Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern

Ellora dan Raven akhirnya resmi menjadi sepasang kekasih, mereka sedang menikmati setiap detik kebersamaan mereka. Mungkin sudah saatnya mereka saling terbuka dan menceritakan yang sebenarnya kepada pasangannya.

Ellora yang lebih dahulu berbicara. "Raven, maukah kamu mendengarkan semua kebenaran dariku? Kamu selalu bertanya kenapa aku kabur dari Istana, apakah kamu mau mendengarkannya? Tapi kamu kali ini harus percaya," katanya lembut di pelukan Raven.

"Baiklah, aku akan mendengarkan mu," Raven mengeratkan pelukannya.

Ellora sekali lagi menceritakan semuanya, bahkan cerita tentang kehidupannya di zaman modern. Ellora menceritakannya dengan benar - benar serius, agar kali ini Raven percaya pada semua ceritanya.

Saat mendengar cerita wanita dalam pelukannya, Raven mengerutkan keningnya tapi dia tetap diam mendengarkan cerita Ellora sampai selesai. Kali ini dia akan benar - benar menyambungkan semua teka-teki yang sudah dia susun di kepalanya selama ini tentang Ellora.

Ketika Ellora menyelesaikan semua ceritanya, akhirnya sekarang Raven sudah berhasil menyambungkan semua teka-teki nya dengan lengkap. Ia akhirnya percaya dan mengakui kenyataan bahwa wanita yang dicintainya ini adalah Roh yang memang berasal dari masa depan, dari zaman modern.

"Apa kali ini kamu percaya padaku?" tanya Ellora gugup.

Raven mengangguk, "Ya, aku sekarang percaya. Lalu menurutmu apa yang terjadi dengan tubuhmu di masa depan?" tanya Raven penasaran.

"Entahlah, aku juga tidak tau!" Ellora mengangkat bahunya.

"Ekhem, baiklah. Sekarang giliranku ingin mengatakan sesuatu padamu, karena kamu tadi sudah bilang apa alasanmu kabur dari Istana, sekarang giliranku mengatakan siapa aku sebenarnya," ujar lelaki itu gugup.

Ellora mengangguk.

"Kamu bilang alasanmu kabur karena mendengar dari para pelayanmu, bahwa kamu akan segera dinikahkan dengan Pangeran Everald dari Kerajaan Prygia," ucap Raven menjeda kata - katanya.

"Kamu ketakutan, lalu akhirnya karena acara pesta Putri Menteri itu menguatkan niatmu untuk keluar dari Istana kan. Sebenarnya alasanmu kabur dan ketakutan di Istana adalah gara-gara aku, wkwk..." Raven terkekeh ia tak kuasa menahan senyumnya jika mengingat kekonyolan alasan Ellora kabur. Ternyata Ellora kabur demi menghindar dari pernikahan dengannya, sedangkan sekarang wanita berkulit putih itu malah mencintainya yang adalah calon suami yang wanita itu hindari.

"Apa ada hal yang lebih lucu lagi di kehidupan kita saat ini? Haha..." gumamnya, ia tak bisa menahan tawanya lagi. Lelaki itu tertawa terbahak - bahak, karena tak sanggup lagi menahannya.

Ellora bengong melihat Raven tertawa karena ia tak mengerti.

Apakah Raven sebahagia itu karena sedang jatuh cinta, sampai menjadi gila tertawa seperti itu? Ellora geli dalam hatinya.

"Ayolah. Sudah cukup tertawanya, sebenarnya kamu kenapa?" akhirnya Ellora tak sanggup lagi melihat Raven yang tak berhenti tertawa.

"Hahaha... maaf. Aku yakin saat giliran mu mendengar ceritaku, kamu yang akan tertawa!" Kata Raven sambil mengusap air matanya karena tertawa keras.

Raven akhirnya mulai menceritakan semuanya, alasan kenapa dia menyamar dan juga mengikuti Ellora sampai sekarang.

Ellora malah hanya terdiam bukan tertawa saat mendengar semua keberannya, itu sangat berbeda dengan prediksi Raven. Wanita itu tiba-tiba menangis sejadi - jadinya.

Lelaki itu terkejut karena selama mereka bersama, Ellora tidak pernah menangis sekalipun.

Raven menjadi bingung dan cemas melihat wanita di pelukannya menangis, ia mengelus kepala Ellora dan semakin mengeratkan pelukannya.

"Hiks... hiks... ! Jangan memelukku! Kamu jahat Raven, aku sudah ketakutan sampai kabur dari Istana," Ellora menangis semakin kencang, ia terus memukul - mukul pelan dada lelaki yang memeluknya.

"Sshh! Sayang, sudah... matamu nanti jadi bengkak, maafkan aku ya. Kamu boleh menghukumku semaumu tapi jangan menangis lagi. Aku mohon..." bujuk Raven.

