Zhu sekarang berada di hutan kematian dengan di temani tiga hewan nya yang sedari tadi terus mengoceh sehingga membuat kepala Zhu sakit mendengar celotehan mereka.
"Yang mulia anda sungguh hebat bisa membuat yang mulia Tianzy takluk akan pesona anda." Momo membayangkan kejadian tadi saat Zhu dan tianzy berpelukan dengan begitu romantis menurut nya.
"Kau benar Momo! yang mulia sangat cocok bersanding dengan yang mulia Tianzy" tambah Maxi dengan mata yang berbinar seperti anak kecil.
"Yo aku setuju dengan kalian, bagaimana menurut anda yang mulia, apakah yang mulia Tianzy sesuai dengan selera anda?" tanya Albert.
Zhu yang tadi nya tidak memikirkan perkataan mereka sekarang malah di tanya balik bagaimana Tianzy itu? Baru sekali mereka bertemu, jika dari fisik sih memang tampan bahkan sangat tampan!
Tapi Zhu merasa aneh saat dia tidak merasakan tingkatan kultivasi Tianzy, kemungkinan ada dua yang pertama dia tidak memiliki kultivasi atau mungkin tingkat kultivasi nya lebih tinggi darinya? tapi yang dia tahu, sekarang dia berada di tingkat immortal tahap akhir yang berarti sangat tinggi.
Akhirnya Zhu pun mencoba bertanya kepada mereka bertiga tentang kekuatan dia "Apa kalian tahu tingkat kultivasi Tianzy? kenapa aku tidak merasakan tingkatan nya? Apakah dia tidak memiliki kultivasi? Tapi itu tidak mungkin! dia terlihat seperti orang yang Agung"
Maxi Albert dan Momo yang mendengar itu pun tertawa dengan kencang nya, bagaimana mungkin mereka memiliki tuan yang begitu polos?
Zhu yang melihat mereka tertawa hanya memanyunkan bibirnya saja, memang benar kan dia tidak tahu?
"Cepat beritahu aku jika kalian masih tertawa seperti ini jangan harap kalian bisa keluar dari dimensi!" Ancam Zhu dengan kesal.
Mereka bertiga menjadi gelagapan mendengar itu, mereka tahu bahwa ancaman Zhu tidak main main. "Ahh yang mulia, sebenarnya tingkat kultivasi itu masih ada 2 tahapan yang belum anda tahu. Bagi manusia biasa, berada di tingkat immortal itu sudah merupakan jenius yang ada 1000 tahun sekali bahkan di alam bawah mungkin hanya terhitung jari yang sudah mencapai immortal" Jelas Albert.
"Benar yang mulia, Itu pun hanya seorang leluhur yang mungkin usianya sudah ratusan bahkan ribuan tahun." Tambah Momo.
Zhu yang mendengar itu pun terkejut, dia kira dia sudah mencapai akhir ternyata benar apa kata pepatah. Di atas langit masih ada langit.
"2 Tingkatan lagi?" Tanya Zhu yang semakin penasaran.
"Iya yang mulia, setelah immortal masih ada tingkat surgawi dan tingkat abadi. Masing masing memiliki 9 tingkatkan" Jelas Albert.
Zhu hanya menganggukkan kepalanya saja tanda mengerti. "Lalu apa kalian tahu bagaimana caranya agar aku bisa ke tahap itu?"
Momo Albert dan Maxi yang mendengar itu berbinar bahagia, jika tuannya naik tingkat otomatis kekuatan mereka juga bertambah tinggi. Tapi mereka cemas dengan langkah langkah yang harus tuannya lalui, itu tidaklah mudah dan bahkan sangat mengerikan! apalagi zhu seorang wanita dan umurnya pun masih sangat sangat muda.
Zhu yang awalnya melihat binar bahagia di mata mereka sekarang malah di gantikan dengan ekspresi yang sedih, takut, dan was-was.
"Apakah tidak ada yang menjawab pertanyaan ku?" Ucap Zhu dengan dingin. dia tahu kalo mereka ingin Zhu mengalami kenaikan tingkat dan mungkin jalannya tidaklah mudah.
Ketiga hewan itu hanya menghela nafas nya dengan berat, mereka bertiga saling berpandangan kemudian saling mengangguk.
