Bab.8 Dewi ( Goddess )

Seminggu berlalu tanpa ada kejadian yang berarti, Raven dan Ellora masih berusaha menyesuaikan diri agar bisa hidup berdampingan bersama dengan harmonis.

Meskipun mereka masih dalam batasan pertemanan, tapi Raven sedikit demi sedikit telah terbuka hatinya karena sikap serta sifat Ellora benar - benar sangat menyenangkan. Bahkan Raven tidak pernah menyangka Sang Putri ternyata sangat pintar memasak.

Semua itu memang dikarenakan Ellora sudah yatim piatu sejak dari remaja, hingga dia sudah terbiasa untuk hidup mandiri dan tidak tergantung pada orang lain.

Semua pekerjaan rumah tentu saja dia bisa menguasai semuanya, jadi bertambah satu hal lagi tentangnya yang sangat disukai oleh Raven dan juga satu hal lagi yang membuat semua hal aneh tentang Ellora di pikirannya.

Di zaman kuno ini jangankan seorang Putri Kerajaan, Putri para Bangsawan pun tidak akan pernah bisa bekerja di dalam Kediamannya. Tapi Ellora sangat berbeda sekali dengan mereka, semua hal tentangnya sampai sekarang Raven masih belum bisa mengerti. Tapi meskipun begitu hatinya malah tergerak, dia sekarang mengikuti apa kata hatinya.

Sedangkan Ellora tidak pernah menganggap Raven lebih dari seorang teman, dia bersikap biasa saja karena dia masih teringat akan pengkhianatan setelah mencintai seorang pria dengan sepenuh hati. Saat ia tak sadarkan diri setelah tertabrak mobil, baginya hatinya juga sudah ikut mati tak akan bisa mudah untuk membuka hatinya lagi untuk kembali mencintai.

Siang itu Ellora pamit untuk pergi ke toko obat - obatan, "Aku pergi."

"Aku akan pergi denganmu," Raven juga ingin pergi dengannya.

"Tidak usah, aku bisa sendiri," Ellora menolak.

"Baiklah, hati - hati."

Ellora berjalan cukup jauh karena toko obat itu memang lumayan jauh dari toko - toko yang biasanya ia datangi, apalagi sulit sekali di zaman ini untuk mendapatkan bahan baku untuk membuat obat. Jika ada pun sangat mahal harganya.

Mungkin orang - orang yang bisa membelinya hanya kalangan menengah ke atas, karena bagi para rakyat jelata biasa jangankan untuk membeli obat untuk makan saja mereka sungguh sangat kesulitan.

Toko obat itu hanya satu -satunya di kota Odisha, jadi tempatnya memang lumayan jauh jika berjalan kaki, satu - satunya jalan ke sana harus melewati pemukiman penduduk rakyat jelata. Saat melewatinya Ellora merasa kasihan melihat keadaan para penduduk, apalagi melihat anak - anak balita yang sepertinya mempunyai penyakit Kwashiorkor/Gizi buruk.

Ellora bisa melihat wajah mereka yang pucat, tubuhnya kurus dengan perut kembung. Kulit mereka bersisik terdapat bercak - bercak putih dan merah muda dengan tepi kehitaman serta rambut di kepala yang tipis dan kekuningan.

Penyakit Gizi buruk dalam dunia medis, merupakan salah satu bentuk Mal-nutrisi yang disebabkan sebuah kesalahan dalam pemberian nutrisi bisa berupa kekurangan atau kelebihan nutrisi.

Karena Ellora mengambil jurusan Kedokteran di kuliahnya, meskipun dia belum menjadi seorang Dokter tapi dia sudah banyak mengerti dalam hal kedokteran. Ellora juga sudah magang menjadi asisten seorang Dokter di Rumah sakit dan sudah terbiasa dengan hal yang dia lihat sekarang.

Ellora seketika berpikir untuk mengobati mereka, karena mereka tidak mungkin bisa berobat sendiri. Dengan pikiran seperti itu ia melangkahkan kakinya dengan semangat ke arah toko obat.

"Besok aku akan kesini lagi membawa makanan yang mengandung kalori untuk memberi mereka pengobatan, karena makanan itu adalah obat yang paling manjur untuk mereka yang bergizi buruk," gumamnya senang.

Saat pulang sore hari Ellora mengajak bicara Raven karena dia membutuhkan uang untuk membeli makanan yang banyak, ia menyuruh Raven untuk menjual perhiasan yang sempat dibawanya dari Kerajaan.

"Tapi ini perhiasanmu, apa tidak apa - apa dijual lagi?" ragu Raven.

