Adrian pun meraih gelas yang berisikan minuman berwarna mirip teh dari Ubaydillah.
"Hehe, ada-ada saja! pesta bujang macam ini." gumam Adrian.
"Minumlah Yan! tos," pinta Devano. lalu mereka pun tos gelas, layak nya sedang ber pesta! dengan isi gelas mirip air teh.
"Iya Yan! minumlah, enak loh! untuk menghangatkan tubuh," sambung Ubaydillah.
"Minuman apaan ini? koq baunya begini? minuman keras ya?" tanya Adrian penuh selidik, karena ia belum pernah melihat minuman itu sebelumnya. kecuali saat di bar dahulu minuman ini ada kemiripan, hanya baunya saja berbeda.
"Lumayan keras, lah Yan! bisa deh untuk menghangatkan tubuh," jawab Devano.
"Om Ustadz, juga minum ya?" tanya Adrian.
"Terpaksa Drian, mengikuti kemauan mereka," jawab Afnan santai.
"Dev! apaan sih lu! ini kok minum, minuman beer begini?" tanya Adrian kembali.
"Sudah lah Yan! ayo minum saja! ini kan pesta bujang yang sengaja kami buatkan khusus untuk elo Yan! ya minuman nya ini nih, bir ini enak, untuk menghangatkan tubuh dan menjaga stamina," ujar Devano.
Kini mereka sudah sama-sama duduk dengan santai.
"Sudah, ayo minum dulu! kita harus melanjutkan permainan, nanti keburu pagi," tukas Ubaydillah.
"Ogah shii, minuman beginian, haram tahu! Om Ustadz kalau Nana tahu, nanti doi marah lho!" ucap Adrian sambil bergidik.
"Ya tidak akan marah Drian, maka nya di coba minum dulu dong, nanti baru kamu putuskan untuk berspekulasi," ujar Afnan.
"Ah, ini betulan, mereka mau nyekokin gue pakai beer, gile ajeh nih para Ustadz nge beer," batin Adrian.
Lalu Adrian mulai mencicipi minuman tersebut, "glek! mmm..glek! Bukan beer? rasanya mirip rempah?" batin Adrian.
"Dev! ini beer macam apa sih?" tanya Adrian masih penasaran.
"Ini, Namanya bir pletok! Adrian," sahut Devano.
"Bir pletok?!" gumam Adrian.
"Ya ampun Yan! Anak Jakarta, enggak tahu bir pletok! payah betul nih Adrian," ucap Ubaydillah.
"Nih yan minuman nya, bentuknya begini," timpal Devano, lalu ia menyodorkan botol minuman tersebut.
"Ouh, ini toh bentuk minumannya! bir pletok bukan begini deh kemasannya! ini dapat membuat mabuk gak sih Dev?" tanya Adrian.
"Tidak akan mabuk Yan! ini kan hanya botol varian baru saja, agar lebih menarik minat konsumen, malah bagus untuk kesehatan tubuh. kita akan terasa segar ini kan bukan minuman beralkohol, orang hanya berbahan remah, seperti sereh, biji pala, cengkeh kapulaga, kayu manis, Jahe , daun jeruk,Gula pasir." tutur Devano.
"Ouh.. mengapa, bir pletok ya namanya?" tanya Adrian kembali.
"Menurut legenda sih, zaman dulu itu orang Belanda sering mengadakan acara minum, ya kumpul-kumpul kayak pesta, mereka akan meminum-minuman keras gitu, nah ketika botol di buka, maka akan berbunyi pletok! orang betawi pun akan mengadakan acara minum yang hampir sama. Namun karena beer itu haram jadilah mereka mengganti tradisi minuman berr ber alkohol dengan bir pletok ini,selain tidak haram menurut Islam juga bagus untuk kesehatan," tutur Ubaydillah.
"Oke seperti itu! Baiklah, aku akan meminumnya demi membahagiakan kalian," ucap Adrian dengan menyeringai sembari meminum air bir pletok nya.
