"Jendral Li Xiang! Raja memberi surat perintah untuk menangkapmu dan seluruh keluargamu, jadi dengarkan titah Raja!" kata salah seorang utusan kerajaan dengan membawa pasukan bersenjata lengkap.
Orang yang dipanggil Jendral Li Xiang adalah seorang Jendral dari kerajaan Bumi Barat, kerajaan Bumi Barat dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Tao Xi Lun.
Jendral Li Xiang adalah salah satu jendral dari empat jendral kerajaan Bumi Barat, banyak sekali prestasi yang ia dapatkan dan juga perjuangan dan pengorbanan yang telah ia berikan kepada negaranya.
Raja Tao memuji prestasi yang didapat oleh Li Xuan, bahkan Raja Tao berencana menjodohkan putrinya yang bernama Tao Xiu Mai, dengan putra Li Xiang yang bernama Li Chinmi.
Namun semua itu membuat Jendral lain merasa iri, mereka merasa semua pencapaian yang diperoleh Li Xiang berkat kerjasama dan bukan hasil sendiri.
Namun kenyataannya memang semuanya adalah hasil Li Xiang sendiri, mereka hanya merasa iri dan berencana menjatuhkan Jendral Li Xiang dengan cara apapun.
Jendral Fu Shen lah yang paling tidak suka dan iri kepada Li Xiang, dia berencana akan memfitnah Li Xiang dengan cara memberi informasi penting kerajaan kepada kerajaan Angin Selatan yang menjadi musuh bagi kerajaan Bumi Barat.
Fu Shen menggunakan siasat dengan cara menyewa pendekar Sihir untuk menyamar dan memberikan laporan informasi penting milik kerajaan Bumi Barat kepada kerajaan Angin Selatan dan mengatakan jika informasi tersebut diberikan oleh jendral Li Xiang.
Rencana Jendral Fu Shen berhasil dan Raja Tao pun terlihat sangat marah ketika mengetahui jika informasi rahasia kerajaannya telah bocor ke kerajaan Angin Selatan, dan informasi mengenai pembocoran tersebut diketahui adalah dari Jendral Li Xiang.
Raja Tao memerintahkan untuk menangkap Li Xiang dan membawa ke hadapannya untuk meminta penjelasan, namun Jendral Fu Shen tidak setuju dan meminta Raja Tao untuk menghukum mati penghianat kerajaan tersebut.
Raja Tao terliha ragu, karena jendral Li Xiang sudah sangat berjasa terhadap kerajaan, Raja Tao hanya ingin penjelasan dan ingin mengetahui kebenarannya.
Namun Jendral Fu Shen tetap menghasut dengan berbagai cara agar Raja Tao tetap memberi hukuman mati.
Dengan berbagai cara, Jendral Fu Shen akhirnya berhasil menghasut Raja Tao, dan Raja Tao segera memberi perintah untuk menangkap Li Xiang sekaligus seluruh keluarganya.
Jendral Li Xiang yang sudah mendengar akan kabar tersebut segera menyuruh adik laki-lakinya untuk membawa anak dan istrinya pergi dari kerajaan.
Li Fang Adik dari Li Xiang membawa Li Chinmi pergi, namun Istri Li Xiang menolak untuk pergi, dia akan ikut suaminya tidak peduli jika dia harus ikut mati bersama suaminya tersebut.
Dengan berat hati, Li Fang akhirnya pergi membawa Li Chinmi yang sudah berusia 12 tahun pergi meninggalkan kerajaan dengan cara menyamar agar bisa lolos dari penjagaan pintu gerbang istana.
Li Chinmi awalnya menolak untuk pergi, namun ibunya menjelaskan dan memaksa Li Chinmi untuk ikut pergi bersama dengan pamannya.
Li Fang dan Li Chinmi berhasil keluar tanpa ada yang mengenali mereka berdua. Setelah kepergian mereka berdua, utusan kerajaan datang membawa titah Raja bersama dengan prajurit istana bersenjata lengkap.
Li Xiang dan istrinya duduk berlutut mendengarkan surat perintah yang dibacakan oleh utusan Raja Tao.
"Li Xiang, Raja memerintahkan untuk menangkapmu dan seluruh keluargamu untuk diadili karena telah berani memberikan informasi kerajaan kepada musuh, dengan ini seluruh pemberian kerajaan akan diambil, dan kalian akan dihukum pancung," kata utusan tersebut kemudian menutup gulungan surat perintah tersebut.
