14

Lautan Zombie terlihat melingkar datang dari segala arah. Mata merah mereka menunjukkan keganasan dan rasa lapar seperti hewan buas. Para Zombie mendekat membawa bau busuk di tubuh mereka bergegas ke depan untuk menerkam mangsa dihadapannya.

"Mereka disini!" Seorang pria bersuara lirih dengan tangan yang bergetar hebat memegang pedang seolah dapat jatuh kapan pun

"Apakah aku akan tetap hidup?"

"Tidak! Kita harus hidup! Ini untuk keluarga kita di belakang!" Seorang pria menimpali ucapan pria disisinya yang bertanya takut

"Kau benar! Ini untuk anakku!"

"Ini untuk putriku!"

"Untuk orang yang kita cintai!"

Teriakan satu demi satu terdengar di tengah kerumunan orang. Namun suara itu masih tidak dapat menghilangkan rasa takut di hati mereka akan lautan Zombie di depan.

Di depan barisan berdiri tegap sosok Zhang Xifeng. Pria itu terlihat gagah dengan pakaian hitam ketat yang menampakkan setiap otot yang menonjol.

Zhang Xifeng hanya berdiri diam dengan mata tajam memandang lautan Zombie di hadapannya. Rasa haus darah dan niat membunuh di tubuhnya sangat tebal membuat semua orang disekitarnya melangkah mundur dengan dada yang terasa tercekat.

Entah mengapa hanya dengan sosoknya berdiri diam terlihat gagah dan aura mematikannya. Tanpa sadar semua orang disekitarnya tampak lebih tenang dan ikut terdiam tidak bersuara.

Suasana itu begitu sunyi hanya raungan Zombie yang dapat di dengar! Tidak ada yang berani bersuara lagi. Semua mata hanya memandang ke arah Jendral Iblis di hadapan mereka menunggunya untuk bersuara!

"Jika kalian mati dan tidak dapat bertahan saat ini. Maka kalian juga tidak akan dapat bertahan di masa depan!"

Suara dingin Zhang Xifeng bergema di tengah Raungan Zombie. Semua mata hanya memandang kearahnya tanpa memperdulikan lautan Zombie yang semakin mendekat.

"Ini tidak hanya akan terjadi 1 kali! Tapi akan terjadi berkali-kali di masa depan!"

Zhang Xifeng mengalihkan pandangan matanya dari lautan Zombie untuk melihat kerumunan orang disekitarnya dengan tajam

"Angkat senjatamu dan bertarunglah. Jangan hanya diam atau bertahan! Tapi bertarunglah dan menjadi kuat untuk membunuh semua Zombie yang akan datang di masa depan!"

"BERTARUNG!! MEMBUNUH SEMUA ZOMBIE!! BUNUH!! BUNUH!! HANCURKAN!!"

Suara teriakan perang bergema menjadi raungan ganas. Semua orang yang tadinya takut kini hanya memiliki niat membunuh di mata mereka. Teriakan itu terus bergema hingga mereka berbentrokan dan melawan Zombie di hadapannya.

Para manusia berkekuatan berdiri tegap di atas dinding tanah dengan tanaman merambat. Manusia berkekuatan tanah bekerja sama dengan manusia berkekuatan kayu untuk membangun benteng yang kuat. Mereka juga turut membantu melawan dengan menjepit Zombie.

Diatas dinding para manusia berkekuatan melemparkan kekuatan mereka kedepan. Pemandangn itu sangatlah berantakan. Ada api besar menyambar, membakar sebagian Zombie. Ada banyak pisau air tipis membelah kepala Zombie. Kekuatan emas membalut kepala Zombie dan meledakkannya. Ada juga kekuatan angin yang membuat tornado di tengah lautan Zombie, membuat semua Zombie terkoyak mati beterbangan.

"Jendral! Kami menemukannya!"