"Tidak apa - apa. Uang kita tinggal sedikit lagi, kita hanya mempunyai beberapa kantong koin emas dan perak. Meskipun untuk makanan terkadang kau yang beli tapi tetap kebutuhan kita banyak, jadi kita harus menjualnya."

"Banyak? Bukankah keperluan kita sedikit? Sebenarnya untuk apa uang itu?" tanya Raven.

Ellora menatap lelaki itu, ia belum bisa mengatakan untuk apa uang itu akan ia gunakan, "Aku akan menyimpannya, jika ada sesuatu yang mendadak membutuhkan uang kita bisa memakainya."

"Tidak perlu dijual, aku masih ada uang jika butuh pakai saja uangku," untuk pertama kalinya Raven menolak karena bagaimana pun itu adalah perhiasan Ellora. "Jika kamu memang membutuhkan uang itu, aku akan memberikannya."

"Itu adalah uangmu, bukan uangku. Aku tidak ingin bergantung pada orang lain," Ellora menolak.

"Lagipula saat ini kau tidak bekerja jadi pasti uangmu akan segera habis," lanjutnya.

Raven sebenarnya sedikit sedih Ellora menolak seperti itu, tapi ia akhirnya mengikuti kemauan wanita itu dan segera pergi untuk menjual perhiasannya.

Saat dijalan pikiran Raven teringat ucapan Ellora yang berkata jika dia tidak bekerja, itu memang benar. Apalagi selama ini dia hidup dari uang Kerajaan, bahkan sekarang uangnya memang tersisa sedikit lagi karena banyak pengeluaran yang harus ia bayar seperti uang sewa untuk rumah. "Baiklah, aku akan segera cari kerja," ucapnya pada diri sendiri.

Keesokan paginya karena Raven memang sudah bertekad akan mencari pekerjaan, pemuda itu pergi pagi - pagi sekali bahkan sebelum Ellora terbangun.

Saat Ellora terbangun gadis itu tidak menemukan keberadaan Raven, tapi ia tidak mempermasalahkan nya karena ia juga hari ini akan banyak kesibukan.

Saat menjelang siang hari setelah berbenah di rumah, Ellora akhirnya pergi dengan membawa uang hasil penjualan perhiasannya tapi ia hanya membawa seperlunya saja.

Ellora segera pergi ke tempat toko penjual bahan makanan, ia membeli banyak bahan yang mengandung banyak kalori seperti roti, gula, sayuran, kacang - kacangan, minyak zaitun, serta buah alpukat.

Nanti Ellora akan memberikan mereka makanan yang mengandung Protein, tapi karena dalam pengobatan gizi buruk ia harus mengobati mereka dengan cara bertahap. Karena sebelumnya mereka kekurangan nutrisi, setelah kalori ini menyediakan energi baru selanjutnya mereka diberikan makanan tinggi protein seperti Ikan, udang, cumi, daging dan telur.

Ellora meminta sang penjual untuk meminjamkan pelayannya dan juga gerobak agar bisa membantunya untuk membawa bahan makanan tersebut. Sang penjual menyetujuinya karena gadis itu menambah ekstra uang untuk pembeliannya.

Setelah Ellora sampai di pemukiman, semua orang - orang di sana hanya menatapnya karena tak mengenalinya, juga karena jarang sekali ada seseorang dengan penampilan seperti dari kalangan menengah ke atas datang ke area pemukiman kumuh. Ellora maklum akan tatapan mereka dan mencoba berbicara dengan salah satu orang dewasa di sana.

Ellora berbicara dengan seorang wanita muda yang wajahnya lebih ramah dari semua orang di sekitarnya, lalu Ellora bilang bahwa dia berniat baik ingin mengobati anak - anak balita yang mempunyai penyakit dan Ellora menunjuk kepada anak yang berbadan kurus tapi perutnya besar.

Setelah berkenalan singkat wanita muda itu bernama Rhoslyn, wanita itu mengerti ucapan Ellora karena Rhoslyn tau jika anak - anak itu memang sedang sakit. Sudah sering banyak anak seperti mereka di pemukiman ini yang tidak bisa bertahan dengan penyakit tersebut dan akhirnya meninggal.

Rhoslyn ikut membantu mengumpulkan warga yang anaknya mempunyai gizi buruk, dan memperkenalkan Ellora.

"Namanya Nona Ellora. Dia berniat baik ingin membantu anak-anak yang sedang sakit, karena menurutnya itu adalah penyakit gizi buruk." Ucap Rhoslyn.

