Zean mencoba menghubungi Tiara, dengan segala cara dia mencari tau di mana keberadaan Tiara. Tapi semua tidak ada yang mengetahuinya, semua nomor di blokir oleh Tiara. Rumah terasa sangat kosong tidak ada yang menyambutnya saat pulang, tidak ada lagi yang membuatkannya makanan dan juga tidak ada yang mengomelinya. “aku sangat merindukan mu bii,,,” ungkap Zean lirih sambil menatap foto Tiara di ponselnya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi, dan ternyata Melati yang meneleponnya.
“sayang, kamu di mana? Kamu nggak kangen aku?” ucap Melati di seberang sana
“aku dirumah, kamu di mana?” tanya Zean
“aku di rumah, kamu nggak ke sini? Kamu udah makan? Aku masakin ya”
“ya udah 30 menit lagi aku sampai. Aku siap-siap dulu ya” ujar nya mnutup telepon
Zean bersiap-siap akan pergi ke rumah Melati, kekosongan hatinya ia limpahkan ke Melati. Gemerlapan kota pada malam hari dan ramainya jalanan tetap mengosongkan hatinya. Sesuatu yang hilang sangat terasa di dalam lubuk hatinya. Zean pun tiba di rumah Melati dan memarkirkan mobilnya. Di lihatnya Melati sudah menunggunya di depan pintu dengan senyuman yang lebar.
“ayo masuk, aku udah masakin kamu spesial. Kamu belum makan kan sayang?” gandeng melati menuntun Zean masuk ke dalam rumah. Zean hanya mengangguk setuju.
“kamu udah dapat kabar Tiara? Di mana dia sekarang?” tanya Melati
“ehhm belum, nomor ku di blokirnya. Kemarin aku tanya Dita di kantor dia bilang Tiara udah ngajuin cuti sampai habis kontrak. Jadi dia nggak akan masuk kerja lagi” ujar Zean
“coba kamu tanya orang tuanya siapa tau dia pulang ke rumah orang tuanya mungkin” ujar Melati
“aku belum berencana kesana, lagian aku belum yakin dia pulang ke sana. Tiara itu bukan orang yang mau membebankan orang tuanya. Jadi aku rasa kecil kemungkinan dia ke sana”
“ya udah sayang, kamu jangan banyak pikiran nanti kamu sakit. Kamu harus jaga badan kamu”
“iya... makasih ya kamu udah ngertiin aku”
Hanya dalam sekejap Melati telah meluluhkan hati Zean yang gundah akan istrinya. Dan Zean pun dapat melupakan Tiara karena bujuk rayu Melati. Mereka menghabiskan malam bersama di rumah Melati. Tanpa memikirkan perasaan Tiara.
“sayang kamu nginep di sini aja malem ini dari pada sendirian di rumah” bujuk Melati
“kamu yakin nyuruh aku nginep di sini?” tanya Zean
“iya... memangnya kenapa? Nanti juga kita akan tinggal bersama kan? Jadi kenapa harus sungkan?”
“yahh... kau yang meminta ku tinggal honey” ucap Zean sambil menarik tangan Melati,
Pandangan mereka pun bertemu dan tak lama kemudian Zean ******* bibir Melati dengan penuh gairah. Dan menghabiskan malam bersama. Melati mengambil minuman dan mengajak Zean untuk menikmatinya bersama.
"besok aku kerja loh sayang" ucap Zean
"sedikit saja tak akan membuat mu tumbang kan? Anggap saja aku membantu mu melewati masa sulit mu" bujuk Melati
"baiklah, tapi kau yang menuangkan untuk ku ok honey"
"apa pun untuk mu sayang, malam ini aku milik mu" rayu Melati
Melati benar-benar menaklukan Zean malam ini dan membuat Zean tunduk dalam pengaruhnya. Tepat di saat Zean membutuhkan kehangatan seorang wanita dan belaian kasih sayang sang istri. Namun sayangnya dia mendapatkannya bukan dari orang yang halal baginya. Melainkan orang yang pernah meninggalkannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Rostina
😥😥😥😥😥
2022-01-03
0
Siti Maryati
laki2 g pny iman
2021-12-11
0
Yuliana
goblok najis ihhhh
2021-12-09
0