Bab.3 Kabur Dari Istana

...Ellora Modern akhirnya memulai perjalanannya di Negeri dongeng. Ups !!! Di Kerajaan Kuno---...

...*******...

Selama seminggu ini Ellora belum berani membuka mulutnya untuk bicara, karena terkadang bahasa dan perilaku mereka disini ia tidak mengerti sama sekali.

Ia teringat saat pertama kali para pelayan membantunya ketika ia akan mandi, ia sangat tidak terbiasa dengan semuanya. Satu pelayan akan mempersiapkan bak air mandinya, pelayan lain akan menyiapkan pakaian gantinya. Juga beberapa ingin membuka pakaiannya sampai telanjang, ia tentu saja menolaknya.

Meskipun tubuh ini bukan miliknya tapi tetap saja ia menolak karena selama ini ia selalu melakukannya sendiri. Ia bahkan akan malu jika ada orang lain melihat tubuhnya, meskipun itu adalah seorang perempuan.

Tapi saat ia menolak dengan keras, para pelayan itu malah berwajah ketakutan, bahkan ada seorang pelayan dengan wajah yang sudah hampir menangis. Ia tidak tau apa yang terjadi, kenapa pelayan itu menangis?

Gadis yang tersesat itu tidak tau jika mereka ketakutan sampai menangis karena berpikir bahwa 'Sang Putri' sudah mulai marah lagi dan pasti akan menghukum mereka.

Ellora akhirnya pasrah karena pelayan itu tak henti - hentinya menangis, ia akan membiarkan mereka berbuat semaunya lagipula itu bukan tubuhnya. Ia hanya mengikuti semua pelayanan tanpa protes sedikit pun.

Tapi setelah ia bersikap menurut, sekarang para pelayan malah terkejut. Wajah mereka seperti melihat orang asing, ia sedikit ketakutan karena takut ketahuan.

Sampai sekarang Ellora sudah terbiasa dengan kebiasaan ala mandi di Kerajaan ini, tapi tidak dengan kebiasaan yang lainnya. Bahkan ia belum berani keluar dari dalam kamar dengan beralasan masih tak enak badan dan ingin makan di kamar. Karena kondisi hilang ingatan dan kesehatannya, semua orang sudah tentu memakluminya.

Kini ia sedang memikirkan esok malam, ia harus keluar dari kamar ini karena ada jamuan pesta Seorang Putri Bangsawan. Putri dari Seorang Menteri Pertahanan dan Perang, jadi dia sudah ditekankan oleh Ibunya alias Sang Ratu jika ia wajib pergi.

Tolong garis bawahi Wajib!

Ia mencemaskan acara itu karena ia benar - benar tidak tau dan tidak mengerti bagaimana mengikuti acara seperti itu.

Ellora mulai mencari ide agar ia tidak perlu menghadiri pesta itu, akhirnya ia terpikir satu ide. Ia akan bersembunyi atau kabur dari Istana ini, itu yang selalu ia lakukan di zaman Modern yaitu 'Kabur dari Rumah'.

Setelah menemukan ide itu Ellora pun sibuk merencanakannya, tapi ia juga memikirkan tentang kegagalan karena ia adalah Sang Putri Raja yang pasti ketat penjagaan nya, apalagi ia adalah Putri satu-satunya.

Sedangkan di bagian Istana ruang pengobatan, Raven sedang membantu para Tabib untuk meracik obat - obatan. Ia sebenarnya kurang paham karena ia bukan seorang Tabib asli, tapi karena kecerdasan nya ia dengan cepat bisa belajar dan juga cepat mengerti.

Sudah seminggu ini ia belum bisa bertemu dengan Putri Ellora, ia ingin segera menyelidiki calon pengantin nya itu. Tapi dirinya belum bisa mendapatkan kesempatan, hingga keesokan malam nya saat ia sedang merapikan jemuran obat-obatan, yang sudah ia racik di halaman belakang. Matanya menangkap sosok seorang pencuri berpakaian hitam, jika ia melihat dengan teliti penampilan pencuri itu seperti seorang laki - laki.

Raven segera menaruh apa yang sedang dirinya pegang, dengan perlahan ia mendekati pencuri itu.

Pencuri itu juga sepertinya tidak menyadari ada seseorang di belakang nya, ia mengendap dengan sangat perlahan. Ketika ia berbalik badan, ia seketika ingin menjerit karena terkejut melihat ada orang di belakangnya. Tapi akhirnya karena takut suaranya terdengar oleh orang - orang yang sedang mengejarnya, ia cepat - cepat menutup mulutnya sendiri.

Raven yang mengenali mata hijau Sang Putri pun terkejut, karena meskipun Sang Putri berpakaian seperti laki-laki ia akan mengenalinya karena mata hijau sang Putri berbeda dengan orang lain.