"Jika kalian kurang mengerti, mereka sakit karena kekurangan makanan. Jadi Nona Ellora ini sengaja membawa makanan bergizi untuk kalian, berikan makanan ini kepada anak kalian." Rhoslyn mengatakannya dengan jelas.

Mereka yang mendengarnya sangat senang dan tak henti - hentinya berterima kasih kepada Ellora dan terus berkata bahwa mereka kedatangan seorang Dewi.

"Aku bukan Goddess, Ups! Maksudku aku bukan Dewi, aku sama seperti kalian. Aku hanya seorang manusia biasa." lidahnya keseleo lagi.

Mereka tidak mengerti tapi mendengar bahasa asing di telinga mereka, orang - orang itu malah mengganti panggilan 'Dewi' menjadi Goddess mengikuti perkataan Ellora.

"Goddess!" panggil semua orang.

Ellora hanya menggeleng, membiarkan panggilan itu.

Semua makanan yang ia bawa dibagi dengan rata kepada semua keluarga yang memang benar-benar kekurangan, ia mengingatkan kepada para orang tua untuk memberikan makanan ini sehari 3x pada anak mereka. Untuk makan pagi siang dan malam hari, mereka pun mengerti dan sekali lagi berterima kasih.

Makanan yang dibawa Ellora untuk mereka cukup untuk kebutuhan 3 hari, tapi seperti sayuran Ellora bilang pada mereka harus habis dalam 1-2 hari, ia juga berjanji 3 hari sekali dirinya akan datang ke tempat ini.

Akhirnya Ellora pulang dengan hati yang bahagia, karena ada kepuasan tersendiri jika bisa berbagi dan secara tidak langsung mengobati mereka juga. Sepanjang perjalanan ia tersenyum senang, bahkan sudah sampai di rumah pun senyumannya masih mengembang.

Saat ia pulang ternyata Raven masih belum berada di rumah, ia mengerutkan keningnya merasa heran karena biasanya laki - laki itu tidak terlalu lama jika sedang keluar rumah.

Lelaki yang sedang Ellora pikirkan akhirnya mendapatkan pekerjaan, ia bekerja sebagai buruh di dermaga kapal yang tugasnya membawa barang - barang bawaan penumpang yang naik ataupun turun dari Kapal.

Raven sesekali menyeka keringat di wajahnya, ini baru pertama kalinya ia sebagai seorang Pangeran kerajaan melakukan pekerjaan teramat melelahkan.

.

.

.

^Bersambung^

( Wah !! Keren ya, Raven mau jadi buruh kasar, ya ampun kebayang kulitnya yang putih menjadi gosong karena panas-panasan. Tapi laki-laki memang harus bekerja keras tanpa ada gengsi dan yang penting halal, Semangat Raven kamu pasti bisa berjuang 💪✊ ).

