Seorang pemuda tampan keluar dari Bandara dan dibelakangnya asistennya mengikuti dirinya.
Richard berdiri menunggu kendaraan yang akan membawanya ke apartemennya, saat ini dia akan tinggal dulu di apartemennya. Dia belum memberitahukan kepada keluarga bahwa dia sudah kembali, apa lagi kepada keponakan kesayangannya Alana.
"Alana..om akan memberikan kejutan spesial dihari ulang tahun mu "
"Mari pak " ujar Tony, saat mobil yang menjemput mereka sudah tiba.
Richard masuk kedalam mobil dan kemudian mengambil ponselnya dan mengaktifkan, sekali lagi hanya kekecewaan yang menerpanya. Pesannya belum dibuka apa lagi dibalas.
"Pak, kita langsung kekantor, apa ke apartemen dulu ?" tanya Tony.
"Ke apartemen dulu, badan saya sudah gerah. Panas sekali disini " kata Richard, yang merasa kepanasan begitu tiba di Indonesia.
"Sudah berapa tahun tidak pulang pak ?" tanya sang Asisten .
"Tiga tahun ."
Dulu Richard, sebulan sekali pulang. Tetapi sejak penghianatan sang kekasih, Richard tidak pernah pulang hampir tiga tahun.
Dulu dia pulang untuk menjenguk kekasihnya yang masih kuliah di Indonesia, sedangkan Richard kuliah dan merintis usahanya di Inggris.
Pertanyaan Tony, membuat dia ingat kembali dengan Rika yang sukses menorehkan luka yang dalam dihatinya. Dan Jeslyn berhasil menambal luka itu, tetapi lagi-lagi lukanya terbuka kembali.
Ketika melewati gedung universitas, ingatan Richard kembali muncul. Dimana dia sering mangkal diparkir untuk memberikan kejutan kepada kekasihnya, tetapi satu ketika dia ingin memberikan kejutan. Bukan dia yang memberikan kejutan kepada kekasihnya, dia yang terkejut melihat perselingkuhan Rika yang sudah lama terjadi.
Didepan matanya, dia melihat Rika berpelukan dengan selingkuhannya. Hari itu juga dia memutuskan Rika dan langsung terbang kembali dan tidak kembali lagi, sampai hari ini.
***
Alana keluar dari dalam kamarnya, dan melihat mama dan papanya sedang asik dikebun.
"Tumben papa ada dirumah, biasanya main golf " kata Alana kepada papanya dan meletakkan bokongnya dikursi disamping papanya.
"Papa rindu dengan anak tersayang ini " kata papanya.
"Kalau rindu, papa jangan kerja terus. Di rumah temani Alana dan mama dirumah." ucap Alana sambil bermanja-manja dengan papanya.
"Kalau papa tidak kerja, nanti papa mau kasih makan apa dua orang kesayangan papa ini"
"kasih makan nasi lah Pa, bukan makan batu " ujar Alana.
"Hei.. mulai nakal ya " ujar papanya.
"Mau kemana ?" tanya mamanya.
"Ini papa dirumah, ini anak papa sudah rapi begini mau kemana ?" mata papanya meneliti dengan seksama Alana.
"Ada deh.." jawab Alana.
"Pasti mau pergi ngedate dengan boyfriend " goda papanya.
"Namanya anak muda Pa " kata Alana.
"Mau pergi dengan Dony, atau sudah ganti yang baru. Yang belum papa kenal ?"
"Idih..papa, Alana cewek baik-baik ya . Alana setia, cukup satu pacar , iya kan ma. Alana seperti mama, wanita yang setia cukup satu pacar sampai menikah ."
"Kenapa mama yang dibawa-bawa, sudah sana pergi . Cepat pergi dan cepat kembali "
"Bagaimana jika Alana tidak kembali, mama dan papa kecarian tidak ?" ucap Alana tiba-tiba.
'Huss.. cakap apa tidak " ujar mamanya.
"Bercanda ma, he..he.." nyengir Alana.
Setelah memberikan salam kepada mama dan papanya, Alana bergegas berangkat menuju kantor Dony.
***
Dengan bernyanyi-nyanyi kecil, Alana mengemudi mobilnya dengan perlahan-lahan.
Sebenarnya, Dony mengatakan akan menjemput Alana dirumah. Tetapi tanpa berkata, Alana berinisiatif untuk mengunjungi Dony dikantor nya.
Alana memarkirkan mobilnya didepan kantor Dony, kemudian dia turun dan masuk kedalam loby.
"Pak Dony ada ditempat ?" tanya Alana ke resepsionis.
"Ada Bu"
"Bisa saya ketemu ?" tanya Alana.
"Sudah buat janji Bu ?"
"Belum, tapi saya pacarnya" kata Alana.
Dua gadis yang berada dibagian resepsionis terkejut mendengar ucapan Alana.
"Tapi Bu.."
