PENDEKAR ELLANG SAKTI EPS 8

Sibogel yang sudah bangun, melompat menyambar tubuhnya ki walang geni dan membawanya kabur, sementara anak buahnya yang lain pada lari terkocar kacir, memburu pada kudanya masing-masing.

''Hahaaaa, lah kenapa pada berlari siih, rupanya penjahat seperti mereka juga ada rasa takut.'' Ucap wira jaya.

''Biarin paman, biar mereka menyelamatkan dirinya masing.'' Ucap darma seta.

''Ayo paman kita lanjutkan lagi perjalanan kita menuju cilontar, untuk menyerahkan kitab ini pada paman giri nata.'' Ucap darma seta.

''Ayo seta.'' Jawab wira jaya.

''Elang perak sahabatku, kamu mau ikut menemaniku.'' Kata darma seta pada burung elang berwarna perak itu.

Kaakk kliiiillll

Suara elang berbunyi.

''Ayo paman''...

Darma seta dan wira jaya berjalan meninggalkan goa elang menuju pada kudanya yang di taro di persimpangan jalan setapak.

Sementara burung elang terbang dan bertengker dibahu kirinya darma seta.

Kuda kini sudah mulai dipacu dengan menaiki jalanan yang menanjak dan terjal.

kuda berlari tidak begitu kencang karena kondisi jalanannya yang kurang baik untuk dilalui.

Kabar tentang adanya harta karun dilembah hantu, sudah banyak diketahui oleh para tokoh" rimba persilatan golongan hitam.

Perjalanan darma seta dan wira jaya menuju ci lontar mungkin akan banyak menemui halangan dan rintangan, karena banyak tokoh-tokoh golongan hitam yang keluar dari sarangnya untuk memburu harta karun yang sudah ramai dibicarakan.

Kini darma seta dan Wira jaya sudah melewati jalanan yang menanjak itu, dan kudapun kini berlari kencang.

''Kita harus cepat-cepat sampai dicilontar sebelum hari berubah gelap paman.'' Ucap darma seta.

''Iya seta, itupun kalau tidak ada halangan dalam perjalanan kita.'' Jawab wira jaya.

''Ya semoga aja perjalanan kita lancar.'' Ucap darma seta.

''Iya, pamanpun berharap juga begitu.'' Kata wira jaya.

Baru aja Wira jaya dan darma seta membicarakan itu, dari arah samping kanan ada sebuah benda memutar meluncur mengarah pada darma seta dan Wira jaya...

''Awaaasss pamaaann''..

Teriak darma seta sambil melompat dari atas punggung kuda.

Begitupun wira jaya melompat sambil menendang pada benda yang memutar itu.

Benda yang memutar itu berbalik arah pada arah semula dan meluncur menghantam pepohonan.

pralaaak jelegurrr

Pohon yang terkena hantaman benda itu langsung tumbang menimpa tanah.

''Waii keluarlah, jangan main sembunyi-sembunyi, tunjukanlah batang hidungmu.'' Teriak darma seta.

''Hahahaa hebat juga kau pendekar elang kuning.'' Ucap orang yang keluar dari balik pepohonan.

''Pasti kamu pendekar gelang-gelang.'' Kata wira jaya.

''Cukup pintar rupanya kau elang kuning.'' Kata pendekar gelang-gelang.

''jangan banyak basa basi kau, gelang gelang apa maumu.'' Pungkas darma seta.

''O'oow lancang juga kau mulutmu anak muda, rupanya kamu belum tau siapa saya.'' Kata pendekar gelang-gelang dengan sombong.

''Saya tidak perduli siapa kamu dan apa derajatmu, yang jelas kamu sudah menghalangi perjalanan saya.'' Ucap darma seta.

''Bedebah kamu anak muda, rupanya kamu harus diberi pelajaran.'' Ucap pendekar gelang-gelang.

''Jangan banyak omong, buktikanlah padaku ucapanmu itu.'' Teriak darma seta.

Bangsat, heeeaaaaaa.....

Pendekar gelang" melompat menerjang darma seta.