"Bagus dong Drian, membahagiakan orang lain itu balasannya adalah pahala," sambung Afnan.
"Ouh iya, Aku lupa! pendeskripsian nya dong Om " pinta Adrian pada Afnan.
"Dek," Afnan berkode pada Ubaydillah, agar ia yang menjelaskannya pada Adrian.
"Baik A'a Bro. Dalam Islam, bahagia atau kebahagiaan itu menjadi elemen terpenting yang patut untuk diraih dan dipertahankan oleh setiap insan, tak hanya di dunia semata melainkan juga di kehidupan selanjutnya yaitu akhirat." tutur Ubaydillah.
"Di antaranya, jika kita membahagiakan orang lain itu, di sukai oleh Allah SWT. Seperti dituturkan dalam Hadits, bahwa Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda: Sesungguhnya amal yang paling disukai Allah SWT setelah melaksanakan berbagai hal yang wajib adalah menggembirakan muslim yang lain. (HR: Ibnu Abbas RA)." ujar Ubaydillah.
"Lalu, diampuni Dosanya. Sama halnya dengan keutamaan dzikir pagi dalam islam, keutamaan membuat orang lain bahagia dalam islam yang lain adalah mendapatkan pengampunan dosa dari Allah swt. Hal ini terdapat dalam kitab Al ‘Athiyyatul Haniyyah yaitu: Barang siapa yang membahagiakan orang mukmin lain, Allah Ta’ala menciptakan 70.000 malaikat yang ditugaskan memintakan ampunan baginya sampai hari kiamat, sebab ia telah membahagiakan orang lain.” Tutur Ubaydillah.
"Tolong di lanjutkan dong A'a Bro," pinta Ibaydillah pada Afnan.
"Siap Dek!" balas Afnan. "Lalu, yang ketiga yaitu Insya Allah berumur Panjang. Orang yang senantiasa membuat orang di sekitarnya bahagia tentunya memiliki tali silaturahmi yang erat pada sesamanya. Menjaga tali silaturahmi termasuk hal terpuji yang sangat dimuliakan oleh Allah swt. Bahkan dalam hadits dijelaskan bahwa orang yang senantiasa menyambung tali silaturahmi akan dikaruniai baginya umur yang panjang. Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan ditangguhkan kematiannya, hendaklah ia menyambung silaturahim” [Shahiih Al-Bukhaariy no. 2067]." tutur Afnan.
"Eh Bang, maaf menyela, kira-kira ada tidak hukum memutuskan tali silahturahmi menurut Islam, serta hukum menyakiti hati orang lain?" tanya Devano.
"Ada Dev! nanti lain kali, Abang jelaskan deh," jawab Afnan.
"Oke deh Bang! lanjut yang ini dulu, jadi penasaran lanjutannya, apa nih dari berkahnya orang yang berbuat baik terhadap orang lain, atau membahagiakan orang lain ini," ujar Devano.
"Baiklah Dev, selanjutnya diberi Kemudahan Hidup oleh Allah SWT. Keutamaan orang yang membuat orang lain bahagia dan mengangkat kesulitan orang lain akan diberi kemudahan hidup dan senantiasa mendapat pertolongan dari Allah swt. Hal itu disebutkan dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Bahwa, Allah senantiasa menolong hamba selama ia menolong saudaranya." (HR. Muslim no. 2699)."
"Lalu untuk yang lainnya, yaitu mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat, jika dari kita membuat orang lain bahagia tentu saja hal itu akan memberikan efek positif pada diri kita sendiri, salah satunya adalah ketenangan hati. Hati yang tenang akan melahirkan perilaku-perilaku terpuji yang tentunya bisa menganugerahkan kita kebahagiaan tak hanya di dunia saja tapi juga di akhirat." tutur Afnan kembali.
"Lagi Dek, Sob!" pinta Afnan.
