***
"Junior Li, saat aku memeriksa keponakanmu tadi, ada yang aneh pada dirinya," malam harinya Ji Long dan Li Fang berbincang-bincang dirumah Ji Long.
Sesuai permintaan Ji Long kepada Li Fang untuk datang menemuinya saat malam di rumahnya.
"Saya tahu itu Ketua Ji," Li Fang tentu mengerti akan maksud perkataan Ji Long, yaitu mengenai Dantian Chinmi yang sangat kecil, dan bahkan lebih dari kata kecil.
"Sejak jaman leluhur dari keluargamu baru kali ini aku mengetahui jika ada keturunan dari kalian yang seperti ini," kata Ji Long.
Li Fang hanya menarik nafas pelan, dia sadar jika Chinmi tidak akan pernah bisa menjadi seorang pendekar dimasa depannya, apa lagi ditambah dengan keluh kesah Ji Long.
"Mungkin keluarga saya adalah salah satu pemilik ilmu Sihir Bumi terkuat, namun sebenarnya masih banyak pemilik Ilmu ini di luar sana, dan mungkin sekarang sudah melebihi kehebatan dari keluarga kami," kata Li Fang.
"Iya, memang banyak yang memiliki ilmu sihir Bumi diluar sana, aku juga tidak tahu pasti siapa dan dimana! Namun sepanjang sejarah, hanya leluhurmu saja yang menjadi pengguna Sihir Bumi terkuat,"
"Itu hanya cerita dongeng saja ketua, jika memang benar salah satu Leluhur saya dulunya pernah menjadi salah satu pendekar Sihir terkuat, dia pasti meninggalkan jejak atau petunjuk untuk para keturunannya," kata Li Fang yang menepis anggapan Ji Long.
"Mungkin menurutmu itu hanya dongeng, namun menurut kami para pendekar saat ini, itu adalah sebuah kenyataan, hanya saja leluhurmu itu menghilang tanpa jejak membuat kalian tidak percaya akan cerita dari para pendahulu keluarga kalian," kata Ji Long.
Dahulu salah satu Leluhur keluarga Li adalah seorang pendekar yang sangat hebat, tidak ada yang tahu sebesar apa kekuatannya, namun yang pasti kekuatannya itu melebihi para Pertapa, bahkan melebihi Pendekar Pertapa Agung.
Pertapa hanya dibagi menjadi dua saja, yaitu Pertapa Suci dan Pertapa Agung, sedangkan kekuatan yang dimiliki oleh salah satu Leluhur Li Fang tidak ada yang mengetahuinya.
Menurut cerita para pendekar terdahulu, salah satu Leluhur dari keluarga Li adalah salah satu Pendekar terkuat, dikatakan jika kekuatannya sangat dahsyat.
Tidak ada yang tahu akan siapa nama pendekar tersebut, namun yang jelas pendekar tersebut bukan hanya bisa menggunakan ilmu Sihir Bumi saja, melainkan mengubahnya menjadi Sihir Logam pertama.
Bahkan Pendekar tersebut mampu menggerakkan batu yang ada di langit, atau lebih tepatnya batu luar angkasa.
Saat itu terjadi keanehan di atas langit, dimana langit tiba-tiba menjadi gelap, bahkan bencana alam juga terjadi di bumi, saat itu hanya ada dua Pertapa Agung yang diketahui memiliki kekuatan hebat, namun tidak satupun yang mampu menghentikan bencana alam yang diakibatkan oleh fenomena aneh di langit tersebut.
Saat yang bersamaan, terdengar Auman keras dilangit sehingga membuat seisi bumi hampir hancur oleh Auman tersebut.
Saat itulah mereka baru mengetahui kekuatan salah satu leluhur keluarga Li yang ternyata mampu terbang hingga menembus langit.
Terdengar suara benturan keras dilangit yang gelap tersebut, bahkan berbagai cahaya terlihat seperti cahaya petir raksasa diatas langit dengan suara gemuruh yang membuat getaran besar terhadap dunia.
Kejadian tersebut berlangsung cukup lama sebelum akhirnya kembali tenang dan langit pun kembali cerah.
Setelah semua kembali tenang, ternyata pendekar hebat tersebut tidak kunjung datang, banyak yang menunggu kedatangan pendekar tersebut turun, bahkan dua Pertapa Agung pun sampai menunggu di rumah keluarga Li setelah mengetahui jika sosok pendekar tersebut berasal dari salah satu keluarga Li.
Namun sayang pendekar tersebut ternyata tidak juga muncul, di tunggu hingga berhari-hari pun juga tidak juga terlihat.
Mereka menduga jika pendekar tersebut pasti sedang berada disalah satu tempat yang tidak diketahui oleh siapapun.