Mata hijau sang Putri menurutnya seperti Batu Zamrud Emerald warna hijau terang, sehingga membuatnya tampak mempesona. Itu lah yang membedakan sang Putri dengan orang bermata hijau lainnya, jadi meskipun saat ini malam hari tapi Raven bisa sangat jelas mengenali Sang Putri dari matanya yang bersinar terang.

Ellora yang tadinya kaget sekarang sudah merasa tenang, sepertinya laki - laki di depan nya bukan lah pengawal atau penjaga Istana, ia pun sedikit melepaskan ketegangan nya.

"Maaf Tuan, aku sedang buru - buru. Kalau begitu permisi, aku harus pergi." Ellora mulai bersuara menirukan suara laki - laki tanpa membuka kain penutup setengah wajahnya, hanya mata hijau Emerald nya saja yang terlihat jelas.

Ellora tidak ingin berlama - lama dan segera melangkahkan kakinya untuk pergi.

Raven tidak mengatakan apa - apa, ia juga sebenarnya merasa sangat lucu mendengar Sang Putri berbicara menirukan suara seorang laki-laki. Ia memandangi ke arah mana Sang Putri pergi, lalu tak lama terdengar suara seluruh pekerja dalam Istana berteriak memanggil nama nya.

"Putri! Tuan Putri!!!" Terdengar teriakan dari semua para penjaga.

Rasa penasaran Raven tergelitik, ia lalu pergi mengikuti jejak arah perginya sang Putri. Sepanjang jalan ia memikirkan sebenarnya sedang apa calon pengantin nya itu berpakaian seperti laki-laki dan bahkan mengendap seperti tadi, seperti ingin kabur saja.

Tanpa menunggu lama Raven dengan cepat bisa menyusul sang Putri, ia melihat sang Putri sedang berhenti seperti tengah kebingungan. Ia melihat sang Putri memegang sesuatu di tangan nya, itu seperti sebuah peta Kerajaan. Ia seketika tertegun dengan kecerdasan Sang Putri, tak lama ia melihat Sang Putri melanjutkan langkahnya kembali seraya sesekali melihat peta di tangan nya.

Raven masih mengikuti nya di belakang, tanpa Sang Putri sadari. Tiba - tiba terdengar suara banyak langkah kaki mendekat ke arah mereka. Ia melihat tubuh sang Putri menegang, ia dengan spontan lari menuju sang Putri lalu membekap mulut calon pengantinnya itu. Ia menyeret tubuh sang Putri pelan ke arah semak - semak yang berada di belakang mereka.

Ellora sangat terkejut ada yang membekap mulutnya, tubuhnya juga diseret. Tapi ia hanya bisa terdiam, karena masih tetap ketakutan suaranya bisa terdengar. Saat ia memutar badan nya menghadap orang yang membekap nya, ia pun mengenalinya.

Orang itu adalah orang yang bertemu dengannya tadi. Pemuda itu menutup mulutnya dengan jari telunjuk, menyuruhnya untuk diam dan jangan berisik. Tentu saja tanpa disuruh ia juga akan diam, karena tidak ingin ditemukan.

Suara langkah kaki masih terdengar tapi sudah terdengar menjauh dari mereka. Baru setelah sudah benar - benar tak terdengar lagi suara langkah kaki, Ellora hendak berdiri dari jongkok nya, tapi pemuda itu menahan tangannya.

"Tuan Putri, sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Anda keluar dari Istana dalam? Dan juga kenapa berpakaian seperti laki - laki seperti ini?" Tanya pemuda itu padanya.

"Darimana Lo tau kalo Gue Putri, eh Ups!" Jawabnya keceplosan bicara.

Benar saja, pemuda yang mendengar kosa kata aneh keluar dari mulutnya seketika melongo menatapnya.

"Sudahlah, aku harus keluar dari sini. Kalau kamu mau membantu, nanti aku berikan imbalan, Oke..." Ellora dengan cepat - cepat bicara lagi agar dia bisa cepat pergi dari sini. wanita itu masih tak sadar berbicara bahasa modern kembali, ia sudah tak bisa berbasa - basi lagi karena takut di temukan.

Karena Raven tidak mengerti, lelaki itu hanya menganggukkan kepalanya tanda setuju.

"Oke kalau begitu, siapa nama mu?" Tanya Ellora.

"Nama saya Raven, Tuan Putri."

"Baiklah, sekarang bantu aku keluar dari Istana ini, kamu tau jalan keluar kan?" Tanya Ellora ragu menatapnya.

"Tentu saja saya tau, karena saya sering keluar untuk membeli bahan baku untuk membuat obat. Tapi saya juga mempunyai jalan rahasia, jika Putri mau ikuti saya."

"Ah! Ternyata kamu Dokter disini. Baiklah aku akan mengikuti mu karena aku percaya pada mu." Ucap Ellora lagi yang terdengar semakin aneh di telinga Raven.

"Sudah lah, ayo kita pergi!" Perintah Ellora.

