PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 14

Kudapun terlihat masih memejamkan matanya, darma setapun tidak berani mengganggunya, karena merasa kasihan pada kuda yang sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan.

Rasa lapar dan dahaga kini di rasakan darma seta.

''Waduuh perut minta di isi'in mana masih jauh lagi keperkampungan.'' Darma seta berkata sendiri.

Sikudapun kini sudah mulai mengangkat tubuhnya dari hamparan rumput-rumput yang hijau.

Darma seta berjalan untuk mencari air di sekitar situ, gemericik air mengalir dibawah bukit terdengar oleh darma seta, iapun segera menuju ke arah mata air yang mengalir.

Setibanya ditempat, dimana air yang mengalir dibalik bebatuan, darma seta membersihkan badannya, untuk menahan rasa laparnya, dan air yang bersih dan sejuk dirasakannya, iapun lalu meminum air tersebut sekenyang-kenyangnya untuk membasahi tenggorokannya yang kehausan, lalu mengisi guci tempat air yang selalu ia bawa dalam setiap perjalanannya.

Sesudah tiba ditempat, lalu darma seta membasahi muka kuda itu dan mengelap-ngelap moncongnya sampai bersih, setelah itu darma seta mulai melanjutkan lagi perjalanannya yang masih sangat jauh, untuk sampai di kampung batu gambir.

Hea hea heaa

Kuda berlari dengan sangat kencangnya menelusuri jalanan perbukitan yang penuh kerikil-kerikil tajam.

Waktupun terus berputar seiring dengan roda kehidupan berjalan, hingga tidak terasa darma seta kini telah tiba dikampung kararas, dengan tujuan singgah dulu disebuah kedai yang menjual makanan, untuk memenuhi permintaan isi perutnya.

Tidak lama kemudian darma seta telah tiba disebuah kedai yang menjual beraneka macam makanan, yang pernah ia singgahi sebelumnya.

''Sampu rasuun.'' Ucap darma seta.

''Rampeess.'' Pemilik kedaipun menjawab.

''Silahkan duduk den, mau minum atau mau makan?.'' Tanya pemilik kedai.

''Dua-duanya pak.'' Jawab darma sera.

''Hehee, Aden bisa aja.'' Kata pemilik kedai tersebut.

''Ya iya atuh pak, abis makan langsung minum pak.'' Kata darma seta.

''Iya benar, mau makan apa?.'' Bertanya pemilik kedai itu.

''Ada nasi putih pak?.'' Darma seta balik bertanya.

''Ooh ada den.'' Kata pemilik kedai.

''Nasi putih pak, sama ayam bakar dan sambel ijo, terus pake lalapannya.'' Kata darma seta.

''Baik den, ditunggu ya.'' Ucap pemilik kedai.

Pemilik kedai itu, lalu mempersiapkan nasi putih, sama ayam bakar, sambal ijonya berikut lalapannya daun kemangi dan kopohan.

''Pesanan sudah siap santap den, selamat menikmati masakan dari kami.'' Ucap pemilik kedai tersebut.

''Iya pak terima kasih.'' Kata darma seta.

Dengan lahapnya darma seta menyantap makanan itu. ditambah ayam bakar dan sambel ijo ditambah lalapannya sebagai pelengkap rasa laparnya itu.

Setelah itu makananpun sudah selesai disantapnya.

''Berapa pak semuanya.'' Tanya darma seta.

''Lima belas kepeng den.'' Jawab pemilik kedai tersebut.

Darma setapun lalu mengambil uang koin lima belas kepeng, untuk membayar makanan yang sudah habis dimakanya, rasa lapar yang sebelumnya melilit diperut darma seta kini sudah terpenuhi.

Setelah itu darma seta, melanjutkan lagi perjalanannya, dan memacu kembali kuda hitamnya itu.

Hea heaa heaa.

Teriak darma seta sambil memecut kudanya itu, kudapun berlari kencang dan gagah berani.

Rambut panjang darma seta sampai menari-nari karena tersapu angin akibat dari larinya kuda yang begitu kencang.

Kini kampung cilontar sudah darma seta laluinya, kuda terus berlari menuju arah utara, menuju kampung batu gambir, tempat dimana darma seta dilahirkannya.

Karena dari semenjak darma seta terlahir dari rahim ibunya, ia pun belum mengetahui tempat kelahirannya hingga sampai sekarang.

Hingga pada ahirnya darma seta pun telah tiba dipenghujung kampung batu gambir.

