Ellora masih kebingungan, ia akhirnya bangun dari baringannya dengan tatapannya masih menelisik keadaan di sekelilingnya. Ia melihat sekeliling nya itu adalah sebuah kamar yang bernuansa kuno, tapi juga sangat elegan dan mewah. Bahkan tiang tempat tidur pun terbuat dari kayu Mahoni dan juga terdapat ukiran - ukiran yang sangat indah.
Warna kamar ini di dominasi dengan warna pink dan putih, gordennya yang mewah dan juga semua furnitur nya jangan di tanyakan lagi adalah yang terbaik. Ellora mengalihkan tatapan nya ke arah semua orang yang sedang menatap nya, ia sama sekali tidak mengenal satu pun dari mereka. Ia menatap pakaian orang - orang di hadapannya, sebenarnya pakaian apa itu?
Ratu Elena memeluk Putrinya, ia tak henti - hentinya menangis seraya mengelus rambut putrinya. "Sayang, Ibu sangat ketakutan kamu tidak akan bangun lagi. Semua orang yang mengobatimu sudah putus harapan, bahkan Raja Ayahanda-mu sudah memanggil seluruh Tabib dari segala penjuru, sekarang akhirnya kamu bisa bangun."
Ellora yang mendengar semua perkataan yang mengaku Ibunya ini, merasa terkejut dan heran. Benarkah yang dikatakan wanita di depannya ini, bahwa dia adalah Putri dari seorang Raja? Kepalanya masih belum bisa mencerna semua informasi barusan, jadi ia hanya terdiam dan tak berbicara apapun.
Raja menghampiri pemuda yang bernama Raven yang sudah berhasil mengobati Putrinya, "Siapa nama mu pemuda?" Tanyanya.
"Raven, Paduka yang mulia." Jawabnya singkat.
"Karena kamu telah berhasil mengobati Sang Putri, aku akan memberikan mu hadiah. Aku juga akan memenuhi satu permintaan mu, sekarang bicaralah... apa yang kamu inginkan?" Tanya sang Raja.
"Sebelumnya hamba ucapkan beribu terima kasih pada Paduka, saya hanya punya satu permintaan. Saya hanya ingin di ijinkan untuk tinggal di dalam Istana, mungkin saya bisa Paduka tempatkan di tempat pengobatan." Pintanya.
"Hanya itu? Baiklah, pengurus Istana akan mengaturnya, sekarang pergilah." Perintah Raja.
Sebelum berbalik pergi Raven tidak lupa berterima kasih kembali, ia melirik sebentar ke arah tempat tidur lalu mulai melangkahkan kakinya keluar dari kamar itu.
Ellora sudah banyak melihat dan mendengar semua perbincangan tadi, akhirnya ia yakin bahwa dirinya memang benar - benar berada di sebuah Kerajaan kuno. Bukan itu saja, bahkan dirinya adalah seorang Putri Raja.
OMG!!!
Ratu melihat putrinya yang biasanya tak berhenti bicara karena sifatnya memang seperti itu, merasa aneh melihat sikap putrinya yang menjadi pendiam sekarang. Ia segera memanggil Raja agar mendekat, lalu menyuruh Raja memanggil Tabib Istana datang dan memeriksa sang Putri.
Tak berapa lama Tabib Istana datang, ia memeriksa seluruh tubuh sang Putri. Sang Tabib menatap sang Putri, "Tuan Putri, apakah Anda ingat siapa Anda?" Tanya sang tabib.
Putri Ellora menggeleng.
Tabib yang mendengarnya pun segera memeriksa semuanya sekali lagi, menurut kesimpulan nya putri Ellora kehilangan ingatan karena terbentur saat terjatuh. Seketika berita itu mengejutkan sang Raja dan sang Ratu.
"Oh tidak! Putri-ku yang malang." Sang Ratu menangis seraya memeluk putri satu - satunya itu.
Ellora juga kurang lebih sudah mengerti dengan keadaanya yang sekarang, ia akhirnya mempunyai ide gila. Ia akan berpura-pura hilang ingatan saja, agar semua nya tidak menjadi sulit.
Meskipun Ellora masih belum menerima kejadian yang diluar nalar ini, kenapa ia bisa terlempar masuk ke dalam tubuh Seorang Putri Raja. Tapi karena Ia adalah orang yang pintar, jadi ia bisa dengan sangat cepat menerima semuanya.
Semua orang di dalam dan di luar Istana dengan cepat mendengar kabar ini, kabar bahwa Putri yang kehilangan kesadarannya sebulan yang lalu karena kecelakaan berkuda baru saja terbangun dari tidur panjangnya.
Mereka juga dikagetkan dengan berita bahwa Tuan Putri, setelah terbangun malah kehilangan semua ingatannya. Berita ini sungguh sangat menggemparkan dan bahkan beritanya itu sudah terdengar sampai ke Kerajaan - Kerajaan lain, juga terdengar sampai di Kerajaan Prygia.
