06

Setelah tiba di kediaman Jendral Zhang. Huang Xiaofan bergegas kembali untuk pergi menyampaikan berita terhangat kepada ayahnya.

"Ayah tolong hentikan ambisimu menahan Zhang Xifeng disini agar dekat dengan adik kecilku Huang Yue! Jendral Zhang adalah seorang Gay Lolicon!" begitulah pikirnya dengan secepat kilat melangkahkan kakinya!

----

Di dalam ruangan itu sangat sunyi. Hanya ada suara nafas lirih yang dapat di dengar dan juga suara detak jantung. 2 sosok lelaki duduk bersebelahan dengan tangan berpegangan erat. Yang satu memiliki postur tubuh tinggi dan wajah tampan dengan ekspresi dingin hingga dapat membekukan seseorang. Yang satu lagi dengan postur tubuh yang kecil dan mungil dengan wajah seperti bayi namun memiliki kesan maskulin dan keren. Mereka saling terdiam dan bahkan tidak bergerak sedikitpun. Suasana di ruangan itu terasa suram dengan udara yang sedikit mencekik. Itu semua diakibatkan oleh momentum pria tampan dengan tubuh tegap itu.

"Bisakah kau melepaskan tanganku?" Ye Mei Ling memulai percakapan. Mencoba mencairkan suasana mencekik yang di bawa oleh momentum pria tampan disisinya.

"Tidak!" Jawab pria itu tegas

"Jika aku melepaskan tanganmu. Maka kau pasti akan berteleportasi untuk melarikan diri!" Jawabnya lagi.

Ye Mei Ling memutar bola matanya konyol. Tentu saja dia akan melakukannya. Kenapa pula dia harus ada disini bersama dengan pria yang tidak di kenalnya! Jika saja kekuatannya sudah sampai pada tahap 5. Maka dia bisa mengontrol kekuatannya untuk teleport tanpa peduli seseorang memegangnya atau menyergapnya. Sekarang gadis itu hanya bisa mengutuk keberuntungan sialnya untuk bertemu pria ini lagi.

"Baiklah. Setidaknya kau harus memperkenalkan dirimu bukan kakak?"

"Aku Zhang Xifeng" jawabnya datar

"Kotoran. .! Kau adalah Zhang Xifeng? Jendral Zhang Xifeng?"

Ye Mei Ling menatap bodoh pada Zhang Xifeng di sampingnya yang hanya mengedipkan matanya dengan sedikit niat membunuh yang bocor.

'Oh Surga. Apa yang ku lakukan hingga harus menginjak ekor Naga'

Ye Mei Ling menundukkan wajahnya yang gelap dan mengutuk keberuntungan sialnya berkali-kali dalam hatinya. Bagaimana tidak? Itu adalah Jendral Iblis Zhang Xifeng yang sangat terkenal di kehidupannya terdahulu! Nama besarnya tidak hanya terkenal di china setelah kiamat, tapi juga di seluruh Dunia.

Walaupun keluarga Zhang menempati posisi ke 2 dalam daftar keluarga paling berpengaruh pada era apocalypse di wilayah China. Namun, tidak ada yang berani menyinggung pria di sampingnya ini! Pri ini adalah pria yang lebih buruk daripada kematian itu sendiri pada musuh-musuhnya. Maka dari itu tidak ada yang akan mencari masalah dengannya, hanya orang gila yang akan melakukan hal bodoh seperti itu! Apa lagi dalam keluarga Zhang. Dia memiliki adik kembar yang sangat terkenal dengan sebutan The Twin of Destruction!

Ye Mei Ling merasa ingin menangis keras, namun sialnya tidak ada air mata yang keluar dari matanya. Kenapa pria ini ada di kota N. Bukankah markasnya adalah kota S? Apa yang ia lakukan disini? Apa yang harus kulakukan? Apa yang harus di lakukukan sekarang? Pikiran gadis itu sekarang berputar cepat untuk menemukan seribu satu cara melarikan diri darinya.

"Baiklah mari kita kembali ke bisnis!" Suara dingin Zhang Xifeng terdengar menyadarkan gadis itu dari ekspresi sedihnya!

