15. Menagih Janji

Kini Afnan, Hasna, Abi Kyai serta Umi sudah berada di parkiran hendak pulang.

"Biyya, Imma.. bolehkah Dedek Sha, itut Abba dan Umma?" tanya Afsha sebelum naik ke dalam mobil.

Afnan dan Hasna saling pandang, lalu tersenyum, "Tentu boleh, dong sayang," jawab Hasna.

"Boleh koq, tapi peluk dulu yah," ucap Afnan.

"Tentu Biy," ucap Afsha.

Afsha pun memeluk Afnan dan Hasna serta bertabur kecupan, Afsha Lalu memeluk Afkha juga. " A'a Kha, itut ciyapa?" tanya Afsha.

"A'a ikut Biyya dan Imma caja," Jawab Afkha.

"Ya cudah! Dedek peygi. Attayaamua'yaikum," pamit Afsha setelah mengecup kedua tangan kanan orang tua nya, sembari mengucapkan salam lalu ia naik ke dalam mobil.

"Wa'alaikum salam," jawab mereka.

"Abi, Umi! maaf titip Dedek Sha," ucap Hasna.

"Iya sayang, A'a tidak ikut dengan Umma dan Abba?" tanya Umi.

"Tidak Umma, A'a ikut Biyya caja, talena ada hay peting yang inin di bicayakan," celoteh Afkha dengan polosnya. Namun membuat orang di sekitar tertawa lucu.

"Baiklah, kalau A'a Kha memiliki urusan dengan Biyya, silahkan di selesaikan dahulu! Abba, Umma serta Dedek Sha, pamit ya," ujar pak Kyai.

"Baik Abba, Umma," ucap Afkha serta memeluk Abi Kyai dan Umi, tak lupa mengecup kedua tangan kanan mereka.

"Terimakasih Abi, Umi," tukas Afnan.

"Sama-sama A," ujar keduanya.

Abi Kyai, Umi dan Afsha pun sudah keluar dari parkiran tempat itu.

"Mari naik, sayang," ajak Afnan pada Afkha . Namun Afkha hanya diam.

"Lho, ada apa sayang?" tanya Hasna.

"Mmm..Tidak! maaf Imma, boyeh Imma yang menemudi mobiy nya, A'a ingin dipangku oleh Biyya, karena A'a inin menagih janji," ucap Afkha.

"Astaghfirullah, hehe.. tentu! boleh Biy?" tanya Hasna.

"Boleh dong, ya sudah mari naik," ucap Afnan lalu mengangkat Afkha, menggendong nya dan membawa Afkha masuk ke dalam mobil serta mendudukkan di pangkuannya.

Hasna pun ikut naik kedalam mobil, ia duduk di belakang kemudi. "Baiklah, jadilah saat ini Mimma sebagai sopir kalian," ucap Hasna.

"Hehe, tidak apa-apa kan! sesekali," ucap Afnan.

"Mari membaca doa," ucap Hasna. Lalu mereka berdua pun menuntun Afkha untuk membaca doa bepergian dan naik kendaraan.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ

("Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk")

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

Bismillahi tawakkaltu 'alaallahi laa haula wa laa quwwata illa billah 

"Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah." (HR: Abu Daud).

Kemudian dilanjutkan dengan membaca:

Doa untuk naik kendaraan darat..

سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَاكُنَّالَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

Laten: Subhaanalladzii sakkhara lana hadza wama kunna lahu muqriniina wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.

Artinya : "Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali (AZ-ZUKHRUF ayat 13 dan 14) atau (HR: Tirmidzi).

"Aamiin ... Jalan Mimma," pinta Afnan.

"Baik Biyya, Bos," kelakar Hasna sehingga membuat Afnan dan Afkha tertawa.

Hasna mulai melajukan mobilnya.

"Biy, Ayok dong bayay janji nya," pinta Afkha. Ia dalam pangkuan Afnan.

"Baiklah, tentang jangan berlebih-lebihan kan?" tanya Afnan.

"Iya Biy," sahut Afkha.

"Cepat jabarkan Biy, Jangan sampai salah satu dari empat anak ajaib ini merasa penasaran berlebihan," ujar Hasna.