***
Kerajaan Prygia adalah Kerajaan yang saat ini sedang bersitegang dengan Kerajaan Akadia. Mereka memperebutkan jalur perdagangan Domestik, yang semakin hari semakin memanas. Kemudian akhirnya untuk menghindari peperangan, terjalinlah perjanjian diantara dua Kerajaan. Mereka akan menikahkan Pangeran Ketiga dari Kerajaan Prygia, dengan Putri satu - satunya dari Kerajaan Akadia.
Pangeran Ketiga itu bernama Pangeran Everald Joaquin. Disebutkan bahwa ia adalah Pangeran yang paling berbudi luhur, dan paling rendah hati diantara semua para pangeran. Juga dari kabar yang terdengar sang Pangeran mempunyai julukan 'Sentuhan Ajaib', yang kabarnya apapun penyakitnya dia bisa menyembuhkannya.
Pangeran Everald sebenarnya adalah Pangeran yang sering di lupakan oleh Sang Raja. Karena sedari kecil Pangeran sering sakit - sakitan, sehingga ia dianggap sebagai Pangeran lemah oleh Ayahnya itu. Sang Pangeran juga pernah mengalami sakit saat ia berumur dua belas tahun. Bahkan sampai tak sadarkan diri selama sepuluh hari, tapi dari saat itulah sebuah keanehan dan keajaiban terjadi.
Tak berapa lama Pangeran Everald terbangun dari sakitnya. Ada sebuah kejadian, dimana pernah suatu ketika seekor kucing patah kakinya. Tapi saat Pangeran memegang kaki kucing itu dan saat kaki kucing itu dilepaskan, kaki kucing itu ternyata kembali normal.
Lalu ada juga kejadian saat seorang pelayan tak sengaja terkena air panas, Pangeran ketiga hanya cukup memegang bagian yang terluka saja, maka akan segera sembuh. Dan semua orang di dalam di Istana sudah mengetahuinya, tentu saja Ayahnya juga.
Sang Raja yang merasa takut, karena menganggap keajaiban tangan Pangeran itu hanya akan membawa musibah. Raja pun menyuruh Pangeran Ketiga untuk jangan pernah melakukannya lagi, dan akhirnya Pangeran Ketiga tidak pernah melakukannya lagi.
Pernikahan antara dua Kerajaan ini akan di langsungkan tiga bulan ke depan, tapi dari pihak Putri Ellora ataupun dari Pangeran Everald belum pernah melihat wajah dari Calon Pengantinnya. Mereka mendapatkan kabar tentang wajah dan sifat serta perilaku Calon Pengantin mereka, hanya dari perkataan - perkataan dan rumor di dalam Istana.
Jika Putri Ellora sangat puas ketika mendengar tentang calon suaminya, yang dikabarkan luar biasa tampan dan gagah. Sedangkan lain lagi dengan Pangeran Everald yang sangat kecewa mendengar perilaku dari calon pengantinnya itu, yang dikabarkan semua sifatnya sangatlah buruk. Meskipun ia juga mendengar kecantikan Sang Putri tidak ada tandingannya, tapi ia tidak merasa senang sama sekali.
Ketika Sang Pangeran sedang memikirkan bagaimana caranya untuk mengetahui secara langsung, kebenaran dari kabar yang ia dengar tentang Calonnya itu. Akhirnya ia mendapatkan keberuntungannya agar bisa melihatnya sendiri.
Jika kabar yang ia dengar benar tentang sifat Sang Putri yang kejam, maka ia pasti akan melakukan segala cara untuk membatalkan Pernikahan itu. Meskipun ia harus menentang Ayahnya Sang Raja dan juga Kerajaan.
Beberapa hari lalu Pangeran Everald mendengar kabar bahwa Calon Pengantinnya itu sedang sakit dan tak sadarkan diri sudah selama hampir sebulan, bahkan para Tabib Istana sudah menyerah. Raja bahkan sudah memanggil orang - orang pintar dari seluruh penjuru, mendengar ini ia pun merencanakan segalanya.
Ia berencana akan menyamar sebagai Ahli pengobatan dan jika ia berhasil menyembuhkan Sang Putri dirinya akan meminta imbalan untuk tinggal di Istana, agar ia bisa mendekati dan mengetahui dengan matanya sendiri kabar tentang Calon Pengantinnya itu. Benarkah seburuk itu sifat dan perilaku sang Putri. Akhirnya sekarang ia sudah berhasil menyamar.
Ia menyamar dengan nama Raven, yang saat ini sudah berhasil menyembuhkan Sang Putri dan juga berhasil tinggal di dalam Istana.
---Like Komen Gift Vote, Makasih♡
Terima Kasih 🙏🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
HNF G
oohh... berarti revan itu si pangeran ke 3 ya
2024-12-02
0
HNF G
waahhh.... sama2 time traveler kah? 🙄🤔
2024-12-02
0
Murni Murniati
mgkn dia uga sm kek putri, org dunia modern
2024-08-21
0