Aleycia terkejut dengan kehadiran para pelayan yang berkumpul di depan pintunya pagi-pagi.
“Ada apa?” Tanya Aleycia bingung, dia arus saja bangun tidur, bahkan masih mau melakukan kegiatannya seperti biasa.
“Tuan Greg bilang, anda harus melakukan perawatan tubuh dan wajah hari ini, nona” Ucap salah satu pelayan.
“Lalu?”
Aleycia masih tidak mengerti, kenapa harus perawatan tubuh dan wajah? Tiba-tiba?
“Tuan Greg hanya memerintahkan kami untuk itu”
Jadi, Aleycia langsung di bawa ke sebuah ruangn khusus yang isinya adalah peralatan-peralatan laser dan peralatan kecantikan yang sempat Aleycia lihat di beberapa salon. Gadis itu bahkan tidak pernah memiliki niat untuk pergi ke salon tapi, lihat apa yang ada di hadapannya sekarang!
“Apa ini semua milik Greg?” Tanya Aleycia.
Para pelayan disana hanya mengangguk, mengiyakan pertanyaan sang nona. “Tiga hari lalu, tuan Greg memesan ini semua untuk anda”
“Cih, dia seperti membeli salon” Gumam Aleycia, tidak terima dengan cara Greg menghamburkan uangnya.
Pertama Aleycia di service body, di massage sebentar sebelum akhirnya di lulur. Seluruh tubuhnya terasa segar setelahnya.
Selanjutnya, badannya di laser. Katanya kegunaan itu untuk melunakkan sel-sel kulit mati, bahkan di daerah pribadi milik Aleycia juga turut di laser.
“Hey, di situ tidak usah. Aku malu” Teriak Aleycia, menutup bagian itu.
“Tuan Greg memerintahkan tanpa celah” Ucap pelayan itu.
Aleycia menepuk jidatnya, lalu apa yang bisa ia lakukan? Jika sampai tau dia tidak mau, pasti akan di seret paksa ke tempat itu lagi untuk kembali melakukan perawatan.
Setelah puas tubuhnya di laser sana-sini, Aleycia dibawa ke tempat facial. Hari itu Aleycia benar-benar di jadikan ratu sehari, dimanjakan dengan segala perawatan private dari tuannya.
Selesai pukul enam pagi, bayangkan kalian full perawatan selama 12 jam, sampai tertidur, bahkan berliur menetes pun mana kalian tau?
Begitu juga dengan Aleycia, di tempat facial, dia tertidur dan baru terbangun saat perawatannya selesai.
“Nona, sudah selesai” Ucap pelayan itu.
Aleycia langsung terbangun, mengganti bajunya, dan setelah mengatakan “Terimakasih” sambil membungkukkan badannya, Aleycia berlari ke dapur. Diingatnya harus memasak makan malam untuk Greg.
Tapi, dia telat!
Greg sudah duduk manis di tempat makannya sambil menyantap masakan yang pasti dari chef biasanya. Aleycia meringis, membayangkan hal apa yang akan terjadi sebentar lagi?
“Kenapa berdiri disana?” Tanya Greg. Dia tau Aleycia sedang memperhatikan dirinya sejak tadi.
Aleycia tentu saja salah tingkah, “A-Anu, aku tadinya mau memasakkanmu tapi, ternyata kau sudah diolahkan oleh chef. Kalau begitu aku pamit permisi” Ucapnya.
“Kemari!” Ucap Greg yang sukses membuat Aleycia menghentikan langkahnya dan memutar arah.
“Duduk” Pinta lelaki itu saat Aleycia sudah berada di hadapannya. Dia melihat Aleycia dari atas sampai bawah, “Bagaimana rasanya?” Tanyanya.
Aleycia mengerjap, “Apanya?”
“Service yang kuberikan untukmu” Sahut Greg, merasa gemas juga dengan Aleycia ini. katanya cerdas tapi, kenapa tidak nyambung sekali jika di tanya.
“Ah itu, aku merasa sangat segar tapi, menurutku itu terlalu berlebihan. Lagipula itu untuk apa?” Tanya Aleycia, dia penasaran juga dengan maksud dari kebaikan Greg padanya hari ini.
Greg menyipitkan matanya, apakah gadis di hadapannya ini benar-benar tidak mengerti dengan tujuannya? Apa gadis di hadapannya ini benar-benar sepolos itu?
“Apa?” Tanya Aleycia bingung, kenapa Greg menatapnya begitu?
“Besok adalah acara mantan kekasihmu. Mau membuatnya menyesal kan? Biasanya, orang-orang akan melakukan perawatan 24 jam sebelum akhirnya dia di makeup atau apalah itu” Ucap Greg.
Aleycia mengulum senyumnya, “Jadi, ini karena aku ingin ikut ke acara Rendra? Kau mau membantuku?” Tanyanya.
Greg menggelengkan kepalanya, “Kau harus tampil cantik kan saat bersamaku? Apa musisi terbaik sepertiku bisa bersanding dengan seorang budak? Oh tentu tidak, bukan?”
Aleycia langsung terdiam. Benar kata Greg, tidak bisa seseorang yang berkelakuan iblis ini bersanding denganku yang seperti malaikat. Batin Aleycia.
“Kau sedang mengumpatiku di dalam hatimu, pergilah” Ucap Greg yang sukses membuat Aleycia melotot, darimana lelaki itu bisa tau? Aleycia berpikir, mungkin saja Greg bisa membaca pikirannya bukan?
Padahal Greg hanya menebak dari raut wajah gadis itu, dia tersenyum tipis menatap punggung Aleycia.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 61 Episodes
Comments
nobita
mungkin Greg seorang cenayang
2023-06-28
1