Saat putri Zhu keluar dari dimensi nya, putri Zhu tersentak saat melihat kakek Zhang sudah berada di depan nya.
"Astaga kakekk! Jika aku mati karena terkejut bagaimana?" Sebal nya.
"Hehe maafkan saya nona, saya sudah menunggu kedatangan anda, dan selamat anda sudah berada di tingkat immortal nona"
"Iyah kek, setelah ini aku harus kemana kek?" Bingung nya
"Sekarang umur nona sudah 15 tahun sudah saat nya anda memimpin kerajaan neraka nona"
"Baiklah kek"
Akhirnya mereka bertelepotasi ke istana neraka. Saat mereka sampai di depan gerbang, semua pengawal menunduk kepada mereka berdua. Putri Zhu memasang wajah datar dan dingin, semua yang merasakan aura milik putri Zhu menggigil bahkan kakek Zhang pun terkejut karena baru merasakan aura nya.
Setiap langkah putri Zhu menegaskan keagungan bahwa dia tidak mudah di tindas dan di remehkan. Para laki laki yang melihat kecantikan putri Zhu lebih dari 1 menit akan pingsan, kecuali kekuatan mereka berada di tingkat sedang.
Saat kakek Zhang dan putri Zhu berada di aula, para menteri, pelayan, pengawal bahkan rakyat serempak menunduk hormat.
"Selamat datang di istana neraka yang mulia Ratu agung" kompak mereka.
Putri Zhu yang melihat mereka membentur kan kepala nya ketanah pun terkejut.
"Ehh tidak usah seperti itu, umur kalian jauh lebih tua dibandingkan saya, cukup sedikit menundukkan kepala saja saya akan senang" ucap putri Zhu.
Mereka yang mendengar itupun terharu, mereka pikir putri Zhu memiliki sifat yang kejam dan sombong ternyata sangat sopan.
"Baik yang mulia"
"Nah kalo seperti itu kan lebih baik" ucap nya sambil tersenyum.
Mereka yang melihat senyum putri Zhu pun segera menundukkan kepalanya langsung jika mereka ingin selamat.
"Perkenalkan nama saya Xia Zhu wey mungkin kalian tidak asing mendengar nama itu bukan?", Terang putri Zhu.
Mereka yang mendengar itupun tersentak tak percaya, sampah dari kerajaan WEY merupakan ratu neraka? Lalu apa jadi nya dengan mereka yang memiliki kekuatan jauh di bawah nya? Bahkan mereka lebih buruk dari sampah.
"Ah ya kalian benar, saya adalah sampah. Jika kalian tidak setuju sampah ini menjadi ratu kalian silahkan bicara saja tidak perlu menutupinya" ujarnya dengan sorot mata yang dingin. Putri Zhu bisa mendengar apa yang mereka omongkan meskipun itu dalam hati.
Mereka yang mendengar itupun sontak membenturkan kepalanya lagi ke tanah "ampun yang mulia, hamba tidak berani"
"Para Kasim, jika ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu silahkan bicara! Saya tau di antara kalian ada yang keberatan jika saya berada di sini!"
Tiba tiba 5 orang Kasim maju dan tidak menunduk sama sekali kepada putri Zhu. "Bagaimana saya yakin jika sampah seperti mu merupakan ratu neraka? Dan lagi tingkat kultivasi mu masih di tahap sedang. Apakah kau hanya berhalusinasi untuk menjadi ratu kami anak kecil?" Ejek salah seorang Kasim.
"Benar, kau hanya bocah ingusan yang bermimpi menjadi ratu neraka haha" tambah Kasim lain.
Putri Zhu yang mendengar itu pun hanya tersenyum sinis dan menyilangkan tangannya di dada.
"LANCANG KALIAN! PENGAWAL SERET MEREKA DAN HUKUN PANCUNG SEKARANG JUGA!" teriak kakek Zhang yang mendengar ratu nya di hina seperti itu.
"Haha kenapa jadi kau yang membela anak sialan ini? Apa karna kau takut dengan anak sampah seperti dua Zhang?" Ledek Kasim kepada kakek Zhang.
Saat kakek Zhang ingin membunuh mereka putri Zhu menahannya. "Tenang lah kakek, biarkan mereka menikmati hari terakhirnya di dunia ini" santai putri Zhu.
Para Kasim yang mendengar itupun semakin membenci putri Zhu." Jal***Ng sialan! Apakah kau tidak tau tingkat kultivasi kami hah?"
"Haha sampah seperti dia mana tahu Kasim Cho"
Saat putri Zhu mendengar dirinya dikatai jal***Ng kesabaran nya sudah habis, di tambah mereka juga menghina kakek Zhang seperti itu.
"BERANI NYA MAKHLUK RENDAH SEPERTI KALIAN MENGHINAKU!!"
Mereka yang mendengar putri Zhu marah menggigil bahkan sampai jatuh terduduk.
Putri Zhu mengepalkan tangan nya dan mengangkat nya tinggi tinggi."AKU XIA ZHU!! RATU NERAKA, RATU DARI SEGALA RATU TIDAK MENGIJINKAN MEREKA YANG SUDAH BERHIANAT PADA ISTANA KU DAN SUDAH BERANI MENGHINA DIRIKU TIDAK PANTAS HIDUP DI DUNIA BAHKAN NERAKA PUN ENGGAN MENERIMA NYA! MATILAH!" teriakan putri Zhu menggemparkan istana neraka. Bahkan para dewa dan Dewi pun terkejut merasakan aura marah dari seseorang yang lebih tinggi derajatnya dari mereka.
Para menteri yang mendengar itupun terkejut dan langsung hangus di tempat. Mereka yang menyaksikan itupun banyak yang pingsan karena tidak kuat mendapat tekanan dari aura putri Zhu.
