Bag3

Aku menghidupkan mobil ku, pikiran ku kacau. Sebisa mungkin aku menenangkan hati ku yang sangat-sangat terluka. Aku membawa mobil ku menuju pinggiran pantai. Karena bagi ku pantai adalah salah satu tempat dimana aku bisa melampiaskan semua kekecewaan ku akan hidup ini. Aku terdiam lama berfikir, kenapa dia membohongi ku? Secara di usia pernikahan kami yang masih sangat baru. Dimana masih sangat kental akan suasana pengantin baru. Arrrgh... entah lah, sebisa mungkin aku menenangkan hati ku.

Setelah aku sedikit tenang aku pun pulang, memang Tuhan tidak tidur tanpa susah-susah aku bisa mendapatkan sosmed wanita itu. Yang jelas-jelas isinya semua tentang suami ku.

"Sempat-sempatnya kalian menusuk ku dari belakang, kau akan menerima akibat dari perbuatan mu!" ucap ku geram

Sorenya Zean pulang. Aku tidak menunjukkan kecurigaan ku padanya aku tetap sibuk dengan hp ku, dia pun masuk dan langsung mengecup kening ku sambil duduk di sebelah ku.

"Ayo, mau keman kita? kamu enggak bosan di rumah seharian Bii?" ucapnya seraya merangkul ku.

"Kamu gak capek? Mandi dulu sana, biar aku siap-siap" aku berdiri dan langsung ke kamar.

Sebisa mungkin ku tahan air mata ku. Saat dia mandi tiba-tiba ada nada pesan masuk dari hp Zean. Sontak membuat ku membuka pesan itu.

"Terima kasih ya" pesan singkat yg entah dari siapa. Tanpa membuang waktu aku mencatat nomor tersebut. Sesaat kemudian Zean masuk ke kamar.

"Yank, tadi ada sms!" ucap ku singkat.

"Oowh, ini temen ku yg tadi" ucapnya sambil mengenakan celana jeans nya.

Kami pun pergi ke sebuah restoran tempat biasa kami ngedate pada jaman pacaran dulu, sebisa mungkin ku netralkan perasaan ku. Karena aku mempunyai cara sendiri untuk menyelesaikan masalah ini. Dan waktu berlalu begitu saja, sampai malampun menghanyutkan kami dalam cerita-cerita indah.

Paginya, aku sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja. Ku sempatkan untuk mengecek ulang hp suami ku, tiba-tiba aku tidak bisa membukanya.

"Sejak kapan dia memasang kode pengaman di hp nya?" fikir ku.

Perasaan ku pun semakin yakin, dia telah membohongi ku.

Setibanya di kantor aku langsung mengecek sosmed wanita itu. Ya satu bulan terakhir dia telah berpacaran dengan suami ku, yang artinya mereka sudah lama saling kenal. Pas jam makan siang aku mencoba menghubungi nomor yang telah ku salin dari hp Zean, ku tekan nomor tersebut lama setelah nada panggilan akhirnya di angkat.

"Hallo? Siapa ya? Ada keperluan apa menelepon saya?" ucap suara wanita di seberang sana yang membuat jantungku berdetak keras

"Hai mbak Melati, senang anda mengangkat telepon saya. Mbak pacarnya mas Zean ya?" ujar ku menyapanya dengan nama yang ku tau dari sosmednya.

"Dengan siapa ya saya berbicara? Owh, iya saya pacar Zean. Ada keperluan apa ya?" Tanya Melati

Seketika aku terdiam, dan menyesali akan kebodohan ku untuk menanyakan semua ini yang akhirnya membuat ku terluka makin parah.

"Hallo.... mbak? Ada keperluan apa telepon saya?" tanya Melati lagi

Seketika aku pun tersadar dan langsung menyahuti telepon tadi

"Owh tidak ada apa-apa mbak, saya Tiara saya istrinya Zean. Saya ingin berbicara baik-baik dengan mbak Melati saya yakin mbak juga mengerti bagaimana persaan saya saat ini dan mbak pun faham apa yang harus mbak lakukan terhadap laki-laki yang sudah beristri. Saya sangat memohon kepada mbak untuk meninggalkan suami saya. Saya tidak mau bertengkar mbak, kalau bisa kita selesaikan secara baik-baik saja" ujar ku dengan air mata yang tak tertahankan lagi

"Tapi Zean bilang dia belum punya istri loh mbak, saya juga gak tau kalau dia sudah punya istri"

Dan akupun kaget, suami ku sendiri tidak mengakui aku ini istrinya bagai mana bisa??