Dan pada akhirnya hingga Kerajaan sudah terpecah menjadi empat kerajaan pun Pendekar tersebut tidak juga menampakkan diri hingga akhirnya Li Fang dan Chinmi yang menjadi keturunan terakhir hanya bisa mendengar cerita tersebut dan menganggapnya sebagai dongeng.
"Andai Kakek guru berada disini sekarang, dia pasti akan menceritakan secara lengkap kisah tersebut," kata Ji Long.
"Ketua, bagaimana sekarang soal Chinmi, apakah masih ada harapan untuk dia menjadi seorang pendekar?" tanya Li Fang, dia sudah tidak mau membahas masalah dongeng yang tidak jelas itu, sehingga mengalihkan topik pembicaraannya.
"Owh aku sampai lupa, jika soal itu kita hanya berharap kepada takdir saja, namun sebelum itu aku ingin menjelaskan akan apa yang aku temukan ketika memeriksa keponakanmu itu,"
"Apakah ketua mau bilang jika Dantian Chinmi sangat kecil dan tidak akan mampu menghisap atau menampung Qi? jika memang soal itu saya sudah tahu!" kata Li Fang.
Ji Long tersenyum tipis kepada Li Fang namun disertai dengan gelengan kepala serta menjawab tebakan Li Fang.
"Iya, itu juga salah satunya, namun masih ada lagi yang lainnya!" kata Ji Long.
"Apa itu ketua?" Li Fang jadi penasaran.
"Ini tentang Pusat Roh yang dimiliki oleh keponakanmu,"
Li Fang mengerutkan alisnya kemudian bertanya, "Apakah ada yang salah dengan Pusat Roh yang dimiliki olehnya?"
"Selama ini aku baru mengetahui jika ada Pusat Roh yang seperti keponakanmu itu," Ji Long kemudian mulai menjelaskan akan apa yang ia temukan.
Pusat Roh adalah pusatnya kekutan Elemen, dan setiap Pusat Roh akan memiliki ciri khas masing-masing.
Pusat Roh memiliki 4 macam Elemen, yaitu Bumi, Api, Angin, dan Air. contohnya Pusat Roh yang dimiliki oleh Li Fang yaitu Elemen Bumi.
Setiap manusia yang ditakdirkan untuk menjadi seorang Pendekar pasti akan memilikinya, dan yang dimilikinya hanya satu saja, dan yang pasti akan berbeda Elemen.
Pusat Roh yang dimiliki oleh Chinmi terasa beda. Awalnya Ji Long merasakan jika Pusat Roh yang dimiliki oleh Chinmi adalah Bumi, namun tidak lama ternyata adalah Air, setelah beberapa detik kemudian berubah lagi menjadi Api, dan terus berubah-ubah membuat Ji Long kebingungan.
Bisa dibilang Pusat Roh yang dimiliki oleh Chinmi sangat unik, namun Ji Long berpikir jika Chinmi tidak akan bisa menjadi seorang pendekar, itu semua diperkuat oleh Dantian yang dimiliki oleh Chinmi.
"Aku akan berusaha mengajarkannya semampu yang ku bisa, setidaknya dia bisa mempelajari ilmu pedang dasar agar bisa mempertahankan diri nantinya!" kata Ji Long.
"Terimakasih Ketua Ji, bagi saya itu sudah cukup," kata Li Fang sambil membukukkan badan.
Mereka berdua terus berbincang-bincang hingga tengah malam, dan kemudian Li Fang pun kembali ketempat Chinmi yang sudah tertidur lelap, dan kemudian Li Fang pun juga beristirahat.
***
"Bagaimana, apa kamu sudah siap untuk berlatih?" Ji Long bertanya kepada Chinmi.
Saat matahari sudah cukup tinggi, Chinmi sudah berada di tempat latihan, dia ternyata tidak sendirian saja, ternyata banyak murid-murid muda yang juga ikut berlatih bersamanya, tiga di antaranya sudah Chinmi kenal.
"Baiklah, mulai sekarang kamu akan berlatih dibawah bimbingan Mang Xin, untuk saat ini dia yang akan melatihmu, dan mulai sekarang kamu sudah menjadi bagian dari Sekte Pedang Suci," kata Ji Long.
Chinmi membungkuk di depan Ji Long sekaligus mengucapkan rasa terimakasih kepada Ji Long.
"Baiklah, sekarang kamu mulai latihannya!" kata Ji Long kemudian pergi dan menyerahkan semuanya kepada Mang Xin sebagai guru latihan dasar. Dan Chinmi pun memulai latihan pertamanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments
Imam Sutoto
mantuul Thor lanjut
2024-07-24
0
Sang
mari kita siksa 🤣🤣🤣🤣
2023-05-27
2
Dzikir Ari
smoga ada keajaiban untuk Cimi
2023-04-20
1