"Assiiipp, A'a Bro," sahut Ubaydillah. "Mendapat Pahala, ya untuk selanjutnya Insya Allah mendapatkan pahala. Orang yang membuat orang lain bahagia tentunya akan mendapat pahala dari Allah swt. karena telah melakukan perbuatan terpuji kepada sesama. Membuat orang lain bahagia, merupakan akhlak terpuji yang dicintai oleh Allah SWT." penjelasan kembali Ubaydillah.
"Lalu, diringankan beban Pikirannya. Memberikan kebahagiaan kepada orang lain bisa meringankan beban yang ada di pikiran. Hal itu dikarenakan oleh energi positif yang lahir dari hati saat menyenangkan orang lan akan ikut mempengaruhi pikiran, sehingga beban yang ada di dalam pikiran akan menjadi lebih ringan dari sebelumnya." ujar Ubaydillah lagi.
"Ya, itulah keutamaan membuat orang lain bahagia dalam Islam, yang perlu di ketahui. Semoga bermanfaat." Ujar Ubaydillah.
"Waaah, keren ya Deskripsi nya. Baiklah Aku ingin mendapatkan pahala lebih dari Allah, maka dari itu, marilah kita bahagia malam ini," ucapan Adrian dengan mimik yang lucu, hingga membuat mereka tertawa bersama.
"Aamiin," ucap mereka juga serempak. di saat mereka sedang tertawa, Daddy Dedrick menghampiri mereka.
"Wah, wah, wah! Ada apa ini, malam-malam kalian berempat tertawa-tertawa begitu? sepertinya asik sekali!" ucap Daddy Dedrick.
"Ini Dad! sedang mengadakan pesta bujang untuk Adrian. Sekalian minum bir! tapi bir pletok bukan bir beralkohol dan kita adakan beberapa permainan juga," ujar Ubaydillah.
"Seru sekali seperti nya! boleh Daddy bergabung?" tanya Dedrick kembali.
"Tentu nya, Dad!" jawab Devano.
"Silakan Dad!" tawar Afnan pada Daddy Dedrick. Ia bergeser dan memberikan celah untuk Daddy, duduk di sebelahnya.
Afnan memanggil Dedrick dengan sebutan Daddy, karena permintaan Daddy Dadrick yang menganggap Afnan juga adalah Anaknya, sebagimana Ubaydillah yang sudah di akui Anak oleh Pak Kyai.
"Dad, minum nya nih! enak, tubuh menjadi hangat," tawar Adrian sembari menyodorkan gelas yang sudah ia isi bir pletok.
"Terimakasih," ucap Daddy Dedrick, lalu ia meraih gelas dari tangan Adrian.
"Oke, karena semuanya sudah di sini. Mari kita lanjutkan permainannya," ucap Ubaydillah.
"Wokkeh, mulai nih," timpal Devano.
"Ayok! Bismillahirohmanirohim, permainan apa nih, yang terlebih dahulu akan dimainkan?" tanya Afnan.
"Ular tangga dahulu, yang kalah coret!" seru Adrian.
"Well, Daddy setuju! coret pakai lipstik, berani?" tanya Daddy Dedrick.
Lalu mereka saling melempar pandang dan pada akhirnya mereka berseru "Setuju!!"
"Baik! Daddy ambil dahulu sebentar lipstiknya," ucap Daddy, lalu ia pergi dari ruangan tersebut untuk mengambil lipstik dari Kamar nya! entahlah itu lipstik siapa, Apakah lipstik Mommy Aaralyn? kita lihat saja besok, Kalau betul, berarti Daddy harus siap-siap terkena masalah!
Bersambung......
Silahkan mampir juga, rekomendasi bacaan keren. Terimakasih!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 94 Episodes
Comments
Anies
tiap baca tambah ilmu tambah pengetahuan tentang al'quran khadist juga... dan mereka selalu lucu"... 😁
2021-09-11
0
Tri Utami266
author pandai pasang iklan. ky d sinetron2 tiap bab d selingi iklan.ni iklannya bir pletok.
2021-02-12
0
Desty Ratnasari
dady cari perkara nieh 🤣🤣🤣🤣
2021-01-20
1