Sementara Wira jaya dan Dewi harum sudah sampai dikampung Batu gambir, tepatnya dirumah pak kepala kampung, dan gadis yang bernama sulastri sangatlah senang begitu dewi harum dan wira jaya datang.

''Bagaimana lastri betah berada disini.'' Tanya dewi harum.

''Ya betah bibi, apalagi bapk kepala kampung sangat baik.'' Jawab sulastri.

''Dia sangat betah disini dewi, dan saya juga sudah menganggap seperti anak sendiri.'' Ucap pak kepala kampung.

''Terima kasih pak, dan sebelumnya saya minta ma'ap ya pak, saya sudah banyak ngerepotin bapak sekeluarga, saya jadi tidak enak.'' Ucap dewi harum.

''Tidak ko nyi dewi, bapak sekeluarga tidak merasa direpotkan.'' Ucap pak kepala kampung.

''Dan kita merasa banyak berhutang budi pada Bapak, dan kita juga sekalian mau pamit pak, tapi sebelum kita pergi dari sini, aku bersama Nyi dewi mau minta ijin dua malam atau lebih, untuk bermalam dulu dirumah.'' Ucap Wira jaya.

''E'eeh, emang kalian mau kemana, tolong jelasin bapak belum mengerti maksud dari kalian?.'' Tanya pak kepala kampung.

Terus Wira jaya menceritakan tentang sudah diketemukannya leluhur dari mendiang ibunya, dan wira jaya juga menjelaskan tentang dirinya dan kakanya danang jaya, bahwa dirinya itu bukanlah anak dari pak gembala, melainkan anak dari supala adi nata dan ajeng kerta ningrum, yang mati terbunuh saat terjadi perang saudara.

''Nah begitu pak ceritanya.'' Ucap wira jaya.

''Oooh begitu, sekarang bapak baru mengerti, pantesan kalau dilihat dari rupa dan postur tubuhmu, emang keturunan menak/bangsawan, dari semenjak kedatangan pak gembala saya juga bertanya-tanya siapa kedua anak itu, dan pak gembala jawab, ini anaku katanya.

Karena setau saya pak gembala belum pernah menikah, tapi saya percayanya karena pak gembala sempat menghilang dari batu gambir, dan datang-datang sudah membawa anak, waktu itu saya percaya juga bahwa kamu dan danang jaya itu anaknya.'' Ucap pak kepala kampung menjelaskan.

''Sayangnya, bapak gembala sudah tiada, semoga aja bapk tenang di alam sana, saya sangat bersyukur banget pak gembala sudah merawat dan membesarkan aku dan kakaku yang telah tiada.'' Ucap wira jaya.

Disaat mereka lagi asik ngobrol, terdengar suara kuda berlari menuju rumahnya pak kepala kampung.

''Sepertinya ada suara kuda sedang menuju kemari.'' Ucap pak kepala kampung.

''Iya benar sekali, siapa ya.'' Ucap dewi harum.

Baru saja mereka ngobrolin tentang suara yang mendekati kesitu, dan suara kuda itu semakin pelan, pas kemunculannya orang yng menunggangi kuda di balik pohon yang besar, dewi harum dan wira jaya juga kaget, karena tidak mrnyangka kalau darma seta akan menyusul.

Keteplak keteplek keteplak

Suara langgkah kuda, dan terus berhenti, darma seta pun terus turun dari punggung kuda itu.

''Sammpu rasuun.'' Ucap darma seta.

''Rampeesss.'' Semua menjawab.

''Oo, Seta, dikira kamu tidak mau ikut, kenapa tidak bareng sama ibu.'' Ucap dewi harum.

''Iyaa, tadinya tidak mau ikut, tapi setelah ku pikir-pkir lagi ku jadi mau tau tempat pertama aku ada didunia.'' Jawab darma seta.

''Pak kenalkan, ini darma seta, anaku yang dulu sempat hilang itu.'' Ucap dewi harum.

''Oooh jadi ini anakmu nyi dewi.'' Ucap Kepala.kampung.

Selanjutnya mereka saling sapa dan berkenalan sambil berjabat tangan dengan pak kepala kampung beserta ibunya.

Setelah wira jaya dan dewi harum, ngobrol bercerita tentang siapa dirinya sebenarnya, tentang kepindahannya dari batu gambir ke kampung benda.