Akhirnya tangisan Ellora berhenti, dia langsung memeluk Raven dengan manja. Raven tersenyum ia mengelus lembut rambut Ellora.

"Aku Mencintaimu. Kamu yang berada di tubuh ini dan juga kamu yang berada di masa depan. Jadi berjanjilah sayang, jangan pernah meninggalkanku," ucap Raven lembut, bibirnya menunduk mendekati bibir Ellora lalu menyatukan bibir mereka berdua.

"Aku juga mencintaimu, aku janji tidak akan pernah meninggalkanmu," balas Ellora.

Mereka saling berpelukan dengan erat, seperti tidak ingin terpisahkan dan berciuman mesra dengan penuh kasih. Hanya satu yang saat ini ada di dalam pikiran mereka, yaitu satu ketakutan yang sama. Mereka takut bahwa Roh Ellora akan kembali lagi ke zaman modern.

***

Hari demi hari mereka lalui dengan mencurahkan semua perasaan mereka dengan sepenuh hati.

Disaat Raven pulang bekerja, dia membawa hadiah untuk Ellora. "Sayang, aku membawa gelang ini untukmu. Apa kamu suka?" kata Raven seraya memakaikan gelang tersebut di pergelangan tangan Ellora.

"Sangat suka, gelang ini indah sekali Raven!" takjubnya.

"Lihatlah, warnanya sama seperti mata indah Zamrud-mu," Raven tersenyum senang.

"Ah ya. Kamu benar! Tapi mata asliku di zaman modern adalah grey brown!" katanya sambil sedikit manyun.

"Grey brown?" jawabnya.

" Coklat Abu-abu, "kata Ellora sedikit kesal.

"Ah, benarkah? Baiklah, kalau begitu besok aku akan meminta lagi yang berwarna coklat abu-abu. Kamu jangan marah, aku kan tidak tau."

"Baiklah, kali ini aku memaafkanmu," akhirnya Ellora tersenyum.

"Kamu tau dimana aku mendapatkan gelang ini? Dari Guruku. Beliau bilang, jika aku memberikan gelang ini dan diberikan kepada wanita yang aku cintai, maka jika cinta itu pergi dia pasti akan kembali lagi," Raven bercerita penuh semangat.

"Apakah kamu percaya perkataannya?" tanya Ellora.

"Bukan percaya, tapi dengan gelang ini aku merasa sudah mengikatmu seumur hidupku, dan berharap semoga ucapan dari Guru Chiron akan terjadi. Jika kita berpisah, aku harap kita bisa bertemu lagi," Raven tersenyum lalu mencium tangan Ellora yang memakai gelang.

"Jangan berkata seperti itu, kita akan selalu bersama. Kita tidak akan pernah berpisah. I love you, Raven."

Ellora melihat Raven mengerutkan keningnya tidak mengerti. "Maksudnya, I love you adalah aku mencintaimu," lanjutnya.

Raven menganguk mengerti.

"Oh iya Ellora, apakah kamu belum siap untuk kembali ke Istana? Pernikahan kita sebentar lagi." tanya Raven.

"Hm, haruskah kita kembali? Kamu tau kan aku tidak mengerti apa-apa tentang Istana, aku masih belum siap. Bisakah kamu memberiku sedikit waktu lagi?"

"Baiklah, aku akan menunggumu. Tapi jangan terlalu lama, di Istana Kerajaan-mu pasti sedang terjadi kekacauan besar!" kata Raven lagi dengan serius.

"Oke."

Malam ini mereka kembali menikmati suasana yang sangat romantis, Raven yang baru pertama kali jatuh cinta tentu saja merasa penasaran dengan semua hal tentang hubungan antar kekasih.

Ellora yang sudah berpengalaman mengajarinya dengan perlahan, dengan penuh kesabaran dan Raven sangat luar biasa bahagia.

Keesokan paginya, Ellora terus menempel manja ketika Raven akan pergi bekerja tidak seperti biasanya. Ketika lelaki itu pergi bekerja, dia seketika merasakan firasat yang tak enak.

Sedangkan Ellora seperti biasanya, dia menata dan mengurus kebun bunganya. Ketika dia sedang asyik menyiram, tiba-tiba datang seekor kelinci. Ellora merasa familiar dengan kelinci tersebut.

Kelinci itu berhenti meloncat di depan Ellora dan menatapnya, kemudian tiba-tiba kelinci tersebut menggigit tangan Ellora dan menarik gelang yang dipakai Ellora pemberian dari Raven.

Si kelinci itu kembali meloncat dan pergi ke arah hutan belakang, Ellora langsung berlari mengejar kelinci itu karena tidak ingin kehilangan gelangnya.

Karena fokus mengejar kelinci itu, Ellora tanpa sadar sudah berada masuk terlalu dalam ke hutan misterius itu, tapi akhirnya dia berhasil menemukan kelinci tersebut.

