aghisya yg tengah merindukan kekasihnya, begitu pun satiawan yg termenung di dalam kamarnya sembari menatap bingkai foto terlihat wajah aghisya disana.
...----------------...
sinar matahari yg terasa hangat menerobos sela kamar satiawan terasa olehnya, satiawan menggeliat tak terasa kerinduan nya pada aghisya membuatnya tertidur pulas.
"sudah pagi lagi aja waktu cepat sekali berlalu" ucapnya sembari menggeliatkan tubuhnya. "hari ini jadwal ku sedikit berkurang setidaknya aku bisa bersantay sejenak" ujar satiawan yg sedang menghirup udara segar di depan jendelanya yg terbuka, satiawan membiarkan udara pagi memasuki setiap sudut kamarnya.
'eemmmm,,,," menggeliat seorang gadis di atas ranjang yg tak lain hanna. "ouhh ya ampun sudah pagi lagi apa bisa ku putar malam lagi hari ini aku malas bekerja" gerutunya menutup wajahnya dengan selimut.
kringgg....kringggg....
kringgg. .kringhhhh....
suara ponsel di atas lakkas disamping tempat tidurnya hanna mengejutkannya. "bisakah handphone-ku libur sebentar" celotehnya. hanna mengambil benda pipih miliknya itu dan mengusap layar ponselnya.
terlihat nama di atas layar ponsel miliknya beratas nama kan Pak Boz Sombong. "ohh ya ampun bagaimana ini, kali ini habis lah kau hanna" bicara sendiri dengan sedikit nada suara yg kesal."
kringghh...kringghh....
iya iya ... gak sabaran amat sih hallo pak"?" mengangkat ponsel nya yg terus berdering.
"hanna apa kamu sudah bosan bekerja, sekarang kamu harus siapkan berkas berkas untuk rapat kita hari ini dengan client penting apa kamu tidak bisa bekerja dengan benar cepat sekarang kamu datang ke kantor saya tunggu kamu sekaranga" suara keras dari sebrang telpon nya yg terdengar sangat kesal".
"baik pak, maaf saya lupa dalam satu jam saya segera datang" terbata-bata.
"tuttttt...tuttttt...." jaringan ponsel terputus.
"nyeselin banget sih punya bos langsung di matiin aja " menggerutu.
hanna melemparkan benda pipih nya ke atas ranjang dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk segera bersiap ke kantornya.
1jam kemudian.
hanna sampai di kantor tempatnya bekerja, dengan setelan sederhana namun, tampak menawan hampir teman kerja nya terkagum saat itu.
"hanna, cantik banget kamu tampak beda deh " salah satu teman kantornya yg memuji keelokannya .
"nanti aja ya muji nya udah telat nih" berjalan secepat yg dia bisa karna menggunakan heels.
tok.. tok.. tok...
masuk" suara dari balik pintu.
permisi pak, maaf kalo saya telat .." gugup campur aduk karna atasan nya yg sudah berada di meja kebesaran nya menghadap hanna.
tuan daffa armansyah wardoyo putra yg alias atasannya yg hampir sama seumur dengan hanna pertama kalinya melihat tampilan yg sedikit berbeda dari hanna dan terpesona.
"pak, pak apa ada yg salah dengan saya?" mengerutkan dahinya melihat raut wajah atasan nya yg terdiam seketika saat dia masuk keruangannya.
"kamu cantik" bisik nya.
"apa ?" mengerutkan dahinya.
"hah,, tidak .. sorry. kamu udah selesai dengan berkas-berkas nya saya harap tidak ada kesalahan " beranjak dari kursi kebesaraan nya dan mengambil jas nya di atas meja.
hanna hanya mengangguk sekaligus terheran melihat sikap atasan nya yg berbeda dari biasanya.
daffa tipe orang yg angkuh dan tegas namun, paras nya yg terbilang tampan membuat kaum hawa menggilai ketampanan nya.
dengan banyak wanita yg mendekatinya daffa tak pernah sekalipun tertarik pada salah satunya. sifat daffa sangat dingin terkadang karyawan nya sangat enggan untuk berhadapan dengan nya.
...----------------...
#jangan lupa vote and likenya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments