Beberapa minggu kemudian mbah Karto datang kerumah Rania untuk mempertemukan Petter dengan orang tua nya, tapi mbah Karto hanya bisa membawa mama Petter karena keberadaan papa Petter belum ditemukan oleh mbah Karto.
Rania segera meminta Petter ikut dengan nya untuk berbicara pada mbah Karto, lalu mbah Karto memanggil seorang perempuan cantik yang memakai baju putih dengan rambut pirang sama seperti Petter, dan saat perempuan itu masuk tercium aroma bunga kamboja.
Wussh...
"Petter mama mis je schat (Petter mama merindukanmu sayang)".
"Ik mis jou ook mama, verlaat me niet meer (aku juga merindukanmu mama, jangan tinggalkan aku lagi)".
"Het spijt me lieverd, op dat moment kon ik je niet vinden (maaf sayang, saat itu aku tidak bisa menemukanmu)", ucap mama Petter dengan berlinang air mata seraya memeluk anaknya .
Sementara Rania dan mbah Karto meninggalkan orang tua dan anaknya itu melepas rindu karena sudah terpisah puluhan tahun.
"Mbah Karto... Rania ingin berterima kasih sudah membantu Petter bertemu mama nya kembali".
"Sama sama nduk lagipula Petter juga sudah banyak membantumu, tapi aku belum bisa menemukan papa Petter", ujar mbah Karto yang duduk di kursi goyang.
"Tidak apa apa mbah yang penting Petter sudah bisa memeluk mama nya, karena itu yang dia inginkan".
Petter dan mama nya datang mengucapkan terima kasih pada mbah Karto dan juga Rania, karena papa Petter belum ditemukan mereka berdua belum bisa kembali ke alam keabadian.
Mereka berdua memutuskan tinggal di rumah Rania untuk menjaganya sementara ini.
Kemudian mbah Karto menemui simbah di kebun belakang, dan meninggalkan Rania bersama Petter dan mama nya.
"Hai aunty kenalkan namaku Rania putri sejagad kau bisa memanggilku Rania saja" .
"Nama ku Evana van disk sayang, terima kasih sudah menjadi teman Petter selama ini".
"Sama sama aunty, kau cantik sekali meski sudah menjadi hantu", seru Rania yang memandangi wajah Evana dari dekat.
"Kau ini lucu sekali Rania, kami hantu akan tetap muda sesuai umur kami sewaktu meninggal dunia", ucap Evana dengan memeluk Petter anaknya.
"Ya sudah kalian bisa melepaskan rindu dan berbagi cerita akan kuberikan kamar kosong dibelakang gudang untuk kalian tempati", ucap Rania seraya berjalan meninggalkan keduanya.
Evana bercerita pada Petter jika dulu dia terpisah dari papa nya karena ingin mencarinya, mereka berdua disekap Jepang ditempat yang berbeda karena itu lah saat ini mereka tidak bersama.
Petter nampak sedih mendengar cerita mama nya, dia bertekat akan menemukan papanya dengan bantuan mbah Karto.
Keesokan harinya Rania dan Wati berangkat ke sekolah dengan menaiki sepedanya, di sepanjang perjalanan banyak petani yang berangkat ke sawahnya.
Sesampainya di sekolah Rania dan Wati dikejutkan dengan keramaian banyak orang.
Ternyata di belakang sekolahnya ada mayat yang dibuang dan menimbulkan bau busuk, kepala sekolah menghubungi polisi untuk melakukan penyelidikan.
Dan sekolah diliburkan sementara waktu untuk olah TKP, garis kuning polisi dipasang semua siswa dipulangkan.
Rania yang akan pulang mengambil sepedanya dikejutkan dengan tangisan seorang perempuan muda, seumuran anak kelas 3 SMA.
"Hai kenapa kau menangis disana, pulanglah disini sedang ada mayat yang dibuang dan polisi akan mengadakan olah tkp", seru Rania menghampiri perempuan itu.
"Tolong aku hu hu hu...", perempuan itu mendongakan kepalanya yang dari tadi menunduk.
Rania terkejut melihat wajah perempuan itu mirip sekali dengan mayat yang dibuang dibelakang sekolah.
...Bersambung. ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 311 Episodes
Comments
Teguh Santoso
seremthor
2022-06-07
1
zhy23
ceritanya seru, tapi seperti hampir mirip dengan novel sebelah yg udah lama AQ baca, tapi lupa judulnya apa🙏😅
2022-05-17
2
Ema Ema
nama petter sama evana kaya di film dannur yaa
2021-05-29
10