"Ok mbak, tapi kenyataan nya saya istri sahnya Zean dan kami sudah menikah dua bulan. Mbak saya minta untuk tinggalin Zean, karena mbak pasti tau karma kan? Bagai mana kalau suatu saat suami mbak juga di ganggu dengan wanita lain?" hati ku pun makin tak terkontrol lagi.

Dan aku pun menutup telepon secara sepihak. Sakit dan hancur itu yang ku rasa saat ini. Aku pun minta izin untuk pulang lebih cepat hari ini, aku mau menyelesaikan semua ini secepat mungkin. Aku tidak mau masalah ini berlarut-larut, ku kumpulkan semua bukti-bukti perselingkuhan suami ku mulai dari foto-foto mereka, akun sosmed mereka, hingga rekaman percakapan ku tadi dengan Melati. Menurut ku ini sudah cukup membuktikan bahwa suami ku membohongiku selama ini.

Terpopuler

Comments

Hotmian Siburian

Hotmian Siburian

semangat thor

2023-05-14

0

Rostina

Rostina

😥😥😥😥😥😥

2022-01-03

0

Hasma Hasma

Hasma Hasma

baru mampir... tapi tertarik dengan ceritnya saya suka klu ada aroma perselingkuhan... andai bisa ...ku santet saja tu laki laki yg selalu tidk merasa puas dengan apa yg sdh dalam. genggaman

2021-12-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bag 1
2 Bag 2
3 Bag3
4 Bag 4
5 Bag 5
6 Bag 6
7 Bag 7
8 Bag 8
9 Bag 9
10 Bag 10
11 Bag 11
12 Bag 12
13 Bag 13
14 Bag 14
15 Bag 15
16 Bag 16
17 Bag 17
18 Bag 18
19 Bag 19
20 Bag 20
21 Bag 21
22 Bag 22
23 Bag 23
24 Bag 24
25 Bag 25
26 Bag 26
27 Bag 27
28 Bag 28
29 Bag 29
30 Bag 30
31 Bag 31
32 Bag 32
33 Bag 33
34 Bag 34
35 Bag 35
36 Bag 36
37 Bag 37
38 Bag 38
39 Bag 39
40 Bag 40
41 Bag 41
42 Bag 42
43 Bag 43
44 Bag 44
45 Bag 45
46 Bag 46
47 Bag 47
48 Bag 48
49 Bag 49
50 Bag 50
51 Bag 51
52 Bag 52
53 Bag 53
54 Bag 54
55 Bag 55
56 Bag 56
57 Bag 57
58 Bag 58
59 Bag 59
60 Bag 60
61 Bag 61
62 Bag 62
63 Bag 63
64 Bag 64
65 Bag 65
66 Bag 66
67 Bag 67
68 Bag 68
69 Bag 69
70 Bag 70
71 Bag 71
72 Bag 72
73 Bag 73
74 Bag 74
75 Bag 75
76 Bag 76
77 Bag 77
78 Bag 78
79 Bag 79
80 Bag 80
81 Bag 81
82 Bag 82
83 Bag 83
84 Bag 84
85 Bag 86
86 Bag 85
87 Bag 87
88 Bag 88
89 Bag 89
90 Bag 90
91 Bag 91
92 Bag 92
93 Bag 93
94 Bag 94
95 Bag 95
96 Bag 96
97 Bag 97
98 Bag 98
99 Bag 99
100 Bag 100
101 Bag 101
102 Bag 102
103 Bag 103
104 Bag 104
105 Bag 105
106 Bag 106
107 Bag 107
108 Bag 108
109 Bag 109
110 Bag 110
111 Bag 111
112 Bag 112
113 Bag 113
114 Bag 114
115 Bag 115
116 Bag 116
117 Bag 117
118 Bag 118
119 Bag 119
120 Bag 120
121 Bag 121
122 Bag 122
123 Bag 123
124 Bag 124
125 Bag 125
126 Bag 126
127 Bag 127
128 Bag 128
129 Bag 129
130 Bag 130
131 Bag 131
132 Bag 132
133 Bag 133
134 Bag 134
135 Bag 135
136 Bag 136
137 Bag 137
138 Bag 138
139 Bag 139
140 Bag 140
141 Bag 141
142 Bag 142
143 Bag 143
144 Bag 144
145 Bag 145
146 Bag 146
147 Bag 147
148 Bag 148
149 Bag 149
150 Bag 150
151 Bag 151
152 Bag 152
153 Bag 153
154 Bag 154
155 Bag 155
156 Bag 156
157 Bag 157
158 Bag 158
159 Bag 159
160 Bag 160
161 Terima Kasih
Episodes

