07

Sinar matahari bersinar perlahan menampakkan cahayanya yang telah tenggalam akibat malam hari. Sinar itu begitu hangat dan indah sangat kontras dengan pemandangan seluruh dunia yang telah berubah sepenuhnya menjadi kekacauan.

Di kota S daerah keluarga Zhang tinggal, terdapat seorang wanita berusia sekitar 40 tahunan, wajahnya yang lembut dengan mata keibuaan yang hangat menatap ke arah 2 orang di depannya dengan senyum menghiasi bibir indahnya.

"Xiuhan ge! Kapan Xifeng ge akan kembali? Bukankah kau mengatakan ia akan kembali kemarin? Tapi sekarang sudah hampir 3 hari lamanya dan Xifeng gege belum juga kembali" suara cemberut seorang gadis cantik berusia 15 tahun terdengar berantakan akibat makanan yang ia kunyah.

Lelaki di samping gadis itu yang di panggil Xiuhan hanya mendesah pelan seraya mengambil sebuah tissue dan membersihkan mulut belepotan gadis disisinya.

"Xiumei, pilihlah salah satu. Makan atau berbicara! Jangan ke duanya! Nanti kau akan tersedak!" Sahutnya lembut dengan halis yang terajut erat

"Mungkin saja Xifeng gege sedang membantu untuk menstabilkan markas disana dan belum dapat kembali, jadi tidak usah membuat keributan yang tidak perlu!"

"Tapi aku sudah tidak sabar untuk menunjukkan kekuatanku! Lihat! Ini adalah kekuatan cahaya! Sangat hebat! Dan lagi jika kekutanku di gabungkan dengan milik gege Xiuhan kekuatan kegelapan. Hasilnya sangat dahsyat!" Gadis cantik bernama Xiumei terkekeh pelan dengan antusiasnya mengangkat tangan indahnya yang terbungkus cahaya terang yang hangat.

"Xiume! Xiuhan! Jangan berdebat di meja makan! Cepat habiskan makanmu dan bantu kakek untuk melakukan inspeksi!"

"Baik ibu"

Ke dua remaja itu menjawab bersamaan dan tidak berani lagi untuk berbicara setelah mendengar teguran ibunya.

Wanita keibuan itu adalah Qiao Li ibu dari Zhang Xifeng. Wajahnya yang lembut mendesah pelan. Ia juga sangat menghawatirkan anak lelakinya yang sekarang berada jauh dari rumah itu.

Mata hangatnya menatap kearah Zhang Xiuhan dan Zhang Xiumei yang tengah menyantap sarapan paginya. Ia berharap Zhang Xifeng dapat makan teratur dan kembali secepatnya.

---

Kembali di kediaman sementara Zhang Xifeng di kota N. Suasana di tempat itu sangat kontras dan berbanding terbalik dengan suasana yang sangat damai dan penuh kehangatan di keluarga Zhang.

Biasanya Ye Mei Ling tidak pernah tertidur lelap karena mimpi buruk dari kehidupan terdahulunya selalu menghantui dia dari tidurnya dan membuatnya terbangun tidak dapat tidur saat malam hari. Namun anehnya semalaman gadis itu tertidur sangat nyenyak seperti orang mati.

Keheranannya akan hal tersebut tidak dapat bertahan lama akibat Zhang Xifeng. Bagaimana tidak? Lelaki kejam itu hanya menyiramnya dengan air di wajahnya untuk membangunkannya. Mata gadis itu membelalak kaget karna terkejut, ia menatap ke arah Zhang Xifeng disampingnya yang tengah menatap tajam kearahnya dengan niat membunuh dan haus darah yang lebih tebal dari semalam! Apa yang sebenarnya terjadi? Ye Mei Ling hanya menatap dengan ekspresi ngeri kearahnya tidak berani bersuara ataupun bernafas besar.

Bagaimana Zhang Xifeng tidak terlihat garang? Semalam saat dia pikir bocah kecil itu telah tenang dan tertidur. Ia akan bisa bernafas sejenak oleh tingkahnya yang berisik. Namun tanpa di sangka bocah yang tidur melingkar seperti ulat bulu itu hanya bergerak kearahnya dan memeluknnya dengan erat layaknya sebuah guling. Ia terpaksa harus mendorongnya berkali-kali, namun itu percuma saja.

Saat dia mulai menyerah dan membiarkannya. Bocah itu kembali bertingkah aneh. Tiba-tiba saja dia mulai berkeringat deras dan menangis dengan tangan mungilnya yang meremas tubuh Zhang Xifeng yang basah oleh keringat dan air matanya.

Jika saja Zhang Xifeng tidak membutuhkannya, ia pasti telah menembaknya seratus kali hingga menjadi bubur dan melemparkannya untuk di makan oleh anjing Zombie

Tanpa berbicara sedikit pun Zhang Xifeng menarik tubuh mungil Mei Ling dari tempat tidur dan menuju kearah kamar mandi. Ye Mei Ling yang tertegun bodoh tersentak kaget dan menarik tangan rampingnya enggan.

"Apa? Apa yang akan kita lakukan di kamar mandi?" Gadis itu bertanya bodoh menatap kearah pria di hadapanya dengan mata melebar.

Zhang Xifeng merajut kedua alis indahnya mendengar pertanyaan bocah kecil ini

"Kau basah! Lebih baik untuk berganti pakaian. Dan lebih baik untuk mandi sekalian karena baumu tidak sedap. Aku juga akan mandi.."

Ye Mei Ling menjerit keras di dalam benaknya. Tuhan tau apa yang terjadi jika ia mandi bersama pria tampan ini! Dia adalah wanita, oke? Ini hanya kamuflase! Hanya penampilannya saja yang ia rubah menjadi lelaki. Namun, semua di dalam tubuhnya hingga tulang sumsumnya adalah wanita!