Ahirnya mereka pergi kerumahnya yang telah lama ditinggalkannya, dan penginapan di hari itu mungkin untuk terakhir kalinya, mereka bermalam satu, dua atau tiga malam berada dikampung batu gambir.

Setibanya dirumah.

Nampak rumah lusuh dan dekil, debu-debu berserakan dihamparan lantai papan kayu, dan daun-daun kering yang jatuh dan terbang terbawa angin memenuhi teras depan rumah, dan dihalaman rumahpun penuh dengan daun-daun kering yang berjatuhan dari pepohonan.

''Nah, disinilah kamu dilahirkan nak, dan setiap ibu melihat kedepan rumah ibu terharu dan sedih selalu terus menghantui pikiran ibu, karena waktu itu, para kelabang merah dengan biadab membunuh ayahmu dan memperlakukan ibu seperti binatang.'' Ucap dewi harum, menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan mendiang suaminya.

''Sungguh kejam sekali mereka, ku harus membalaskan semua ini, dan akan ku samperin ke tempat markasnya.'' Kata darma seta dengan darahnya yang langsung mendidih.

''Mereka semua sudah ditahan di penjara bawah tanah, keraja'an.'' Ucap dewi harum.

''Yang Sabar anaku, yang terpenting kamu sekarang sudah selamat dan bisa tumbuh besar sampai sekarang.'' Kata Wira jaya sambil memegang pundaknya darma seta.

Setelah itu mereka bertiga, membersihkan rumahnya dari debu-debu dan daun-daun kering yang berserakan.

*******************

Lanjut ke eps 15

Selamat membaca karya yang ku buat, semoga bisa merasa terhibur.

Demi kelangsungan karyaku tinggalkanlah jejaknya dengan.

. 👍 like

. Comentar

. ⭐⭐⭐⭐⭐ Ranting

. ❤ favorit

. 💓 vote.

Terima kasih yang sudah mrmberikan dukungannya semoga selalu sehat-sehat.

Terpopuler

Comments

Fira Ummu Arfi

Fira Ummu Arfi

boom likeee 💯

2021-05-20

1

Hiatus

Hiatus

Aku mampir kak, semangat

2021-04-21

1

anggita

anggita

tambah 👍 yg tertinggal.