Zhang Xifeng menatap pria kecil itu dengan sedikit minat dimatanya.

'Pria kecil ini tidak dapat menyembunyikan ekspresi wajahnya sesaat setelah ia tahu namanya. Wajahnya penuh dengan kesedihan dan ketakutan. Apaka aku begitu menakutkan?' Pikirnya mencoba mempelajari dirinya sendiri.

"Aku membutuhkanmu untuk berteleportasi mengantarkanku kembali ke kota S! Dan aku ingin ini dilakukan besok!"

"Kenapa aku harus melakukannya? Aku bahkan tidak berhutang apapun padamu?" Ye Mei Ling bersuara, mencoba menolak permintaan pria di sampingnya.

Mata Zhang Xifeng menjadi semakin gelap dengan niat membunuh yang semakin kuat "ini bukan permintaan! Tapi, sebuah perintah!" Tegasnya

Ye Mei Ling menelan air ludahnya yang tertahan di tenggorokan dengan keringat dingin membasuhi dahinya! 'Oh sialan Zhang Xifeng. Aku bukan prajurit!' teriaknya dalam hati dengan ekspresi wajah menyedihkan.

"Baiklah. Baiklah. Aku akan melakukannya. Tapi setelah itu berjanjilah kau akan membebaskanku!"

"Jangan membuat tawaran denganku bocah kecil! Aku tahu kau adalah pencuri yang sedang di cari di kota N!"

"Apa? Apa yang kau katakan?" Ye Mei Ling berteriak keras ke arah wajah Zhang Xifeng. Membuat pria di sampingnya tanpa sadar mengusap telingannya

"Aku tahu kau adalah pencuri! Dan jika kau bertanya tentang bukti! Tentu saja aku punya itu! Dan lagi jika kau berfikir dapat melarikan diri dengan alasan era apocalypse! Kau tidak dapat melakukannya!" Zhang Xifeng menegaskan setiap kata yang ia ucapkan untuk membungkam pria kecil di hadapannya agar tidak terlalu berisik. Itu sangat melelahkan mendengarnya terus menerus berteriak dan mengutuknya!

Ye Mei Ling tercengang dengan jawaban Zhang Xifeng. Bagaimana ia tahu pencuri itu adalah dia? Bagaimana ia menemukan bukti? Mei Ling merasa telah menghapus semua jejaknya. Jadi bagaimana itu mungkin? Apakah Zhang Xifeng berbohong padanya? Tapi apa untungnya? Dan lagi jika dia berbohong, tidak mungkin ia terlihat sangat percaya diri seperti ini.

Ye Mei Ling mendesah pelan. Sepertinya tidak ada jalan lain. Satu-satunya jalan keluar adalah membunuh Zhang Xifeng ini. Namun ia tidak memiliki kepercayaan diri untuk melakukannya. Lihat saja pria ini lebih kuat darinya, walaupun kekuatannya pada tingkat 1 lebih rendah darinya yang tingkat 2. Namun kekuatan orang ini berada di dimensi yang berbeda. Apalagi walaupun ia berhasil membunuhnya, ia hanya akan menjadi buronan keluarga Zhang dan adik kembarnya yang mengerikan. Tidak! Itu tidak bisa terjadi! Mei Ling hanya ingin hidup damai dan baik di era apocalypse ini sampai detik-detik terakhir hidupnya.

"Aku tidak bisa berteleport sejauh itu secara langsung. Kekuatanku tidak cukup kuat. Jadi satu-satunya cara adalah berteleport secara bertahap ke tempat-tempat terdekat sampai ke kota S sebanyak mungkin"

Źhang Xifeng merajut alis indahnya dengan erat. Dia juga sudah memikirkan kemungkinan ini. Dalam 2 minggu terakhir ia juga telah mempelajari kekuatannya dan kekuatan setiap orang. Kekuatan setiap orang sangat lemah saat ini, tapi nanti itu bisa menjadi lebih kuat. Itu juga salah satu alasan dia memegang erat tangan kecil bocah di sampingnya dengan enggan. Karna ia telah menebak kekuatan pihak lain masihlah lemah dan sulit di kendalikan, maka dengan memegangnya. Jika pihak lain berteleport maka ia juga akan terseret olehnya.