"Kalian tidak percaya "
Alana mengeluarkan ponselnya, dan menunjukkan foto-foto dirinya dengan Dony agar resepsionis percaya.
"Maaf Bu, silahkan naik saja Bu. Ruangan Pak Dony di lantai 5 " kata resepsionis tersebut dengan ramah.
"Terimakasih" Alana meninggalkan resepsionis menuju lift untuk membawanya keruangan Dony.
"Gadis itu pacar Pak Dony, kenapa Sarah yang ngaku-ngaku sebagai pacar Pak Dony." ujar gadis resepsionis kepada rekannya.
"Ternyata, Sarah bertepuk sebelah tangan ." jawab rekannya tersebut.
"Sepertinya, pacar pak Dony tidak sombong seperti Sarah "
"Iya."
Sampai lantai yang dituju, mata Alana celingukan mencari ruangan Dony.
"Mana ruangan kerjanya, apa dia tidak ada sekretaris "
"oh.. mungkin ini " Alana melihat satu ruangan yang pintunya terbuka sedikit dan didepan ada meja sekretaris, tapi orangnya tidak ada.
"Mana sekretarisnya, apa aku masuk saja " Alana melihat pintu sedikit terbuka, dan kemudian dia mengintip.
Alana kaget begitu melihat, Dony berjalan keluar dengan mengendong seorang gadis.
"Dony...!" seru Alana dari depan pintu yang terbuka dari dalam.
"Alana, kenapa kau datang ?" tanya Dony dengan tampang yang terkejut.
"Dony.." Sarah memeluk leher Dony dengan erat.
"Kenapa, apa kedatangan ku menganggu kalian berdua "
"Al, ini bukan seperti yang kau pikirkan " kata Dony dengan wajah yang panik, dia takut Alana salah sangka.
"Apa yang kupikirkan ?" mata Alana sudah memerah, sedikit lagi air matanya sudah akan jatuh.
"Aku tidak ada hubungan dengan Sarah, aku menolong Sarah. Tiba-tiba saja kakinya sakit saat dia mengantar file yang kubutuhkan tadi" kata Dony, dan Sarah masih dalam gendongannya.
"Oh..ya, sakit kaki sampai tidak bisa jalan" ujar Alana.
"Iya, Al. aku tidak berbohong ."
"Tapi kelihatannya dia tidak sakit apa-apa, lihat saja wajahnya itu gembira karena kau gendong " kata Alana.
"Aku membenci mu Dony, kau berbohong..!" seru Alana dan kemudian berlari meninggalkan Dony yang masih mengendong Sarah.
"Alana ! tunggu " dengan cepat Dony meletakkan Sarah kelantai dan langsung mengejar Alana yang sudah masuk kedalam lift dan membawanya kelantai bawah.
"Dony..! kenapa aku kau letakkan disini "
Sarah berteriak memanggil Dony, tapi Dony tidak menghiraukannya. Dony turun dengan melalui tangga, setelah lift yang ditunggu masih berada dilantai bawah.
"Beres, mereka akhirnya marahan ." Sarah bangkit dari lantai, dan terlihat senyum puas dibibir merahnya.
Flash back
Sarah berjalan masuk dan dilihatnya Alana sedang berada di resepsionis, dia mendengar Alana ingin menuju keruangan Dony.
Sepertinya, itu pacar Dony. Aku harus membuat rencana ."
Dengan cepat Sarah naik dan membuat rencana, agar Alana salah paham.
Flash back end.
"Sekarang, jalanku untuk mendapatkan Dony tinggal selangkah lagi. Tidak akan kubiarkan mereka berbaikan."
"Sebentar lagi, aku akan menjadi Nyonya pemilik perusahaan ini " ngekeh Sarah duduk di kursi Dony, dan memutar-mutarnya.
Dalam mobil, Alana menangis. Dia sangat kecewa, Karena Dony telah mengecewakan dirinya.
"Kau jahat Dony, tega kau menghancurkan hubungan yang sudah kita jalin selama tiga tahun ini ." ucap Alana sembari menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Sedangkan Dony terus mengikuti dari belakang, dia sangat khawatir melihat cara Alana membawa mobil.
Sampai satu seketika, didepan matanya. Dony melihat tabrakan yang terjadi antara mobil Alana dan mobil SUV.
"Alana...!" teriak Dony, begitu melihat mobil yang dikemudikan Alana berguling-guling.
"Tidak....!" seru Dony, air matanya sudah mengucur dari matanya.
Bersambung..
Bantu author dengan cara like dan tekan rate 5
trims...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 275 Episodes
Comments
Meriana Erna
Du jgn sampai alana knp2 thor
2023-08-30
0
Qaisaa Nazarudin
jgn bilang ada selingkuhan Dony di dlm ruangannya,,
2023-06-07
0
Putri Sera
dan ucapan adalah doa yg akan terjadi
2022-11-26
0