Sebuah suara mengalihkan pandangan Zhang Xifeng yang hanya berdiri mengawasi peperangan. Sesaat sebelum di mulainya pertempuran dia telah meminta salah satu prajurit berkekuatan kusus penglihatan untuk mencari keberadaan Zombie pemimpin tahap 3.

"Xiuhan dan Xiumei akan ikut denganku untuk membuka jalan dan melenyapkan semua Zombie di belakang punggungku!"

"Kakak! Yakinlah!"

Zhang Xiuhan menjawab tegas dengan Xiumei yang menganggukkan kepalanya setuju. Mereka berjalan mengikuti Zhang Xifeng di hadapannya.

"Lightening!"

"Darkness!"

"Combine"

Twin Zhang melepaskan kekuatan gabungan mereka bersamaan di setiap langkahnya mengikuti Zhang Xifeng. Kekutan gabungan antara Cahaya dan kegelapan begitu mengerikan. Kekuatan itu menghasilkan kabut hitam gelap yang akan menyebar luas dengan melenyapkan segalanya di hadapan mereka tidak meninggalkan apapun bahkan abu Zombie tidak ada. Hanya ada pemusnahan total.

"Jaga tempat ini!"

Zhang Xifeng bersuara kepada adiknya yang hanya mengangguk ringan. Mata tajamnya menatap kearah depan di mana Zombie tahap 3 tengah melihat kearahnya juga. Kakinya melangkah mendekat kearah Zombie itu dan meninggalkan daerah belakang punggungnya untuk diurus adiknya.

Xiuhan dan Xiumei saling menatap setelah kepergian Zhang Xifeng. Melirik lautan Zombie itu mereka hanya tersenyum ringan.

"Mereka terlalu lemah! Aku juga ingin bertarung dengan lawan yang kuat seperti Xifeng gege!"

"Berhenti mengeluh Xiumei! Kau masih belum dapat melawan mereka! Pengalaman bertarungmu masih sangat dangkal!"

Xiuhan berusaha menenangkan adik disisinya itu. Namun, Xiumei hanya mendengus tidak senang

"Baiklah! Mari kita musnahkan mereka semua!"

Zhan Xiuhan kembali bersuara dan mendapatkan anggukan ringan dari Zhang Xiumei. Mereka kembali melepaskan kekuatan gabungan mereka yang lebih dahsyat ke arah lautan Zombie. Kabut hitam menelan dan melenyapkan hampir setengah gelombang Zombie dan terus bertambah besar.

"Kekuatan apa ini?"

Kerumunan orang di kejauhan tercengang melihat kabut hitam mematikan melenyapkan segalanya. Mereka berkeringat dingin menatap kearah dimana seorang bocah tampan dan gadis cantik yang berwajah lembut tengah tersenyum manis melihat ke arah lautan Zombie.

Semua orang hanya dapat menelan air ludahnya pucat. Dengan wajah mempesona yang tersenyum manis. Entah mengapa mereka seperti melihat jelmaan iblis yang lebih mengerikan daripada ekspresi dingin Jendral Iblis.-_-

----

Zhang Xifeng melangkah dengan mantap menuju kearah Zombie tahap 3 di hadapannya. Tangannya mengepal erat dengan sebilah pedang yang terlihat indah namun mematikan. Mata tajamnya menatap dengan waspada pada Zombie di depannya.

Ini adalah pertama kalinya ia bertarung melawan Zombie yang lebih kuat. Terakhir kali saat bersama dengan Mei Ling, Zhang Xifeng dalam proses menerobos tahap 2. Maka perbedaan kekuatannya tidak terlalu besar. Namun saat ini berbeda. Zombie dengan mata berwarna merah darah di hadapannya sangat lah kuat! Lebih kuat darinya!

BAMM. .

Sebuah petir melesat menghantam kearah Zombie itu berada. Naasnya petir itu meleset dan hanya mengenai udara sebelum meledak menghanguskan tanah. Zombie itu bergerak secepat kilat dan menghantam tubuh Zhang Xifeng dengan cakar hitam tajamnya.