Tapi darma seta cukup waspada dengan serangan yang dilancarkan oleh pendekar gelang-gelang.

Plosss terjangan pendekar gelang-gelang makan ruang kosong.

Pertarungan antara darma seta dan pendekar gelang-gelang kini semakin seru.

Didalam pertempuaran itu, pendekar gelang-gelang! keteter juga oleh darma seta.

Kini darma seta menyerang pendekar gelang-gelang dengan jurus elang perak, darma seta melompat ke atas dan membuka kedua tangan menyerupai sayap elang, terus meluncur dengan cepat menerjang pendekar gelang-gelang, pendekar gelang-gelang juga waspada terus dia menjatuhkan badannya, tapi taktik dari pendekar gelang-gelang itu jadi patal karena kaki darma seta yang membentuk sebagai kaki elang dengan cepat menendang tubuh pendekar gelang-gelang.

Duuukkk.

Satu tendangan darma seta hinggap dikepala, disusul oleh tangan kirinya darma seta dengan kibasan sayap menyambar karang.

Buuuukk buuukkk

Kreeeekkkk

tangan kiri darma seta menghantam muka pendekar gelang-gelang, yang disusul oleh cakaran dari kuku darma seta yang mendadak keluar dan runcing bagaikan lidi logam baja yang sangat keraas..

Aaaaauuuuuuuuu

Pendekar gelang-gelang bersuara kesakitan dan langsung roboh.....

''Mana sesumbarmu gelang-gelang bacot aja digedein, ternyata cuma buat menakut nakuti anak kecil saja.'' Teriak darma seta.

''Kutu monyet, kamu belum merasakan pukulan gelang gelangku.'' Begitu sesumbarnya pendekar gelang".

''Jangan cuma bacotmu aja yang digedein, ayo kuras habis semua ilmu kedidjayaanmu.'' Kata darma seta menantang.

Setan alas......

Pendekar gelang cepat bangun lalu membangun sebuah kuda-kuda dengan kedua tangan ditempelkan didada rapat, dan perlahan membungkukan badannya sedikit.

sementara darma seta sudah siap dengan ilmu elang cakra dewa..

Disaat pendekar gelang-gelang melepaskan pukulannya, dengan mendorong kedua tangannya, keluar sinar merah membentuk lingkaran melesat ke arah darma seta.

Karena darma seta dari tadi sudah mempersiapkan dirinya dari serangan lawan,

Kedua tangan darma seta ditarik kedalam merapat bertemu dengan telapak tangannya yang satunya, terus membukanya seperti gibasan sayap elang.

Begitu pukulan gelang-gelang mau menghantam darma seta.

Sinar putih perak keluar dari kibasan kedua tangannya darma seta dan mendorong sinar merah gelang" itu.

Ciaaaaattttt.

Teriak darma seta sambil mengibaskan kedua tangannya.

Kini daya bobot dorongan sinar putih perak semakin kuat dan akhirnya pendekar gelang-gelang sudah tidak bisa lagi menahannya....

wwuuuuuurrrr bluuuuuuuurrr

suara keras dari kekuatan sebuah ajian menghantam tubuh pendekar gelang-gelang.

Aaaaauuuuuu

Tobaaaaaatttt

Jeritan keras dari mulutnya pendekar gelang-gelang, bersama'an dengan terpental tubuhnya membentur batang kayu yang besar..

Blaaaaakkk

Tubuh pendekar gelang-gelang jatuh menimpa rerumputan, dan tidak bersuara lagi.

Serentak wira jaya kaget langsung melompat kearah darma seta.

''Setaa kamu telah membunuhnya.'' Teriak wira jaya.

''Tidak paman dia belum mati, karena ku tidak mengerahkan semua tenaga inti alamku.'' Jawab darma seta.

''Jadi dia belum mati?.'' Tanya wira jaya.

''Belum, dia hanya termakan ilmunya sendiri, karena disaat kekuatan ku mendorong kekuatan dia, disaat itu pula kutarik kembali tenagaku.'' Darma seta menjelaskan.

''Tapi dia terpental seta.'' Ucap wira jaya.

