Kami duduk di meja yang sama di cafe itu. hanya berdiam diri, tanpa ada yang mau memulai percakapan. Ku lihat Melati sesekali menggigit kukunya yang menandakan kegelisahannya. Dan Zean menatap ku dengan tatapan kosong.
"pelayan,,, saya pesan chocomilk sama waffle coklat satu ya" ucap ku pada pelayan yang melayani meja kami
"ada lagi mbak...?" tanya pelayan itu
"kalian tidak memesan sesuatu? tujuan kalian kesini mau makan bukan?" tanya ku santai
"aku pesan mocca dingin sama orange jus 1" ucap Zean sambil menatap ku
Setelah pelayan pergi, kami pun terdiam lagi. Entah dari mana harus ku tanya. Bahkan Zean pun belum ada tanda-tanda akan menjelaskan sesuatu kepada ku. Sebisa mungkin aku menahan air mataku, bahkan jantungku pun seakan berhenti berdetak.
"kamu gak kerja hari ini bii...?" tanya Zean membuka percakapan kami
"owh,, aku minta pulang cepat, karena ada sesuatu yang harus ku urus" kataku sambil menatapnya
"sesuatu yang penting seperti apa? sampai keluar disaat jam makan siang?"
"iyaa,,, sangat penting sampai-sampai aku bingung akan dari mana ingin memulainya"
Lalu pelayan datang mengantarkan pesanan kami, dan aku langsung meminum minuman ku, tenggorokan ku terasa sangat kering, menahan kejadian yang ku alami saat ini. Dingin nya minuman ini pun tidak menghapus rasa panas dihati ku.
"Dia Melati...." ucap Zean memperkenalkan wanita itu
Apakah semudah itu baginya memperkenalkan selingkuhannya kepada ku? atau adakah alasan lain yang harus ku dengar? tapi aku sudah tidak mau mendengar alasan apapun itu, aku harus menyelesaikan masalah ini secepatnya. Karena aku sudah terlanjur muak untuk tidak jelasnya rumah tanggaku ini.
"Aku tahu,,, bahkan aku sudah pernah meneleponnya. Dan aku pun sudah melihat akun media sosial mu dengan nya" ucap ku santai
"Aku bisa jelaskan ini padamu, kamu jangan emosi dulu" Zean berusaha menenangkan ku
"kalau aku emosi, mungkin dari awal aku udah marah-marah sama kamu tapi apa?" nada ku meninggi
Aku menatap Melati yang diam dari tadi, entah kenapa orangtuanya menamainya Melati, terlalu bagus nama itu untuk orang sepertinya. Bahkan nama yang terbaik pun tidak akan cocok untuk wanita perusak rumah tanggaku. Ingin rasanya aku menampar bahkan menjambak rambut halusnya itu. Tapi aku menahan semua demi rumah tanggaku. Aku tidak mau tersulut emosi dan nantinya merugikan diri sendiri.
"Aku sama mas Zean saling cinta mbak" ucap wanita itu dengan berani
Aku memandangnya dan menyunggingkan senyum ku kepadanya. "Sangat menjijikkan" fikir ku
"jadi,,, kalau kalian saling cinta apa kalian ada rencana akan menikah?" tanya ku sambil memotong waffle favorit ku
"ada, Zean berjanji akan menikahi ku karena dia sudah tidak mau bersama mu lagi" ucap Melati
"apakah Zean pernah bilang padamu bahwa dia akan menceraikan ku dan kalian akan menikah?" tanya ku lagi
Melati terdiam mendengar apa yang ku tanya, tanpa menunggunya menjawab aku pun sudah tahu, Zean hanya berjanji menikahinya tapi tidak berjanji untuk menceraikan ku.
"kalau dia mau menikahi mu, suruh dia menceraikan ku terlebih dahulu" ucap ku sambil menatap Zean
"kamu ngomong apa sih bii...?" tanya Zean cepat
"aku bicara yang sebenarnya, kalau kamu mau menikah lagi, kamu harus menceraikan aku dulu. Karena aku tidak mau berbagi suami dengan orang lain bahkan orang yang tidak tahu diri sepertinya"
Aku pun pergi meninggalkan mereka yang masih duduk di cafe. Bahkan Zean enggan untuk mengejar ku, mungkin Zean memang sangat cinta kepada wanita itu sehingga membiarkan ku pergi begitu saja. Tiba-tiba hujan pun turun sangat deras, seolah-olah Tuhan tahu akan kesedihan ku dan membiarkan ku menangis di antara rintikan deras hujan ini.
Arrrrgggh.... hidup berumah tangga tidahlah seindah yang pernah kubayangkan dan semanis yang di ceritakan orang-orang kepadaku. Apa yang salah dari rumah tangga ku?
Hmm entahlah.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
Rostina
😡😡😡😡😡
2022-01-03
0
Romauli Siahaan
dasar hidung belang ntar jga kena karmabya dimana2 yg pertama itu selalu yg terbaik
2021-10-30
0
Anthy Khalid
lbh baik bercerai...dr pd hrs sermh dng laki2 sprti itu,yg tdk ada niatan itk memperbaikinya.
mungkin sj di luar sn msh ada laki2 yg lbh baik dari zean.
2021-10-16
0