Beberapa minggu semenjak Rania kembali ke dunia manusia, dia melakukan semua kegiatan seperti semula dan orang tua Rania sudah kembali ke Kalimantan karena putri mereka sudah baik baik saja.
Tok tok tok...
Bude Walimah membuka pintu dan mempersilahkan mbah Karto masuk.
"Aku ingin bertemu Rania nduk, apa dia sudah lebih baik kondisinya", tanya mbah Karto seraya duduk dikursi ruang tamu.
"Rania sudah sehat mbah, dia sedang sekolah sebentar lagi juga pulang".
"Syukurlah nduk aku cuma hawatir kalau Wongso kembali mengincar Rania".
"Lho kang Karto kapan datangnya", seru simbah yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Tak buatin kopi dulu ya mbah", ucap bude yang langsung berjalan ke arah dapur.
"Aku datang untuk melihat kondisi Rania, dan membantu teman hantunya mencari kedua orang tuanya", celetuk mbah Karto dengan melihat ke arah jendela karena melihat Petter yang baru saja datang.
"Ya sudah kang dilihat dulu, anaknya juga sudah pulang itu", ujar simbah yang langsung menunjuk Rania didepan pintu.
Setelah itu simbah pergi ke kebun belakang meninggalkan mbah Karto yang sedang meminum kopi hitamnya.
Rania menghampiri mbah Karto dengan rasa penasaran yang besar.
"Mbah Karto ingin berbicara apa padaku", tanya Rania seraya duduk disebelah mbah Karto.
"Kondisimu gimana nduk, badanmu ada yang sakit gak".
"Aku baik baik saja mbah, kan ada Petter yang selalu menjagaku".
"Ada yang ingin aku sampaikan padamu nduk, kau memintaku membantu Petter mencari orang tua nya tapi setelah mereka bisa bertemu kembali kau akan kehilangan temanmu itu", ujar mbah Karto.
"Kenapa aku harus kehilangan Petter mbah, dia sudah berjanji menjadi temanku".
"Petter menantikan orang tuanya untuk menjemputnya, mungkin dia akan kembali ke alam keabadian bersama kedua orang tuanya apa kau siap kehilangan temanmu itu".
"Aku tidak tau mbah, tapi aku tidak boleh egois jika memang itu yang diinginkan Petter aku harus mendukungnya, aku ingin jiwa Petter tenang di alam keabadian dia tidak boleh gentayangan terlalu lama lagi", ucap Rania dengan mata berkaca kaca.
"Kamu memang anak yang baik nduk, baiklah aku akan meminta bantuan dari banyak penguasa alam gaib untuk segera membawa kedua orang tua Petter kehadapanku.
Ternyata Petter diam diam mendengarkan pembicaraan Rania dengan mbah Karto
"Terima kasih Rania, kau satu satunya teman terbaikku di dunia ini", ucap Petter dengan wajah sendu.
"Ah kau ini kenapa harus bilang terima kasih, aku tidak berbuat apa apa untuk membantumu ucapkan rasa terima kasihmu pada mbah Karto saja".
"Tentu saja aku juga akan mengatakan nya pada mbah Karto, tapi apakah kau benar tidak akan apa apa jika aku pergi", tanya Petter dengan memandangi wajah sedih Rania.
"Kau tidak usah hawatir padaku Petter, tenanglah ada mbah Karto yang akan selalu menjagaku dari manusia jahat ataupun hantu", ujar Rania meyakinkan peter.
"Ta tapi aku tidak akan tenang meninggalkanmu Rania, aku takut ada hal buruk yang terjadi padamu jika aku tidak ada".
"Sudahlah Petter kau pergilah bersama orang tuamu jika mereka sudah datang menjemputmu, aku akan selalu berdoa untukmu Petter", ucap Rania dengan meneteskan air mata.
Kedua teman baik yang berbeda dunia itu nampak saling memandang dengan tangis haru mereka masing masing.
Sementara mbah Karto meninggalkan rumah Rania untuk bertemu dengan semua penguasa alam gaib yang akan membawakan kabar tentang kedua orang tua Petter.
ig : novi_putri 💋
...Bersambung....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 311 Episodes
Comments
Avri Yani
temen manusia malah pada kaya setan 🤣🤣
2023-11-19
0
afrena
weala... teman hantu aja baik tidak ada niatan mencelakai dan memberikan bantuan secara tulus. ini kok teman manusiaku datang dikala mereka butuh dan kadang mereka tega menyakitiku. ternyata manusia emang lebih kejam dan jahat melebih iblis itu sendiri.
2022-06-17
0
Pecinta Horor
ceritanya makin seru n bikin penasaran kelanjutan ceritanya...lanjut baca dulu y gaeezzz...😉
2022-01-27
1