"Ketua Ji, ada yang salah dengan Chinmi hari ini!"
"Apa maksudmu?"
"Chinmi baru kemarin ikut latihan fisik, namun sekarang Anak itu benar-benar berubah, dan bahkan seperti tiga kali lebih cepat dari latihan yang kemarin,"
"Coba kamu ceritakan padaku dengan jelas,"
Mang Xin melaporkan perubahan pada Chinmi kepada Ji Long, Ji Long sendiri rencananya akan pergi ke ruang pertemuan dan akan membahas akan Li Fang yang saat ini berada di Sekte kepada para Pendekar Pilar.
Ketika sudah bersiap untuk berangkat, Mang Xin lebih dulu datang kerumahnya kemudian menceritakan perubahan pada Chinmi.
Mang Xin menceritakan secara detail kepada Ji Long, Mang Xin memang merasa kagum saat melatih Chinmi, namun dia tidak menduga Chinmi akan menunjukkan kekuatan fisiknya hanya dalam dua hari saja.
"Apakah junior Li sudah mengetahuinya?" tanya Ji Long.
Mang Xin hanya menggelengkan kepala, dia hanya melaporkan kepada Ji Long dan belum memberitahu kapada siapapun.
"Baiklah, nanti sore aku akan mencoba memeriksanya," kata Ji Long.
"Apakah anda mencurigai sesuatu?" tanya Mang Xin.
"Aku tidak yakin, menurutku hanya ada dua kemungkinan kenapa anak itu bisa berkembang begitu cepat! Yang pertama, mungkin dia berhasil membuka Dantiannya, dan yang kedua, kemungkinan dia memang memiliki tubuh yang kuat, yang manapun itu ini bisa merubah masa depannya sendiri nantinya,"
"Saya mengerti ketua, nanti saya akan membawa Chinmi kesini," kata Mang Xin.
"Baiklah kita sudah dulu, sekarang aku akan pergi ke ruang pertemuan dulu!" kata Ji Long kemudian pergi meninggalkan Mang Xin.
Setelah Ji Long memasuki ruangan pertemuan, Mang Xin menghela nafas panjang kemudian kembali kelapangan untuk melanjutkan melatih para murid baru.
***
"Tebasan Sayap Merpati,"
Yue Rong menggunakan dua pedangnya menyerang Li Fang yang hanya menggunakan satu pedang.
Gerakan Yue Rong sungguh indah bagaikan seekor burung yang sedang mengepakkan kedua sayapnya.
Namun keindahan tersebut bukan hal yang bisa dinikmati, karena keindahan pedang yang dimainkan oleh Yue Rong sangat berbahaya.
Yue Rong melepaskan dua tebasan dengan kedua pedangnya secara bergantian kepada Li Fang, sedangkan Li Fang hanya berusaha untuk terus bertahan dari serangan Yue Rong.
Li Fang sangat kagum akan kelincahan dan keindahan permainan pedang Yue Rong, namun dia sendiri tetap waspada dan terus bertahan dari serangan tersebut.
"Permainan jurus pedangmu semakin pesat saja, sepertinya kamu tidak pernah bermalas-malasan saat berada disini," kata Li Fang memuji permainan pedang Yue Rong namun tetap menahan serangan yang Yue Rong lancarkan padanya.
"Dari pada kamu memujiku, bagaimana kalau kamu menerima serangan pedangku ini!"
"Bayangan Pedang Angin,"
Yue Rong memutar kedua pedangnya dan diikuti oleh tubunya yang juga ikut berputar membuat pemandangan tersebut semakin indah untuk dilihat.
Tidak lama tercipta energi angin yang juga ikut berputar mengikuti gerakan Yue Rong, saat berputar tiba-tiba ada empat energi angin melesat kearah Li Fang, sabetan angin tersebut semakin lama semakin banyak.
Li Fang berusaha menghindari serangan energi angin yang begitu banyak namun juga tajam, banyak ranting pohon yang terpotong oleh angin tersebut.
"Sihir Bumi, Tembok Pelindung,"
Li Fang menghentakkan kakinya dan kemudian muncul tembok selebar satu meter dan tinggi dua meter dari tanah, ketebalannya setengah meter dan mampu menahan tebasan angin yang keluar dari pusaran angin milik Yue Rong.
"Kamu menggunakan Sihir untuk menangkis serangan!" Yue Rong menghentikan serangannya, dia terlihat kesal kepada Li Fang karena sudah menggunakan sihir sebagai pelindung.
Li Fang menghilangkan temboknya kemudian berjalan mendekati Yue Rong yang masih terlihat kesal kepadanya.