Ellora menghampiri kelinci itu, tapi tiba-tiba pupil mata kelinci itu menghitam seperti sebelumnya. Pupil kelinci itu berubah seperti pusaran lubang hitam yang sangat dalam, menghipnotisnya. Kemudian tiba-tiba tubuh Ellora terjatuh tak sadarkan diri.

***

ZAMAN MODERN.

Di sebuah kamar pasien di Rumah sakit, terbaring seorang wanita yang tak sadarkan diri koma akibat tertabrak sebuah mobil. Wanita itu adalah Ellora Stella Alley, ia sudah mengalami koma selama lebih dari 2 bulan.

Tiba - tiba bulu matanya bergerak dengan perlahan, seperti sayap kupu-kupu lembut. Kemudian dengan perlahan tapi pasti, wanita itu membuka kedua matanya dengan tatapan matanya yang kosong.

Bersambung...

---Like dan Komen, Terima kasih 🙏

Terpopuler

Comments

Radi

Radi

iihhh...kok balek ke zaman moderen lagi. kasian kali naseb mereka terpisah . di dunia moderen hidup sendiri pulak .

2024-01-21

0

Ayu Mokoginta

Ayu Mokoginta

thor ...jahat banget sih, kok tega misahi pasangan kekasih

2022-05-08

0

Cahaya Hati

Cahaya Hati

ceritanya bgus tpi penyusunan kata2ny kurng bgus,,,

2021-09-24

0

lihat semua
Episodes
1 Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2 Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3 Bab.3 Kabur Dari Istana
4 Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5 Bab.5 Keahlian Bela Diri
6 Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7 Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8 Bab.8 Dewi ( Goddess )
9 Bab.9 Hutan Misterius
10 Bab.10 Belum Membuka Hati.
11 Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12 Bab.12 Pengagum
13 Bab.13 Ketajaman Insting.
14 Bab.14 Aku Mencintaimu
15 Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16 Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17 Bab.17 Mimpi
18 Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19 Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20 Bab.20 Pernikahan.
21 Bab. 21 Pengantin Baru.
22 Bab.22 Tuan Rabbit
23 Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24 Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25 Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26 Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27 Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28 Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29 Bab.29 Penyerangan
30 Bab.30 Terluka
31 Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32 Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33 Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34 Bab. 34 Baby Twins.
35 Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36 Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37 Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38 Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39 Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40 Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41 Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42 Bab.42 Kebingungan.
43 Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44 Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45 Bab.45 Tertabrak Mobil
46 Bab.46 Akhirnya Ketemu
47 Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48 Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49 Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50 Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51 Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52 Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53 Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54 Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55 Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56 Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57 Bab.57 Gadis Misterius.
58 Bab.58 Beauty Inside.
59 Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60 Bab.60 Kehebohan Kampus.
61 Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62 Bab.62 Semuanya Kacau.
63 Bab.63 Tanpa Title
64 Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65 Bab.65 Fall In Love.
66 Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67 Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68 Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69 Bab.69 Would You Marry Me.
70 Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71 Promo Novel.
72 Promo Novel.
73 Promo Novel.
74 Promo Novel.
75 Promo Novel Baru
76 Promo Novel Baru Tamat dan On Going.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2
Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3
Bab.3 Kabur Dari Istana
4
Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5
Bab.5 Keahlian Bela Diri
6
Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7
Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8
Bab.8 Dewi ( Goddess )
9
Bab.9 Hutan Misterius
10
Bab.10 Belum Membuka Hati.
11
Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12
Bab.12 Pengagum
13
Bab.13 Ketajaman Insting.
14
Bab.14 Aku Mencintaimu
15
Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16
Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17
Bab.17 Mimpi
18
Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19
Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20
Bab.20 Pernikahan.
21
Bab. 21 Pengantin Baru.
22
Bab.22 Tuan Rabbit
23
Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24
Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25
Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26
Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27
Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28
Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29
Bab.29 Penyerangan
30
Bab.30 Terluka
31
Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32
Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33
Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34
Bab. 34 Baby Twins.
35
Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36
Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37
Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38
Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39
Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40
Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41
Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42
Bab.42 Kebingungan.
43
Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44
Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45
Bab.45 Tertabrak Mobil
46
Bab.46 Akhirnya Ketemu
47
Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48
Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49
Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50
Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51
Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52
Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53
Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54
Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55
Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56
Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57
Bab.57 Gadis Misterius.
58
Bab.58 Beauty Inside.
59
Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60
Bab.60 Kehebohan Kampus.
61
Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62
Bab.62 Semuanya Kacau.
63
Bab.63 Tanpa Title
64
Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65
Bab.65 Fall In Love.
66
Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67
Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68
Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69
Bab.69 Would You Marry Me.
70
Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71
Promo Novel.
72
Promo Novel.
73
Promo Novel.
74
Promo Novel.
75
Promo Novel Baru
76
Promo Novel Baru Tamat dan On Going.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!