CLANG. . . CLANG. . . ZIIING. . .

sebuah suara benturan cakar dan pedang bergema di udara. Tubuh Zhang Xifeng mundur kebelakang perlahan akibat serangan sengit Zombie di hadapannya.

Pertempuran semakin ganas terjadi selama 10 menit. Zhang Xifeng berada dalam posisi yang sangat tidak menguntungkan. Cengkraman tangannya pada pedang agak longgar akibat kekuatan Zombie lebih besar yang membuatnya merasa mati rasa.

Mata tajam Zhang Xifeng hanya dapat menangkap bayangan kabur akibat kecepat Zombie yang sangat menakutkan. Ia mencoba mengumpulkan seluruh petir di tubuhnya dan menghantam Zombie itu untuk mengulur sedikit waktu.

Phhsssstt. . . BAMM. . .

Ke 2 petarung itu bergerak mundur pada waktu bersamaan akibat petir hitam menggelegar yang menghantam tanah di depan dan membuat sebuah lubang hangus besar.

Nafas Zhang Xifeng terdengar berat dan terengah dengan keringat membasahi dahinya. Ia kembali mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya sekali lagi membuat kondisinya menjadi lebih baik. Mata tajamnya melihat kearah Zombie hanya untuk menemukan bahwa Zombie telah meloncat dan melayang kearahnya.

"Sial!"

Zhang Xifeng memutar tubuhnya ringan menghindari serangan Zombie. Pedang tajamnya yang berbalut petir hitam melintas untuk menebas kearah Zombie.

ROARR. . .

Zombie itu berteriak marah kearah Zhang Xifeng karena tangannya telah di potong rapi dan terbakar petir menjadi abu. Zombie kembali menerkam kearahnya dengan lebih ganas.

"Kakak begitu hebat" suara Zhang Xiuhan di penuhi kekaguman menatap kearah saudara tertuanya yang tengah bertarung dengan Zombie lebih kuat darinya

"Dia memang hebat! Tapi.. kakak, Bukankah dia dalam bahaya? Tidakkah kita membantunya?" Zhang Xiumei juga kagum melihat kearah kakaknya. Hanya saja ia tetap merasa khawatir karena kakaknya terlihat kesulitan

"Apa yang bisa kita lakukan!?" Xiuhan mengerutkan keningnya

"Kita hanya akan mengganggunya jika mencoba membantu! Lagi pula kita hanya tahap 1. Kekuatan kita tidak cukup untuk bahkan menggores Zombie itu! Untuk sekarang kita hanya akan mengamati! Saat keadaan memburuk, maka kita harus membatu mengulur waktu untuk melarikan diri"

"Kau benar! Tapi Xifeng gege pasti akan menang!" Zhang Xiumei menjawab peryataan Xiuhan disisinya dengan kepercayaan mutlak pada saudaranya yang lebih tua Zhang Xifeng bahwa ia pasti tidak akan kalah. Xiuhan juga mengangguk setuju dengan pernyataan adiknya.

Beberapa ratus meter Jauhnya dari tempat itu, terlihat seorang lelaki dengan tubuh kecil memakai topi di kepalanya. Itu adalah Ye Mei Ling. Saat gadis itu dapat melarikan diri, ia telah pergi untuk melihat peperangan gelombang Zombie. Ia telah menatap lekat-lekat pada Zhang Xifeng dan mengikutinya sejak awal.

Sekarang gadis itu hanya berdiam ditempatnya berdiri melihat pertarungan Jendral iblis dan Zombie dengan ekspresi wajah yang serius dengan sedikit kegelisahan dan kekhawatiran di matanya yang tidak ia sadari.

-end of chapter

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

Bantu Xifeng dong Mei ling.....

2021-01-08

2

Jannah Aisyah

Jannah Aisyah

Semangat thor
ku tunggu lanjutannya 😘😘😘

2020-03-05

1

Angel しんぢ

Angel しんぢ

Aku setia menunggumu thor

2020-03-05

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!