Satu tahun telah berlalu begitu saja. Saat ini udara terasa lebih sejuk karena memasuki bulan Oktober dan musim akan berganti ke musim dingin dalam beberapa bulan kedepan.
Di kota T kediaman keluarga Zhao berada.
Keluarga Zhao adalah keluarga terkuat yang menempati posisi ke 3 di seluruh China setelah apocalypse.
Di sebuah ruangan telihat seorang pria berusia sekitar 45 tahunan tengah duduk di meja kerjanya. Pria itu tengah menatap kearah dokumen ditangannya dengan wajah serius. Namun detik berikutnya wajah pria itu tampak di penuh penyesalan dan kesedihan.
Pria itu menghela nafas panjang menatap kearah prajurit dihadapannya yang menyerahkan dokumen tersebut.
"Letnan Jendral Zhao!" Prajurit menatap kearah Zhao Yun dengan tampilan wajah yang tegas
"Kau mengatakan bahwa mendapatkan Dokumen ini dari tempat ayahku saat mencoba menyelamatkannya waktu awal apocalypse. Hanya saja ayahku telah mati dan kau hanya mengambil Dokumennya! Itu benar!" Zhao Yun bertanya mengulang perkataan prajurit di hadapannya.
"Itu benar!"
Zhao Yun mendesah pelan mendengar jawaban prajurit di hadapannya. Prajurit itu adalah Wen Li, bawahan setia dan kepercayaannya. Saat apocalypse Zhao Yun berada di kota T karena ini adalah markas militer tempatnya beroperasi. Namun ayah berada di kota M.
Saat itu Wen Li telah mengambil cuti untuk mengunjungi makam kedua orang tuanya di kota N. Maka dari itu ia memintanya untuk melindungi dan menyelamatkan ayahnya.
Namun Wen Li terlambat. Ayahnya telah mati dan menjadi Zombie. Saat itulah Wen Li melihat sebuah Dokumen yang nampak berbeda di ruangan ayahnya. Karena penasaran ia dengan lancangnya membuka dokumen itu.
Isi di dalamnya membuat tubuh Wen Li bergetar hebat karena terkejut. Bahkan Wen Li telah memeriksa ke akuratan dokumen tersebut secara pribadi walau pun keadaan Dunia tengah kacau, Wen Li tetap berkeras untuk mencari tahu. Karena ia sangat menghormati Zhao Yun dan menganggapnya layaknya orang tuanya sendiri.
Karenanya ia telah terlambat hampir 1 tahun lebih untuk sampai di markas kota T dan memberikan kabar mengenai Dokumen yang ia peroleh.
"Kau bilang dia menghilang?"
Wen Li mengangguk ringan mendengar pertanyaan Zhao Yun
"Tapi itu berita yang baik?" Dahi Zhao Yun berkerut ringan menatap Wen Li yang kembali mengangguk
"Ayah Tiri dan Ibu tirinya sangat kejam dan berusaha menjualnya! Untung saja dia telah menghilang" Wen Li menjelaskan
Zhao Yun mengangguk ringan dan memijat pelipis matanya. Dia tidak menyangka ayahnya telah menyembunyikan hal ini darinya begitu lama.
'Tidak peduli apa dia adalah anakku. Dan anak itu telah menderita seorang diri sejak usia 5 tahun saat ibunya meninggal. Ayah tiri dan ibu tirinya sendiri adalah iblis. Aku akan memastikan mereka menderita.' Mata Zhao Yun menampakkan sedikit kekejaman sekilas sebelum memudar
"Istirahatlah untuk saat ini. Aku akan memberimu beberapa orang terpercaya untuk mencarinya! Dan lagi aku ingin keluarga tirinya di musnahkan!"
"Baik!" Wen Li menjawab datar. Ia sangat tau kebiasaan Lentan Jendral di depannya ini. Ia akan menjaga apa yang menjadi miliknya dengan baik dan menghancurkan musuhnya dengan ganas.
