lamunan aghisya terpecah saat kehadiran papa nya datang menghampiri nya di depan meja rias nya.
"sayang kenapa kau termenung ini waktunya kita untuk berangkat" ujar papa aghisya. melihat wajah sayu putrinya membuat dirinya khawatir pada putrinya.
"iya pap,, " beranjak pergi bersama papa nya.
...----------------...
hanna dan daffa telah sampai di kediaman pak haris hanna turun dari mobil tak sedikit yg memperhatikan kecantikan nya hampir semua pria menatap nya penuh pesona.
siapa dia ?" raffi seorang keryawan pak haris tentu daffa mengenalnya karna dia salah satu temannya.
cantik sekali gadis itu siapa dia .." beberapa pria terpana melihat ke anggunan paras hanna. "abaikan mereka kita masuk ke dalam kakak mu pasti sudah menunggu" ajaknya daffa berdiri di samping hanna.
"dimana kakak ku ..." mengedarkan pandangan nya mencari sosok kakaknya.
di tengah keramaian orang juga tampak acara yg begitu mewah hanna tak bisa menemukan kakak nya, daffa yg sedari tadi memperhatikan orang orang yg tengah menatap hanna penuh ke ganjilan dia saling berjabat tangan dengan beberapa tamu yg di kenal nya.
"pak saya ingin ke sebelah sana dulu bapak lanjutin aja berbincang bincang" pergi ke salah satu tempat dengan.
heyyy mau kamana kamu?" panggil daffa yg terus mengalihkan pandangan nya hanya pada hanna.
" siapa dia daffa kekasihmu kah" davit yg terpesona melihat gadis yg di bawa daffa dia teman sepekerjaan dengan daffa.
bukan dia karyawan ku bisa di bilang karyawan terbaikku" melepas kancing jas nya.
"haeyy daff, coba gue kenalin dong sapa tau jodoh gue tuh" rafi yg sedari tadi mendengar perbincangan mereka menghampirinya. "alahh pacar lo udah segudang cewek kaya dia gak pantes di kasih ke lo harus nya gue" ujar davit.
"awas aja kalo lo berani macem macem ama tuh cewek liat aja nanti" ancam daffa sedikit tidak menyukai candaan dari teman temanya. ada apa ini jangan jangan lo juga naksir ya ama tuh cewek?" davit menaikan sebelah alisnya.
wajah daffa berubah menjadi merah dia tak menyadari apa yg di katakan nya dia sendiri kebingungan kenapa akhir akhir ini dia sering memperhatikan hanna karyawannya.
...----------------...
hanna yg masih mencari keberadaan kakak nya tak sengaja bertemu teman lama risma dan suci " risma suci.... kalian disini " membelalakan matanya kegirangan melihat teman temannya.
"hanna ... ini bener kamu han aku gak salah orang kan" ucap suci.
"tampilan mu semakin lama makin cantik aja han, aku gak nyangka bisa ketemu kamu disini" memeluk hanna melepaskan kerinduannya.
setelah sekian lama hanna dan teman nya baru bertemu lagi mereka berbincang bincang cukup lama acara punasih belum di mulai putra dari pak haris masih belum datang ke acara itu.
hay ciwi ciwi..." seseorang mendekati mereka, hanna mengerutkan dahinya. seolah kenal sosok di depan nya.
"apa kamu gak kenal dia han?" risma menatap hanna.
siapa aku lupa?" menggaruk dahinya yg tidak gatal. "dia anak nakal di Sekolah kita provokasi terbesar" risma meledek pada pria di depan nya.
ohhh sekarang aku tau dia gilang.. kenapa wajah mu sedikit berbeda" ledek hanna.
pria itu hanya terdiam melihat hanna dan teman lainya menertawakannya dirinya yg tengah kesal.
"makin cantik aja han, nyesel gue gak naksir lo dari dulu" melirik dengan ekor matanya. " hemmmm. " menghela nafas.
ehhh ehhh udahh mulai tuh." ujar gilang.
orang orang penting mulai berkerumun memperhatikan kedatang pak haris dan putra nya hanna terkejut melihat pemuda yg bersama pak haris yg tak lain dimas laki laki yg pernah manaruh perhatian pada hanna saat SMA.
dimass...." sontak risma,suci dan hanna secara bersamaan. mereka terbelalak melihat sosok dimas yg bertambah tampan dan cool.
apa aku tidak salah lihat risma di putra pak haris dimas?" ucap hanna yg masih tidak percaya.
mereka menganggukan kepalanya tanpa bersuara untuk menjawab hanna karna terpesona melihat dimas. tau dehh liatinnya kaya gimana
...----------------...
dari kejauhan daffa yg sedari tadi memperhatikan hanna tidak menyukai dia memperhatikan dimas. "kenapa denganku kenapa aku tidak menyukai nya saat hanna memperhatikan orang lain" dalam hatinya.
babang daffa cemburu nih.
hanna yg tengah memperhatikan sambutan dari pak haris hatta diatmadja sekaligus memperkenalkan putra nya Dimas putra diatmadja
penyambutan yg cukup meriah begitu juga pesta itu yg semakin larut tak terasa waktu menunjukan pukul 12.32 malam,).
#jangan lupa vote and like nya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments