Godaan calon ipar

Susan diliputi amarah saat membaca pemberitaan terbaru tentang Ethan. Bukan dirinya yang disorot sebagai calon istri seorang miliarder, melainkan seorang wanita asing yang tiba-tiba menjadi pusat perhatian. Wanita itu—yang hanya berdiri di depan ruang operasi, memeluk gaun seolah meratapi nasib—kini menjadi trending topic.

Dan lebih menyakitkan lagi, media menyebutnya dengan berbagai tajuk romantis.

“Cinta Sejati di Ujung Kehidupan, Wanita Misterius Ini Tak Melepaskan Gaunnya Saat Menunggu Ethan.”

“Kesetiaan Seorang Wanita, Menangis di Depan Kamar Operasi Demi Sang Kekasih.”

“Siapa Wanita Ini? Sosok yang Berani Mengorbankan Segalanya untuk Ethan.”

Susan ingin tertawa pahit. Kesetiaan? Pengorbanan? Sejak kapan wanita itu memiliki hubungan dengan Ethan? Sejak kapan dia dianggap lebih berharga daripada dirinya—calon istri yang asli seharusnya mendapat semua sorotan?

Susan adalah yang Asli. Bukan si penabrak maut!

Tangannya mengepal. Ponsel di genggamannya hampir ia banting ke lantai. Dunia wartawan benar-benar tak tahu batas! Mereka dengan mudahnya menggiring opini publik, mengubah fakta, dan yang lebih parah lagi—mengabaikannya.

Susan seharusnya yang mendapat semua perhatian ini! Dialah calon istri Ethan, dialah wanita kaya yang diidamkan banyak orang. Tapi kini, ia justru terpinggirkan, tergantikan oleh seseorang yang bahkan tak dikenalnya.

Namun, ia tidak boleh panik. Sebagai wanita dengan status sosial tinggi, ia tidak boleh menunjukkan kecemburuan atau bereaksi berlebihan. Tidak boleh ada drama. Tidak boleh ada klarifikasi yang menunjukkan bahwa ia merasa tersaingi.

Karena sejujurnya, ada hal lain yang lebih menakutkan daripada berita ini.

Susan menarik napas panjang, mengingat perkataan dokter malam itu setelah operasi Ethan selesai.

"Kita sudah melakukan yang terbaik," ujar dokter dengan nada datar, tanpa ekspresi meyakinkan. "Operasi berjalan lancar, tapi sekarang kita hanya bisa menunggu bagaimana tubuhnya merespons."

Susan mengerutkan kening. “Maksud Anda?”

Dokter melepas sarung tangannya, lalu menatapnya dengan serius. "Cedera yang dialami cukup parah. Kami berhasil menstabilkan kondisinya, tapi…" Dokter menghela napas sebelum melanjutkan, "Kita tidak bisa memastikan apakah dia akan pulih sepenuhnya. Ada kemungkinan… efek jangka panjang."

Susan merasakan dadanya mencelos. "Efek seperti apa?"

Dokter ragu sejenak sebelum akhirnya berkata, "Kemungkinan gangguan motorik, kesulitan bergerak, atau bahkan ketidakmampuan berjalan. Tentu saja, ini masih dugaan, tapi risikonya ada."

Risiko? Itu hanya cara halus untuk mengatakan bahwa Ethan mungkin akan cacat.

Darah Susan berdesir. Pikirannya berputar liar.

Pria yang ia pertaruhkan sebagai suami masa depan… mungkin tak akan pernah sama lagi.

Ia menelan ludah. Apa yang akan terjadi jika Ethan benar-benar lumpuh? Hidup macam apa yang harus ia jalani?

Menjadi perawat bagi pria yang tak bisa berdiri tegap di sisinya? Menghabiskan hari-harinya bersama seseorang yang mungkin tak lagi bisa memenuhi kebutuhannya, baik secara fisik maupun emosional?

Tidak, itu bukan hidup yang ia inginkan.

Namun, sebelum ketakutan itu semakin dalam, pintu kamar mandi terbuka.

Edward muncul.

Pria yang selama ini selalu ada di sisinya, bolak-balik menemani ke rumah sakit, kini berdiri di hadapannya dalam kilasan waktu yang begitu menggoda. Susan menelan ludah. Dalam diam, ia menyadari sesuatu yang selama ini berusaha ia abaikan.

Bagaimana jika Ethan benar-benar kehilangan segalanya?

Siapa yang bisa menggantikannya?

Edward Ruan. Kakak tirinya. Laki-laki ambisius dengan tubuh kekar, yang kini berdiri hanya dengan sehelai handuk melilit pinggangnya.

Langkahnya tegap, rambutnya masih basah, dan bulir-bulir air menetes perlahan di dada bidangnya. Ia berjalan menuju meja rias tanpa menoleh, seolah tahu bahwa matanya telah menangkap perhatian Susan sepenuhnya.

Dan Susan sadar.

Jika Ethan tak lagi bisa menjadi suami yang layak… Maka Edward adalah penggantinya yang sah.

Edward kuat, sehat, dan—tidak seperti Ethan—tidak membawa kemungkinan cacat.

Bukankah itu lebih baik? Bukankah lebih masuk akal baginya untuk berpindah ke pria yang bisa menjamin masa depannya?

Susan, yang duduk di depan cermin, menatap pantulan pria itu dengan debaran yang berbeda. Ada sesuatu dalam tatapannya—sesuatu yang tak pernah ia rasakan saat melihat Ethan.

Hari ini, dunia mungkin masih melihatnya sebagai calon istri Ethan.

Tapi siapa tahu? Besok, mungkin ia akan menjadi sesuatu yang lain.

Edaward berjalan mendekat dan merangkul Susan dari belakang, jemarinya yang kekar melingkari leher jenjang wanita itu, membiarkan bibirnya menyentuh kulitnya yang lembut. Ia menikmati kehangatan tubuh wanita itu, seolah sudah menjadi miliknya sepenuhnya.

Kesempatan ini terlalu berharga untuk dilewatkan.

Sejak pulang dari rumah sakit, ia sengaja menawarkan diri untuk menumpang mandi di rumah Susan. Alasannya sederhana—sudah terlalu larut untuk kembali ke apartemennya. Tapi Edward tahu, ini lebih dari sekadar menumpang istirahat.

Ini adalah momen emas.

Momen yang sudah ia tunggu sejak lama.

Ia ingin mengambil segala sesuatu yang pernah dimiliki Ethan.

Di depan meja rias, Susan duduk dengan wajah sedikit muram. Gaun tidur satin tipis membungkus tubuhnya, memperlihatkan kulitnya yang nyaris bersinar di bawah cahaya lampu. Edward melangkah mendekat, lalu mencondongkan tubuhnya, bibirnya mengecup bahu telanjang wanita itu dengan perlahan.

Susan tersentak sedikit, tapi tidak menolak.

"Susan… kau begitu cantik dan indah," bisiknya penuh rayuan.

Susan tersenyum samar, tetapi dengan cepat ekspresinya berubah masam. “Cantik mana dibanding wanita itu?”

Edward mendengus pelan. Wanita itu.

Wanita yang seharusnya menjadi penjahat dalam cerita ini, justru dipuja seolah ia adalah dewi penyelamat.

Tajuk berita beberapa hari terakhir terus menghantuinya:

"Cinta dan Pengorbanan: Wanita Misterius yang Menanti di Depan Ruang Operasi."

"Dari Tragedi Menuju Takdir: Kisah Seorang Wanita dan Ethan yang Menyentuh Hati."

Susan mendengus kesal. Semua berita tentang wanita itu membuatnya ingin muntah.

"Aku muak dengan semua ini," geramnya. "Seharusnya akulah yang dipuja, bukan dia."

Edward tersenyum kecil, lalu menelusupkan wajahnya ke rambut Susan. Aroma wanita itu menyeruak, mengaduk keinginannya.

"Lalu biarkan aku yang memujamu, Susan." Suaranya dalam dan menggoda, mengalir seperti madu yang memabukkan. "Kau lebih dari sekadar wanita. Kau ratu yang seharusnya disembah."

Susan menelan ludah.

"Apakah aku lebih cantik darinya?" bisiknya, menuntut jawaban.

Edward terkekeh, lalu berjongkok di hadapan Susan, tangannya melingkar di pinggang ramping wanita itu. "Cantik? Kau lebih dari itu, Susan. Kau sempurna. Wanita itu hanyalah bayangan yang tak akan pernah bisa menyentuh singgasana yang seharusnya menjadi milikmu."

Susan tersenyum tipis, puas mendengar kata-kata itu. Namun, ada sesuatu yang mengusik pikirannya.

"Tapi aku ingat sesuatu," bisik Susan tajam. "Di penjara, kau menyentuh wajahnya dan berkata ‘kau cantik sekali’ kepadanya."

Ekspresi Edward sedikit berubah. Ia memang pernah mengatakan itu. Bukan tanpa alasan, tapi karena ia ingin melihat ekspresi Susan saat mendengarnya.

"Kau diam!" Susan memotong lamunannya, nadanya penuh kecemburuan.

Edward segera tersenyum, kembali memainkan perannya sebagai pria yang haus akan wanita di hadapannya. "Aku memujinya hanya untuk melihat reaksimu, Susan. Percayalah, dia hanya umpanku untuk menarik perhatianmu. Kau tahu, kan? Aku sudah lama tergila-gila padamu, tapi kau terus menghindar dan menginjak perasaanku."

Susan tersenyum kecil. Ia ingin percaya. Ia ingin dipuja.

Dan Edward tahu, malam ini ia telah menang.

Tanpa menunggu lebih lama, ia bangkit, lalu dengan mudah mengangkat tubuh langsing Susan dari kursinya.

"Apa yang ingin kau lakukan?" Susan berbisik, pura-pura takut.

Edward tersenyum licik. "Membantumu melupakan Ethan," jawabnya santai, lalu membaringkannya di atas ranjang besar milik wanita itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Episodes
1 Bencana Gaun Pengantin
2 Mimpi yang berganti
3 Sang mempelai wanita
4 Membayar Rumah Sakit
5 Istri asli dan istri palsu
6 Godaan calon ipar
7 Sang Pemenang Sejati
8 Sang penakluk
9 Cemburunya sang Tuan
10 Bukan tahanan biasa
11 Benang Cinta
12 Menjadi Kaya
13 Hidup sekali lagi
14 Transformasi yang dipaksakan
15 Istri di atas kertas
16 Pisau belati dari kakak tiri
17 Harga yang harus dibayar
18 Hukuman dari Ethan
19 Langkah menuju neraka
20 Teror yang baru dimulai
21 Langkah yang tersembunyi
22 Penolakan tersadis
23 Racun yang mengerikan
24 Gosip merebut ipar
25 Penyiksaan yang lebih menakutkan
26 Pelarian bodoh
27 Dingin yang tak memantahkan
28 Bunuh diri
29 Siapa yang menemukan lebih dulu
30 Bendera Putih
31 Mimpi yang tertunda
32 Panggung yang dibuat instan
33 Upik Abu menjadi Cindrella
34 Yang sebenarnya terbuang
35 Kehadiran Presiden
36 Menjadi Sorotan
37 Pusara yang tak pernah ada
38 Lelang Takdir
39 Membakar uang
40 Tahanan murahan
41 Cincin keluarga Ruan
42 Harga yang terdengar gratis
43 Menjadikanmu ratu kembali
44 Dunia Mikroba
45 Dokter Bayangan
46 Topeng pasangan tanpa cela
47 Menciptakan monster
48 Gaun pengantin malam itu
49 Penjara di langit
50 Gaun pengantin 75 miliar
51 Godaan yang tak terhindarkan
52 Perangkap dalam perangkap
53 Ternyata ada yang mendahuluiku
54 Peretas
55 Duri dalam daging
56 Bayangan Design
57 Menikahi gaunya saja
58 Membayar karma sendiri
59 Mempelai pengganti
60 Kurir salah tujuan
61 Menikah untuk menyesal
62 Istri sekaligus musuh
63 Genggaman dalam kepalsuan
64 Pasangan Disabilitas
65 Gunung Mawar
66 Wanita suka berbelanja
67 Belanja dengan pasukan
68 Aku adalah pelakunya
69 Merk Pakaian
70 Cinta tiga orang
71 Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72 Kembali ke pengaturan awal
73 Bunga dalam bentuk sentuhan
74 Gaun dalam kurungan
75 Menggunting kenangan
76 Walau aku bukan dirimu
77 Antara Ibu dan Ratu
78 Mie Instan yang aman
79 Duyung yang terperangkap
80 Kemampuan Recovery Jejak
81 Titip saja pada Tuhan
82 Tokoh dalam novel
83 Rencana Dadakan
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bencana Gaun Pengantin
2
Mimpi yang berganti
3
Sang mempelai wanita
4
Membayar Rumah Sakit
5
Istri asli dan istri palsu
6
Godaan calon ipar
7
Sang Pemenang Sejati
8
Sang penakluk
9
Cemburunya sang Tuan
10
Bukan tahanan biasa
11
Benang Cinta
12
Menjadi Kaya
13
Hidup sekali lagi
14
Transformasi yang dipaksakan
15
Istri di atas kertas
16
Pisau belati dari kakak tiri
17
Harga yang harus dibayar
18
Hukuman dari Ethan
19
Langkah menuju neraka
20
Teror yang baru dimulai
21
Langkah yang tersembunyi
22
Penolakan tersadis
23
Racun yang mengerikan
24
Gosip merebut ipar
25
Penyiksaan yang lebih menakutkan
26
Pelarian bodoh
27
Dingin yang tak memantahkan
28
Bunuh diri
29
Siapa yang menemukan lebih dulu
30
Bendera Putih
31
Mimpi yang tertunda
32
Panggung yang dibuat instan
33
Upik Abu menjadi Cindrella
34
Yang sebenarnya terbuang
35
Kehadiran Presiden
36
Menjadi Sorotan
37
Pusara yang tak pernah ada
38
Lelang Takdir
39
Membakar uang
40
Tahanan murahan
41
Cincin keluarga Ruan
42
Harga yang terdengar gratis
43
Menjadikanmu ratu kembali
44
Dunia Mikroba
45
Dokter Bayangan
46
Topeng pasangan tanpa cela
47
Menciptakan monster
48
Gaun pengantin malam itu
49
Penjara di langit
50
Gaun pengantin 75 miliar
51
Godaan yang tak terhindarkan
52
Perangkap dalam perangkap
53
Ternyata ada yang mendahuluiku
54
Peretas
55
Duri dalam daging
56
Bayangan Design
57
Menikahi gaunya saja
58
Membayar karma sendiri
59
Mempelai pengganti
60
Kurir salah tujuan
61
Menikah untuk menyesal
62
Istri sekaligus musuh
63
Genggaman dalam kepalsuan
64
Pasangan Disabilitas
65
Gunung Mawar
66
Wanita suka berbelanja
67
Belanja dengan pasukan
68
Aku adalah pelakunya
69
Merk Pakaian
70
Cinta tiga orang
71
Aku tidak mengubah. Hanya menggantikan
72
Kembali ke pengaturan awal
73
Bunga dalam bentuk sentuhan
74
Gaun dalam kurungan
75
Menggunting kenangan
76
Walau aku bukan dirimu
77
Antara Ibu dan Ratu
78
Mie Instan yang aman
79
Duyung yang terperangkap
80
Kemampuan Recovery Jejak
81
Titip saja pada Tuhan
82
Tokoh dalam novel
83
Rencana Dadakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!