Wen Li melangkah pergi dari ruangannya meninggalkan pria itu sendiri dengan pandangan kosong.
"Ye Mei Ling. Kau sangat mirip dengan ibumu!"
Zhao Yun bersuara lirih menatap sebuah foto di mejanya dengan wajah nostalgia penuh kerinduan.
---
Sekelompok burung gagak bermata merah terlihat tengah mematuk sebuah tubuh yang hancur dan tidak dapat lagi di kenali. Burung gagak itu tidak hanya beberapa, tetapi ribuan dari mereka.
Tempat yang awalnya adalah sebuah kamp itu kini terlihat seperti sebuah neraka yang membawa mimpi buruk. Hanya sekumpulan Zombie burung gagak yang terlihat berpesta dengan mematuk daging-dàging manusia yang telah mati dan berceceran.
Psshhh BbbOooMmm. . .
Sebuah ledakan petir menghantam sekumpulan gagak membuat lubang hitam hangus di tanah.
Kwok kwok kwok (suara burung😅)
Sosok tampan dan gagah terlihat mendekat perlahan kearah kumpulan burung gagak. Wajah datar dengan aura menindas. Pria itu terlihat berjalan santai, mendekat perlahan kearah kumpulan para gagak yang marah. Seolah gagak itu semua tidak mengganggunya sedikitpun ia hanya terlihat seperti sosok iblis yang memimpin para gagak Zombie.
Pssshhhsss. . . BAMMM. . . . BAMMM. . . .
Suara ledakan petir kembali menghantam gagak Zombie dengan keras. Seolah badai telah datang dan mengamuk. Lapisan Es tipis terbentuk di udara beriringan dengan petir yang menari-nari ringan turun seperti hujan. Pemandangan mengerikan itu terlihat seolah hari penghakiman telah datang dan siapapun tidak dapat selamat atau lari darinya.
"Jendral Kita terlambat! Tidak ada satu korban selamat yang terlihat!"
Jiang Qin bersuara menatap kearah Jendral di hadapannya penuh dengan pandangan ibadah. Mayor Jendral Zhang Xifeng memang layak akan sebutannya. Pemandangan yang ia lihat layaknya seorang iblis telah datang ke Dunia untuk menghakimi manusia -_-
Zhang Xifeng berdiri mantap di tempatnya, mata tajam pria itu menatap rendah pada burung gagak yang telah mati menjadi kepingan abu hitam.
Ia telah menerima kabar tentang Zombie burung gagak yang telah membawa teror dan menghancurkan banyak kamp. Awalnya burung gagak itu juga terlihat tengah menuju kearah kamp Keluarga Zhang. Tapi entah kenapa Zombie gagak berbalik arah dan menuju kearah lainnya.
Dalam 1 tahun ini juga Zhang Xifeng berkeliaran di luar untuk mengolah kekuatannya agar menjadi lebih kuat lagi. Jauh dalam lubuk hatinya ia juga berharap untuk bertemu dengan seseorang.
Seorang pria mungil yang entah bagaimana membuatnya memiliki sedikit perasaan tidak nyaman di hatinya. Namun, tidak peduli sejauh apa ia pergi. Kemungkinan pertemuan itu tidak pernah terjadi. Zhang Xifeng menghela nafas ringan menatap sekeliling tempatnya berdiri sekali lagi.
"Kita pergi!"
Lirihnya kemudian seraya melangkahkan kaki menjauh dari tempat itu yang kini terlihat hangus rata membuat pemandangan terlihat suram dan mengerikan.
-end of chapter
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Oi Min
Xifeng kangen ma Mei ling.....pdahal dia blm tau diri Mei ling yg sbnarnya.....klo sdah tau tmbh bucin pasti
2021-01-08
1
Scream,little bitch
Kwok Kwok Kwok
2020-08-26
1
Khomsah
ngomong2 knp harus ada emoticon ya?
bikin jadi ketawa aja😄
itu burung gagak emang bunyinya kwok2 ya thor?
2020-05-19
3