"Rong'er, aku tidak bisa menahan serangannya dengan pedangku, aku bukanlah ahli pedang, sedangkan keahkianku adalah sihir, jika aku tidak menggunakan sihir, mungkin aku sendiri sudah terluka tadi!" kata Li Fang.
Yue Rong terdiam sesaat kemudian menghela nafas panjang. Sudah lebih empat tahun dia tidak pernah bertemu dengan Li Fang sehingga dia lupa jika Li Fang sebenarnya hanya ahli dalam menggunakan ilmu sihir Elemen saja.
"Maafkan aku, aku lupa, maaf ya? jangan marah!" kata Yue Rong sambil menjewer kedua telinganya sendiri sambil memasang wajah manja dan wajah manisnya kepada Li Fang.
"Tidak, aku akan membalasmu!" kata Li Fang sambil menyiapkan siku jarinya untuk menjitak kepala Yue Rong.
"Hai jangan lari..!" Li Fang mengejar Yue Rong yang lari sambil tertawa, sedangkan Li Fang juga ikut tertawa namun tetap mengejar Yue Rong.
Suasana tersebut membuat Li Fang sedikit meringankan beban pikirannya yang selama ini menekan dirinya, setidak saat ini dia masih bisa tertawa dan melepaskan semua beban yang ada dipundaknya.
***
"Bagaimana, apa semua sudah hadir?"
"Banyak yang belum pulang dari misi Ayah, jadi hanya separuh saja para Pendekar Pilar yang ikut hadir siang ini,"
Ji Long baru tiba di ruangan pertemuan, di sana sudah ada anaknya yang menunggu, namanya adalah Ji Yi Sang, ayah Ji Yue Yin.
Ji Yi Sang baru saja pulang, dia ingin pergi melihat putrinya, namun sebelum sempat melihat Ji Yue Yin, Ji Long lebih dulu menemuinya dan memintanya untuk mengumpulkan semua pendekar Pilar yang ada sekaligus Pendekar Sihir Yong Chun.
"Saudara-saudaraku semua, pertemuan kali ini adalah untuk membahas sesuatu yang mungkin sebagian dari kalian sudah mendengarnya, yaitu akan kedatangan Li Fang yang meminta perlindungan kepada sekte kita! Walau aku adalah ketua sekte disini, namun aku tetap meminta persetujuan dari kalian semua," kata Ji Long.
Ji Yi Sang terkejut mendengarnya, dia dan istrinya baru tiba sehingga tidak tahu akan kabar kedatangan Li Fang di sektenya.
"Yi Sang, bukankah saat ini keluarga Li sedang menjadi incaran berbagai sekte aliran hitam?" tanya seorang wanita yang duduk disamping Ji Yi Sang.
"Aku tahu itu Lin! Aku hanya tidak menyangka saja jika keluarga Li yang selamat akan bersembunyi disini," kata Yi Sang kepada wanita tersebut yang tidak lain adalah istrinya ibu Ji Yue Yin yang bernama Shan Lin.
"Bagaimana? Apa kalian tidak keberatan atas keputusanku untuk membiarkan mereka tinggal di sini?" tanya lagi Ji Long.
Ji Yi Sang mengangkat tangannya kemudian berkata, "Ayah, apakah ini tidak berisiko? bagaimana jika para kelompok mengetahui akan keberadaan dia di sini? Bukankah itu sangat berbahaya dan sekte kita bisa diserang oleh berbagai sekte aliran hitam,"
"Aku tahu itu Yi Sang, namun coba kamu pikir, apakah mereka rela kehilangan banyak anggota hanya demi menangkap dan mendapatkan Li Fang beserta keponakannya itu?" tanya Ji Long.
Ji Yi Sang terdiam, dia berpikir akan jawaban Ji Long, mungkin memang benar jika menangkap Li Fang dan Chinmi mereka akan mendapatkan hadiah 100 juta keping emas.
Walau hadiahnya besar, namun hanya sekte gila yang mau mengorbankan anggota mereka hanya untuk mendapatkan Li Fang dan juga Chinmi, walau hadiahnya besar, namun kerugian yang mereka dapatkan juga tidak kalah besar dengan hasilnya.
Tidak mungkin mereka akan rela jika anggota sekte terutama para pendekar harus mati demi 100 juta keping emas, karena keberadaan Pendekar lebih berharga dari pada kepingan emas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments
Imam Sutoto
good job
2024-07-24
0
Harman LokeST
up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up terus
2022-03-03
1
arfan
1712
2022-02-16
0