Aaa,,,
Suara kesakitan keluar dari Ketua Preman itu, Dengan sigap Anastasya menonjol keras hidung Ketua Preman, hingga darah segar keluar dari hidungnya.
Tidak hanya itu, Anastasya melajukan lututnya hingga mengenai perutnya. Ketua Preman itu pun mundur kebelakang mengerang kesakitan..
"Sialan," ucap salah satu anak buahnya.
Ke empat preman itu maju, mendekati Anastasya. Dengan sigap Anastasya mengambil langkah kuda-kuda siap menyerang. Salah satu preman maju, Anastasya mengelak serangan itu, ia melajukan tinjunya tepat di perut sang preman. Dalam waktu tiga puluh menit Anastasya berhasil melumpuhkan ke lima preman itu. Untung saja gang itu sepi dari para pejalan kaki.
Pelayan Mery dan kedua laki-laki itu pun hanya membulatkan matanya, ia begitu terkejut. Semua wanita di Kekaisaran ini hanyalah di anggap lemah tidak seperti laki-laki kuat. Tapi nyatanya
mereka melihat begitu hal yang menakjubkan.
Anastasya menghembuskan nafas kasarnya, ternyata pemilik tubuh yang ia tepati begitu lemah. Padahal dulu ia tidak mudah lelah, bahkan hanya lima orang dalam waktu lima menit. Ia bisa membereskannya dengan mudah. Rupanya ia perlu berlatih.
Anastasya mengelap keringatnya, ia melihat ke arah dua orang laki-laki dan Mery.
Anastasya melangkah kan kakinya, "Apa kalian tidak apa-apa?" tanya Anastasya berjongkok melihat ke arah kedua anak laki-laki.
"Saya tidak apa-apa Lady," ucap salah satu anak itu.
"Sebaiknya, kalian ikut dengan ku. Tempat ini tidak baik untuk kalian,"
Kedua laki-laki itupun saling menatap, "Maaf Lady kami tidak bisa. Kami tidak ingin merepotkan Lady,"
"Hem, tidak. Kalian tidak merepotkan sama sekali. Sebagai tanda terimakasih kalian. Kalian harus ikut dengan saya. Saya ingin kalian menjadi kuat dan tidak mudah di tindas,"
Kedua anak laki-laki menatap Anastasya begitu lekat, tersirat keraguan di dalam matanya.
"Percayalah dengan ku," ucap Anastasya lembut seraya tersenyum.
"Baiklah, saya akan menerima tawaran Lady. Jika kami begitu mengecewakan Lady. Lady bisa menghukum kami. Terimakasih banyak atas kebaikan Lady yang telah menolong orang rendahan ini."
"Tapi ingat, semua yang kalian lihat harus di rahasiakan, termasuk anda Mery," ucap Anastasya mengalihkan pandangannya ke arah Mery.
"Ba, baik Baginda,"
"Baginda," gumam kedua laki-laki itu terasa keheranan.
"Sudahlah tidak perlu di pikirkan, kalian hanya perlu ikut dengan ku." ucap Anastasya menjulurkan kedua tanganya, bermaksud membantu kedua anak laki-laki itu berdiri. Kedua anak laki-laki itu menyambut tangan Anastasya dengan senang.
Merekapun berjalan bergandengan tangan di ikuti Mery.
Sesampai di kereta kuda, yang lumayan luas. Anastasya duduk berdampingan dengan Mery dan saling berhadapan dengan kedua anak laki-laki.
"Siapa nama kalian?" tanya Anastasya dengan pura-pura tidak tau. Padahal nyatanya ia sudah tau dari dunia novel dan komik.
Memiliki bola mata coklat, bibir mungil, hidung mancung, kulit putih dan tak lupa sifat mereka yang berbeda.
Enzo memiliki sifat tegas, pemberani tapi masih tersirat kelembutan.
Sementara Enzi memiliki sifat tegas, pemberani, tapi tidak suka dengan sebuah kelembutan. Jika di lihat dari namanya mereka akan kelihatan kembar, tapi sebenarnya tidak.
"Nama saya Enzo dan ini Adik saya Enzi."
Anastasya tersenyum mengangguk, "Apa kalian ingin menjadi kesatria?" tanya Anastasya. Ia tidak akan menanyakan kedua orang tua Enzo dan Enzi karna ia sudah jelas tau jika kedua orang tua mereka sudah meninggal.
"Kami mau Lady, kami akan berusaha melindungi Lady." ucap Enzo dengan penuh tekat kuat.
"Benar Lady," timpal Enzi.
Anastasaya mengukir senyum di balik bibir mungilnya itu, "Baiklah, saya akan menyuruh Duke Rachid mengajari kalian. Saya berharap kalian tidak akan mengecewakan saya,"
"Kami tidak akan mengecewakan Lady," ucap mereka serempak.
#Maaf author jarang updte, karna masih mengejar Season 3 "Permaisuri Sang Penguasa" jadi maaf banget ya kakak.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 202 Episodes
Comments
Yusneli Usman
Nggak tau kenapa akhir² ini aku suka banget novel fantasi dan rebith kayak gini.... mungkin dah mumet otakku baca yg selingkuh melulu....ok... cekidot lah kayaknya keren ni....🙏🙏😘😘😍😍
2022-07-23
4
Wulan
nofel begini sy suka dimn ada wanita tanggu,Jang wanitanx cuman Managua terus di bekeng cengeng
2022-07-04
0
Thinkerlie 11
kalo ngmong sama pelayan jangan formal. kata anda hanya di tujukan untuk yg kedudukan lebih tinggi ataupun setara. kalo ngomong sama yang di kedudukan rendah terlebih pelayan pake "Kamu" aja alih² pake Anda.
2022-06-13
0