Mereka menghentikan pembicaraan, Raven segera menunjukkan jalan keluar yang sering ia lewati. Sebenarnya jalan itu ia temukan tak sengaja ketika ia sedang mencari jalan jika terjadi sesuatu padanya di masa depan. Juga agar ia bisa dengan mudah keluar masuk Istana ini, tak disangka bisa berguna saat ini untuk sang Putri.

Ellora mengikuti nya dari belakang dan akhirnya sampai lah mereka di sebuah Goa gelap dengan bagian atas yang rendah. Mereka menundukkan kepala mereka agar tidak terbentur, tak lama akhirnya terlihatlah mulut Goa yang mengarah kearah luar.

Raven sudah menyalakan api di obor, dari saat mereka masuk dalam Goa. Jadi saat mereka melewati Goa, jalannya bisa terlihat. Sekarang mereka sudah sampai di ujung Goa, dan mereka segera keluar dari dalam.

Saat diluar terlihatlah aliran sungai panjang ke hilir dan bentangan rumput hijau yang sangat luas.

Ellora berteriak senang, "Akhirnya Gue berhasil kabur! Hore... !!!!"

Raven sekali lagi melongo mendengar sang Putri berteriak dan mengatakan sesuatu yang aneh, ia hanya bisa memandanginya dengan kedua matanya yang membelalak.

---Like Komen Gift Vote, Makasih ♡

Terima kasih 🙏🤭

Terpopuler

Comments

Radi

Radi

jangan jangan si cowok ini berasal dari masa depan juga ya ...aah bodoh amat lanjut baca aja. asiiikkk

2024-01-20

1

NA_SaRi

NA_SaRi

gaje ni cewek, pasti gtu pikirnya

2022-09-09

0

NA_SaRi

NA_SaRi

Ya, kali pangeran metropolitan dibacotin model gtu😆

2022-09-09

0

lihat semua
Episodes
1 Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2 Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3 Bab.3 Kabur Dari Istana
4 Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5 Bab.5 Keahlian Bela Diri
6 Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7 Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8 Bab.8 Dewi ( Goddess )
9 Bab.9 Hutan Misterius
10 Bab.10 Belum Membuka Hati.
11 Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12 Bab.12 Pengagum
13 Bab.13 Ketajaman Insting.
14 Bab.14 Aku Mencintaimu
15 Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16 Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17 Bab.17 Mimpi
18 Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19 Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20 Bab.20 Pernikahan.
21 Bab. 21 Pengantin Baru.
22 Bab.22 Tuan Rabbit
23 Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24 Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25 Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26 Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27 Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28 Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29 Bab.29 Penyerangan
30 Bab.30 Terluka
31 Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32 Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33 Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34 Bab. 34 Baby Twins.
35 Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36 Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37 Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38 Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39 Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40 Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41 Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42 Bab.42 Kebingungan.
43 Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44 Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45 Bab.45 Tertabrak Mobil
46 Bab.46 Akhirnya Ketemu
47 Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48 Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49 Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50 Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51 Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52 Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53 Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54 Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55 Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56 Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57 Bab.57 Gadis Misterius.
58 Bab.58 Beauty Inside.
59 Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60 Bab.60 Kehebohan Kampus.
61 Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62 Bab.62 Semuanya Kacau.
63 Bab.63 Tanpa Title
64 Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65 Bab.65 Fall In Love.
66 Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67 Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68 Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69 Bab.69 Would You Marry Me.
70 Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71 Promo Novel.
72 Promo Novel.
73 Promo Novel.
74 Promo Novel.
75 Promo Novel Baru
76 Promo Novel Baru Tamat dan On Going.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2
Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3
Bab.3 Kabur Dari Istana
4
Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5
Bab.5 Keahlian Bela Diri
6
Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7
Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8
Bab.8 Dewi ( Goddess )
9
Bab.9 Hutan Misterius
10
Bab.10 Belum Membuka Hati.
11
Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12
Bab.12 Pengagum
13
Bab.13 Ketajaman Insting.
14
Bab.14 Aku Mencintaimu
15
Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16
Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17
Bab.17 Mimpi
18
Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19
Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20
Bab.20 Pernikahan.
21
Bab. 21 Pengantin Baru.
22
Bab.22 Tuan Rabbit
23
Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24
Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25
Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26
Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27
Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28
Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29
Bab.29 Penyerangan
30
Bab.30 Terluka
31
Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32
Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33
Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34
Bab. 34 Baby Twins.
35
Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36
Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37
Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38
Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39
Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40
Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41
Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42
Bab.42 Kebingungan.
43
Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44
Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45
Bab.45 Tertabrak Mobil
46
Bab.46 Akhirnya Ketemu
47
Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48
Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49
Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50
Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51
Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52
Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53
Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54
Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55
Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56
Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57
Bab.57 Gadis Misterius.
58
Bab.58 Beauty Inside.
59
Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60
Bab.60 Kehebohan Kampus.
61
Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62
Bab.62 Semuanya Kacau.
63
Bab.63 Tanpa Title
64
Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65
Bab.65 Fall In Love.
66
Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67
Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68
Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69
Bab.69 Would You Marry Me.
70
Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71
Promo Novel.
72
Promo Novel.
73
Promo Novel.
74
Promo Novel.
75
Promo Novel Baru
76
Promo Novel Baru Tamat dan On Going.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!