"Mimma bisa saja! Baiklah Mimma sayang. Mmmm, Biyya harus mulai dari mana yah?!" gumam Afnan.

"Allah tidak cuka olang yang beyebih- yebihan, Biy, mulai dali citu," ucap Afkha mengingatkan Afnan.

"Ya.. baiklah, Bismillah....." ucap Afnan, sembari membetulkan posisi duduk Afkha agar nyaman dalam pangkuan nya, karena setiap Afnan bercerita pasti Afkha akan tidur nanti nya.

"Jadi di dalam Islam itu, berlebih-lebihan dalam segala sesuatu adalah tercela dan dilarang. Apalagi dalam masalah makanan dan minuman." ucap Afnan. Afkha mulai menyimak dengan antusias.

Hasna tetap fokus pada jalan di depan nya, dengan ikut mendengarkan Afnan memberi penjelasan dari pertanyaan Afkha.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَّكُلُوْا وَا شْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

Laten: Wa kuluu wasyrobuu wa laa tusrifuu, innahuu laa yuhibbul-musrifiin

Artinya: Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

(QS. Al-A'raf 7: Ayat 31)

"Ada lagi: "Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang merambat dan yang tidak merambat, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin), dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." (QS: Al An`aam : 141)

"Nah itu A," ucap Afnan.

"Lalu apalagi Biy?" tanya Afkha.

Afnan dan Hasna saling memandang lalu tersenyum.

"Lalu, O ya..Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

 "Tidaklah anak adam mengisi penuh suatu wadah yang lebih jelek dari perutnya, cukuplah bagi mereka itu beberapa suap makan yang yang dapat menegakkan punggungnya, maka seharusnya bagimu sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum,sepertiga untuk dirinya atau udara." (HR: Al-Baihaqi)

"Nah maksud nya dari Hadist ini menjelaskan bahwa cukuplah memakan  bagi kita beberapa suap saja setidaknya sudah menutupi rasa lapar, karena sesungguhnya Allah menyukai umatnya yang selalu merasa cukup," ujar Afnan.

"Bahkan Umar Bin Khattab berpesan hati-hati kamu dengan kenyang berlebih-lebihan dalam makan dan minum. Sesungguhnya hal demikian bisa merusak diri, mewariskan penyakit dan membuat malas untuk mengerjakan shalat. Hendaklah kalian bersikap tengah-tengah, sederhana dalam makan dan minum, karena hal itu akan membuat sehat tubuh dan jauh dari berlebihan. Allah SWT sangat membenci pemimpin yang gemuk-kenyang. Sesungguhnya seseorang tidak akan binasa sampai dia mendahulukan ajakan syahwatnya dari pada ajakan agamanya." sambung Afnan.

"Kesimpulan nya, bahwa sebagai manusia yang beragama maka kita harus menaati segala apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dan menjauhi segala yang di benci oleh Allah maupun Rasulnya yakni Muhammad SAW. Terutama dalam perbuatan yang berlebih-lebihan atau melampaui batas seperti Memakan dan Meminum ataupun berpakaian. Cara yang tepat adalah beragama dengan mengikuti petunjuk Allah SWT dan Rassul-Nya.

"A... A'a... yah, doi bubu Mimma," ucap Afnan saat Afkha baru saja tertidur.

"Ya sudah, kalau sebelum bubu, A'a mendengar semua nya, berarti tenang saja By, A'a tidak akan bertanya kembali." Ucap Hasna.

"Nah, jika sebelum bubu, doi belum sempat mendengar semuanya, bagaimana dong Mimma?" tanya Afnan.

"Ya, siaran Ulang By," jawab Hasna santai. Akhirnya mereka tertawa bersama.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

mifta emji

mifta emji

up

2021-05-18

0

Umi Khamidah

Umi Khamidah

usia 0 s/d 6 tahunmemang usia Emas, bagus untuk dimulai .engajarkan yang positif untuk dirinya dan untuk orang lain...mantap Thor. .