"Mmm yang mulia untuk melewati tingkat surgawi anda harus..mmm...itu yang mulia, mungkin ini lebih berat dari ujian anda sebelumnya. mohon yang mulia mempertimbangkan nya kembali"
Zhu hanya mengangguk dengan pasti, dan di balas helaan nafas kasar dari mereka bertiga "Yang mulia harus berendam di gunung yang berada di lapisan ke 9 hutan kematian ini, anda harus membentuk kembali tubuh anda dalam cairan lava yang berada di dalam gunung itu. Tidak hanya itu, anda juga harus lolos dari halusinasi yang di ciptakan iblis saat anda melakukan meditasi"
"Jika anda gagal dalam hal ini, kemungkinan anda akan hangus dalam kubangan lava itu dan kami pun akan ikut hangus dengan anda yang mulia. Sakit yang anda derita kami juga akan merasakan nya juga." Jelas Momo dengan panjang lebar.
Zhu yang mendengar itu menganga tak percaya, bagaimana mungkin ada hal semacam itu? sungguh di luar nalar!
"Baik lah aku mengerti, untuk kalian tenang saja. Kalian tidak akan merasakan sakit nya berada di dalam lava itu" ucap Zhu dengan tersenyum
Albert Momo dan Maxi yang mendengar itu menghela nafas lega, Tapi tak lama kemudian mereka terkejut dengan kekuatan yang mengalir di dalam tubuhnya itu. Mereka tau betul apa arti kekuatan ini, dengan kompak mereka segera menatap Zhu dengan tatapan bertanya tanya.
Zhu yang mengetahui tatapan itu hanya tersenyum dan mengangguk pasti "Cuma dengan cara seperti saja kalian tidak akan merasakan sakit yang aku rasakan"
Wajah mereka mulai sendu terlihat kesedihan di mata mereka, mereka sangat senang mempunyai tuan seperti Zhu yang sangat menghargai mereka bertiga bahkan Zhu tidak ingin berbagi kesakitan dengan mereka.
"Apakah yang mulia tidak membutuhkan kami lagi? sehingga anda memutuskan kontrak dengan kami?" Jawab Momo dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Zhu hanya tersenyum dan mendekat ke arah Momo yang berada tiga langkah di depannya. di usap nya kepala Momo dengan lembut "Kau tahu momo, aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak berbagi kesakitan pada orang yang aku sayangi, cukup bahagia ku saja yang akan aku berikan kepada kalian." Ucap Zhu dengan tulus.
Albert Momo dan Maxi yang mendengar itu pun terkejut, mereka tidak menyangka bahwa Zhu sangat memikirkan keadaan mereka dengan begitu besar. mereka menyesal telah mengatakan bahwa mereka juga dapat merasakan sakit seperti apa yang tuannya rasakan. mereka menatap Zhu dengan raut wajah yang haru, ternyata mereka tidak salah memilih Zhu sebagai tuannya.
"Inilah alasan ku dulu untuk tidak menjalin kontrak dengan kalian, aku tahu apa yang aku rasakan kalian juga akan merasakan nya. Aku tidak suka kesakitan dan kesedihan ku di rasakan juga oleh kalian."
Mereka sudah tidak kuat lagi menahan rasa sesak di hatinya, mereka tahu apa yang Zhu pikirkan saat ini. Mereka segera memeluk Zhu dengan tangis yang sudah bercucuran di mata ketiga laki laki itu.
"Yang mulia, kami mohon tolong kontrak kami kembali....." Tangis Momo dengan kencang.
"Benar hiks yang mulia hikss tolong kontrak kami kembali hiks hiks" Tambah Maxi dengan tangisan yang tak kalah sedih nya dengan momo.
"Yang mulia....... Anda jahat yang mulia hiks hikss kami juga rela mati jika anda juga mati yang mulia hiks hiks" tangis Albert yang langsung mendapatkan jitakan dari Momo dan Maxi.
"Kau! dasarrr bodoh! kau mendoakan yang mulia cepat mati hah?" Bentak Maxi.
Albert yang mendapatkan jitakan itu hanya berkedip beberapa kali dengan tampang yang polos.
Zhu yang melihat itu pun hanya menggeleng tak percaya, bagaimana mungkin mereka bisa bersikap seperti itu? sungguh ajaib.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments
Rizky Fadillah
berantakan cerita nya
2024-05-14
0
Kiss me💋
,
2022-08-09
1
Araa
klo komik pasti bagus bngt , cerita novel aja, dh best apalgi komiknya
2021-12-17
1