Updated 161 Episodes

1
Bag 1
2
Bag 2
3
Bag3
4
Bag 4
5
Bag 5
6
Bag 6
7
Bag 7
8
Bag 8
9
Bag 9
10
Bag 10
11
Bag 11
12
Bag 12
13
Bag 13
14
Bag 14
15
Bag 15
16
Bag 16
17
Bag 17
18
Bag 18
19
Bag 19
20
Bag 20
21
Bag 21
22
Bag 22
23
Bag 23
24
Bag 24
25
Bag 25
26
Bag 26
27
Bag 27
28
Bag 28
29
Bag 29
30
Bag 30
31
Bag 31
32
Bag 32
33
Bag 33
34
Bag 34
35
Bag 35
36
Bag 36
37
Bag 37
38
Bag 38
39
Bag 39
40
Bag 40
41
Bag 41
42
Bag 42
43
Bag 43
44
Bag 44
45
Bag 45
46
Bag 46
47
Bag 47
48
Bag 48
49
Bag 49
50
Bag 50
51
Bag 51
52
Bag 52
53
Bag 53
54
Bag 54
55
Bag 55
56
Bag 56
57
Bag 57
58
Bag 58
59
Bag 59
60
Bag 60
61
Bag 61
62
Bag 62
63
Bag 63
64
Bag 64
65
Bag 65
66
Bag 66
67
Bag 67
68
Bag 68
69
Bag 69
70
Bag 70
71
Bag 71
72
Bag 72
73
Bag 73
74
Bag 74
75
Bag 75
76
Bag 76
77
Bag 77
78
Bag 78
79
Bag 79
80
Bag 80
81
Bag 81
82
Bag 82
83
Bag 83
84
Bag 84
85
Bag 86
86
Bag 85
87
Bag 87
88
Bag 88
89
Bag 89
90
Bag 90
91
Bag 91
92
Bag 92
93
Bag 93
94
Bag 94
95
Bag 95
96
Bag 96
97
Bag 97
98
Bag 98
99
Bag 99
100
Bag 100
101
Bag 101
102
Bag 102
103
Bag 103
104
Bag 104
105
Bag 105
106
Bag 106
107
Bag 107
108
Bag 108
109
Bag 109
110
Bag 110
111
Bag 111
112
Bag 112
113
Bag 113
114
Bag 114
115
Bag 115
116
Bag 116
117
Bag 117
118
Bag 118
119
Bag 119
120
Bag 120
121
Bag 121
122
Bag 122
123
Bag 123
124
Bag 124
125
Bag 125
126
Bag 126
127
Bag 127
128
Bag 128
129
Bag 129
130
Bag 130
131
Bag 131
132
Bag 132
133
Bag 133
134
Bag 134
135
Bag 135
136
Bag 136
137
Bag 137
138
Bag 138
139
Bag 139
140
Bag 140
141
Bag 141
142
Bag 142
143
Bag 143
144
Bag 144
145
Bag 145
146
Bag 146
147
Bag 147
148
Bag 148
149
Bag 149
150
Bag 150
151
Bag 151
152
Bag 152
153
Bag 153
154
Bag 154
155
Bag 155
156
Bag 156
157
Bag 157
158
Bag 158
159
Bag 159
160
Bag 160
161
Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!