Di kediaman keluarga Zhang
Terdapat banyak pria dengan tubuh kekar dan tegap dengan pakaian militer tengah berlari serempak beriringan. Barisan itu begitu rapi hingga membuat siapa pun yang melihatnya akan merasa kagum.
Diantara barisan orang ada salah satu sosok yang sangat menonjol berdiri di barisan depan. Sosoknya yang terlihat muda dan tampan dengan tubuh kurus, kulit putih pucat sangat kontras dengan semua prajut lainnya yang telihat hitam dan tubuh kekar penuh luka.
"Jendral Zhang telah kembali!"
Sebuah teriakan keras terdengar menghentikan semua langkah jenjang pria berpakaian militer itu dari aktivitasnya. Sosok tampan di barisan depan menampakkan wajah penuh kejutan dengan mata berbinar penuh semangat.
"Kakak telah kembali? Dimana dia?" Tanyanya kemudian menatap kearah prajurit yang berteriak
"Dia tengah menuju kediam keluarga anda Tuan muda." Prajurit itu menjawab sopan dengan senyum menghiasi bibirnya ringan
Tanpa menunda sedikit pun sosok tampan itu melesat pergi meninggalkan debu di belakang jejaknya.
"Kakak kenapa kau begitu lama....ahh!"
Suara Zhang Xiuhan tersangkut di tenggorokannya sesaat setelah ia melewati pintu depan rumahnya. Ia melihat pemandangan di depan matanya dengan takjub! Bagaimana tidak? Saudaranya yang lebih tua adalah orang yang sangat membenci kontak fisik terlalu lama. Ia bahkan hanya bersentuhan dengan ibu ataupun adik dan dirinya dapat di hitung dengan detik.
Namun sekarang Zhang Xifeng kakak kejamnya tengah memegang tangan seseorang dengan erat seolah enggan melepaskannya. Apalagi pihak lain adalah seorah anak lelaki dengan usia sekitar 13/14 tahun.
Mata indah Zhang Xiuhan berkedip melihat sekeliling tempatnya berada yang juga tengah menampakkan pandangan kaget. Ekspresi Ibunya bahkan terlihat lebih buruk darinya. Adiknya Zhang Xiumei? Ia tampak kesal dengan wajah terpelintir yang terlihat jelek.
Jadi bukan hanya dia yang terlihat konyol?! Entah kenapa Zhang Xiuhan mengehela nafas lega. 'Ah ini bukan waktu yang tepat untuk merasa lega! Kakaknya pasti memiliki sebuah alasan'
"Jadi, sepertinya hanya Xiuhan yang berfikiran jernih"
Seolah ia dapat membaca isi pikiran Xiuhan. Zhang Xifeng tersenyum lembut kearahnya dengan suara dingin terdengar membuyarkan semua fikiran bodoh 2 orang wanita di hadapannya.
Semua orang di dalam rumah tersenyum malu mendengar ucapan dingin Zhang Xifeng.
"Feng'er apakah kau merasa lapar? Atau kau ingin mandi dan beristirahat terlebih dahulu?" Qiao Li bersuara menatap dengan lembut kearah Zhang Xifeng didepannya
"Aku baik-baik saja ibu. Setelah mengurus semua hal. Aku akan pergi untuk istirahat! Tapi pertama-tama..."
Zhang Xifeng bersuara lembut menjawab pertanyaan ibunya. Mata tajamnya melirik kearah Ye Mei Ling yang tengah melotot marah kearahnya.
"Aku ingin semua orang di ruangan ini tidak membocorkan apa yang akan aku sampaikan!" Tegasnya kemudian
"Dia adalah Ye Ling seseorang dengan kemampuan teleportasi. Jadi aku ingin semua orang bergiliran untuk menjaganya dengan memegangnya erat dan tidak melepaskannya sedikitpun.!"
"Tidak tahu malu!" Mei ling mendengus kesal
Semua orang "...."
"Tidakkah itu terlalu kejam? Dia hanya seorang anak lelaki kecil! Bahkan usianya lebih muda dari Xiuhan dan Xiumei!" Qiao Li kembali bersuara. Ia penuh dengan kelembutan menatap pria kecil di samping putranya
"Tidak perlu untuk itu ibu. Ini adalah kiamat! Jadi menjaga dia disisi kita juga akan membantunya selamat!" Zhang Xifeng berusaha membujuk ibunya.
"Alasan yang begitu indah, membuatku ingin bersujud dalam ibadah padamu atas kebaikan hatimu tuan!" Ye Mei Ling kembali bersuara sarkatis dengan matanya yang berputar konyol
Zhang Xifeng "...."