Walau pun di kehidupan terdahulunya ia telah melihat banyak tubuh pria binatang buas itu, itu. . . Itu benar-benar tidak sepadan dengan pria di hadapannya! Untuk keindahan tuhan di hadapannya yang memperlihatkan segalanya padanya. Ia tidak yakin dapat tenang! Sudah di dapat pastikan hidungnya akan mengeluarkan cairan merah segar. Alias mimisan -_-

"TIDAKKK ! Itu tidak dapat terjadi! Aku tidak terbiasa bersama seseorang di kamar mandi! Jadi, mari lakukan dengan bergantian atau kau bisa melepaskan tanganku!" Teriaknya sekeras mungkin menatap kearah Zhang Xifeng dengan mata tegas

Zhang Xifeng memijat pelipis matanya ringan. Kenapa bocah ini sangat menyebalkan dan membuatnya merasa sangat lelah. Tidak bisakah ia hanya patuh dan tidak membuat masalah? Ia menghela nafas ringan menatap mata bocah kecil itu yang terlihat tegas oleh apa yang ia katakan. Baiklah, mau tidak mau sepertinya ia hanya bisa mengalah kali ini.

"Aku tidak mungkin melapaskan tanganmu! Karna aku tidak mempercayaimu! Maka kita hanya akan bergantian masuk kedalam kamar mandi. Satu didalam dan satu di luar pintu."

"Itu bagus! Tapi aku ingin kau menutup matamu dengan sebuah kain, aku juga akan melakukan hal yang sama!"

Ye Mei Ling menghela nafas lega menatap pria di sampingnya tidak sesulit sebelumnya yang tidak dapat di toleransi. Ia menambahkan persyaratan lain, untungnya pihak lain tidak terlalu keberatan, hanya saja ia terlihat agak aneh akan permintaannya.

Ye Mei Ling sendiri tidak perduli, selama ia dapat menutupi identitasnya dan juga menjaga keamanannya. Ia hanya akan melakukan apapun.

---

Setelah selesai dengan semua persiapan. Zhang Xifeng Kembali menyeret tubuh Kecil Ye Mei Ling disisinya bergegas kearah tempat Jendral Huang berada. Pria itu bermaksud untuk meminta satu mobil dalam perjalanannya kembali ke kota S. Walaupun nantinya mobil itu tidak berguna dan di tinggalkan. Zhang Xifeng tidak ingin membuat masalah dan mengekpos kekuatan Mei Ling. Jadi mobil itu hanya untuk sebuah pertunjukan.

"Jendal Zhang. Kudengar kau ingin kembali ke kota S hari ini?"

Sebuah suara lembut terdengar menghentikan langkah kaki Zhang Xifeng. Ye Mei Ling yang terus menunduk mengangkat kepalanya perlahan untuk menatap kearah asal suara itu terdengar.

Itu adalah seorang gadis, dia terlihat elegan dan cantik. Usianya sekitar 20an sama dengan Jendral Iblis disisinya. Gadis itu berjalan mendekat kearahnya, pandangannya melintas sejenak kearah tangan mungil Mei Ling dan Zhang Xifeng yang berpegangan, matanya terlihat berkedut sesaat sebelum kembali mengalihkan tatapannya pada wajah tampan Zhang Xifeng.

Ye Mei Ling hanya mengendus dan menggosok hidungnya ringan. Entah kenapa gadis itu sepertinya telah mencium sesuatu antara gadis itu dan Jendral iblis disisinya. -_-

"Apakah itu benar bahwa anda akan pergi ke kota S hari ini?" Tanya gadis itu lagi karna tidak mendapatkan jawaban apapun dari Zhang Xifeng.

"Itu tidak ada hubungannya denganmu Huang Yue!" Jawaban dingin Zhang Xifeng terdengar seraya bergegas melangkah pergi meyeret Mei Ling disisinya, meninggalkan gadis cantik itu yang menampakkan wajah sedih.

"Hei kakak! Tidakkah kau terlalu kejam padanya?" Mei Ling bertanya lirih

"Aku membenci wanita!"

"Akhh,, Apa? Apakah Kau Gay?" Gadis itu membelalakkan matanya karna jawaban yang tidak ia harapkan.

Zhang Xifeng mendengus menatap tajam kearah bocah kecil di sampingnya. Awalnya ia ingin mengatakan tidak, tapi entah kenapa melihat wajah konyol bocah ini dia ingin menjahilinya.

"Yah bisa di bilang begitu, aku menyukai tipe pria yang lebih muda dengan tubuh kecil, mata polos, hidung kecil dan yang paling penting dia sangat atraktif.."

BRAKKKK. . . .

Sebuah benda jatuh menghentikan ucapan Zhang Xifeng. Mata tajam pria itu menatap kearah asal suara dengan dingin. Itu adalah Huang Xiaofan. Dia terlihat bodoh dengan matanya membelalak lebar dan kedua tangan yang menutup mulutnya erat dan kertas bertaburan di lantai.

Ye Mei Ling "..."

Zhang Xifeng "..."

Huang Yue yang mengikuti di belakang "..."

-End of Chapter

Terpopuler

Comments

im3ld4

im3ld4

Another Kesalahpahaman yang indah 🤣🤣🤣

2021-08-19

3

Oi Min

Oi Min

Puffft..... Ha ha ha..... Itu ciri2 Mei ling.....tp klo yg g tau y bnran gay

2021-01-08

1

kambing terbang

kambing terbang

mau ketawa di dunia nyata tapi nanti di bilangain gila
mending ketawa onlen aja disin


AHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHAH

HAHHHH
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAAKWKWKWWKWKWKWKWKWKWK

2020-12-30

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!