2021-04-20

0

aal lia

aal lia

anak bayi dikasih dalil.heheh

2021-03-26

0

lihat semua
Episodes
1 1. New Episode, Istrinya Ustadz part 2 (pembuka)
2 2. Kediaman Adrian
3 3. Menyervice Isteri
4 4. Adegan Delapan Belas Plus
5 5. Ijab Qobul Adrian
6 6. Tamu Tak Di Undang
7 7. Jantung Hatinya Biyya dan Mimma
8 8. Tak Gendong Keman-mana.
9 9. Dejavu Bunglon Cantik.
10 10. Beraksi Sebelum Waktunya
11 11. Pesta Bujang, Bujangan Lapok.
12 12. Bir Pletok.
13 13. Lipstik Mommy Aaralyn.
14 14. Resepsi Pernikahan Adrian dan Angela.
15 15. Menagih Janji
16 16. Naik, Vallentino Bi?
17 17. Si Kumbang
18 18. Abi Macho dan Umi gahar.
19 19. Suami Merangkap Serep Belajar
20 20. Sweater Peninggalan Mommy.
21 21. Kisah Roy
22 22. Kepercayaan Adrian untuk Angela.
23 23. Utun Berjenggot Galau
24 24. Laskar Peraih Pahala
25 25. Al-Wakirah
26 26. Hal Yang Belum Terselesaikan
27 27. Rumah Tangga Jarak Jauh.
28 28. Plesiran ke Padang Kasur
29 29. Kantor polisi, kembali?
30 30. Utun Berjenggot Kurang Mujur.
31 31. Rumah Tenang
32 32. Pisah Ranjang Tiga Hari.
33 33. Belajar Dermawan Dari Sejak Dini.
34 34. Trio Ustadzah Hijrah (Maulid Nabi)
35 35. Minta di jemput.
36 36. Kalung Berlian nya Raib
37 37. Korban Mak-mak Ganas.
38 38. Khitan Masal.
39 39. Hadiah Untuk Afsha.
40 40. Khitan, Hasil Gigitan Macam.
41 End Hiatus.
42 41. Meninjau Rumah Tenang.
43 42. Dias tertarik kepada Roy.
44 43. Hilal Jodoh.
45 44. Mu'adzin Baru.
46 45. MERLINDIAS ATTSAUTSHA.
47 46. Tidak Menolak, Namun Belum Dapat Menerima.
48 47. Dias Kembali Ke Jakarta.
49 48. Insiden Hotel (Bom)
50 49. Insiden Hotel (Terluka)
51 50. Media Lukisan Abstrak.
52 51. Angela Hamil.
53 52. Korban penculikan.
54 53. Spray Bius.
55 54.Perjalanan mencari Anak-anak.
56 55. Akhirnya, Kami Menemukan Kalian.
57 56. Kehadiran Sang Ayah.
58 57. Upaya penyelamatan Anak-anak.
59 58. Roy! Kamu Harus Kuat.
60 59. Kepergok Indiaan.
61 60. Rh-null
62 61. Di Ujung Tanduk.
63 62. Menikah Pada Hari Ini Juga.
64 63. Herzevan Bahroynie Adipati
65 64. Mogok Bicara Tiga Hari.
66 65. Rezeky Nomplok.
67 66. Tsuiso Battle (Tandem)
68 67. Kuliah Ke Turki.
69 68. Malam pertumpahan darah.
70 69. Ngapelin pacar
71 70. Pasar malam.
72 71. Kehabisan Bensin.
73 72. Pecah Ban.
74 73. Penculikan Angela.
75 74. Titik penyekapan Angela..
76 75. Berdoa Sebelum Gaspoll.
77 76. Dia masih Istri Saya.
78 77. Angela Keguguran.
79 78. Tantangan Balapan.
80 79. T 10 VE
81 80. Clutch Kick
82 81. My Best Husband!
83 82. H.A.Z Circuit.
84 83. Rencana untuk Hamil kembali.
85 84. Kami, Hamil!
86 85. Atatürk Üniversitesi.
87 86. Modifikasi Alami.
88 87. Amanat Abah Anom.
89 88. Keberangkatan Hasna ke Eropa.
90 89. Mengenang Hasna.
91 90. Menerima keputusan Hasna.
92 91. Merancang Dedek Bayi.
93 92. Istrinya Ustadz. (End)
94 Pengumuman, sekuel Istrinya Ustadz.
Episodes