''Dia terpental karena tenaganya sudah lemah dan disaat itu pula ilmunya berbalik menyerang tuannya.'' Ucap darma seta.

''Ya terus, sekarang bagaimana.'' Ucap wira jaya.

''Sekarang kita tinggalkan dia, karena kalau terlalu lama, akan bnyak pendekar gelang-gelang yang lainnya.'' Ucap darma seta.

''Tapi kalau begini kita sudah sangat kejam seta.'' Ucap wira jaya.

''Pamaan sesekali kita juga harus kejam, bagaimana situasi dan kondisinya, dan Saat ini bukan waktunya yang tepat untuk mengurusi si gelang-gelang itu.'' Ucap darma seta.

''Ayooo Pamaaan''....

Ucap darma seta sambil menaiki punggung kudanya, wira jaya pun mengikutinya.

Setelah itu mereka memacu kudanya lagi, kuda berlari semakin kencang menuju cilontar......

Kini hari sudah mulai senja, langit memerah disebelah barat, darma seta dan Wira jaya terus memacu kudanya.

Tidak lama kemudian.

Darma seta dan Wira jaya sudah sampai di cilontar, dan kuda terus berpacu agak pelan menuju rumahnya sodagar giri nata.

Setibanya dirumah sodagar giri nata.

"Sampuu rasuuunn."

Ucap wira jaya dan darma seta.

"Raammmpeess."

Terdengar dari dalam rumah menjawab, sambil membuka pintu rumah.....

''Waaah tuan pendekar, mariii masuk.'' Ucap istrinya giri nata.

''Bapak adaa bu.'' Sapa darma seta.

''Paling sebentar lagi juga pulang.'' Jawab istri sodagar itu.

''Tua pendekar mau minum apa?.'' Tanya si ibu..

''Tidak usah bu, jadi ngerepotin.'' Ucap wira jaya.

''Iiih Tidak ko, justru kami sudah ngerepotin tuan pendekar, mengemban tugas yang sangat berat.'' Ucap si ibu sambil memanggil anaknya.....

Kumalaa...

Kata ibunya kumala.

''Iya bu.'' Kumala menjawab.

''Tolong bikinin minum buat tuan pendekar.'' Ucap ibunya kumala.

''Baiiikk bu.'' Jawab kumala wati.

Tidak lama kemudian kumala wati, datang membawa minuman untuk tamunya yaitu, Darma seta dan Wira jaya.

''Ini kopinya tuan pendekar, silahkann diminumm.'' Ucap kumala wati.

''Iya terima kasih.'' Jawab darma seta.

''Sama-sama tuan.'' Ucap kumala sambil pergi lagi kebelakang.

Setelah Wira jaya dan darma seta meminum kopinya, terdengar diluar rumah ringkikan kuda.....

''Naaahh itu pasti bapak.'' Ucap bu nila.

Sammpuu rasuunn....

terdengar dari luar .

''Rammpeessss.''

Ucap bu nila, sambil membuka kan pintu.

Bapaaak....

''Tuan pendekar sudah menunggu dari tadi pak.'' Ucap bu nila.

Giri nata yang di ikuti istrinya Nila wati, masuk kedalam rumah.

''Waah pendekar, sudah lama menunggu?.'' Tanya giri nata..

''Beluuum ko.'' Jawab wira jaya.

''Bagaimana nih ceritanya, sudah ketemu apa belum?.'' Tanya giri nata.

''Sudah tuan sodagar, meski banyak sekali rintangan dan halangannya.'' Ucap darma seta.

''Dan ini harta karun yang tuan sodagar maksud itu.'' Ucap darma seta sambil mengeluarkan kitab elang sakti itu, di balik bajunya.

''Ini tuan, coba dilihat dan dipelajari siapa tau ada petunjuk yang lainnya didalam kitab ini.'' Ucap darma seta sambil memberikan kitab itu.

''Oooh rupanya sebuah kitab, coba ku lihat isi dari kutab itu.'' Ucap giri nata

Sodagar giri nata lalu membuka kitab yang bertuliskan elang sakti itu......

''Disini tertulis tentang jurus-jurus elang.'' Ucap giri nata.

