Meng Yi mengarahkan ujung tongkatnya kearah Li Fang, sedangkan Li Fang bersiap untuk menarik pedangnya keluar.
"Meng Yi, kamu ini selalu saja ingin membuat keributan ditempat umum!" tiba-tiba suara perempuan lainnya terdengar.
Li Fang, Meng Yi, dan Chinmi sama-sama menoleh kearah sumber suara tersebut dan terlihat wanita berumur 40 tahunan sedang berjalan kearah mereka dengan memakai baju merah dengan sedikit gambar bermotif bunga mawar.
"Bai Zhuxian, kenapa kamu berada di sini?" tanya Meng Yi.
"Aku hanya kebetulan saja lewat dan mampir disini, lagi pula kenapa ketua Sekte Lembah Hantu berada ditempat ini? Apakah kamu sudah bosan duduk terus menerus di kursi tua mu dan hanya ditemani oleh tongkat jelekmu itu?" tanya Bai Zhuxian dengan sedikit menyindir kepada Meng Yi.
Meng Yi sangat geram dengan pertanyaan Bai Zhuxian, ingin rasanya dia merobek-robek mulut Bai Zhuxian, namun dia hanya bisa menahan kekesalannya.
Bai Zhuxian adalah salah satu Pendekar yang dimiliki oleh Sekte Pulau Seribu Bunga yang berada di Negara Api Timur.
Sedangkan Sekte Lembah Hantu berada di Negara yang sama dengan Sekte Pulau Seribu Bunga.
Bai Zhuxian sendiri menjadi salah satu Kekuatan Pilar yang dimiliki oleh Sekte Pulau Seribu Bunga, dan kekuatannya sama dengan kekuatan ketua sekte Pulau Seribu Bunga yaitu Miu Yilan.
Seluruh murid dan anggota yang dimiliki oleh Sekte Pulau Seribu Bunga adalah perempuan, tidak ada satu laki-laki pun yang menjadi murid disana.
Bai Zhuxian memang terlihat seperti masih berumur 40 tahun, namun. sebenarnya umurnya jauh lebih tua dari itu.
"Nona Bai, apakah kamu juga ingin menangkap buronan dari Negara Bumi Barat itu?" tanya Meng Yi namun dia tidak menurunkan kewaspadaan.
Walau dirinya lebih hebat dari Bai Zhuxian, namun dia tidak mau bertindak gegabah sehingga berusaha menghindari pertempuran
"Aku tidak tertarik akan hal itu, jangan samakan sekte kami dengan sekte aliran hitam seperti kalian yang selalu mencari keuntungan dengan cara-cara kotor kalian! Kami tidak seperti itu," kata Bai Zhuxian, dia sengaja berkata demikian untuk memancing emosi Meng Yi.
Walau sadar bukan tandingan Meng Yi, namun saat ini jika dia bertarung dengan Meng Yi, jelas Bai Zhuxian lah yang paling di unggulkan dalam pertarungan.
Meng Yi memang hebat, namun kehebatannya hanya saat malam saja, jika siang kekuatan Meng Yi tidak ada bedanya dengan pendekar Sihir Elemen bawah.
Saat malam ilmu sihir terhebat Meng Yi adalah mengendalikan para hantu, namun jika siang dia sama sekali tidak akan bisa mengendalikan hantu-hantunya tersebut.
"Kau..! Aku tidak akan melupakan kata-katamu hari ini!" kata Meng Yi kemudian dia terbang pergi meninggalkan Bai Zhuxian.
"Senior Bai, terimakasih sudah menolong kami!" kata Li Fang sambil membungkuk sedikit badannya dan diikuti oleh Chinmi di belakang.
"Ah, ini bukan masalah, jadi kalian tidak perlu berterima kasih seperti itu," kata Bai Zhuxian.
"Senior, kenapa senior membiarkannya pergi?" tanya Chinmi yang juga ikut-ikutan memanggil Bai Zhuxian dengan panggilan senior seperti Li Fang.
Bai Zhuxian tersenyum tipis mendengar pertanyaan dari Chinmi, sedangkan Li Fang segera berbalik dan menjawab pertanyaan Chinmi yang ditujukan kepada Bai Zhuxian.
"Kamu tahu, nenek tadi itu adalah ketua sekte kejam aliran hitam, walau dia akan lemah saat siang, namun mengalahkannya tidaklah mudah. Suatu saat jika kamu sudah menjadi seorang Pendekar kamu akan mengetahuinya," kata Li Fang.
Chinmi bingung, dia sama sekali tidak mengerti akan penjelasan dari Li Fang, "Sudahlah, yang penting sekarang kalian sudah aman dari nenek hantu itu!" kata Bai Zhuxian kemudian kemudian mengamati mereka berdua dengan seksama.
"Sepertinya kalian bukan berasal dari Negara Angin Selatan! Siapa kalian berdua ini, dan kalian berasal dari Negara mana?" tanya Bai Zhuxian.
"Benar kami memang bukan penduduk Kerajaan Angin Selatan, kami adalah pengembara yang berasal dari Negara lain," jawab Li Fang.
"Bagitu..! Baiklah lupakan saja semuanya, aku akan pergi dulu, Owh iya siapa nama kalian berdua?" tanya Bai Zhuxian.