Zhang Xifeng menghela nafas lirih dan menatap bocah cilik di sampingnya. Setidaknya ia bisa secepat mungkin meninggalkan markas ini dan pergi ke kota S maka itu akan baik-baik saja. Ia juga tidak terlalu yakin akan Jendral Huang. Rubah tua itu pasti bermaksud untuk terus mengulur waktu agar dia disini dapat lebih dekat dengan putrinya. Zhang Xifeng mengepalkan tangannya erat dengan niat membunuh melintas di matanya. Ia sangat membenci plot tersembunyi menjijikkan seperti ini.

"Aduh. . . Tanganku sakit. .!"

Niat membunuh Zhang Xifeng memudar seketika mendengar rengekan bocah kecil di sisinya. Wajah bocah itu terlihat sangat menyedihkan dengan air mata yang menggenang di matanya menatap kearah tangannya yang telah di genggam erat olehnya.

"Apakah kau akan menghancurkan tanganku dan menjadikanku cacat hanya karena tidak senang dengan kekuatanku yang lemah dan tidak bisa berteleport langsung ke kota S?" Ye Mei Ling berteriak keras terhadap pria disisinya dengan air mata yang menggenang di matanya, mulut kecilnya terus berceloteh karna kesal.

"Lalu apa yang bisa aku lakukan? Aku masih terlalu lemah! Aku tidak bisa berteleport terlalu jauh! Jika aku kuat, aku pasti akan menendang pantatmu. Ah tidak aku mungkin akan menghancurkan wajah tampanmu. .ak. . ."

"DIAAMM. . .!"

Suara dingin Zhang Xifeng terdengar lebih dingin membungkam mulut yang terus berceloteh disisinya seketika. Bocah kecil itu terdiam seketika dan menundukkan wajahnya dalam-dalam tidak lagi berani bersuara. Tanpa sadar sudut mulut Zhang Xifeng terangkat sedikit menunjukkan senyum manis yang sangat tampan. Senyum itu memudar sedetik kemudian dan kembali pada wajah dingin biasanya. Sangat di sayangkan Ye Mei Ling tidak melihatnya ^0^

"Xifeng aku dengar kau membawa kembali seorang Bocaa. .a. ."

Suara pintu ruangan Zhang Xifeng terbuka diiringi sebuah suara paruh baya yang familiar untuknya. Itu adalah Huang Suyin.

Huang Suyin bergegas ke tempat Zhang Xifeng setelah mendengar perkataan bodoh putranya. Bagaimana ia tidak bergegas? Putra bodohnya telah mengatakan sesuatu yang sangat tidak masuk akal. Dia bahkan telah memukul putranya karna kata-katanya. Namun sekarang setelah sesaat ia membuka pintu ruangan Zhang Xifeng, ia membeku di tempatnya saat ini dengan kata-kata yang tersangkut di tenggorokannya.

Bagaimana tidak? Pemandangan di hadapannya sangat luar biasa. Pria itu! Zhang Xifeng! Tengah duduk di kursi bersebelahan dengan seorang bocah dan menggenggam tangannya dengan erat! Neraka! Apakah ia sedang berhalusinasi? Bagaimana mungkin Zhang Xifeng yang tidak tersentuh dan tidak dapat di dekati terlihat sangat lengket dengan orang asing. Apakah perkataan putranya benar? Apakah? Apakahh? Benar bahwa Zhang Xifeng seorang. .seorang gay lolicon? -_- Huang Suyin hanya merasakan keringat dingin mengalir di punggungnya saat berbagai pemikiran terus bermunculan di benaknya!

"Jendral Huang! Aku akan kembali ke kota S besok bersama dengan Ye Ling ini. Dan aku akan kembali dengan caraku sendiri! Jadi tidak usah membuat keributan yang tidak berarti." Suara dingin Zhang Xifeng terdengar menyadarkan Huang Suyin dari kebodohannya.

"Ah. .itu kenapa sangat terburu-buru? Kenapa tidak menunggu helikopter saja? Kota S sangat jauh perjalanan panjang. . ."