''Coba terus buka halaman selanjutnya, tuan sodagar.'' Kata wira jaya.

''Nah dihalaman ini ada garis tentang kekerabatan atau garis keturunan, disini ditulis bersambung ke halaman 60.'' Ucap giri nata.

''Kita buka dulu ya halaman 60.'' Kata giri nata.

''Nah ini stuktur kekerabatannya.'' Ucap giri nata.

''Kake buyut raden suwanda mempersunting wanita keturunan menak atau bangsawan, dikaruniai tiga orang putra, raga nata ragan tala

dan ragan tiri.''

''Kake raga nata menikah dengan dewi haspari, memiliki tiga orang putra: soma arianata

supala adinata dewi ratnasari.''

''Soma aria nata, menikah dengan nyai larasati jaya maswari, mempunyai dua orang putra: giri nata giri darma.

''Supala adi Nata menikah dengan aljeng kerta ningrum, mempunyai dua orang putra, yang hilang saat terjadi kekacaun perang saudara, dan anaknya itu adalah, danang jaya dan wira jaya, supala adi nata mati terbunuh saat mau menolong istrinya yang lagi sekarat, supala adi nata ditusuk dari belakang oleh gembong kala ireng, bayaran raden pinara, semenjak itulah, danang jaya dan wira jaya hilang tidak diketemukan.

''Dewi ratna sari dipersunting oleh pemuda keturunan bangsawan yaitu Raden Aji sura

mempunyai seorang anak yaitu:

Jala darma.

''Pesan dari kake persatukan lagi saudara yang sudah terpecah, dan kitab ini pelajari isinya cucuku, bila sudah dikuasai semua bakarlah buku ini, jangan sampai jatuh ketangan orang-orang jahat.'' Begitu tutur kata yang tertulis dalam kitab itu.

''Danang jaya itu bapakmu seta.'' Ucap w

ira jaya.

''berarti pendekar Wira itu adik sepupuku, aduuh rayiii.'' Ucap giri nata sambil merangkul Wira jaya, tidak terasa air mata dari keduanya bercucuran keluar membasahi pipinya masing-masing.

''Dan kau darma seta, berarti ponakanku juga, maapkan uwa ya nak, ahirnya saudara kita bisa bersatu kembali dengan diketemukannya kitab ini.'' Begitu tutur giri nata.

Kini hari sudah gelap, bersamaan dengan rasa bahagia dan sedih menjadi satu karena yang selama ini menolong kumala wati itu, saudaranya sendiri, adik sepupu dan keponakan, alangkah senangnya giri nata dan keluarganya, apalagi kumala wati ternyata darma seta adalah adik sepupu juga.

''Kabar ini harus segera diketahui ibu paman.'' Ucap darma seta.

''Iya seta, ibumu pasti kesini nanti juga akan segera nyusul.'' Jawab wira jaya.

''Ku sedih paman, kake supala adi nata, mati karena terbunuh dalam perang saudara, dan ayahanda Danang jaya juga harus mati terbunuh, karena membela anak istrinya dari kekejaman kelabang merah.'' Ucap darma seta.

''Sungguh malang nasibku, paman dan uwa.'' Ucap darma seta.

''Kamu jangan berkata begitu nak seta, kejadian yang menimpa kake mu dan ayahmu, itu sudah menjadi suratan takdir dari sang pencipta.'' Ucap giri nata.

''Iya seta apa yang di maksud uwamu itu benar, dan paman juga minta maap tidak bisa menjaga bapakmu.'' Ucap wira jaya.

''Maap kakang, tapi dikitab itu tidak tertulis, kake Ragan tala dan nenek Ragan tiri.'' Ucap wira jaya.

''Kake ragan tala dan nenek ragan tiri, hingga sampai sekarang beliau tidak mau menikah, entah kenapa kakang juga tidak mengerti.'' Ucap giri nata.

''Ooh begitu, terus bibi ratna sari sekarang tinggal dimana, dan tempat ibuku ajeng kerta ningrum, dimana kakang.'' Ucap wira jaya

''Kalau Bibi Ratna sari berada di dukuh halimun.