"JIKA DI ISTANAKU TERDAPAT PENGIANAT! JANGAN HARAP KALIAN BISA MATI DENGAN TENANG!" dinginnya.
"Ampun yang mulia kami tidak berani" kompak nya.
"Bagus! Besok pagi kita bicarakan masalah kedudukan baru. Untuk saat ini saya sedang dalam suasana tidak baik. Kakek aku akan pergi sebentar"
"Baik lah nona, sebelum matahari terbenam anda sudah harus berada di sini"
"Aku tidak janji kakek" setelah mengatakan itu putri Zhu segera menghilang.
"KALIAN LIHAT!! JIKA KALIAN TIDAK INGIN MEMBANGUNKAN SINGA YANG SEDANG TIDUR! JANGAN BERANI BERANI MENGHINANYA DAN BERHIANAT KEPADANYA. CAMKAN ITU" teriak kakek Zhang.
Para Kasim dan menteri yang mendengar itu pun bernafas lega, pasalnya ratu mereka saat ini begitu menyeramkan.
Putri Zhu saat ini berada di dunia bawah tepatnya di hutan kematian, menurut rumor tidak ada yang berani memasuki hutan ini. para kultivator paling bisa memasuki hutan kematian pada tingkat 3 dan sampe sekarang belum ada yang bisa memasuki nya sampe ke tingkat 9 hutan kematian.
Putri Zhu terus berjalan tapi tidak ada satupun hewan yang berani muncul di hadapannya. tepat pada tingkatan 9 putri Zhu melihat seekor naga besar berwarna merah, ular besar berwarna hitam dengan makhota di atas nya dan seekor burung yang berwarna putih.
Seekor naga pun marah saat melihat manusia memasuki area nya itu "kau! manusia rendahan seperti mu tidak pantas memasuki tempat suci ini!" marah nya.
"Apa kau tidak sayang nyawa mu bocah?" tanya seekor ular dengan dingin.
Burung putih itu pun terkejut melihat lambang teratai di bawah telinga putri Zhu, dengan segera dia terbang dan menunduk di hadapan putri Zhu.
"Maafkan burung ini yang mulia yang tidak sempat mengenali siapa anda" sujud nya.
Naga dan ular itu pun terkejut mendengar rekannya berbicara seperti itu, dan dengan segera dia juga menyadari nya.
"Maafkan kami yang bodoh ini yang mulia, kami tidak mengenal junjungan kami sendiri" kompak naga dan ular itu.
Putri Zhu yang mendengar itu pun tersenyum "bangunlah, mulai sekarang jangan menunduk seperti itu kepadaku"
Mereka pikir putri Zhu akan menghukum nya ternyata tidak. "terimakasih yang mulia"
"Apakah kalian memiliki nama?"
"Tidak yang mulia"
"Baiklah kalo begitu, untuk kau naga aku beri nama kau albert. untuk ular Maxi dan terakhir kau burung ku beri nama Momo!" girang nya.
"Baik yang mulia" ucap naga dan ular kompak.
"Yang mulia, kenapa namaku harus Momo? aku ini burung jantan!" rengek nya seperti anak kecil. putri Zhu yang mendengar itupun terkekeh.
"Kau cocok dengan nama itu Momo" ucap nya sambil mengelus kepala burung itu.
Albert dan Maxi yang melihat Momo di elus elus seperti itu pun iri dan merengek meminta di elus juga. putri Zhu menjadi kewalahan dengan sikap mereka yang seperti anak anak itu.
"Yang mulia tolong jadikan kami hewan kontrak mu" kompak mereka.
"Tidak! aku tidak mau. jika kalian ingin menjadi temanku akan aku ijin kan tapi aku tidak ingin kita terkontrak darah, agar nanti kalian tidak merasakan sakit saat aku terluka. cukup aku saja yang mendapat kan sakit" jelas putri Zhu.
Mereka yang mendengar itupun terharu pada junjungan nya, dia tidak mau berbagi kesakitan dengan berkontrak.
tanpa Zhu sadari Momo mematuk tangan putri Zhu hingga mengeluarkan darah dan Momo langsung meminum darah itu, Albert dan max juga melakukan hal yang sama.
"KALIAN!!!!" Marah putri Zhu.
"Maafkan kami yang mulia, kami tidak ingin anda merasakan sakit seorang diri saja. biarkan kami juga tau rasa sakit yang anda rasakan."
"Terserah!" saat putri Zhu hendak pergi meninggalkan mereka, mereka mencegat nya.
"Yang mulia izinkan kami ikut kemanapun anda pergi"
"Jika aku membawa kalian dalam wujud seperti ini yang ada semua orang akan memburu kalian"
Tiba tiba mereka berubah menjadi 3 laki laki tampan. Albert dengan mata dan rambut berwarna merah, Max dengan mata berwarna hitam dan rambut hitam, Momo dengan mata silver dan rambut perak. sempurna!
Mood putri Zhu pun berubah seketika, "Kau memang cocok aku beri nama Momo! kau sangat cantik" ucap nya sambil mencubit kedua pipi Momo.
"Aduhh yang mulia sakittttt" keluh Momo dengan mata berkaca-kaca, putri Zhu pun teringat akan Bonbon yang ada di ruang dimensinya.
"Yang muliaaaaa kami pun ingin di cubit seperti Momo!" rengek Albert dan max.
"Aishhhhh kalian ini!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments
diluar terlihat sangat cantik tapi kecantikan akn berubah jd racun kalau ada niat????
2023-06-23
1
Kiss me💋
👍
2022-08-06
1
Vicius
ngeharem anzaai 😂
2022-07-17
1