Visual Everald Joaquin ❤️

Semoga suka Visual Raven ya 🤭🤗

---Like dan Komennya jangan Lupa 🙏

Terpopuler

Comments

HNF G

HNF G

wooowww...... Leonardo 😍😍😍😍

2024-12-02

0

Erni Sasa

Erni Sasa

uaaah leonardo😂😂😂😘

2024-10-29

0

Hana Agustina

Hana Agustina

ahh babang Leo yg jd raven... ku syukaaaaa

2024-06-27

1

lihat semua
Episodes
1 Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2 Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3 Bab.3 Kabur Dari Istana
4 Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5 Bab.5 Keahlian Bela Diri
6 Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7 Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8 Bab.8 Dewi ( Goddess )
9 Bab.9 Hutan Misterius
10 Bab.10 Belum Membuka Hati.
11 Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12 Bab.12 Pengagum
13 Bab.13 Ketajaman Insting.
14 Bab.14 Aku Mencintaimu
15 Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16 Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17 Bab.17 Mimpi
18 Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19 Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20 Bab.20 Pernikahan.
21 Bab. 21 Pengantin Baru.
22 Bab.22 Tuan Rabbit
23 Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24 Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25 Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26 Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27 Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28 Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29 Bab.29 Penyerangan
30 Bab.30 Terluka
31 Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32 Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33 Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34 Bab. 34 Baby Twins.
35 Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36 Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37 Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38 Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39 Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40 Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41 Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42 Bab.42 Kebingungan.
43 Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44 Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45 Bab.45 Tertabrak Mobil
46 Bab.46 Akhirnya Ketemu
47 Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48 Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49 Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50 Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51 Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52 Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53 Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54 Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55 Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56 Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57 Bab.57 Gadis Misterius.
58 Bab.58 Beauty Inside.
59 Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60 Bab.60 Kehebohan Kampus.
61 Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62 Bab.62 Semuanya Kacau.
63 Bab.63 Tanpa Title
64 Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65 Bab.65 Fall In Love.
66 Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67 Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68 Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69 Bab.69 Would You Marry Me.
70 Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71 Promo Novel.
72 Promo Novel.
73 Promo Novel.
74 Promo Novel.
75 Promo Novel Baru
76 Promo Novel Baru Tamat dan On Going.
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab.1 Menembus Ruang dan Waktu
2
Bab.2 Perjanjian Pernikahan
3
Bab.3 Kabur Dari Istana
4
Bab.4 Dongeng Kehidupannya.
5
Bab.5 Keahlian Bela Diri
6
Bab.6 Berlayar Pergi Berpetualang
7
Bab.7 KERAJAAN PRYGIA
8
Bab.8 Dewi ( Goddess )
9
Bab.9 Hutan Misterius
10
Bab.10 Belum Membuka Hati.
11
Bab.11 Perampok Yang Tampan.
12
Bab.12 Pengagum
13
Bab.13 Ketajaman Insting.
14
Bab.14 Aku Mencintaimu
15
Bab.15 Kembali Ke Zaman Modern
16
Bab.16 Amnesia ( Melupakannya )
17
Bab.17 Mimpi
18
Bab.18 Ingatan Yang Kembali
19
Bab 19. Berdamai Dengan Masa Lalu
20
Bab.20 Pernikahan.
21
Bab. 21 Pengantin Baru.
22
Bab.22 Tuan Rabbit
23
Bab. 23 Kembali Ke Kerajaan Prygia
24
Bab.24 Obsesi Putra Mahkota
25
Bab.25 Ilmu Sihir Hitam
26
Bab.26 Kastil Perdamaian ( Penyihir Putih )
27
Bab. 27 Gambaran Zaman Modern
28
Bab.28 Menjadi Ksatria Wanita
29
Bab.29 Penyerangan
30
Bab.30 Terluka
31
Bab. 31 Tiga Lelaki Budak Cinta ( BUCIN )
32
Bab. 32 Kutukan Kematian ( Boneka Voodoo )
33
Bab.33 Kembali Seperti Malam Pengantin.
34
Bab. 34 Baby Twins.
35
Bab.35 WAR 1 ( Perebutan Tahta )
36
Bab. 36 WAR 2 ( Perebutan Tahta )
37
Bab.37 Akhir Peperangan ( Perebutan Tahta )
38
Bab.38 Baby Kembar Ajaib
39
Bab.39 Portal Terbuka Kembali
40
Bab.40 Pergi Ke Zaman Modern
41
Bab.41 Bertemu Kembali Pasangan Jiwa
42
Bab.42 Kebingungan.
43
Bab.43 Kerinduan Yang Tersalurkan
44
Bab.44 Benda Modern Yang Membuat 'Gila'
45
Bab.45 Tertabrak Mobil
46
Bab.46 Akhirnya Ketemu
47
Bab.47 On The Way Menuju Cintanya
48
Bab.48 Suami VS Mantan Kekasih ( 1 )
49
Bab.49 Suami VS Mantan Kekasih ( 2 )
50
Bab.50 Suami VS Mantan Kekasih ( 3 )
51
Bab.51 Suami VS Mantan Kekasih ( 4 ).
52
Bab.52 Pertemuan Satu Keluarga
53
Bab.53 Ketidakpekaan Ellora
54
Bab.54 Perpisahan Yang Menyedihkan
55
Bab.55 Penobatan Raja dan Calon Ratu Baru ( Season Pertama End ).
56
Bab.56 Season Kedua ~ Penyakit Kerinduan. Season Kedua,Rolling Action
57
Bab.57 Gadis Misterius.
58
Bab.58 Beauty Inside.
59
Bab.59 Putri Mahkota Sapphire
60
Bab.60 Kehebohan Kampus.
61
Bab.61 Kesalahpahaman Yang Berlanjut.
62
Bab.62 Semuanya Kacau.
63
Bab.63 Tanpa Title
64
Bab.64 Jika Cinta Pergi~Perjuangkan.
65
Bab.65 Fall In Love.
66
Bab.66 Perubahan Putri Bella.
67
Bab.67 Kesedihan dan Kebahagiaan.
68
Bab.68 Cinta Yang Datang Sendiri.
69
Bab.69 Would You Marry Me.
70
Bab.70 Happy Ending ( Final Episode )
71
Promo Novel.
72
Promo Novel.
73
Promo Novel.
74
Promo Novel.
75
Promo Novel Baru
76
Promo Novel Baru Tamat dan On Going.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!