2021-03-30

1

lihat semua
Episodes
1 Pendekar elang sakti eps 1
2 PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 2
3 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 3
4 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 4
5 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 5
6 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 6
7 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 7
8 PENDEKAR ELLANG SAKTI EPS 8
9 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 9
10 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 10
11 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 11
12 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 12
13 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 13
14 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 14
15 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 15
16 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 16
17 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 17
18 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 18
19 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 19
20 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 20
21 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 21
22 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 22
23 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 23
24 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 24
25 PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 25
26 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 26
27 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 27
28 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 28
29 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 29
30 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 30
31 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 31
32 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 32
33 PENDEKAR ELANG SAKT Eps 33
34 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 34
35 Pendekar elang sakti eps 35
36 Pendekar elang sakti Eps 36
37 Pendekar elang sakti Eps 37
38 Pendekar elang sakti Eps 38
39 Penfekar elang sakti Eps 39
40 Pendekar elang sakti Eps 40
41 Pendekar elang sakti Eps 41
42 Pendekar elang sakti Eps 42
43 Pendekar elang sakti Eps 43
44 Pendekar elang sakti eps 44
45 Pendekar elang sakti eps 45
46 Pendekar elang sakti eps 46
47 Pendekar elang sakti eps 47
48 Pendekar elang sakti Eps 48
49 Pendekar elang sakti eps 49
50 Pendekar elang sakti eps 50
51 Pendekar elang sakti eps 51
52 Pendekar elang sakti eps 52
53 Pendekar elang sakti eps 53
54 Pendekar elang sakti Eps 54
55 Pendekar elang sakti eps 55
56 Pendekar elang sakti eps 56
57 Pendekar elang sakti eps 57
58 Pendekar Elang Sakti Eps 58
59 Pendekar Elang Sakti Eps 59
60 Pendekar Elang Sakti eps 60
61 Pendekar Elang Sakti Eps 61
62 Pendekar Elang Sakti eps 62
63 Pendekar Elang Sakti eps 63
64 Pendekar Elang Sakti. eps 64
65 Pendekar Elang Sakti eps 65
66 Pendekar Elang Sakti Eps 66
67 Pendekar Elang Sakti eps 67
68 Pendekar Elang Sakti eps 68
69 Pendekar Elang Sakti. eps 69
70 Pendekar elang sakti . eps 70
71 Pendekar elang sakti. eps 71
72 Pendekar elan sakti eps 72
73 Pendekar elang sakti eps 73
74 Pendekqr elang sakti eps 74
75 Prndekar elang sakti eps 75
76 Pendekar elang sakti eps 76
77 Pendekar elang Sakti eps 77
78 Pendekar elang sakti eps 78
79 Pendekar Elang Sakti Eps 79
80 Pendekar elang sakti eps 80
81 Pendekar elang sakti eps 81
82 Pendekar elang sakti. eps 82
83 Pendekar Elang Sakti eps 83
84 Pendekar elang Sakti eps 84
85 Pendekar elang sakti eps 85
86 Pendekar elang Sakti eps 86
87 Pendekar elang sakti eps 87
88 Pendekar Elang Sakti eps 88
89 Eps 89
90 Pendekar Elang Sakti Eps 90
91 Eps 91 Sayembara di Kawali.
92 Eps 92 Rajapati
93 Eps 93 Pertarungan berdarah.
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Pendekar elang sakti eps 1
2
PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 2
3
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 3
4
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 4
5
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 5
6
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 6
7
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 7
8
PENDEKAR ELLANG SAKTI EPS 8
9
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 9
10
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 10
11
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 11
12
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 12
13
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 13
14
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 14
15
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 15
16
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 16
17
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 17
18
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 18
19
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 19
20
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 20
21
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 21
22
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 22
23
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 23
24
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 24
25
PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 25
26
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 26
27
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 27
28
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 28
29
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 29
30
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 30
31
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 31
32
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 32
33
PENDEKAR ELANG SAKT Eps 33
34
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 34
35
Pendekar elang sakti eps 35
36
Pendekar elang sakti Eps 36
37
Pendekar elang sakti Eps 37
38
Pendekar elang sakti Eps 38
39
Penfekar elang sakti Eps 39
40
Pendekar elang sakti Eps 40
41
Pendekar elang sakti Eps 41
42
Pendekar elang sakti Eps 42
43
Pendekar elang sakti Eps 43
44
Pendekar elang sakti eps 44
45
Pendekar elang sakti eps 45
46
Pendekar elang sakti eps 46
47
Pendekar elang sakti eps 47
48
Pendekar elang sakti Eps 48
49
Pendekar elang sakti eps 49
50
Pendekar elang sakti eps 50
51
Pendekar elang sakti eps 51
52
Pendekar elang sakti eps 52
53
Pendekar elang sakti eps 53
54
Pendekar elang sakti Eps 54
55
Pendekar elang sakti eps 55
56
Pendekar elang sakti eps 56
57
Pendekar elang sakti eps 57
58
Pendekar Elang Sakti Eps 58
59
Pendekar Elang Sakti Eps 59
60
Pendekar Elang Sakti eps 60
61
Pendekar Elang Sakti Eps 61
62
Pendekar Elang Sakti eps 62
63
Pendekar Elang Sakti eps 63
64
Pendekar Elang Sakti. eps 64
65
Pendekar Elang Sakti eps 65
66
Pendekar Elang Sakti Eps 66
67
Pendekar Elang Sakti eps 67
68
Pendekar Elang Sakti eps 68
69
Pendekar Elang Sakti. eps 69
70
Pendekar elang sakti . eps 70
71
Pendekar elang sakti. eps 71
72
Pendekar elan sakti eps 72
73
Pendekar elang sakti eps 73
74
Pendekqr elang sakti eps 74
75
Prndekar elang sakti eps 75
76
Pendekar elang sakti eps 76
77
Pendekar elang Sakti eps 77
78
Pendekar elang sakti eps 78
79
Pendekar Elang Sakti Eps 79
80
Pendekar elang sakti eps 80
81
Pendekar elang sakti eps 81
82
Pendekar elang sakti. eps 82
83
Pendekar Elang Sakti eps 83
84
Pendekar elang Sakti eps 84
85
Pendekar elang sakti eps 85
86
Pendekar elang Sakti eps 86
87
Pendekar elang sakti eps 87
88
Pendekar Elang Sakti eps 88
89
Eps 89
90
Pendekar Elang Sakti Eps 90
91
Eps 91 Sayembara di Kawali.
92
Eps 92 Rajapati
93
Eps 93 Pertarungan berdarah.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!