Sedangkan ibumu orang kampung benda, apabila kamu mau melacak kesana kake mu masih ada, kakemu salah satu sesepuh dikampung benda, tanya aja aji santang, semua juga pada kenal pada kakemu.'' Begitu giri nata menjelaskan perihal garis garis keturunannya wira jaya.

''Iya nanti saya akan kesana sekalian sama teh harum dan darma seta.'' Ucap Wira jaya.

''Terus bagaimana kelanjutan dari isi kitab itu kakang.'' Ucap wira jaya.

Giri nata dan wira jaya serta darma seta, membuka isi dari kitab elang itu.

Didalm kitab itu tertulis perihal tentang penyempurna'an jurus-jurus elang sakti.

...............................

Ke esokan harinya.

Wira jaya dan darma seta melatih jurus jurus elang sakti tingkat lima belas.

Sebuah bukit yang tidak jauh dari cilontar, disitulah darma seta dan wira jaya menyempurnakan ilmu silat elang sakti.

*******************

Sementara di tempat lain dewi harum sedang melakukan perjalanannya, setelah menitipkan sulastri pada kepala kampung baru gambir.

Ditengah tengah alas dewi haru memacu kudanya menuju cilontar karena ada kabar tentang harta karun yang sudah berhasil ditemukan oleh kedua orang pendekar, Dewi harum sangat yakin bahwa yang tersebut itu pasti anaknya darma seta dan Wira jaya.

Didalam perjalanannya menuju cilontar.

Dewi harum melepaskan lelahnya, dengan beristirahat di bawah pohon teureup yang sangat besar, dengar akarnya yang sudah melingkar, menjadi sebuah senderan tubuh dewi harum yang begitu molek dengan paras wajah yang cantik rupawan.

''Rasanya tubuh ku lelah sekali, apa mungkin aku lapar karena perut ini belum kemasukan makanan sedikitpun.'' Ucap dewi harum berkata sendiri.

Keberada'an dewi harum disitu seperti ada yang mengawasinya.

Dua orang lelaki lagi mengintip Dewi harum, bersembunyi di balik pepohonan yang besar.

''Wanita itu cantik banget dan tubuhnya begitu molek, lihatlah dia bersandar, wooooww bahenol nerkom.'' Ucap lelaki itu.

''Apanya yang bahenol Sarkam?.'' Tanya temannya itu.

''Tuh lihat Wanita itu, dasar kamu mah tidak normal cokrom.'' Ucap sarkam pada temannya yang bernama cokrom.

''Ya saya juga tau sarkam, maksud saya bukan begitu.'' Ucap cokrom.

''Maksudmu bagaimana?.'' tanya sarkam.

''Tuh lihat pakainnya dan dipinggangnya, sepertinya dia bukan wanita sembarangan.''ucap cokrom.

''Kalau dilihat dari cara berpakaiannya, dan sebuah pedang di pinggangnya, nampak dia seorang pendekar.'' ucap sarkam.

Disaat sarkam dan cokrom lagi berbisik, sebuah senjata rahasia melesat dan penancap di pohon, tempat dimana sarkam dan cokrom bersembunyi.

''Buseett, apa'an tuh, sebuah senjata rahasia.'' Ucap sarkam.

''Hai ngapain kalian mengintipku.'' Suaara menegur sarkam dan cokrom.

Ternyata suara itu dewi harum yang sudah mengetahui

keberada'an sarkam dan cokrom.

''Maap Nona pendekar, kami tidak sengaja ngintip Nona pendekar.'' Ucap sarkam.

''Apa kamu bilang, Nona, dasar kau lelaki mata keranjang, saya sudah tua tau.'' Ucap dewi harum sambil menghampiri sarkam dan cokrom.

''Iya tuan pendekar maap.'' Ucap cokrom.

''Terus kamu lagi ngapain hah, mengawasi saya dari tadi, oh apa mungkin kalian pingin merasakan tajamnya pedang ini srueeeng.'' Ucap dewi harum sambil menghunus pedangnya.

''Tidak tuan, maapkan kami.'' Kata congkrom sambil gemetaran.