Li Xiang dan Ma Zhinie istri Li Xiang dibawa ke istana, para prajurit yang lain menggeledah seluruh rumah, namun tidak menemukan siapa-siapa kecuali hanya pelayan saja, mereka mengetahui jika Li Xiang mempunyai satu orang anak dan juga satu orang adik laki-laki, namun mereka sama sekali tidak menemukan keberadaan mereka.
Salah seorang berbisik kepada utusan kerajaan yang memimpin penangkapan Li Xiang, kemudian dia menghentikan langkah Li Xiang dan juga istrinya.
"Tunggu! Kemana Adik serta anakmu, kenapa mereka tidak ada?" tanya utusan Raja tersebut.
"Mereka sedang keluar, mungkin sedang berada di pusat kota!" kata Li Xiang, arah pusat kota dengan pintu gerbang istana sangat berlawanan, jika mereka pergi ke pusat kota untuk mencari Li Chinmi, maka mereka akan semakin jauh dari pintu gerbang istana.
Tanpa rasa curiga sedikitpun beberapa prajurit segera pergi mencari mereka ke pusat kota, Li Xiang yang melihat itu tersenyum tipis kemudian langsung dibawa ke istana dengan dimasukkan kedalam penjara kereta kayu.
Setelah tiba di istana, Li Xiang dan Ma Zhinie langsung dibawa ke hadapan Raja Tao, mereka berdua berlutut dengan kedua tangan diikat dibelakang.
Semua petinggi kerajaan berada disana, kecuali Jendral Fu Shen, dia tidak hadir disana selaku pelaku pemfitnah Li Xiang.
"Li Xiang, aku sungguh kecewa padamu! Aku tidak menduga jika dirimu yang begitu berjasa kepada kerajaan justru membocorkan informasi kepada musuh! Sekarang apa kamu mau mengakuinya atau tidak?" kata Raja Tao.
Li Xiang hanya tersenyum tipis, dia menatap istrinya sekali lagi, dia tidak ingin Zhinie terbawa dalam masalah ini.
"Yang Mulia, anda adalah seorang Raja yang bijak. Anda pasti bisa menilai sendiri, apakah semua itu adalah perbuatan hamba atau bukan!" kata Li Xiang.
"Lancang kamu Li Xiang! Kamu pikir siapa dirimu bisa berkata seperti itu kapada Yang Mulia?" seorang pria tua memakai jubah hitam panjang membentak Li Xiang.
Raja Tao mengangkat sebelah telapak tangannya memberi isyarat agar orang tersebut diam, dia adalah Perdana Menteri Dong Yun, salah satu Mentri ekonomi di kerajaan Bumi Barat.
Dong Yun berhenti berbicara setelah mendapat isyarat dari Raja Tao, dia membungkukkan badan kemudian kembali mundur kebelakang.
"Li Xiang, aku tidak bisa mengelak karena semua bukti mengarah padamu, aku juga tidak ingin melakukan ini, namun sebagai Raja, aku akan tetap memberikan hukuman padamu!" kata Raja Tao dia bangkit lalu mengembil satu kayu tipis dan berjalan mendekati Li Xiang.
"Mengingat dirimu begitu berjasa untuk kerajaan, maka hukuman mati akan aku batalkan, namun kamu akan tetap dipenjara selama dua bulan, setelah itu kamu boleh keluar, namun kamu harus pergi dari kerajaan ini!" kata Raja Tao kemudian melemparkan kayu tipis tersebut ke hadapan Li Xiang.
"Terimakasih atas kemurahan dan kebijakan Yang Mulia!" kata Li Xiang.
Li Xiang dan Zhinie dibawa ke penjara bawah tanah, mereka akan ditahan selama dua bulan dan jika Li Fang dan Li Chinmi juga tertangkap, mereka akan digabungkan jadi satu penjara dengan Li Xiang.
Keputusan Raja Tao mengecewakan Fu Shen, dia berharap agar Raja menghukum mati Li Xiang, namun bukannya dihukum mati justru hanya dihukum selama dua bulan saja dan setelah itu akan dibebaskan membuat Fu Shen seperti kebakaran jenggot.
Fu Shen mencari cara lain agar Li Xiang benar-benar mati, akhirnya dia menemukan cara, yaitu memberikan racun dimakanan Li Xiang yang setiap hari dikirim oleh penjaga tahanan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 361 Episodes
Comments
Imam Sutoto
semangat thor lanjut
2024-07-19
0
Ani Sumarni
Astaghfirullah penyakit hati merasuki pada se orang Jendral memakan menusuk teman sendiri dari belakang musuh dlm selimbut sangat3 berbahaaaayaaaa
teman seperjuangan Iri dengki tlah merasuki hati, Fu Shen
2023-12-08
5
Harman LokeST
lanjut
2022-03-03
2