Mbah Wongso yang melihat makhluk pujaanya sudah hangus menjadi abu terlihat ketakutan, dia berusaha melarikan diri dengan ilmu malih sukmo seketika mbah Wongso berubah bentuk jadi burung gagak hitam yang terbang melesat ditengah kegelapan malam.
Mbah Karto yang ingin mengejar mbah Wongso dengan ilmu yang sama dihentikan oleh bapak tua berjenggot putih itu.
"Sudah Le biarkan saja dia pergi, percuma dikejar dia sedang ingin bersekutu dengan iblis yang lainya, jika kau mengejarnya kau hanya akan jadi makanan iblis iblis di goa jati asih karena Wongso sedang menuju kesana, tapi takdir akan berjalan dengan semestinya, suatu hari nanti dia akan kembali sendiri ke desa dengan kondisi yang mengenaskan kau tunggu saja".
Mbah Karto yang mendengarkan perintah bapak berjenggot putih itu pun menurut dan membatalkan niatnya.
Mbah Karto nampak mencium tangan bapak itu dengan berlutut seperti memberi hormat pada orang yang lebih tua, padahal jika dilihat dengan mata normal mereka terlihat seumuran.
Setelah itu mbah Karto membawa Rania yang memejamkan matanya pulang ke rumah hanya dengan sekelebatan saja.
Sesampainya di rumah Rania masih belum membuka matanya, semua keluarganya panik karena sudah satu jam Rania tidak terbangun dari tidurnya.
Kemudian mbah Karto bersemedi dengan duduk bersila mencari tau apa yang sebenarnya terjadi, raga mbah Karto kini melayang mencari jejak jiwa Rania yang terlepas karena terbawa iblis goa jati asih yang saat itu datang menjemput mbah Wongso.
Mbah Karto menyadari jika Rania hanya tidak sengaja melepas jiwa nya, tapi dia tidak dibawa ke goa jati asih oleh iblis itu.
Dengan segala petunjuk yang ada mbah Karto terus mencari sampai akhirnya Rania ditemukan sedang bersama arwah arwah penasaran disebuah perkampungan gaib, mbah Karto menghampiri Rania yang menunduk ketakutan dan akan membawanya pergi.
Tapi ada sosok tinggi besar dengan berbadan setengah manusia dan setengah kuda menghentikan mbah Karto, dia berkata gadis itu adalah budak mereka jika mbah Karto ingin mengambilnya dia harus memenuhi syarat kepala desa kampung gaib itu.
Mbah Karto bertanya syarat apa yang harus dipenuhi dan mereka meminta syarat yang tidak masuk akal, karena untuk mengambil jiwa Rania kembali orang tuanya harus bertapa di lereng gunung keramat selama tiga hari dimulai pada malam jumat kliwon dan memotong tiga ekor kerbau jantan yang belum pernah kawin beserta bunga setaman.
Dengan berat hati mbah Karto meninggalkan Rania dikampung gaib itu, Rania yang ditinggal pergi mbah Karto hanya bisa menangis tanpa mengeluarkan suaranya.
Raga mbah Karto yang sudah kembali kerumah Rania segera memasuki tubuhnya dan memberitahu keluarga nya jika Rania di tahan oleh kepala desa kampung gaib dan meminta syarat jika ingin Rania kembali dengan selamat.
Simbah yang mendengar syarat itu terlihat bingung karena harus memanggil orang tua Rania kembali ke desa, dan tidak tau harus kemana mereka akan mendapatkan tiga kerbau jantan yang belum pernah kawin.
Mereka semua takut tidak bisa memenuhi syarat itu, dan Rania tidak akan pernah selamat.
Tangis bude Walimah pun pecah yang membuat Wati ikut menangis, sedangkan simbah yang nampak tegar sebenarnya hatinya sangat rapuh dia hanya bisa diam meratapi nasib buruk cucunya.
Petter berusaha menemukan kampung gaib yang dimaksud mbah Karto, tapi dia tidak bisa masuk sembarangan karena penjagaan disana sangat ketat jika sampai ketahuan Petter berusaha menerobos masuk nasibnya akan sama seperti Rania dijadikan budak oleh kepala desa kampung gaib.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 311 Episodes
Comments
Cahyana Hadi
trus pak kyai tadi kemana
2023-10-11
0
ryfanbetmut
ilmu malih sukmo??
2023-06-16
0
Yani Cuhayanih
sunnguh berat syaratnya.tp kalo dlm kenyataanya aku juga pernah lihat pertempuran antara jin jahat dan jin pendamping yg baik .ketika jin jahat musnah urusanya selesai .anaku selamat tdk jd di tumbalkan.
2022-08-07
0