''Baik kalian ku maapkan, asal ada saratnya.'' Ucap dewi harum.

''Terus apa saratnya?.'' Tanya sarkam.

''Aku lapar, dan kalian berdua harus mencari makanan untuku, cepat, tapi ingat jangan coba-coba kalian bohongin saya, karena saya akan uber kemanapun kalian pergi ingat itu.'' Ucap dewi harum.

''Terus kami harus mencari makanan apa.'' Ucap sarkam.

''Itu terserah kalian.'' Jawab dewi harum.

''Bagai mana kalau kami tangkapin ayam hutan, untuk di panggang.'' Pungkas Cokrom.

''Ooh itu juga bagus, ya sudah kerjakan sekarang, ingat jangn coba-coba untuk kabur..............

Sarkam dan cokrom, ahirnya pergi ketengah alas mencari ayam hutan, untuk memenuhi permintaannya dewi harum.

***************

Selamat membaca, semoga bisa menghibur kaka semua.

untuk kelangsungan karyaku, bagi yang mau meninggalkan jejaknya dengan.

...👍Like...

Comentar

❤ pavorit

💓 Vote

Terima kasih bagi kaka-kaka atas dukungannya.

Terpopuler

Comments

Rahma AR

Rahma AR

👍

2022-10-01

1

ARSY ALFAZZA

ARSY ALFAZZA

sambungan jejak boomlike 👍🏻

2021-10-30

2

Ryosa

Ryosa

keren thor

2021-10-21

2

lihat semua
Episodes
1 Pendekar elang sakti eps 1
2 PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 2
3 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 3
4 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 4
5 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 5
6 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 6
7 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 7
8 PENDEKAR ELLANG SAKTI EPS 8
9 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 9
10 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 10
11 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 11
12 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 12
13 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 13
14 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 14
15 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 15
16 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 16
17 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 17
18 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 18
19 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 19
20 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 20
21 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 21
22 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 22
23 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 23
24 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 24
25 PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 25
26 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 26
27 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 27
28 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 28
29 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 29
30 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 30
31 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 31
32 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 32
33 PENDEKAR ELANG SAKT Eps 33
34 PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 34
35 Pendekar elang sakti eps 35
36 Pendekar elang sakti Eps 36
37 Pendekar elang sakti Eps 37
38 Pendekar elang sakti Eps 38
39 Penfekar elang sakti Eps 39
40 Pendekar elang sakti Eps 40
41 Pendekar elang sakti Eps 41
42 Pendekar elang sakti Eps 42
43 Pendekar elang sakti Eps 43
44 Pendekar elang sakti eps 44
45 Pendekar elang sakti eps 45
46 Pendekar elang sakti eps 46
47 Pendekar elang sakti eps 47
48 Pendekar elang sakti Eps 48
49 Pendekar elang sakti eps 49
50 Pendekar elang sakti eps 50
51 Pendekar elang sakti eps 51
52 Pendekar elang sakti eps 52
53 Pendekar elang sakti eps 53
54 Pendekar elang sakti Eps 54
55 Pendekar elang sakti eps 55
56 Pendekar elang sakti eps 56
57 Pendekar elang sakti eps 57
58 Pendekar Elang Sakti Eps 58
59 Pendekar Elang Sakti Eps 59
60 Pendekar Elang Sakti eps 60
61 Pendekar Elang Sakti Eps 61
62 Pendekar Elang Sakti eps 62
63 Pendekar Elang Sakti eps 63
64 Pendekar Elang Sakti. eps 64
65 Pendekar Elang Sakti eps 65
66 Pendekar Elang Sakti Eps 66
67 Pendekar Elang Sakti eps 67
68 Pendekar Elang Sakti eps 68
69 Pendekar Elang Sakti. eps 69
70 Pendekar elang sakti . eps 70
71 Pendekar elang sakti. eps 71
72 Pendekar elan sakti eps 72
73 Pendekar elang sakti eps 73
74 Pendekqr elang sakti eps 74
75 Prndekar elang sakti eps 75
