Lilli
35
Ferland
36
Dia masih milikku
37
Janji yang melukai
38
Hidup ini memiliki misteri
39
Keputusan ku
40
Sapu tangan
41
Jangan mempertanyakan perasaan
42
Perjanjian
43
Kesedihan Duke Cristin
44
Kepahitan Malam Pertama
45
Kedatangan Baroness Lilliana
46
Tidak Merestui
47
Suasana Bersama, sebuah kepahitan
48
Aku tidak merestui mu dengan ibu ku
49
Abella
50
Kembalinya Abella
51
Nona Abella
52
Mengurung
53
Kebenaran yang terungkap
54
Berbicaralah pada diri mu sendiri
55
Kepergian mu
56
Kesedihan Duke Arland
57
Usaha Ferland dan Duke Cristin
58
Siapa yang pantas
59
Terimalah Dia
60
Meyakinkan
61
Mengusirnya
62
Mengabaikannya
63
Beda Ibu
64
Memohon
65
Mengungkapkan
66
Kebenaran
67
Pergi
68
Harapan Abella pada Duke Cristin
69
Mendorong
70
Wanita ku
71
Di bawah sana
72
Ancaman Duke Cristin
73
Berpura-pura
74
Kamu istri ku
75
hanya miliknya seorang
76
posisi seperti ini
77
Baroness Lilliana
78
Rasa sayang Duke Cristin
79
Ancaman Duke Arland
80
Hubungan yang sudah putus
81
Berkelahi
82
Berusaha Mencintai
83
Kedatangan Lusia
84
Berpura-pura
85
Menjemput Baroness Lilliana
86
Sialan !
87
Pertemuan dengan Marquess Ramon
88
Lagi-lagi Viola
89
Malam Yang Indah
90
Kekesalan Abella
91
Perdebatan Viola dan Lusia
92
Hampir keguguran
93
Kepergian Viola
94
Kepergian Abella
95
Apa kita pantas menjadi orang tua?
96
END
97
Malam untuk Viola dan Duke Cristin
98
Ekstra Part
99
Cerita Baru "Benih Rahasia Kakak Tiri"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!