cuiitt...cuiitt...cuiitt
Pagi ini,,, aku bersiap akan berangkat ke kantor dengan sedikit polesan make up natural dan lipstik berwarna peach memberikan efek segar di pagi hari, "selamat pagi, apa yang akan terjadi hari ini..? aku sudah mempersiapkannya"
Aku membakar roti dan menuang segelas susu coklat hangat, tak lupa juga ku buatkan kopi untuk Zean. Aku masih duduk manis sambil memakan sarapan ku, tapi Zean belum juga turun.
"Yaaaankk.... kamu kerja gak? Ini udah jam 7.15 lohh nanti telat" teriak ku
"Iya,,, aku hari ini kerja siang Bii, lagian aku hari ini di lapangan gak di kantor. Jadi aku antar kamu saja ya" ucapnya sambil turun dan mengecup kening ku
"Tumben kamu ada kerja lapangan gak bilang ke aku? biasanya dari jauh-jauh hari kamu udah kasih kabar" tanya ku
"Iya...pak Yanto baru ngasih kabar semalem di WA grub. Ayoo kalau kamu udah siap aku antar"
"Bentar aku siapin sarapan dulu kamu panasin aja mobilnya, nanti aku nyusul kamu ya"
"Siap boss...." ucap Zean
Sehari libur dari kantor kemarin, ku lihat sekarang meja kerja ku sudah banyak tumpukan file-file yang harus di selesaikan. Aku duduk sambil menganga melihat seluruh berkas di atas meja. Ku garuk kepala yang sama sekali tidak gatal, semua perasaan tercampur aduk di dalam dada ku saat ini.
"Morning sist... welcome back to your job honey" suara yang familiar ku dengar tiba-tiba mengagetkan ku
"Jadi gini ya sista, kemaren kamu kan libur dan jadinya kerjaan numpuk. Aku udah bantu kamu buat minta cuti plus niihh sekalian aku input sedikit, jadi sisanya ya kamu kerjain buat mengisi waktu luang. Kurang baik apa coba aku sama mu..." oceh Dita yang berdiri di samping kursi ku
"Oke sahabat ku yang terbaik, terima kasih atas bantuannya. Tapi kalau nolong jangan setengah-setengah dong, lagian kamu input kok berantakan gini sih? Aaarrgghh Ditaaa..." ocehku kepada Dita
"Owh iya kah??? emmm kayaknya nih ya, aku memang tidak cocok untuk kerja yang seperti ini, semangat sayang" ujar Dita seraya berlalu dari kursi ku.
Tiba-tiba ada sebuah benda yang dilemparkan ke arah ku, sebatang coklat dengan kertas memo di atasnya "makan coklat ini, supaya mood booster mu yang down itu kembali lagi". Aku bersyukur masih ada Dita yang menyemangatiku
Kriing....kriing...kriing
"Halo.... dengan Tiara Putri, ada yang bisa saya bantu...?"
"Owh, Raa tolong file ku ya" ucap pak Hendra dari seberang telepon
"Baik pak, akan saya antar keruangan bapak" ucap ku
Ku cari file-file yang pak Hendra minta, setelah ketemu aku pun bergegas menemuinya di ruangan beliau. Tiba-tiba aku berpapasan dengan pak Yanto di koridor menuju ruangan pak Hendra dan beliau menyapa ku.
"Tiara... apa kabar? Saya kira kamu udah cuti, jarang nampak soalnya" sapa pak Yanto
"Alhamdulillah baik pak, belum saya masih ada dua bulan lagi baru bisa cuti sekalian finish" ujar ku sambil tersenyum
"Owh... benarkah? apa tidak mau sambung kontak kerja lagi ? kamu salah satu karyawan yang cukup pandai, lagian suamimu tidak marahkan kalau kamu kerja?" tanya pak Yanto dengan sedikit logat melayunya
"Owhh iya pak, suami tidak melarang hanya saja saya mau libur sebentar. Owh ya bapak ada keperluan apa ke departemen sini?" Tanya ku
"Hmm tidak, saya mau ambil rancangan proyek sekalian mau bahas proyek sama yang lain. Makanya saat Zean minta cuti hari ini saya aprove karna lapangan kosong job. Okelah saya duluan, selamat bekerja ya" ucap pak Yanto sambil berlalu
Aku pun kaget "bukannya pagi tadi Zean bilang ada kerjaan di lapangan ya? sejauh mana kau akan membohongi aku? Tuhan gak tidur Zean" batin ku
Kau lihat apa yang akan ku lakukan terhadap "kalian"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Rostina
Sabar biii
2022-01-03
0
putra maulana
gk sabar hr pembelasannya
2021-12-22
0
Sabrina Siringo Ringo
tapi suami saya sekarang sudh tobat
2021-12-20
0