"Jika itu menurutmu hal yang baik dan tidak akan membuatnya tersiksa. Maka ibu hanya dapat mendukung!" Qiao Li kembali bersuara lembut seraya melangkahkan kakinya untuk mendekat kearah Mei Ling dan memegang gadis itu dengan tangan rapuhnya.
"Lakukan apa yang harus kau lakukan! Ibu akan menjaga dia untukmu!" Lanjutnya kemudian yang mendapatkan anggukan ringan oleh Zhang Xifeng.
Mereka berbicara beberapa hal, Zhang Xifeng juga mengingatkan ibunya berkali-kali agar tidak melepaskan bocah itu. Setelah beberapa patah kata lagi Zhang Xifeng berlalu pergi dengan Xiuhan mengikuti di belakangnya dan Xiumei yang terus merengek di sampingnya untuk menunjukkan kekuatannya padanya.
Suasana ruang tamu itu begitu sunyi setelah kepergian semua orang. Hanya ada suara nafas Ye Mei Ling dan Qiao Li yang dapat di dengar. Qiao Li mendesah ringan menatap kearah Mei Ling disisinya
"Apakah kau ingin mandi? Bibi akan mebantu untuk menggosok punggungmu dan membersihkan tubuhmu! Pasti sangat tidak nyaman bersama pria itu selama beberapa hari. Apalagi pria itu sangat tidak peka?! Aihhh...."
"Bibi apa maksudmu? Aku adalah seorang pria!" Ye Mei Ling bersuara datar, mata indahnya menatap kearah wanita berusia pertengahan yang tengah mendesah pelan dengan raut wajah penuh rasa penyesalan.
"Berhenti membual! Kau pikir dapat membodohi mata bibi ini!" Qiao Li melotot kearah Mei Ling disisinya
"Aku tidak tahu kenapa kau menyembunyikan identitasmu. Namun, bibi tidak akan membocorkannya! Pasti sangat berat berada di luar sana hingga kau membuat keputusan yang sangat kejam!"
"Apa?"
Ye Mei Ling menatap terkejut kearah wanita yang terlihat lembut disisinya itu. Bagaimana ia dapat menemukannya hanya dalam 1 kali pandang? Apakah ia benar-benar terlihat sangat tidak meyakinkan seperti lelaki? Tidak itu tidak mungkin! Jika tidak, bagaimana mungkin ia dapat membodohi Zhang Xifeng selama beberapa hari? Wanita disisinya yang terlihat lembut ini pasti monster dengan penciuman yang dapat membedakan kelamin! Itu pasti -_- benar saja. Anak harimau tidak akan terlahir dari seekor domba -_-
Qiao Li "...."
Sebenarnya Qiao Li hanya seorang wanita dengan kemampuan membaca pikiran. Hanya saja kekuatannya sangat lemah, jadi ia tidak dapat mengontrolnya dengan baik. Kekuatannya terkadang hanya datang dan pergi tanpa ia tahu. Dan sialnya kemampuannya datang saat Zhang Xifeng pergi bersama semua orang meninggalkannya hanya dengan gadis itu.
Awalnya ia terkejut dengan pikiran pihak lain setelah tahu bahwa ia adalah wanita yang menyamar sebagai lelaki hanya untuk melindungi dirinya yang sendirian tanpa bisa mengandalkan siapapun. Ia sangat terpukul dan sedih dengan kebenaran itu dan mencoba untuk mebantu menyembunyikan identitasnya dan juga melindungi gadis ini. Namun siapa sangka gadis ini ternyata sangatlah lucu dan polos dengan banyak pikiran aneh di benaknya. Ia benar-benar ingin tertawa dan menjelaskannya #LOL. Tapi Qiao Li hanya menghentikan dirinya sendiri.
'Mungkin membuatnya berfikiran aneh juga tidak buruk! Aku bertanya-tanya bagaiman Feng'er dapat bertahan bersamanya berhari-hari? Namun sekarang sepertinya aku tahu jawabannya! Tapi mungkin Feng'er lah yang tidak menyadarinya!' Qiao Li bersuara di dalam benaknya menatap kearah Ye Mei Ling yang tetap saja memiliki berbagai fikiran konyol
-end of chapter
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Oi Min
Untung deh ibunya thu klo Meng li perempuan
2021-01-08
1
kambing terbang
uuuuu
uuuu
aaa
a
au
nananaa~
lalala~
mantap mamaknya dah tau
ini akan jadi menyenangkan
muehehehe😈😈
2020-12-30
2
Jannah Aisyah
Ditunggu kelanjutanya ya thor 😘😘😘😘
2020-02-29
1