Dengan cepat akan ku selesaikan pekerjaan ini sebisa mungkin, ku fokuskan fikiran ke pekerjaanku, tapi mau bagaimana pun hati dan fikiran ini tak mampu untuk menahan segala perasaan terhadap masalah rumah tangga ku. Aku pun mempercepat pekerjaan ku, dan aku berharap bisa lupa akan masalah yang ku hadapi.
"eiii,,, wanita berkacamata" sapa kak Dion mengaget kan ku. Kak Dion adalah senior ku, dia baik dan bisa di andalkan dalam segala hal, dan dia sudah seperti kakak laki-laki bagiku.
"hmm... apa ??? aku lagi sibuk kak kalau mau curhat nanti saja ya" dengan mataku yang masih terfokus kedepan layar komputer.
"aku cuma mau tanya sedikiiit,,," sambil menatapku
"tanya? emang kakak masih bisa ada masalah? ha..ha..ha" ledek ku
"Aku serius, kemarin aku ke cafe louish dan tanpa sengaja aku meliiat suami mu dengan cewek lain" ujar nya
deg,,, tiba-tiba jariku berhenti mengetik, sesaat setelah mendengar kalimat yang kak Dion ucapkan kepadaku.
"cewek itu sepertinya kerja di perusahaan Budi Makmur, karena mereka sering bertemu di depan kantor setiap hari, apa kamu tahu cewek itu siapa?" lanjut kak Dion
"owh... itu sepupu Zean yang baru datang dari luar kota, dia baru di pindahkan ke perusahaan di kota ini. Jadi masih belum tahu kondisi disini dan Zean menemaninya" ucap ku membohongi kak Dion
"kamu serius itu sepupu? mereka makan siang bersama hampir setiap hari"
"iyaa loh kaaak, ngapain aku bohong"
"karena aku gak mau kamu di selingkuhin ataupun ditipu oleh laki-laki seperti itu"
"iyaa kakak ku yang terbaik, aku gak bohong"
Kak Dion pun berlalu, dan mataku terasa panas, jantungku berdetak kencang seakan-akan mau meledak. Ingin rasanya aku menjerit sekuat-kuatnya. Oh tuhan, tenangkan hatiku yang gundah ini.
11.15 Wib, sebentar lagi jam makan siang dan pekerjaan ku selesai, aku meminta izin pak Hendra untuk cuti setengah hari dan sepertinya pak Hendra memaklumi ku. Aku pergi melajukan mobil ku ke louish cafe, sepeti yang kak dion ceritakan ke padaku tadi. Setiba dicafe, aku memilih meja yang menghadap langsung ke pintu masuk cafe.
12.13 Wib, aku memandang ke seberang jalan dengan jantung yang berdebar kuat. Sesaat kemudian aku melihat seorang lelaki yang ku kenal keluar dari dalam mobil yang biasa ku duduki. Dan benar saja lelaki itu Zean, tak lama dia menunggu ada seorang wanita menghampirinya dengan wajah gembira. Sosok wanita yang cantik dengan rambut panjang bergelombang dan mengenakan dress berwarna cream.
"arrrghh,,, bahagianya hidup kalian sekarang" batin ku. Aku menahan air mata dan menguatkan hatiku. Tiba-tiba tanpa sadar orang yang tak ingin ku temui itu berjalan menuju cafe dimana aku berada. "oh tuhan, kaulah yang menyusun rencana yang terbaik untuk umat mu" nafas ku berat. Mereka memasuki cafe, wanita itu merangkul tangan Zean dan tersenyum bahagia.
"Triiiing...."
Lonceng di pintu cafe pun berbunyi bertanda pintu terbuka. Dan secara langsung kami pun berhadapan satu sama lain. Zean terkejut melihat ku dicafe ini dan langsung saja raut wajahnya pun berubah drastis. Wanita itu langsung reflek melepaskan rangkulannya dari tangan suamiku dan terlihat mundur ke belakang suamiku.
"ohhh god, inikah hadiah akhir tahun?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Rostina
Mainkan saja🤭
2022-01-03
0
Sugiyanto Samsung
Jambak wanita itu
2021-08-26
0
Hana Sumiyawati
lanjut thor
2021-08-20
0