Aku duduk di pinggir kolam sambil memberi makan ikan. Mata ku menerawang jauh ke hamparan kebun ayah yang ada di belakang rumah. Sesekali fikiranku melayang-layang memikirkan apa sebenarnya yang terjadi pada kehidupan ku aku melihat ponselku, sudah satu minggu aku di rumah ayah. Dan Zean sepertinya tidak ada niat untuk mencari ku. “haruskah ku sudahi semua ini di sini” fikir ku. Aku memikirkan apa yang ayah bilang, ada betulnya. Aku memberanikan diri untuk menghubunginya...
“halo. Cari siapa?” tanaya seseorang di seberang sana. Yang tentu saja suara Melati.
“aku cari suami ku” jawabku ketus
“owhh kamu, kenapa? Udah capek minggatnya? Jadi sekarang minta jemput?”
“ini bukan urusan kamu ya. Kasih telponnya ke Zean sekarang”
"dia lagi di kamar mandi, lagian mau ngomong apasih? Bilang aja sama aku nanti aku sampein”
“aku mau ngomong langsung. Lagian aku nggak percaya sama wanita kayak kamu”
"kamu tau nggak, kamu itu ganggu kehidupan kami. Kalau mau pisah ya udah gak usah telepon-telepon lagi dong”
“aku Cuma mau ngomong hal penting dengan Zean, dan ini masalah rumah tangga ku. Bukan urusan orang yang di luar rumah tangga kami. Lagian wanita seperti mu mana mengerti dengan urusan rumah tangga. Yang kau tau hanya menghancurkan rumah tangga orang” ucap ku geram
Aku menahan amarah ku ke Melati. aku tak ingin emosi ku malah membuat aku terlihat bodoh bahkan merugikan diriku sendiri. Wanita tidak tau malu ini hanya memancing emosi ku yang akan membuatku kehilangan kendali dan akhirnya tidak jadi berbicara dengan Zean. Tak lama telepon ku sudah beralih ke Zean.
“halo bii,,,, kamu ada di mana. Kenapa aku hubungin kamu gak pernah di jawab?” tanya Zean
“yang jelas aku ada di tempat yang aman, dan nggak selingkuh. Sepertinya kamu menikmati kepergian ku ya Zean?” ucap ku
“kamu ngomong apa sih bii, aku itu khawatir sama kamu aku cariin kamu sampe aku nanya-nanya Dita tapi nggak di jawab tau nggak”
"hahahaha Zean gak lucu kamu khawatir sama aku, jelas-jelas buktinya kamu bisa dengan leluasa berduaan dengan simpananmu. Kamu kira aku bodoh hah? Gak usah munafik jadi orang lah”
"bii kamu di mana? Aku jemput kamu ya?” elak Zean
“zean aku mau tanya sesuatu sama kamu” ucapku serius
“ok tanya lah..... aku bakalan jawab sejujurnya”
“siapa yang kamu pilih, aku atau dia?” tanya ku sambil menahan tangis
“kita bisa selesaikan itu di rumah, kamu di mana aku jemput sekarang”
"masih adakah niat mu untuk memperbaiki ini semua Zean? di mana letak kesalahan ku?"
"pernahkah kau menghargai ku sebagai seorang suami Bii? pernahkah sedetik saja kau menganggap ku sebagai pasangan mu? tidak kan Bii? kau selalu sangat berambisi tentang kehidupan mu, pekerjaan mu bahkan status sosial mu. pernah kamu memikirkan gimana perasaan ku?" tanya Zean balik
Aku pun terdiam sejenak, tidak menyangka kalau semua itu akan keluar dari mulutnya.
"jadi kamu mau menyelesaikan semua ini? menghancurkan semua yang telah kita bangun?" tanya ku lagi
"mari kita bicarakan secara langsung" elak Zean
“jawab pertanyaan ku Zean.....!!!!!” dan aku pun mulai menangis.
Menangis takut akan jawaban yang di berikan Zean tidak sesuai dengan apa yang aku harapkan. Takut rumah tangga ku akan berhenti di sini, takut akan penolakan bahkan aku takut untuk menerima kenyataan jika aku harus berpisah dengan Zean. Semua impian yang kami harapkan hancur hanya karena masa lalu nya yang belum bisa ia lupakan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
kimiatie
lepaskan sahaja orang yang tak berprinsip macam zean....setelah sendiri selingkuh terus keluar kelemahan orang lain Dan terus orang yang disalahkan atas perselingkuhan nya...suami macam ini lepaskan sahaja
2023-11-11
0
Rostina
Bodoh😡😡😡
2022-01-03
0
Ibelmizzel
laki2 goblok,rasa mau ku bunuh dia Thor.
2021-12-16
0