Updated 94 Episodes

1
1. New Episode, Istrinya Ustadz part 2 (pembuka)
2
2. Kediaman Adrian
3
3. Menyervice Isteri
4
4. Adegan Delapan Belas Plus
5
5. Ijab Qobul Adrian
6
6. Tamu Tak Di Undang
7
7. Jantung Hatinya Biyya dan Mimma
8
8. Tak Gendong Keman-mana.
9
9. Dejavu Bunglon Cantik.
10
10. Beraksi Sebelum Waktunya
11
11. Pesta Bujang, Bujangan Lapok.
12
12. Bir Pletok.
13
13. Lipstik Mommy Aaralyn.
14
14. Resepsi Pernikahan Adrian dan Angela.
15
15. Menagih Janji
16
16. Naik, Vallentino Bi?
17
17. Si Kumbang
18
18. Abi Macho dan Umi gahar.
19
19. Suami Merangkap Serep Belajar
20
20. Sweater Peninggalan Mommy.
21
21. Kisah Roy
22
22. Kepercayaan Adrian untuk Angela.
23
23. Utun Berjenggot Galau
24
24. Laskar Peraih Pahala
25
25. Al-Wakirah
26
26. Hal Yang Belum Terselesaikan
27
27. Rumah Tangga Jarak Jauh.
28
28. Plesiran ke Padang Kasur
29
29. Kantor polisi, kembali?
30
30. Utun Berjenggot Kurang Mujur.
31
31. Rumah Tenang
32
32. Pisah Ranjang Tiga Hari.
33
33. Belajar Dermawan Dari Sejak Dini.
34
34. Trio Ustadzah Hijrah (Maulid Nabi)
35
35. Minta di jemput.
36
36. Kalung Berlian nya Raib
37
37. Korban Mak-mak Ganas.
38
38. Khitan Masal.
39
39. Hadiah Untuk Afsha.
40
40. Khitan, Hasil Gigitan Macam.
41
End Hiatus.
42
41. Meninjau Rumah Tenang.
43
42. Dias tertarik kepada Roy.
44
43. Hilal Jodoh.
45
44. Mu'adzin Baru.
46
45. MERLINDIAS ATTSAUTSHA.
47
46. Tidak Menolak, Namun Belum Dapat Menerima.
48
47. Dias Kembali Ke Jakarta.
49
48. Insiden Hotel (Bom)
50
49. Insiden Hotel (Terluka)
51
50. Media Lukisan Abstrak.
52
51. Angela Hamil.
53
52. Korban penculikan.
54
53. Spray Bius.
55
54.Perjalanan mencari Anak-anak.
56
55. Akhirnya, Kami Menemukan Kalian.
57
56. Kehadiran Sang Ayah.
58
57. Upaya penyelamatan Anak-anak.
59
58. Roy! Kamu Harus Kuat.
60
59. Kepergok Indiaan.
61
60. Rh-null
62
61. Di Ujung Tanduk.
63
62. Menikah Pada Hari Ini Juga.
64
63. Herzevan Bahroynie Adipati
65
64. Mogok Bicara Tiga Hari.
66
65. Rezeky Nomplok.
67
66. Tsuiso Battle (Tandem)
68
67. Kuliah Ke Turki.
69
68. Malam pertumpahan darah.
70
69. Ngapelin pacar
71
70. Pasar malam.
72
71. Kehabisan Bensin.
73
72. Pecah Ban.
74
73. Penculikan Angela.
75
74. Titik penyekapan Angela..
76
75. Berdoa Sebelum Gaspoll.
77
76. Dia masih Istri Saya.
78
77. Angela Keguguran.
79
78. Tantangan Balapan.
80
79. T 10 VE
81
80. Clutch Kick
82
81. My Best Husband!
83
82. H.A.Z Circuit.
84
83. Rencana untuk Hamil kembali.
85
84. Kami, Hamil!
86
85. Atatürk Üniversitesi.
87
86. Modifikasi Alami.
88
87. Amanat Abah Anom.
89
88. Keberangkatan Hasna ke Eropa.
90
89. Mengenang Hasna.
91
90. Menerima keputusan Hasna.
92
91. Merancang Dedek Bayi.
93
92. Istrinya Ustadz. (End)
94
Pengumuman, sekuel Istrinya Ustadz.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!