"Nama Saya adalah Mui Zhian, sedangkan ini keponakan saya Mui Xan," kata Li Fang menyembunyikan nama sendirinya.
"Baiklah junior Mui, saya akan pamit terlebih dahulu," kata Bai Zhuxian dan tanpa menunggu jawaban dari Li Fang, Bai Zhuxian sudah pergi meninggalkan mereka berdua.
"Ayo Chinmi kita cari penginapan untuk beristirahat malam ini," kata Li Fang kemudian pergi mencari penginapan, dan tanpa mereka berdua sadari jika disana mereka sedang diikuti oleh dua orang dari jauh.
***
Di Sekte Pedang Suci, dua orang sedang duduk diam saling berhadapan, di depan mereka berdua ada meja yang di atasnya ada papan catur. Mereka adalah Ji Long sang ketua Sekte Pedang Suci, sedangkan lawannya adalah Yong Chun, salah satu Pendekar hebat yang menjadi pilar sekte.
Mereka berdua tidak ada yang bicara karena sedang konsentrasi bermain catur. Sudah hampir setengah hari mereka berdua bermain.
"Aku menang..!" Yong Chun bersuara keras ketika berhasil mengalahkan Ji Long.
"Kau Curang, lihat bagaimana bisa kamu bisa mengunci raja sedangkan disini masih ada kuda dan jendral yang menjaga di depan," kata Ji Long seakan-akan tidak bisa menerima akan kekalahannya.
"Ketua, kuda dan jendral memang berada di depan, namun benteng saya ini masih bisa bergerak ke sini, lalu kesini," kata Yong Chun sambil menunjuk kejalan yang dilewati oleh sang bentengnya.
"Dengan begini aku sudah menang dua kali darimu!" kata Yong Chun.
"Ayo kita tanding ulang lagi!" kata Ji Long.
"Paling-paling akan kalah lagi!" kata Yong Chun.
"Ketua, senior Yong!" seorang wanita cantik berumur 25 tahun datang menyapa mereka berdua.
"Yue Rong, seharusnya kamu jangan mengganggu kami dulu, kami masih mau bertanding ulang!" kata Yong Chun.
"Ada apa, apa ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan?" tanya Ji Long.
Yue Rong mengangguk kemudian mulai menyampaikan sesuatu yang ingin dia sampaikan.
"Ketua, sepertinya Li Fang sedang dalam perjalanan menuju kesini!" kata Yue Rong.
"Li Fang? Maksudmu Li Fang keturunan Li Yao?" tanya Ji Long dengan menaikan alisnya.
"Benar ketua, dia datang membawa keponakannya!"
"Aku sudah dengar akan musibah yang menimpa keluarga Li itu," kata Ji Long sambil menghela nafas panjang.
Yong Chun membereskan catur karena sepertinya sudah tidak mungkin melanjutkan permainan lagi, dia sangat tidak suka jika saat bermain ada yang datang mengganggunya, andai bukan karena ketua Ji Long yang menjadi lawannya, mungkin Yue Rong sudah dimarahi habis-habisan olehnya.
"Tapi kenapa mereka ingin pergi kesini?" tanya Ji Long.
"Sepertinya mereka sedang diburu oleh sekte-sekte aliran hitam, karena mereka sudah menjadi buronan kerajaan," kata Yue Rong.
Ji Long menuangkan teh kecangkirnya kemudian meminumnya namun pikirannya masih dipenuhi tanda tanya akan maksud kedatangan Li Fang ke sektenya.
"Kenapa dia diburu oleh para sekte-sekte aliran hitam?" tanya Yong Chun.
"Itu karena mereka tergiur akan hadiah yang akan mereka dapat jika berhasil menangkap mereka berdua hidup atau mati," kata Yue Rong.
"Memangnya berapa hadiahnya?" tanya Yong Chun penasaran.
"Jika mereka berdua tertangkap, kerajaan Bumi Barat akan memberi hadiah kepada penangkap tersebut sebanyak 100 juta keping Emas!" kata Yue Rong.
Preeef..!!!
Sangking kagetnya Ji Long langsung menyemburkan air teh yang ada dimulutnya ketika mendengar angka hadiah tersebut.
"Seratus juta keping emas..?!" Ji Long sampai sulit untuk melanjutkan kalimatnya sangking terkejutnya.
"Ketua..!" Yue Rong memanggil Ji Long dan Ji Long segera menoleh ke arah Yue Rong yang ternyata menunjuk kearah Yong Chun yang masih duduk kaku dengan wajah basah tersiram semburan air teh.
Ji Long kaget karena tidak menyadari jika semburan air tehnya mengenai wajah Yong Chun.
"Ma-maaf saudara Yong, aku tidak sengaja!" kata Ji Long dengan perasaan sedikit malu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments
S P Lani
terlalu biasa ini mah sampe tamat cuman jadi keroconmc nya ga guna banget ngapain buat novel gini .malu tau ceritanya biasa biasa aja
2025-01-02
0
Imam Sutoto
woow keren
2024-07-24
0
Trendkiller
udh 10 chapter dan masih pengenalan, blm ada kejelasan MC mau ngapain.. alurnya terlalu lambat, crita ksana sini sampai 10 chapter sedangkan bisa dibilang MC nya sendiri masih blm jelas..
2022-12-19
1