76 Pendekar elang sakti eps 76
77 Pendekar elang Sakti eps 77
78 Pendekar elang sakti eps 78
79 Pendekar Elang Sakti Eps 79
80 Pendekar elang sakti eps 80
81 Pendekar elang sakti eps 81
82 Pendekar elang sakti. eps 82
83 Pendekar Elang Sakti eps 83
84 Pendekar elang Sakti eps 84
85 Pendekar elang sakti eps 85
86 Pendekar elang Sakti eps 86
87 Pendekar elang sakti eps 87
88 Pendekar Elang Sakti eps 88
89 Eps 89
90 Pendekar Elang Sakti Eps 90
91 Eps 91 Sayembara di Kawali.
92 Eps 92 Rajapati
93 Eps 93 Pertarungan berdarah.
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Pendekar elang sakti eps 1
2
PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 2
3
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 3
4
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 4
5
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 5
6
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 6
7
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 7
8
PENDEKAR ELLANG SAKTI EPS 8
9
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 9
10
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 10
11
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 11
12
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 12
13
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 13
14
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 14
15
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 15
16
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 16
17
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 17
18
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 18
19
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 19
20
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 20
21
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 21
22
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 22
23
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 23
24
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 24
25
PENDEKAR ELANG SAKTI Eps 25
26
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 26
27
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 27
28
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 28
29
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 29
30
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 30
31
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 31
32
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 32
33
PENDEKAR ELANG SAKT Eps 33
34
PENDEKAR ELANG SAKTI EPS 34
35
Pendekar elang sakti eps 35
36
Pendekar elang sakti Eps 36
37
Pendekar elang sakti Eps 37
38
Pendekar elang sakti Eps 38
39
Penfekar elang sakti Eps 39
40
Pendekar elang sakti Eps 40
41
Pendekar elang sakti Eps 41
42
Pendekar elang sakti Eps 42
43
Pendekar elang sakti Eps 43
44
Pendekar elang sakti eps 44
45
Pendekar elang sakti eps 45
46
Pendekar elang sakti eps 46
47
Pendekar elang sakti eps 47
48
Pendekar elang sakti Eps 48
49
Pendekar elang sakti eps 49
50
Pendekar elang sakti eps 50
51
Pendekar elang sakti eps 51
52
Pendekar elang sakti eps 52
53
Pendekar elang sakti eps 53
54
Pendekar elang sakti Eps 54
55
Pendekar elang sakti eps 55
56
Pendekar elang sakti eps 56
57
Pendekar elang sakti eps 57
58
Pendekar Elang Sakti Eps 58
59
Pendekar Elang Sakti Eps 59
60
Pendekar Elang Sakti eps 60
61
Pendekar Elang Sakti Eps 61
62
Pendekar Elang Sakti eps 62
63
Pendekar Elang Sakti eps 63
64
Pendekar Elang Sakti. eps 64
65
Pendekar Elang Sakti eps 65
66
Pendekar Elang Sakti Eps 66
67
Pendekar Elang Sakti eps 67
68
Pendekar Elang Sakti eps 68
69
Pendekar Elang Sakti. eps 69
70
Pendekar elang sakti . eps 70
71
Pendekar elang sakti. eps 71
72
Pendekar elan sakti eps 72
73
Pendekar elang sakti eps 73
74
Pendekqr elang sakti eps 74
75
Prndekar elang sakti eps 75
76
Pendekar elang sakti eps 76
77
Pendekar elang Sakti eps 77
78
Pendekar elang sakti eps 78
79
Pendekar Elang Sakti Eps 79
80
Pendekar elang sakti eps 80
81
Pendekar elang sakti eps 81
82
Pendekar elang sakti. eps 82
83
Pendekar Elang Sakti eps 83
84
Pendekar elang Sakti eps 84
85
Pendekar elang sakti eps 85
86
Pendekar elang Sakti eps 86
87
Pendekar elang sakti eps 87
88
Pendekar Elang Sakti eps 88
89
Eps 89
90
Pendekar Elang Sakti Eps 90
91
Eps 91 Sayembara di Kawali.
92
Eps 92 Rajapati
93
Eps 93 Pertarungan berdarah.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!