"Jika tidak ada lagi hal penting untuk di bahas. Bisakah anda meninggalkan saya untuk istirahat sekarang?" Zhang Xifeng memotong ucapan tidak penting Huang Suyin dengan pandangan mata yang mengancam. Membuat pria paruh baya itu meneteskan keringat dingin di dahinya. Huang Suyin menelan air ludahnya seraya mengangguk pelan dan meninggalkan tempatnya berdiri.

Zhang Xifeng berdiri tegap menarik Ye Mei Ling dengannya menuju ke arah kamar untuk beristirahat.

"Tunggu, kau tidak bermaksud untuk tidur bersama bukan?" Mei Ling kembali sadar dari kebodohannya setelah melihat Zhang Xifeng yang menyeretnya ke tempat tidur. Gadis itu ingin menjerit tetapi tidak dapat melakukannya, ia saat ini adalah laki-laki secara penampilan. Betapa memalukannya jika ia menjerit

"Tidur !"

Ye Mei Ling menatap kosong ke arah Zhang Xifeng yang telah menutup matanya di tempat tidur setelah melemparkannya di tempat tidur tepat di sampingnya. Pria ini sangat mengerikan dan dingin.

"Aku lelaki! Kau tahu itu! Jadi kau tidak akan melakukan apapun padaku. Aku percaya itu. Tapi apa kau tidak takut padaku? Bagaimana jika aku menikammu? Membunuhmu? Mencekikmu saat tertidur? Apakah kau tidak takut?"

Ye Mei Ling mengedipkan matanya menatap sosok tampan di sampingnya yang tetap menutup matanya tanpa perduli dengan omong kosongnya. Apakah Zhang Xifeng ini terlalu percaya diri pada kekuatannya hingga mengangapnya tidak berbahaya? Oh, betapa sombongnya! -_-

"Hei apakah kau tidur? Apakah kau akan terus menggenggamku? Lalu, bagaimana jika aku ingin ke kamar mandi? Bagaimana itu?"

Tidak ada suara yang menjawab itu hanya keheningan dan suara nafas yang terdengar.

Ye Mei Ling mendesah pelan dan menatap ke arah Zhang Xifeng disisinya. Mata indah gadis itu berkilauan cerah. Baru sekarang dia menyadari. Pria ini sangatlah tampan. Benar-benar tampan. Ketampanan yang menghancurkan langit! Sungguh menyesal ketampanan ini milik pria bernama Zhang Xifeng -_-

"Apakah kau benar-benar tidur?" Mei Ling kembali bersuara lirih.

"Kakak Zhang. Wajahmu sangat tampan. Sayang sekali wajah tampanmu mejadi sia-sia karna nìat membunuh dan sifat dinginmu. Benar-benar sangat disayangkan. . Kelak wanita yang berhasil menikahimu pasti sangat beruntung. . Jika itu aku. . Aku mungkin akan menjilati wajahmu yang halus. .hehe. . Itu terdengar seperti anjing. ." Gadis itu terus menerus berbicara bodoh diselingi oleh tawa anehnya hingga kelelahan dan tertidur tanpa sadar.

Sesaat Ye Mei Ling tertidur, Zhang Xifeng yang telah tertidur dan terdiam sepanjang waktu membuka kelopak matanya ringan. Mata tajamnya menatap ke arah Mei Ling yang tertidur melingkar seperti ulat bulu. Tanpa sadar ke dua sudut mulut Zhang Xifeng terangkat ke atas. Menampakkan senyum indah bulan sabit yang jarang terlihat membuat wajah tampannya lebih mempesona.

"Bodoh !" Lirihnya kemudian seraya mengangkat tangannya yang lain untuk menjangkau selimut dan menutupi tubuh melingkar disisinya. Dan kembali menutup matanya.

-End of Chap

Terpopuler

Comments

im3ld4

im3ld4

Lolicon 🤣🤣🤣🤣

2021-08-19

2

kambing terbang

kambing terbang

hum hum
asik sekali
wkwkwk

2020-12-30

1

Eka Hafiz Alfarizi

Eka Hafiz Alfarizi

apa Zhang xifeng tau kalo ye Mei Ling adalah perempuan karena kata2 ye Mei Ling sendiri??

2020-07-06

5

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!